Tag: Indonesian Basketball League

  • Tangerang Hawks rekrut ahli selama Serbia

    Tangerang Hawks rekrut ahli selama Serbia

    ligapedianews.com Ibukota – Tangerang Hawks Basketball merekrut ahli kepala selama Serbia, Slavoljub Gorunovic, untuk menghadapi Indonesian Basketball League (IBL) 2026 guna menggantikan Antonius Joko Endratmo.

    Dalam laman IBL yang mana diambil dalam Jakarta, Rabu, manajemen mengatakan Gorunovic merupakan ahli ketiga sepanjang sejarah klub dan juga diyakini akan semakin mendongkrak performa kelompok untuk musim depan.

    Kehadiran instruktur itu juga diharapkan bisa saja menjaga tren positif Hawks yang dimaksud tampil impresif pada musim 2025, dengan sebagian pemain andalan seperti Stephaun Branch.

    Gorunovic memiliki rekam jejak panjang pada dunia kepelatihan basket internasional.

    Dia pernah bekerja di tempat beberapa negara, antara lain Serbia, Qatar, Rusia, Turki, Maroko, Kuwait, China, Tunisia, Taiwan, dan juga Filipina.

    Namanya mencuri perhatian pecinta bola basket ketika bergabung dengan klub TNT Tropang Giga di dalam Filipina, sebagai ahli konsultasi terlibat bagi pembimbing sementara sekaligus manajer umum Jojo Lastimosa.

    Kolaborasi yang dimaksud berujung pada gelar kejuaraan juara PBA Governors Cup 2023.

    Terakhir, Gorunovic tercatat sebagai pembimbing di tempat klub IHC Apes.

    Pada 2024, ia berperan sebagai consultant coach untuk Federasi Bola Basket Kamerun sebelum akhirnya menerima tawaran dari Hawks.

    Sementara itu, perjalanan Hawks di dalam IBL Gopay 2025 terbilang bersejarah. Tim yang mana bermarkas pada Indoor Stadium Tangerang itu mencatatkan rekor 13 kemenangan lalu 13 kekalahan di dalam musim reguler.

    Mereka melakukan konfirmasi diri lolos ke fase playoff untuk pertama kalinya sejak bergabung dengan liga pada 2022.

    Namun, langkah Hawks yang lolos sebagai unggulan kedelapan, terpaksa berhenti pada putaran pertama playoff pasca kalah 0-2 dari Pelita Jaya Ibukota pada format pertandingan best of three.

    Sejak berdiri, Hawks telah dilakukan berganti pembimbing sebanyak dua kali. Pada musim perdananya yaitu 2022, regu dilatih oleh Efri Meldi.

    Posisi yang disebutkan kemudian dipegang Antonius Joko Endratmo selama tiga musim, yakni 2023-2025, sebelum digantikan oleh Gorunovic yang dimaksud kerap disapa Coach Lale.

    Manajemen berharap penampilan Coach Lale dapat mengangkat performa pasukan ke level yang mana lebih tinggi tinggi, sekaligus memanfaatkan pengalamannya di dalam berbagai liga dunia untuk mendirikan fondasi permainan yang solid.

    Dengan latar belakang internasional yang tersebut kaya lalu rekam jejak prestasi, Gorunovic dipandang mempunyai kapasitas untuk mengakibatkan Hawks bersaing lebih besar ketat dalam papan menghadapi IBL.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI pada situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pacific Caesar perpanjang kontrak Andika Supriadi sebagai instruktur

    Pacific Caesar perpanjang kontrak Andika Supriadi sebagai instruktur

    ligapedianews.com Ibukota – Manajemen Pacific Caesar Surabaya menunda kontrak Andika Supriadi Saputra atau yang mana kerap disapa Coach Bedu sebagai ahli kepala guna mengatur kelompok berlaga di dalam Indonesian Basketball League (IBL) All Indonesian 2026.

    Dalam laman IBL yang mana disitir di area Jakarta, Jumat, Coach Bedu pertama kali diinformasikan sebagai nakhoda Pacific pada 9 April, menggantikan peran Dhimaz Aniz Setiaputra.

    Keputusan mengganti ahli diambil oleh manajemen pasca klub kebanggaan warga Perkotaan Surabaya, Jawa Timur itu mengalami awal musim yang dimaksud sulit dalam IBL 2025.

    Pacific yang memiliki target lolos ke fase playoff, justru terpuruk pada awal kompetisi.

    Berdasarkan statistik kompetisi, dari Januari hingga Maret, mereka hanya sekali membukukan tiga kemenangan dari 12 pertandingan yang digunakan dilakoni alias rekor laga 3-9 (menang-kalah). Bahkan, sembilan kekalahan beruntun menjadi bagian di rekor tersebut.

    Torehan hasil laga itu menyebabkan manajemen memutuskan melakukan pergantian pembimbing di tempat pertengahan musim reguler.

    Terbukti, diperkenalkan Coach Bedu mampu membangkitkan kembali harapan Pacific untuk bersaing menuju playoff.

    Meski tantangan berat menghadang, performa pasukan membaik dengan catatan delapan kemenangan lalu lima kekalahan dalam bawah asuhannya.

    Salah satu pencapaian penting adalah mengalahkan kelompok papan berhadapan dengan seperti Prawira Bandung.

    Pacific pun mengakhiri musim reguler dengan rekor keseluruhan 11 kemenangan kemudian 15 kekalahan, sehingga menempati peringkat kesembilan klasemen akhir musim reguler.

    Meski gagal menembus playoff, pencapaian yang dimaksud dinilai sebagai peningkatan signifikan melebihi performa awal musim.

    Manajemen Pacific Caesar Surabay menilai kinerja mantan ahli Hangtuah Ibukota Indonesia itu cukup positif untuk dilanjutkan ke musim berikutnya.

    Bagi Andika Supriadi, musim 2025 menjadi tahun keduanya kembali bersaing pada IBL pasca sebelumnya sempat diberhentikan Hangtuah DKI Jakarta pada pertengahan musim 2024.

    Keputusan mempertahankannya di tempat kursi instruktur diharapkan dapat memberikan konsistensi serta kestabilan performa di merancang skuad Pacific.

    Ajang IBL All Indonesian 2025 pada Solo, Jawa Tengah, pada 16-31 Agustus, menjadi langkah awal bagi Pacific di mempersiapkan diri menghadapi musim reguler atau IBL 2026.

    Manajemen juga berharap, pengarahan (adjustment) kemudian pembangunan sistem permainan dari pembimbing itu, mampu menyebabkan pasukan meraih hasil positif kemudian menjadi ancaman bagi para pesaing dalam papan sedang maupun menghadapi pada daftar klasemen.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di dalam situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Debut ahli baru berjalan manis, Tangerang Hawks kalahkan Pacific

    Debut ahli baru berjalan manis, Tangerang Hawks kalahkan Pacific

    ligapedianews.com Ibukota – Debut pembimbing anyar Tangerang Hawks Basketball, Slavoljub Gorunovic, berjalan manis dengan berhasil mengalahkan Pacific Caesar Surabaya dengan skor 83-78, pada hari perdana pertandingan All Indonesian 2025, di tempat GOR Manahan, Solo, Sabtu.

    Berdasarkan laman IBL yang tersebut dikutipkan di dalam Jakarta, laga Grup A itu berlangsung ketat sejak awal kuarter hingga akhir.

    Tercatat lima kali skor imbang kemudian 16 kali terjadi pergantian keunggulan, juga tidak ada satu pun regu mampu unggul dengan selisih (margin) dua digit hitungan sepanjang laga.

    Pacific yang mana dilatih Andika Supriadi Saputra atau kerap disapa Bedu, sempat menyembunyikan fase pertama dengan keunggulan tipis 42-41.

    Bahkan, dia mencatatkan jarak sembilan poin (59-50) pada kuarter ketiga yang dimaksud menjadi selisih terbanyak di tempat laga tersebut.

    Namun kesempatan itu gagal dipertahankan. Hawks mampu membalas dengan torehan 33 poin pada 15 menit terakhir untuk menjamin kemenangan perdana di area kompetisi khusus pemain lokal IBL.

    Kontribusi pemain cadangan menjadi faktor pembeda pada laga ini. Dari total poin Hawks, 44 di area antaranya datang dari barisan pemain pengganti.

    Dimulai dari Habib Tito Aji yang dimaksud tampil paling produktif dengan mencetak 17 poin. Dia didukung Nickson Damara Gosal yang dimaksud menyumbang 13 poin.

    Tiga pemain lain, yakni Justin Jaya Wiyanto, Andrew William Lensun, serta Gabriel Batistuta Risky, masing-masing menambahkan 12, 12, juga 11 poin.

    Sebaliknya Pacific lebih tinggi mengandalkan pemain inti. Gregorio Claudie Wibowo menjadi pencetak hitungan terbanyak dengan 24 poin, sembilan rebound, juga empat assist.

    Aulaz Ariezky Septano turut berkontribusi besar lewat 23 poin, tujuh rebound, dan juga lima assist, juga Daffa Dhoifullah menambah 14 poin.

    Namun pemain cadangan Pacific hanya sekali menyumbang sembilan poin, sehingga kesulitan memberi perlawanan lebih tinggi sangat jauh di tempat akhir laga.

    Hasil ini menjadi modal penting bagi Hawks yang baru sekadar melakukan pergantian pelatih. Slavoljub Gorunovic yang mana berasal Serbia, menggantikan peran Antonius Joko Endratmo sebagai pembimbing kepala.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan pada situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Jadwal lengkap kompetisi All Indonesian 2025

    Jadwal lengkap kompetisi All Indonesian 2025

    ligapedianews.com Ibukota Indonesia – Turnamen All Indonesian 2025 berlangsung di dalam Indoor Stadium Manahan, Solo, Jawa Tengah, pada 16-31 Agustus 2025, dengan melibatkan 13 klub yang dimaksud terbagi melawan tujuh pasukan grup A serta enam pasukan pada grup B.

    Berdasarkan data IBL yang tersebut dikutipkan pada Jakarta, Sabtu, pertandingan yang pesertanya hanya sekali boleh menurunkan pemain lokal itu menggunakan format penyisihan grup hingga putaran final.

    Babak penyisihan grup dimulai pada 16-24 Agustus dengan empat pertandingan setiap harinya di sistem single round robin atau sekali rapat antar penghuni grup.

    Setelah itu, dua pasukan terbaik dari masing-masing grup melaju ke semifinal yang tersebut dimulai pada 26 Agustus. Sedangkan partai final dijadwalkan dengan sistem best of three pada 28, 30, lalu 31 Agustus (jika diperlukan).

    Babak semifinal berlangsung dengan mempertemukan juara grup A melawan runner-up grup B, juga juara grup B menghadapi runner-up grup A.

    Grup A dihuni Rajawali Medan, Satria Muda Pertamina Bandung, Tangerang Hawks Basketball, Pacific Caesar Surabaya, Bima Perkasa Jogja, Dewa United Banten, serta Borneo Hornbills.

    Sementara grup B diisi oleh Hangtuah Jakarta, Bali United Basketball, Pelita Jaya Basketball (Jakarta), Kesatria Bengawan Solo, Satya Wacana Salatiga, juga Rans Simba Bogor.

    Berikut jadwal lengkap:

    1. Sabtu, 16 Agustus
    – 11.30 WIB: Rajawali Medan vs Satria Muda Pertamina Bandung.

    – 14.00 WIB: Tangerang Hawks vs Pacific Caesar Surabaya.

    – 16.30 WIB: Bali United Basketball vs Pelita Jaya Basketball.

    – 19.00 WIB: Hangtuah Ibukota Indonesia vs Kesatria Bengawan Solo.

    2. Minggu, 17 Agustus
    – 11.30 WIB: Rajawali Medan vs Borneo Hornbills.

    -14.00 WIB: Tangerang Hawks vs Dewa United Banten.

    – 16.30 WIB: Pacific Caesar Surabaya vs Bima Perkasa Jogja.

    – 19.00 WIB: Satya Wacana Salatiga vs RANS Simba Bogor.

    3. Senin, 18 Agustus
    – 11.30 WIB: Hangtuah Ibukota vs Bali United Basketball.

    – 14.00 WIB: Pelita Jaya Basketball vs Kesatria Bengawan Solo.

    – 16.30 WIB: Satria Muda Pertamina Bandung vs Bima Perkasa Jogja.

    – 19.00 WIB: Dewa United Banten vs Borneo Hornbills.

    4. Selasa, 19 Agustus
    – 11.30 WIB: Rajawali Medan vs Pacific Caesar Surabaya.

    – 14.00 WIB: Bali United Basketball vs Satya Wacana Salatiga.

    – 16.30 WIB: Satria Muda Pertamina Bandung vs Tangerang Hawks.

    – 19.00 WIB: Kesatria Bengawan Solo vs RANS Simba Bogor.

    5. Rabu, 20 Agustus
    – 11.30 WIB: Bima Perkasa Jogja vs Borneo Hornbills.

    – 14.00 WIB: Pacific Caesar Surabaya vs Dewa United Banten.

    – 16.30 WIB: Pelita Jaya Basketball vs Satya Wacana Salatiga.

    – 19.00 WIB: Hangtuah Ibukota vs RANS Simba Bogor.

    6. Kamis, 21 Agustus
    – 11.30 WIB: Bali United Basketball vs Kesatria Bengawan Solo.

    – 14.00 WIB: Rajawali Medan vs Dewa United Banten.

    – 16.30 WIB: Tangerang Hawks vs Bima Perkasa Jogja.

    – 19.00 WIB: Satria Muda Pertamina Bandung vs Borneo Hornbills.

    7. Jumat, 22 Agustus
    -11.30 WIB: Bali United Basketball vs RANS Simba Bogor.

    – 14.00 WIB: Kesatria Bengawan Solo vs Satya Wacana Salatiga.

    – 16.30 WIB: Rajawali Medan vs Tangerang Hawks.

    – 19.00 WIB: Satria Muda Pertamina Bandung vs Pacific Caesar Surabaya.

    8. Sabtu, 23 Agustus
    – 11.30 WIB: Bima Perkasa Jogja vs Dewa United Banten.

    – 14.00 WIB: Pelita Jaya Basketball vs RANS Simba Bogor.

    – 16.30 WIB: Hangtuah Ibukota vs Satya Wacana Salatiga.

    – 19.00 WIB: Pacific Caesar Surabaya vs Borneo Hornbills.

    9. Minggu, 24 Agustus
    – 11.30 WIB: Rajawali Medan vs Bima Perkasa Jogja.

    – 14.00 WIB: Satria Muda Pertamina Bandung vs Dewa United Banten.

    – 16.30 WIB: Hangtuah DKI Jakarta vs Pelita Jaya Basketball.

    – 19.00 WIB: Tangerang Hawks vs Borneo Hornbills.

    10. Selasa, 26 Agustus (semifinal)
    – Juara grup A vs runner-up grup B (jam berkompetisi belum ditentukan IBL).

    – Juara grup B vs runner-up grup A. (jam berjuang belum ditentukan IBL).

    11. Kamis, 28 Agustus (laga pertama final).

    12. Sabtu, 30 Agustus (laga kedua final).

    13. Minggu, 31 Agustus (laga ketiga final/jika diperlukan).

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di area situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pembangunan pemain muda jadi fokus Dewa United

    Pembangunan pemain muda jadi fokus Dewa United

    ligapedianews.com Ibukota – Manajer Dewa United Banten Zaki Iskandar mengungkapkan pengembangan pemain muda menjadi fokus timnya pada Indonesian Basketball League (IBL) All Indonesian 2025 di area GOR Manahan, Solo, pada 16-31 Agustus.

    Menurut Zaki, menjadi juara IBL 2025 adalah momen bersejarah bagi klub, tetapi mempertahankan prestasi sangat lebih besar menantang, sehingga proses regenerasi harus kuat.

    "Pengembangan pemain muda berjenjang menjadi prioritas utama agar klub masih kompetitif di area masa depan," kata Zaki di laman klub ini di dalam Jakarta, Sabtu.

    Oleh akibat itu, untuk menghadapi kompetisi khusus pemain lokal itu klub ini menghadirkan semangat baru dengan menurunkan para pemain muda.

    Keputusan itu diambil sebagai bagian dari strategi jangka panjang menjaga kesinambungan prestasi, pasca menjuarai IBL musim ini, yang digunakan merupakan penghargaan pertama pada sejarah klub tersebut.

    Zaki menambahkan, skuad itu sudah pernah berangkat ke Solo sejak Hari Jumat (15/8), guna memulai persiapan intensif.

    Pelatih kepala yang digunakan baru, Eduardo Ramiro, mengawasi secara langsung tim, dibantu asisten ahli Yurifan Hosen, guna meracik strategi agar pemain muda tampil optimal di area panggung kompetitif.

    Meski menurunkan skuad muda kemudian memprioritaskan pengembangan masa depan, Dewa United tetap memperlihatkan memiliki target pencapaian terbaik di kompetisi ini.

    "Kami percaya para pemain muda miliki kualitas dan juga mental kuat, makanya target kami jelas, yakni tampil maksimal lalu bersaing meraih hasil terbaik," kata Zaki.

    Keputusan mengistirahatkan beberapa orang pemain utama seperti Arki Wisnu, Kaleb Ramot Gemilang, Hardianus, juga Rio Disi, menjadi momen untuk membuka kesempatan bagi talenta muda untuk membuktikan diri.

    Di antara pemain yang digunakan dibawa Dewa United adalah Coby kemudian Kennie, yang pernah dikirim klub untuk menimba pengalaman pada klub Spanyol Joventut Badalona.

    Dewa United Banten tergabung di Grup A sama-sama Rajawali Medan, Satria Muda Pertamina Bandung, Tangerang Hawks Basketball, Pacific Caesar Surabaya, Bima Perkasa Jogja, juga Borneo Hornbills.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI pada situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Duel Dio Tirta vs Daniel Wenas panaskan pertemuan Dewa dengan Borneo

    Duel Dio Tirta vs Daniel Wenas panaskan pertemuan Dewa dengan Borneo

    ligapedianews.com Ibukota Indonesia – Pertemuan Dewa United Banten dengan Borneo Hornbills akan dihangatkan dengan konferensi dua pebasket senior, Dio Tirta juga Daniel Wenas, di pertandingan Grup A IBL All Indonesian 2025 pada GOR Manahan, Solo, hari ini pukul 19.00 WIB.

    Berdasarkan statistik pengurus di tempat Jakarta, Senin, kedua kelompok mengakibatkan modal berbeda dari hasil laga perdana.

    Dio yang membela Dewa mengungguli laga perdana melawan Tangerang Hawks Basketball, sedangkan Wenas yang meningkatkan kekuatan Borneo menyerah untuk Rajawali Medan.

    Pertarungan kedua kelompok itu akan datang menarik, khususnya duel antara dua kapten pasukan basket itu.

    Dio menjadi sorotan sejak pertandingan pertama ketika mencetak 12 poin, tiga rebound, satu steal, lalu tak melakukan kesalahan umpan pada 12 menit bermain.

    Akurasi tembakan dua angkanya sempurna lalu mengurangi delapan tembakan tiga nomor yang tersebut dua di tempat antaranya masuk keranjang.

    Penampilan yang dimaksud memproduksi beliau sanggup menjaga konsistensi pada menjadi pemimpin skuad muda Dewa United.

    Di sisi lain, Daniel Wenas tampil impresif bersatu Borneo pada waktu kalah dari Rajawali.

    Dia membukukan 18 poin, tujuh rebound, tiga assist, kemudian tiga steal.

    Daniel juga menunjukkan ketajaman dari luar garis dengan enam tembakan tiga nomor dari delapan percobaan atau akurasi 75 persen.

    Kedua pemain itu pernah berada di satu pasukan di tempat Louvre Surabaya, sebelum berpisah jalan.

    Dio bertahan hingga klub itu diakuisisi Dewa United, bahkan mengantarkannya menjadi juara IBL 2025.

    Sementara itu, Daniel sempat meningkatkan kekuatan Bali United, Evos Thunder, dan juga Hangtuah, sebelum bergabung dengan Borneo.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI pada situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Reza Guntara pimpin Pelita Jaya tundukkan Kesatria Bengawan Solo

    Reza Guntara pimpin Pelita Jaya tundukkan Kesatria Bengawan Solo

    ligapedianews.com DKI Jakarta – Pebasket Pelita Jaya Ibukota Reza Guntara mengatur timnya menundukkan Kesatria Bengawan Solo dengan 81-75, di pertandingan Grup B IBL All Indonesian 2025, dalam GOR Manahan, Solo, Hari Senin siang.

    Berdasarkan statistik pertandingan dalam Jakarta, Senin, Reza membukukan 17 poin yang tersebut merupakan perolehan poin tertinggi di laga ini.

    Torehan itu ditambah dengan empat rebound, tiga assist, selama 34 menit 32 detik bermain.

    Agassi Goantara membuka kran skor Pelita Jaya melalui fade away shot. Tak berselang lama, giliran Reza menambah skor lewat driving layup.

    Hingga hampir 3 menit berjalan, Kesatria tak mampu mencetak poin sampai akhirnya Abraham Wenas memecah kebuntuan lewat tembakan tiga nomor untuk menyebabkan skor berubah 3-12.

    Namun, Reza yang tersebut sedang membara, membalas secara beruntun melalui fade away shot serta lemparan bebas.

    Pada kuarter kedua serta ketiga, laga masih berlangsung ketat antarkedua tim.

    Sampai akhir kuarter ketiga skor semata-mata berselisih 1 pada 56-55 untuk keunggulan Pelita Jaya yang digunakan dilatih oDavid Singleton.

    Reggie Mononimbar kemudian membukukan poin beruntun pada waktu 2,5 menit kuarter keempat berjalan.

    Ditambah jump shot Reza kemudian tembakan tiga hitungan Prastawa, skor berubah 69-62.

    Setelah itu, Kesatria yang dimaksud dikomandoi Milos Pejic tak mampu mengejar ketertinggalan hingga kuarter keempat pada waktu laga ditutup dengan 75-81.

    Hasil yang dimaksud menciptakan Pelita Jaya mencatatkan data dua kemenangan beruntun, pasca mengalahkan Bali United Basketball 80-64 pada Hari Sabtu pekan lalu.

    Sementara Kesatria dua kali kalah berturut-turut, pasca juga ditundukkan Hangtuah Ibukota dengan 58-80.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di area situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Erick Ibramim ingin Dewa United kurangi salah umpan

    Erick Ibramim ingin Dewa United kurangi salah umpan

    ligapedianews.com Ibukota – Pebasket muda Dewa United Banten, Erick Ibrahim Junior, menginginkan timnya menurunkan salah umpan atau turnover pada waktu melawan Borneo Hornbills, pada pertandingan Grup A IBL All Indonesian 2025 di tempat GOR Manahan, Solo, hari ini pukul 19.00 WIB.

    Dia menilai timnya melakukan banyak turnover pada waktu mengalahkan Tangerang Hawks Basketball 70-52 sehingga menguntungkan lawan pada mencetak angka.

    "Saya pikir kami bermain dengan baik, tetapi turnover kami mencapai 25 kali, jadi kelompok perlu memperbaiki penguasaan bola lalu set-play agar tak terlalu berbagai kehilangan bola," kata ia di laman klub itu pada Jakarta, Senin.

    Angka turnover itu cukup tinggi dibandingkan lawannya yang digunakan 15 kali sehingga tak boleh diulangi.

    Pada pertandingan melawan Hawks, Dewa harus bekerja keras meladeni permainan tempo cepat dan juga ketat lawan.

    Skor imbang 16-16 menyembunyikan kuarter pertama, tapi Dewa menghentikan kuarter kedua dengan 31-27.

    Mereka semakin solid pada kuarter ketiga dan juga keempat, sampai memperlebar jarak menjadi 53-39 pada akhir kuarter ketiga dan juga menghentikan laga dengan selisih 18 poin.

    Patrick Nikolas tampil gemilang dengan 19 poin juga empat rebound, sedangkan Bryan Korisano mencetak 13 poin kemudian tujuh rebound.

    Penampilan luar biasa ditunjukkan Erick Ibrahim Junior yang mencetak double-double dengan 12 poin dan juga 14 rebound, ditambah tiga assist.

    Dio Tirta Saputra turut berkontribusi lewat 12 poin dan juga tiga rebound.

    Pelatih memberi kesempatan bermain untuk beberapa pemain muda bertalenta dari skuad elite, yakni Coby Jennings, Elang Rajendra Dewanto, Ralph Christophus Mulia, serta Sean Arya Dauhiong.

    Kemenangan melawan Tangerang Hawks menjadi langkah awal yang positif bagi klub itu ketika bersua Borneo Hornbills.

    Berstatus juara IBL 2025, Dewa United Banten mendapatkan sorotan lebih, khususnya dari fan, yang tersebut berharap Dio Tirta kemudian kawan mengawinkan penghargaan IBL 2025 dengan IBL All Indonesian 2025, seperti dijalankan Pelita Jaya DKI Jakarta pada 2024.

    IBL All Indonesian 2025 berlangsung di tempat GOR Manahan, Solo, Jawa Tengah, pada 16-31 Agustus 2025. Turnamen ini dihadiri oleh 13 klub yang digunakan terbagi Grup A dan juga Grup B.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di dalam situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Rob Beveridge tak lagi jadi Technical Director Pelita Jaya Ibukota

    Rob Beveridge tak lagi jadi Technical Director Pelita Jaya Ibukota

    Ligapedia.news Ibukota Indonesia – Pelita Jaya Ibukota Indonesia memutuskan untuk bukan lagi menggunakan jasa Rob Beveridge sebagai Technical Director, guna membantu kelompok meraih penghargaan juara Indonesian Basketball League (IBL) 2025, juga bertarung di area Basketball Champions League (BCL) Asia.

    Seperti disiarkan laman IBL, Rabu (23/4), manajemen mengumumkan sebagian pembaharuan pada daftar nama (rosters) klub untuk mengarungi sisa fase reguler IBL musim ini, salah satunya terkait Beveridge.

    Pelatih dengan syarat Australia itu terpaksa harus berpisah dengan kelompok yang bermarkas pada GOR Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Kuningan, Jakarta.

    Meski begitu, ia mendapat amanah dari Badan Tim Nasional Dewan Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (BTN DPP Perbasi), sebagai Head Coach Junior Boys Team.

    Pelatih lawas itu akan bekerja sejenis dengan Koko Heru Setyo Nugroho, selaku Associate Head Coach U-16, U-17 & Youth Elite Junior Boys Team, guna mendirikan bibit pasukan nasional bola basket Indonesia ke depannya.

    Pelita Jaya DKI Jakarta memperkenalkan Rob Beveridge sebagai head coach pada 7 Desember 2023.

    Pria yang mana kerap disapa Coach Rob didapuk menjadi pemimpin Pelita Jaya pada IBL 2024.

    Namun perjalanannya tidaklah berjalan mulus, akibat posisinya harus digantikan oleh Johannis Winar (Ahang) kemudian bergeser menjadi technical director.

    Coach Rob juga berperan penting di area balik kesuksesan regu meraih peringkat juara IBL musim lalu.

    Pengalamannya sebagai ahli internasional, menimbulkan Pelita Jaya juga mampu bersaing di tempat kompetisi yang tersebut lebih besar tinggi seperti Basketball Champions League (BCL) Asia 2024 juga 2025.

    Selama karier kepelatihannya, ia pernah menjadi pemimpin regu nasional (timnas) bola basket Australia.

    Bersama timnas itu, beliau pernah meraih medali perunggu pada Kejuaraan Universiade pada Italia tahun 2019, medali emas Commonwealth Games 2016 di tempat Melbourne, serta pernah mengawasi pasukan ke FIBA U-19 World Cup 2003 di tempat Yunani.

    Rob Beveridge merupakan ayah dari Jaydon Beveridge, yang mana juga berprofesi sebagai instruktur bola basket.

  • Ahang beri arahan ke pemain usai dicopot sebagai instruktur Pelita Jaya

    Ahang beri arahan ke pemain usai dicopot sebagai instruktur Pelita Jaya

    Ligapedia.news Pesan saya untuk para pemain adalah harus cepat beradaptasi dengan perubahan

    Jakarta – Johannis Winar atau yang digunakan kerap disapa Coach Ahang memberi instruksi untuk pemain, usai dicopot sebagai Pelatih Kepala Pelita Jaya Ibukota guna mengarungi Indonesian Basketball League (IBL) 2025.

    Ia menyatakan bahwa, pemain harus mampu menerima strategi serta taktik dari ahli yang dimaksud baru, sehingga dapat mendongkrak performa regu lebih banyak bagus ke depannya.

    "Pesan saya untuk para pemain adalah harus cepat beradaptasi dengan perubahan," kata beliau ketika dihubungi ANTARA, di dalam Jakarta, Kamis.

    Coach Ahang menyatakan bahwa pergantian instruktur di sebuah klub adalah hal yang digunakan lumrah atau biasa terjadi.

    Lebih lanjut beliau menyatakan, pribadi instruktur cuma menjalankan tugas untuk mengatur kelompok sesuai dengan keinginan klub atau manajemen.

    "Pergantian pembimbing adalah hal yang mana biasa terjadi di pekerjaan sebagai pelatih, manajemen bikin keputusan, saya sebagai yang kerja mengikut saja," ujar ahli yang mana menyebabkan Pelita Jaya DKI Jakarta juara IBL 2024.

    Sementara itu, manajemen klub yang dimaksud bermarkas pada GOR Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Kuningan, Jakarta, itu memutuskan untuk mengganti Johannis Winar (Coach Ahang) dengan Justin Tatum, guna menjalani sisa sesi reguler IBL musim ini.

    Dalam keterangan tertulis, manajemen yakin dengan reputasi Tatum yang tersebut bagus akan mampu membentuk pasukan yang mana lebih banyak tangguh, disiplin, serta bertanggung jawab.

    Kehadiran ahli baru yang tersebut meraih peringkat juara NBL Australia dengan Illawarra Hawks dan juga dinobatkan sebagai Coach of the Year musim ini, itu diharapkan mengakibatkan Pelita Jaya dapat terus tumbuh dalam level yang tersebut lebih tinggi tinggi, baik di dalam kancah nasional maupun Asia.

    Manajemen juga optimistis, kepemimpinannya akan menghadirkan kelompok menuju penghargaan juara IBL kedua berturut-turut pada musim ini, juga meningkatkan performa optimal pada kompetisi Basketball Champions League (BCL) Asia.

    Berdasarkan keterangan tersebut, manajemen mengumumkan latihan perdana Tatum dijadwalkan pada 5 Mei mendatang, sebagai langkah awal persiapan pasukan menghadapi musim yang semakin kompetitif.