Tag: iran

  • Iran akan tetapkan zona maritim terbatas baru dalam luar Hormuz

    Iran akan tetapkan zona maritim terbatas baru dalam luar Hormuz

    Istanbul – Iran akan menetapkan zona maritim “terbatas” baru di dalam luar Selat Hormuz di beberapa hari mendatang, dalam mana setiap kapal yang mana memasuki kawasan yang dimaksud akan dimasukkan ke di daftar sanksi, kata pejabat keamanan, Minggu.

    Sekretaris Dewan Keselamatan Nasional Tertinggi Iran Mohsen Rezaei mengungkapkan zona yang dimaksud akan dimulai dari garis blokade Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) dan juga membentang ke banyak wilayah di dalam Teluk, menurut laporan televisi pemerintah Iran Press TV.

    “Setiap kapal yang memasuki zona baru ini akan dimasukkan ke pada daftar sanksi,” kata Rezaei pada wawancara televisi.

    Ia juga memaparkan Iran lalu Oman akan melakukan penandatanganan kesepakatan di beberapa hari mendatang mengenai koridor baru melalui Selat Hormuz, dengan titik masuk serta keluarnya berada pada bawah kendali Iran.

    Rezaei menegaskan Selat Hormuz “sepenuhnya ditutup lalu berada pada bawah kendali angkatan bersenjata”, sekaligus mengumumkan pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahwa jalur strategis yang dimaksud masih terbuka sebagai “kebohongan besar”.

    Sebelum Iran melakukan penutupan selat tersebut, lebih tinggi dari 100 kapal yang tersebut mengangkut lebih lanjut dari 100 jt ton kargo melintasinya setiap hari, kata Rezaei. Kini, hanya sekali tujuh atau delapan kapal yang dimaksud menyebabkan permintaan pokok untuk Iran yang melintas.

    “Amerika berupaya menyelundupkan lima hingga enam kapal dengan biaya besar, tetapi kapal-kapal ini biasanya diserang,” kata beliau tanpa memberikan penjelasan lebih besar lanjut.

    Rezaei mengutarakan Iran memutuskan untuk tidak ada menenggelamkan kapal-kapal yang disebutkan sebab menyebabkan minyak serta tindakan itu dapat menghancurkan lingkungan kawasan.

    Ia juga mengeklaim Iran berhasil menguji rudal antikapal baru dalam melawan kapal Angkatan Laut Amerika Serikat sekitar 48 jam sebelumnya.

    “Untuk pertama kalinya, kami menguji rudal antikapal kami dalam menghadapi kapal peperangan Amerika,” kata Rezaei.

    “Rudal khusus ini menimbulkan Amerika seperti berada pada neraka, kemudian merek melarikan diri,” tambahnya tanpa mengumumkan nama kapal atau kedudukan pengujian.

    Secara terpisah, Rezaei membantah klaim bahwa blokade sektor ekonomi Negeri Paman Sam menyebabkan kelaparan meluas dalam Iran.

    “Klaim bahwa blokade perekonomian Amerika Serikat menyebabkan kelaparan besar pada Iran adalah kebohongan besar,” kata Rezaei terhadap penyiar pemerintah Iran IRIB.

    Ia mengungkapkan pemerintah Iran sudah pernah lama mempersiapkan diri menghadapi kondisi yang disebutkan lalu mempunyai persediaan makanan dan juga keinginan pokok yang dimaksud mencukupi.

    Ketegangan di kawasan meningkat sejak serangan Amerika Serikat dan juga negeri Israel terhadap Iran dimulai pada 28 Februari. Teheran kemudian merespons dengan serangan rudal juga pesawat nirawak terhadap negeri Israel juga kepentingan Negeri Paman Sam pada beragam wilayah kawasan.

    Iran dan juga Amerika Serikat pada Juni menyetujui secara resmi nota kesepahaman yang dimaksud dimediasi Pakistan lalu Qatar. Kesepakatan yang disebutkan memuat langkah-langkah untuk mengakhiri permusuhan, membuka kembali Selat Hormuz, juga mengatasi pembatasan ekonomi.

    Kedua pihak kemudian saling menuduh tak memenuhi komitmen di nota tersebut, sementara ketegangan militer terus berlangsung di berada dalam perselisihan mengenai sanksi dan juga pelayaran melalui Selat Hormuz.

    Sumber: Anadolu

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan ke platform web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kantor Erdogan: Turki berupaya redakan ketegangan Iran-AS

    Kantor Erdogan: Turki berupaya redakan ketegangan Iran-AS

    Ankara – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengutarakan bahwa Turki sedang melakukan upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan antara Iran lalu Amerika Serikat (AS), dan juga konflik lainnya pada kawasan, menurut Kantor Presiden Erdogan pada Jumat.

    Sebelumnya pada hari yang mana sama, Erdogan melakukan pembicaraan via telepon dengan Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan.

    Dalam percakapan tersebut, kedua pemimpin mengkaji hubungan bilateral dan juga berubah-ubah isu regional dan juga internasional.

    "Kami mencatatkan bahwa Turki berupaya mengakhiri ketegangan antara Iran serta Negeri Paman Sam juga beraneka konflik sejenis dalam kawasan," kata kantor Erdogan melalui akun X.

    "Presiden Erdogan menegaskan bahwa inisiatif diplomatik kami yang tersebut berorientasi pada perdamaian akan terus direalisasikan kemudian kami tiada pernah menyetujui serangan terhadap negara-negara sahabat ke kawasan," imbuhnya.

    Erdogan menyatakan kerja identik antara Ankara juga Abu Dhabi, khususnya ke bidang lapangan usaha pertahanan serta ekonomi, akan terus diperluas.

    Dia menambahkan bahwa Turki berikrar mengembangkan tambahan lanjut hubungan dengan UEA.

    Erdogan juga menekankan pentingnya kerja identik kedua negara di menangani beragam persoalan regional lainnya, menurut pernyataan tersebut.

    Sumber: Sputnik/RIA Novosti

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan dalam web web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Intelijen Negeri Paman Sam nilai Iran makin percaya diri, bertekad lanjutkan konflik

    Intelijen Negeri Paman Sam nilai Iran makin percaya diri, bertekad lanjutkan konflik

    Washington – Iran dinilai semakin percaya diri dengan kemampuannya menyerang pangkalan-pangkalan Amerika Serikat di dalam Timur Tengah lalu semakin bertekad melanjutkan konflik dengan Negeri Paman Sam selama berbulan-bulan, menurut laporan The New York Times pada Jumat, mengutip data intelijen terbaru AS.

    Menurut laporan tersebut, yang digunakan mengutip beberapa pejabat AS, belum terdapat cukup indikasi yang mana menunjukkan bahwa Iran siap mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat dengan memenuhi tuntutan Washington sebelum pemilihan paruh waktu Negeri Paman Sam pada 3 November.

    Awal pekan ini, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan bukan mengetahui kapan konflik antara Amerika Serikat kemudian Iran akan berakhir.

    Pada 28 Februari, Negeri Paman Sam juga negeri Israel mulai melancarkan serangan terhadap beberapa jumlah sasaran dalam Iran. Iran kemudian merespons dengan melancarkan serangan balasan.

    Pada pertengahan Juni, Teheran lalu Washington melakukan penandatanganan nota kesepahaman yang tersebut bertujuan menghentikan permusuhan. Namun, bukan lama pasca itu, kedua pihak kembali saling melancarkan serangan.

    Konflik yang disebutkan hingga pada masa kini belum terselesaikan, dan juga permusuhan masih kembali terbentuk secara sporadis.

    Sementara itu, Washington memilih meningkatkan tekanan perekonomian terhadap Iran sebagai bagian dari upaya mengakhiri konflik dengan memberikan tekanan finansial tambahan terhadap Teheran.

    Sumber: Sputnik/RIA Novosti

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di dalam web web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Menlu: Penutupan Selat Hormuz berpotensi ganggu suplai minyak RI

    Menlu: Penutupan Selat Hormuz berpotensi ganggu suplai minyak RI

    Ligapedianews.com DKI Jakarta – Rencana penutupan Selat Hormuz yang tersebut akan diadakan oleh pemerintah Iran berpotensi mempengaruhi pasokan minyak dunia termasuk Indonesia, kata Menteri Luar Negeri Sugiono.

    "Penutupan Selat Hormuz apabila dilaksanakan oleh pemerintah Iran akan berpengaruh terhadap pasokan minyak kita di dalam Indonesia dikarenakan impor minyak Pertamina juga melintasi Selat Hormuz. Sekitar 20,4 persen," kata Sugiono pada waktu rapat kerja dengan Komisi I DPR RI pada kompleks parlemen, Jakarta, Senin.

    Menlu menjelaskan rencana penutupan Selat Hormuz juga berpotensi mengganggu 20 persen pasokan minyak dunia yang mana melintasi wilayah tersebut.

    Menurut Sugiono, pemerintah Indonesia terus mengamati konflik di dalam kawasan Timur Tengah. "Kita juga terus mencermati gencatan senjata dan juga perdamaian yang tersebut pada waktu ini sedang berlangsung di tempat kawasan," katanya.

    Lebih lanjut, Sugiono berharap gencatan senjata kemudian perdamaian yang dimaksud dapat berlangsung lebih besar lama.

    Parlemen Iran sebelumnya menyetujui rancangan undang-undang (RUU) untuk menghentikan Selat Hormuz bagi lalu lintas angkatan laut, menyusul serangan udara Amerika Serikat terhadap tiga prasarana nuklir pada Iran, menurut pernyataan individu anggota parlemen senior pada Hari Minggu (23/6).

    Selat Hormuz adalah selat yang mana memisahkan Iran dengan Uni Emirat Arab juga terletak di tempat antara Teluk Oman lalu Teluk Persia. Selat ini merupakan satu-satunya jalur untuk mengirim minyak pergi dari Teluk Persia.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence dalam situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Qatar berupaya keras wujudkan kesepakatan nuklir Iran

    Qatar berupaya keras wujudkan kesepakatan nuklir Iran

    Ligapedianews.com Doha – Qatar serta beberapa jumlah negara lain mengadakan perundingan untuk mencapai kesepakatan luas mengenai inisiatif nuklir Iran, demikian keterangan juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Majid al-Ansari.

    "Upaya sedang berjalan, untuk mendapatkan kesepakatan yang tersebut lebih lanjut luas berhadapan dengan acara nuklir Iran, Qatar lalu mitra internasional lainnya sedang berjuang keras pada hal itu, ujar Ansari pada konferensi pers.

    Pada Jumat, Menlu Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa keinginan Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi untuk meninjau infrastruktur kegiatan nuklir Iran yang mana terkena serangan adalah sia-sia lalu memiliki niat jahat.

    Ia menekankan bahwa parlemen Iran sudah pernah memutuskan untuk menangguhkan kerja mirip antara Republik Islam lalu IAEA, kemudian menyatakan bahwa direktur jenderal IAEA sudah memainkan peran di menyembunyikan informasi bahwa lembaga yang dimaksud telah terjadi secara resmi menyatakan "semua hambatan sudah terselesaikan" 10 tahun yang mana lalu.

    13 Juni lalu, negara Israel melancarkan operasi terhadap Iran, menuduhnya melaksanakan inisiatif nuklir militer rahasia. Sasaran pemboman udara juga serangan oleh kelompok sabotase adalah prasarana nuklir, jenderal, fisikawan nuklir terkemuka, lalu pangkalan udara.

    Iran menyangkal tuduhan yang dimaksud juga membalas dengan mengirim rudal ke Israel.

    Kedua belah pihak saling serang selama 12 hari, dengan Negeri Paman Sam terlibat dan juga di serangan satu kali terhadap sarana nuklir Iran pada di malam hari 22 Juni.

    Teheran kemudian melancarkan serangan rudal terhadap pangkalan Negeri Paman Sam Al Udeid pada Qatar pada waktu malam tanggal 23 Juni, dengan menyatakan bahwa pihak Iran bukan berniat untuk melakukan eskalasi lebih besar lanjut.

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump kemudian menyatakan harapan bahwa serangan terhadap pangkalan militer Amerika Serikat pada Qatar telah dilakukan "melepaskan ketegangan" juga bahwa jalan menuju perdamaian juga harmoni di tempat Timur Tengah pada saat ini kemungkinan besar tercapai.

    Dia juga menyatakan bahwa negara Israel serta Iran telah dilakukan setuju untuk melakukan gencatan senjata, yang pasca 24 jam seharusnya secara resmi mengakhiri peperangan selama 12 hari.

    Sumber: Sputnik

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di dalam situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Iran sebut korban jiwa akibat konflik dengan negeri Israel capai 935 jiwa

    Iran sebut korban jiwa akibat konflik dengan negeri Israel capai 935 jiwa

    Ligapedianews.com Istanbul – Otoritas Iran pada Hari Senin menyatakan bahwa korban tewas akibat serangan tanah Israel selama konflik 12 hari mencapai 935 orang.

    Jumlah yang dimaksud termasuk 132 wanita kemudian 38 anak-anak, sebut juru bicara otoritas peradilan Ashgar Jahangir pada pernyataan yang disitir kantor berita semi-resmi Tasnim.

    Sebelumnya, Kementerian Bidang Kesehatan menyebutkan korban tewas akibat serangan tanah Israel adalah 606 dengan 5.332 lainnya mengalami luka.

    Jahangir menuturkan bahwa serangan negeri Israel di tempat Penjara Evin pada barat laut Teheran memproduksi 79 orang tewas, termasuk tahanan, petugas penjara, serta warga setempat.

    Penjara Evin kemudian tiada dapat lagi dioperasikan, serta para tahanan dievakuasi, katanya, seraya mengatakan serangan itu sebagai “pelanggaran terang-terangan terhadap hak asasi manusia lalu resolusi internasional.”

    Konflik antara negara Israel lalu Iran meletus pada 13 Juni, ketika Tel Aviv melancarkan serangan udara terhadap sarana militer, nuklir, serta sipil Iran.

    AS kemudian mengambil bagian mengebom prasarana nuklir Fordo, Natanz, juga Isfahan milik Iran di eskalasi konflik.

    Sebagai balasan, Teheran melancarkan serangan rudal serta pesawat nirawak terhadap Israel, menewaskan sedikitnya 29 orang lalu melukai lebih besar dari 3.400 orang, menurut nomor yang dirilis oleh Universitas Ibrani Yerusalem.

    Konflik yang disebutkan terhentikan pada bawah gencatan senjata yang mana disponsori Negeri Paman Sam yang dimaksud mulai berlaku pada 24 Juni.

    Sumber: Anadolu

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI dalam situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Iran siap atasi perselisihan dengan Amerika Serikat pada kerangka internasional

    Iran siap atasi perselisihan dengan Amerika Serikat pada kerangka internasional

    Ligapedia.news Istanbul – Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Selasa (25/6) menyatakan kesiapan negaranya untuk menyelesaikan perselisihan dengan Amerika Serikat berdasarkan kerangka hukum internasional.

    Televisi pemerintah Iran melaporkan Pezeshkian melakukan pembicaraan via telepon dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Mohammed bin Zayed Al Nahyan, serta Pertama Menteri Pakistan Shehbaz Sharif.

    “Kami berharap negosiasi antara Iran lalu Amerika Serikat segera dimulai lalu menghasilkan kembali hasil yang tersebut positif,” kata Pezeshkian di percakapannya dengan bin Salman.

    Iran mengupayakan perjanjian yang dimaksud adil juga masuk akal di kerangka hukum internasional — perjanjian yang digunakan menjamin hak yang tersebut bukan dapat dipisahkan dari rakyat Iran dan juga berkontribusi pada stabilitas juga pembangunan kawasan, ucap presiden tersebut.

    “Kami tiada menuntut apa pun selain hak kami yang dimaksud sah lalu menyambut segala dukungan dari negara-negara sahabat juga bersaudara pada menyelesaikan persoalan ini,” tambahnya.

    Laporan yang disebutkan mencatatkan data bahwa bin Salman mengindikasikan negaranya sejak awal mengutuk tindakan tanah Israel terhadap Iran.

    “Kami, maupun negara lain dalam kawasan ini, tidaklah pernah membuka wilayah udara kami untuk tindakan apa pun terhadap Iran, lalu kami tiada akan melakukannya. Tidak akan ada juga operasi terhadap Iran dari pangkalan Negeri Paman Sam dalam negara kami. Kami juga memahami kewajiban Anda untuk merespons serangan AS,” ujar bin Salman.

    Dalam pembicaraan dengan bin Zayed, Pezeshkian menyampaikan bahwa “mereka dapat mendirikan kawasan ini bersatu tanpa campur tangan asing, di lingkup kerja sama, stabilitas, serta perdamaian.”

    Bin Zayed menggarisbawahi pentingnya menjamin keberhasilan perjanjian dengan cara yang tersebut menguntungkan semua negara lalu rakyat pada kawasan, juga menegaskan kembali sikap konsisten UEA di menyokong inisiatif yang tersebut memajukan perdamaian juga keamanan regional.

    Presiden Iran itu juga menegaskan bahwa konspirasi musuh tiada dapat merusak persahabatan antara Iran serta Pakistan, pada pembicaraan telepon dengan Sharif.

    Israel meluncurkan serangan udara ke beberapa lokasi di dalam Iran sejak 13 Juni, termasuk sarana militer lalu nuklir, dengan tuduhan Tehran hampir memproduksi bom nuklir — klaim yang mana dibantah keras oleh Iran.

    Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan rudal kemudian drone, Amerika Serikat kemudian bergabung dan juga pada konflik dengan mengebom tiga situs nuklir Iran pada Hari Minggu (22/6).

    Setelah 12 hari pertempuran kedua musuh bebuyutan pada kawasan tersebut, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan gencatan senjata antara negara Israel juga Iran pada Hari Senin (23/6) di malam hari waktu setempat untuk mengakhiri konflik.

    Sumber: Anadolu

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di area situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Iran: Keamanan tanah Israel lumpuh, rudal penangkis saling serang sendiri

    Iran: Keamanan tanah Israel lumpuh, rudal penangkis saling serang sendiri

    Ligapedianews.com Teheran – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim bahwa selama gelombang serangan rudal terbaru di dalam Israel, mereka sukses pada menggunakan "metode baru" untuk memaksa sistem pertahanan udara tanah Israel saling menyerang.

    "Selama operasi ini, berkat pemakaian metode serta kemampuan baru di intelijen dan juga peralatan, sistem komando lalu kontrol pertahanan multi-level musuh gagal lalu mulai saling menyerang," kata IRGC, seperti dikutipkan kantor berita Tasnim.

    Sebelumnya pada waktu malam 13 Juni, angkatan bersenjata tanah Israel (IDF) meluncurkan operasi skala besar yang dijuluki Rising Lion, di dalam mana Angkatan Lingkungan Negeri Zionis itu menyerang banyak target kemudian prasarana militer inisiatif nuklir yang digunakan dimiliki Iran.

    Angkatan Lingkungan tanah Israel melakukan beberapa gelombang serangan di tempat berbagai bagian Iran, termasuk Teheran, pada mana beberapa pejabat militer senior Iran tewas, termasuk kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran kemudian komandan IRGC, dan juga beberapa ilmuwan nuklir.

    Beberapa sarana nuklir, termasuk Natanz dan juga Fordow, kemudian tempat militer Iran di area berbagai bagian negara itu juga terkena serangan.

    Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei di pidato untuk para warga negaranya, mengumumkan bahwa serangan terhadap Iran sebagai bentuk kejahatan, seraya menyatakan bahwa negara Israel akan menghadapi "nasib yang dimaksud pahit kemudian mengerikan."

    IRGC menyatakan Republik Islam Iran telah lama meluncurkan Operasi True Promise III terhadap target militer di area negeri Israel sebagai tanggapan melawan serangan pasukan Zionis tersebut.

    Sebelumnya, Kementerian Intelijen Iran pada Selasa (10/6) menyatakan sudah pernah memperoleh akses ke inisiatif rudal tanah Israel dan juga berencana untuk berbagi beberapa data yang disebutkan dengan kelompok-kelompok anti-Israel.

    Menteri Intelijen Iran, Esmaeil Khatib menggambarkan dokumen-dokumen yang dimaksud sebagai "harta karun informasi intelijen" yang digunakan akan menguatkan kemungkinan daya serang Negeri Para Mullah itu.

    "Bagian lain dari dokumen yang digunakan diterima terkait dengan inisiatif militer juga rudal (Israel), juga dokumentasi teknis yang mana terkait dengan proyek-proyek ilmiah lalu teknis penyelenggaraan ganda," kata kementerian itu pada sebuah pernyataan.

    Kementerian itu mengungkapkan pula bahwa sebagian besar dokumen yang dimaksud akan digunakan oleh angkatan bersenjata Iran.

    Sementara bagian lainnya akan dibagikan dengan negara-negara sahabat atau akan diberikan terhadap organisasi-organisasi serta kelompok-kelompok anti-Israel.

    Sumber: Sputnik-OANA

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence pada situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Ancaman Iran tutup Selat Hormuz, nilai minyak dapat tembus 130 dolar

    Ancaman Iran tutup Selat Hormuz, nilai minyak dapat tembus 130 dolar

    Ligapedianews.com Ankara – Harga minyak berpotensi melonjak hingga mencapai tarif 130 dolar Negeri Paman Sam per barel jikalau Iran memutuskan untuk menyembunyikan Selat Hormuz, menurut laporan surat kabar Turki Hurriyet pada Senin.

    Sebelumnya, Esmail Kowsari, anggota Komite Ketenteraman Nasional kemudian Kebijakan Luar Negeri parlemen Iran, menyatakan pada Hari Sabtu (14/6) bahwa Teheran sedang mempertimbangkan untuk melakukan penutupan selat yang dimaksud sebagai tanggapan melawan serangan Israel.

    Selat Hormuz disebutkan menangani 20 persen pengiriman minyak global lalu 80 persen perdagangan minyak juga gas alam cair (LNG) untuk Iran, Arab Saudi, serta Uni Emirat Arab.

    Surat kabar yang dimaksud memperkirakan bahwa konflik Israel-Iran akan berlangsung selama beberapa waktu, menambahkan bahwa dampak peperangan terhadap kegiatan ekonomi bergantung pada durasi kemudian eskalasi serangan.

    Selain itu, konflik yang berkepanjangan dapat menghancurkan ekonomi, tetapi apabila berakhir pada 14 hari seperti yang mana direncanakan, dampaknya akan terbatas.

    Selat Hormuz menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman. Kapal-kapal kemudian memasuki Laut Arab lalu Samudra Hindia.

    Kawasan pesisir selat ini merupakan wilayah Iran, sedangkan bagian selatannya milik Oman kemudian Uni Emirat Arab.

    Selat dilalui sekitar 10–20 persen minyak dunia juga sekitar 20 persen pengiriman LNG.

    Sebelumnya pada di malam hari 13 Juni, angkatan bersenjata tanah Israel (IDF) meluncurkan operasi skala besar yang digunakan dijuluki Rising Lion, di area mana angkatan udara rezim zionis itu menyerang beberapa orang target dan juga prasarana militer acara nuklir yang tersebut dimiliki Iran.

    Angkatan Atmosfer negara Israel melakukan beberapa gelombang serangan di dalam berbagai bagian Iran, termasuk Teheran, di area mana beberapa pejabat militer senior Iran tewas, termasuk kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran dan juga komandan IRGC, juga beberapa ilmuwan nuklir.

    Beberapa sarana nuklir, termasuk Natanz juga Fordow, lalu kedudukan militer Iran di area berbagai bagian negara itu juga terkena serangan.

    Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada pidato terhadap para warga negaranya, mengumumkan bahwa serangan terhadap Iran sebagai bentuk kejahatan, seraya mengungkapkan bahwa negeri Israel akan menghadapi "nasib yang mana pahit juga mengerikan."

    IRGC menyatakan Republik Islam Iran telah dilakukan meluncurkan Operasi True Promise III terhadap target militer pada negara Israel sebagai tanggapan melawan serangan pasukan Zionis tersebut.

    Sumber: Sputnik-OANA

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di dalam situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Garda Iran ancam terus serang negeri Israel hingga rezim Zionis hancur

    Garda Iran ancam terus serang negeri Israel hingga rezim Zionis hancur

    Ligapedianews.com Teheran – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC, unit elit angkatan bersenjata negara itu) menyatakan pada Hari Senin bahwa operasi Iran terhadap tanah Israel akan terus berlanjut hingga kehancuran total rezim Zionis.

    "Operasi True Promise III serta operasi-operasi selanjutnya akan tambahan dahsyat, tambahan parah, lebih banyak tepat sasaran, juga lebih lanjut merusak daripada yang tersebut sebelumnya," kata IRGC pada sebuah pernyataan.

    "Mereka yang membantu rezim kriminal ini harus tahu bahwa operasi yang tersebut efektif, terarah, kemudian menghancurkan terhadap target-target penting rezim ini akan terus berlanjut hingga kehancuran totalnya," tambahnya.

    Sebelumnya pada di malam hari 13 Juni, angkatan bersenjata tanah Israel (IDF) meluncurkan operasi skala besar yang dimaksud dijuluki Rising Lion, di tempat mana Angkatan Udara Bebas Negeri Zionis itu menyerang beberapa orang target dan juga infrastruktur militer inisiatif nuklir yang dimiliki Iran.

    Angkatan Udara Bebas negeri Israel melakukan beberapa gelombang serangan di tempat berbagai bagian Iran, termasuk Teheran, di dalam mana beberapa pejabat militer senior Iran tewas, termasuk kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran lalu komandan IRGC, dan juga beberapa ilmuwan nuklir.

    Beberapa sarana nuklir, termasuk Natanz dan juga Fordow, juga sikap militer Iran di area berbagai bagian negara itu juga terkena serangan.

    Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei di pidato terhadap para warga negaranya, menyampaikan bahwa serangan terhadap Iran sebagai bentuk kejahatan, seraya menyatakan bahwa negara Israel akan menghadapi "nasib yang pahit dan juga mengerikan."

    IRGC menyatakan Republik Islam Iran sudah pernah meluncurkan Operasi True Promise III terhadap target militer dalam tanah Israel sebagai tanggapan melawan serangan pasukan Zionis tersebut.

    Sumber: Sputnik-OANA

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di tempat situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.