Tag: Kebon jeruk

  • Keluarga Situr Wijaya nyatakan tak ada pemberian kuasa hukum

    Keluarga Situr Wijaya nyatakan tak ada pemberian kuasa hukum

    Ligapedia.news dokumen-dokumen yang dimaksud dikirim untuk kepentingan pengambilan jenazah dari ruang autopsi kemudian proses pemulangan jenazah ke Palu

    Jakarta – Keluarga menyatakan tiada ada pemberian kuasa hukum terhadap pihak manapun terkait perkara kematian Situr Wijaya.

    "Kami telah jelaskan bahwa kuasa (hukum) yang tersebut diberikan itu tak ada, tiada ada yang pernah memberikan kuasa itu. Kuasa itu memang sebenarnya inisiatif mereka," kata Sahrul yang dimaksud mewakili pihak keluarga Situr Wijaya ketika dikonfirmasi di area Jakarta, Kamis.

    Sahrul menambahkan kedepannya untuk informasi mengenai perkembangan tindakan hukum ini dari pihak keluarga semata-mata melalui pihaknya.

    "Supaya informasinya jelas juga dari pihak yang dimaksud bertanggung jawab," katanya.

    Sementara itu pada waktu dikonfirmasi mengenai lanjutan laporan di dalam Polda Metro Jaya tersebut, Sahrul menambahkan masih masih dilanjutkan.

    "Dasarnya ia memproduksi laporan berdasarkan beberapa surat dari istri almarhum juga tadi kami cek. Saya bilang surat yang tersebut anda tunjukkan seperti KTP, SIM, kartu identitas termasuk juga tanda tangan, scan itu, terus dikirim," katanya.

    Sahrul menambahkan dokumen-dokumen yang dimaksud dikirim untuk kepentingan pengambilan jenazah dari ruang autopsi serta proses pemulangan jenazah ke Palu.

    "Bukan pada konteks untuk pendampingan hukum," katanya.

    Sebelumnya Kuasa Hukum Situr Wijaya menyatakan kliennya meninggal dunia secara mendadak pada salah satu hotel di dalam Ibukota Indonesia pada hari terakhir pekan (4/4) diduga menjadi korban kekerasan yang tersebut berujung pembunuhan.

    "Kami telah memasukkan laporan ke Polda Metro Jaya, tentang dugaan perbuatan pidana pembunuhan sebagaimana dimaksud pada pasal 338 KUHP," kata Rogate Oktoberius Halawa, kuasa hukum keluarga Situr Wijaya, pada waktu dihubungi dari Palu, Hari Sabtu (5/4).

    Hal yang disebutkan tertuang pada Laporan Polisi nomor LP/B/2261/IV/2025/SPKT/Polda Metro Jaya.

    Ia mengemukakan hal itu dilaksanakan pasca mengamati adanya kejanggalan dari kematian korban.

    "Setelah mengamati foto-foto korban, pihak keluarga korban curiga bahwa korban meninggal dunia lantaran dibunuh. Karena dilihat dari foto kondisi korban mengeluarkan darah di tempat hidung juga mulut, luka memar pada wajah dan juga seluruh badan, juga ada sayatan di dalam leher bagian belakang," kata dia.

    Menurut Rogate, ketika ini pihaknya masih mengantisipasi hasil autopsi dari pihak Kepolisian yang tersebut telah dilaksanakan terhadap korban.

  • Tewasnya wartawan pada Jakbar, Polisi temukan beberapa orang obat di dalam TKP

    Tewasnya wartawan pada Jakbar, Polisi temukan beberapa orang obat di dalam TKP

    Ligapedia.news Adanya memar pada bagian tubuh akibat lebam mayat

    Jakarta – Kepolisian menemukan banyak obat pada tempat kejadian perkara (TKP) di dalam kamar hotel tempat SW (33), manusia wartawan media online yang tersebut ditemukan tewas di tempat Hotel D'Paragon Kebon Jeruk, Ibukota Indonesia Barat, hari terakhir pekan (4/4) malam.

    "Beberapa obat ditemukan di dalam kamar korban," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Ade Ary Syam Indradi pada keterangannya dalam Jakarta, Minggu.

    Obat yang ditemukan, yaitu Promag (obat maag), Mycoral Ketoconazole (obat jamur), Rifampicin (antibiotik untuk menghindari juga mengobati penyakit akibat infeksi bakteri seperti Tuberkulosis), Viva White Clean juga Mask (pembersih muka).

    Ade Ary juga menjelaskan berdasarkan keterangan dari dokter yang melakukan autopsi tidaklah ditemukan tanda-tanda kekerasan, baik luka jeratan maupun luka sayatan. "Adanya memar pada bagian tubuh akibat lebam mayat," katanya.

    Namun Ade Ary menambahkan penyulut kematian masih mengawaitu hasil pemeriksaan toksikologi (mendeteksi lalu mengukur zat berbahaya atau racun di tubuh).

    Baca juga: Wartawan media online ditemukan tewas di area Hotel D'Paragon Kebon Jeruk

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi pada waktu ditemui dalam Jakarta, Mingguan (30/3/2025) (ANTARA/Ilham Kausar)

    Selain itu pemeriksaan histopatologi (pemeriksaan jaringan atau organ dalam bawah mikroskop untuk mendiagnosis penyakit).

    Seorang pria berinisial SW (33) yang dimaksud berprofesi sebagai wartawan media online ditemukan tewas di area Hotel D'Paragon Kebon Jeruk, Ibukota Indonesia Barat, pada hari terakhir pekan (4/4) malam.

    Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal Polres Metro Ibukota Indonesia Barat AKBP Arfan Zulkan Sipayung mengungkapkan bahwa pihaknya dengan segera mendatangi lokasi kejadian pada Hari Jumat (4/4) pukul 21.00 Waktu Indonesia Barat pasca mendapatkan laporan.

    "Kemarin kita ke TKP jam 21.00 WIB, setelahnya dapat laporan. Jenazah ditemukan dalam kamarnya sendiri (di Hotel D'Paragaon Kebon Jeruk). Hal ini jenazah orang (asal) Palu," kata Arfan pada waktu dihubungi dalam Jakarta, Hari Sabtu (5/4).

    Menurut Arfan, jenazah sedang pada proses autopsi di dalam Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Ibukota Timur. "Jenazah sudah ada di tempat Rumah Sakit Kramat Jati. Keluarga juga telah mempersilakan untuk dilaksanakan autopsi," kata Arfan.