Tag: India

  • eksekutif India selamatkan lebih banyak 3.800 anak dari praktik pekerja anak

    eksekutif India selamatkan lebih banyak 3.800 anak dari praktik pekerja anak

    New Delhi – Komisi Nasional Perlindungan Hak Anak India (NCPCR) menyelamatkan lebih besar dari 3.800 anak berusia pada bawah 14 tahun dari praktik pekerja anak pada India selama dua setengah bulan terakhir.

    Langkah penyelamatan itu dijalankan pada sebuah kampanye khusus yang digunakan dirilis oleh pemerintah pusat India, menurut pernyataan resmi NCPCR pada Hari Jumat (4/9).

    Lebih dari 575 pengaduan resmi untuk polisi di dalam India sudah diajukan terhadap pihak-pihak yang diketahui mempekerjakan anak-anak tersebut.

    Berdasarkan "Undang-Undang Pekerja Anak juga Remaja (Larangan serta Pengaturan)", usia minimum yang dimaksud diperbolehkan secara hukum bekerja ke India adalah 14 tahun.

    Kampanye yang disebutkan dilaksanakan dari 12 Juni hingga 31 Agustus pada seluruh wilayah India, menurut pernyataan resmi yang digunakan dirilis oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan juga Pengembangunan Anak India.

    Seluruh pemerintah negara bagian telah dilakukan diberikan pemahaman mengenai perlunya mengintensifkan upaya identifikasi, penyelamatan, lalu rehabilitasi anak-anak yang mana terlibat pada praktik pekerja anak juga anak-anak yang digunakan rentan terhadap perdagangan manusia lalu eksploitasi, kata pernyataan kementerian tersebut.

    Selain itu, NCPCR juga melakukan sosialisasi lalu penjangkauan melalui media sosial juga beraneka sistem komersial, dengan menyebarluaskan informasi mengenai kampanye tersebut, pelaporan praktik pekerja anak, juga pentingnya rehabilitasi serta integrasi ke pada sistem sekolah setelahnya anak-anak yang disebutkan diselamatkan.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI dalam website web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Hal ini 5 poin kesepakatan kerja sebanding Indonesia-India

    Hal ini 5 poin kesepakatan kerja sebanding Indonesia-India

    Ligapedianews.com DKI Jakarta – Kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke India pada 25-26 Januari 2025 lalu menjadi momen bersejarah, dalam mana ia diundang sebagai tamu kehormatan di Peringatan 76 Tahun Hari Republik India.

    Hal ini menjadikan Presiden Prabowo sebagai pemimpin RI kedua setelahnya Ir. Sukarno yang tersebut menerima kehormatan serupa. Kehadiran beliau menegaskan eratnya hubungan diplomatik antara Indonesia kemudian India yang telah lama terjalin selama puluhan tahun, sekaligus mencerminkan komitmen kedua negara untuk menguatkan kerja sebanding pada berbagai bidang.

    India merupakan mitra strategis bagi Indonesia, baik pada bidang ekonomi, perdagangan, maupun investasi. Sebagai negara dengan populasi terbesar kedua di tempat dunia, India berkontribusi besar terhadap surplus neraca perdagangan Indonesia, dengan nilai ekspor utama seperti item mineral, besi dan juga baja, juga CPO. Selain itu, pembangunan ekonomi India pada Indonesia terus meningkat hingga mencapai USD275,4 jt pada tahun 2023.

    Untuk menguatkan kerja identik bilateral, Presiden RI Prabowo Subianto kemudian Pertama Menteri India Narendra Modi menyaksikan penandatanganan beberapa nota kesepahaman (MoU) di tempat Hyderabad House, New Delhi.

    Dalam rapat bilateral tersebut, kedua pemimpin mendiskusikan tentang berbagai isu strategis, termasuk perdagangan, investasi, pariwisata, kesehatan, energi, keamanan, kecerdasan buatan, kemudian teknologi digital. Janji ini menunjukkan keseriusan kedua negara pada memperluas juga memperdalam kerja sejenis demi kepentingan sama-sama di area tingkat regional serta global.

    Lima Kesepakatan antara pemerintahan Republik Indonesia dan juga pemerintahan Republik India:

    1. Kerja Sama kesehatan

    Perjanjian kerja mirip tentang Kerja Sama Aspek Kesehatan antara Kementerian Aspek Kesehatan Republik Indonesia dengan Kementerian Aspek Kesehatan serta Kemakmuran Keluarga Republik India.

    2. Mutu Penyelesaian Tradisional

    Perjanjian kerja identik antara Badan Pengawas Jalan keluar serta Makanan (BPOM) Republik Indonesia dengan Komisi Pharmacope untuk Obat-obatan India dan juga Homeopati Kementerian Ayush Republik India terkait Mutu Solusi Tradisional.

    3. Pengembangunan Digital

    Perjanjian kerja sebanding antara Kementerian Komunikasi kemudian Digital Republik Indonesia dengan Kementerian Elektronik kemudian Teknologi Berita Republik India tentang Kerja Sama Pengembangunan Digital.

    4. Keselamatan dan juga Keselamatan Maritim

    Perjanjian kerja sejenis antara Badan Ketenteraman Laut Republik Indonesia dan juga Penjaga Pantai India tentang Kerja Sama Keselamatan serta Keselamatan Maritim.

    5. Pertukaran Budaya

    Perjanjian kerja identik di Inisiatif Pertukaran Budaya antara Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dan juga Kementerian Kebudayaan Republik India untuk periode 2025-2028.

  • India Larang Pegawai pemerintahan Gunakan Kecerdasan Buatan DeepSeek juga Chatbot GPT

    India Larang Pegawai pemerintahan Gunakan Kecerdasan Buatan DeepSeek juga Chatbot GPT

    ligapedianews.com LONDON – India secara resmi melarang PNS menggunakan alat kecerdasan buatan (AI) seperti Chatbot GPT serta DeepSeek ketika berkerja. Langkah ini diambil untuk melindungi data sensitif pemerintah dari peluang kebocoran atau penyalahgunaan.

    Keputusan ini mencerminkan perasaan khawatir global terhadap keamanan data pada penyelenggaraan AI. Tidak semata-mata India, beberapa negara lain seperti Australia dan juga Italia juga telah terjadi memberlakukan pembatasan terhadap DeepSeek sebab ketidakjelasan pada cara jaringan yang dimaksud mengurus data pengguna.

    Dalam surat edaran yang dikonfirmasi oleh tiga pejabat kementerian keuangan India, pemerintah menegaskan bahwa pengaplikasian alat Artificial Intelligence di area komputer juga perangkat kantor dapat membahayakan kerahasiaan dokumen.

    “Telah ditetapkan bahwa perangkat Teknologi AI kemudian program Teknologi AI (seperti ChatGPT, DeepSeek, serta lainnya) di tempat komputer dan juga perangkat kantor menyebabkan risiko terhadap kerahasiaan data lalu dokumen pemerintah,” ujar penasihat Kementerian Keuangan India, disitir dari Reuters.

    Larangan ini tampaknya semata-mata berlaku untuk perangkat yang mana digunakan di pekerjaan resmi di tempat kementerian. Namun, belum ada kejelasan apakah aturan sama akan diterapkan di area kementerian lainnya.

    Menariknya, tindakan ini muncul di dalam sedang kunjungan direktur utama OpenAI, Sam Altman, ke India. Hal ini semakin menyoroti dinamika global pada regulasi AI, di dalam mana pemerintah berupaya menyeimbangkan khasiat teknologi dengan keamanan data.

    Bagaimana kebijakan ini akan berdampak pada adopsi Artificial Intelligence pada sektor pemerintahan India masih menjadi pertanyaan besar. Namun, langkah ini menunjukkan bahwa pemeliharaan data tetap saja menjadi prioritas utama bagi pemerintah pada era digital ini.

  • Sikat Tunggal Putri Jepang, Gregoria Mariska Tembus Perempat Final India Open 2025

    Sikat Tunggal Putri Jepang, Gregoria Mariska Tembus Perempat Final India Open 2025

    ligapedianews.com NEW DELHI – Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung , melaju ke perempatfinal India Open 2025. Pada sesi 16 besar, ia sukses menaklukkan perwakilan Jepang, Natsuki Nidaira.

    Laga yang dimaksud berlangsung pada K. D. Jadhav Indoor Hall, New Delhi, India, Kamis (16/1/2025) siang WIB. Gregoria memenangi laga kontra Nidaira dengan skor 21-12 kemudian 24-22.

    Sejak awal gim pertama, Gregoria mampu tampil mendominasi. Ia berhasil mengontrol jalannya permainan kemudian memproduksi Nidaira bukan mampu berbuat banyak.

    Gregoria pun mampu unggul cepat di dalam interval gim pertama dengan skor 11-6. Selepas interval, pemain berusia 25 tahun itu terus tampil dominan menghadapi Nidaira.

    Meski sempat menimbulkan beberapa kesalahan sendiri di tempat akhir gim pertama, tetapi Gregoria tetap memperlihatkan melaju. Gregoria pun menghentikan gim pertama dengan kemenangan 21-12.

    Pada gim kedua, Gregoria sedikit mendapat perlawanan dalam awal permainan. Akan tetapi, dengan ketenangannya, Gregoria masih mampu mengatasi hal tersebut.

    Interval gim kedua, Gregoria pun masih menjadi pemimpin melawan Nidaira dengan skor 11-8. Usai interval, peraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024 itu sedikit lengah dengan beberapa kesalahan sendiri.

    Bahkan kedudukan sempat imbang 16-16 jelang akhir gim kedua. Setelah itu, laga terus berlangsung sengit hingga kembali imbang 20-20.

    Laga semakin sengit ketika poin deuce terus terjadi hingga 22-22. Untungnya, Gregoria kembali fokus hingga akhirnya menjamin kemenangan dengan skor 24-22.

  • Vivo T3 Ultra Hadir Bawa Smart-Aura Light yang dimaksud Eksklusif, Harga sampai Rupiah 6 Jutaan

    Vivo T3 Ultra Hadir Bawa Smart-Aura Light yang dimaksud Eksklusif, Harga sampai Rupiah 6 Jutaan

    Jakarta – Vivo meluncurkan anggota terbaru di seri vivo T3, yakni T3 Ultra. Ponsel ini menyebabkan layar lengkung AMOLED, chip Dimensity 9200+, dan juga profil yang digunakan slim pada 7,6 mm.

    Layar T3 Ultra mempunyai ukuran diagonal 6,78 inci dengan resolusi FHD+ serta refresh rate 120 Hz. Taraf kecerahannya sampai 4.500 nit lalu menyimpan kamera 50 MP pada sebuah punch-hole untuk permintaan selfie. 

    Di bagian belakang ponsel ada kamera utama 50 MP yang menggunakan sensor Sony IMX921 juga didukung ciri OIS. Kamera kedua untuk lensa ultra-lebar 8 MP. Set-up kamera belakang ini juga dilengkapi layanan lampu flash Smart-Aura Light yang mana eksklusif. 

    Sumber tenaga yang digunakan dipilih vivo untuk ponsel ini adalah MediaTek Dimensity 9200+. Chipset itu didukung kapasitas RAM kemudian penyimpanan masing-masing dua pilihan 8/12 GB dan juga 128/256 GB.

    Dari sisi software, T3 Ultra menggunakan Funtouch 14 yang dimaksud berbasis Android 14. Adapun penyimpan daya berkapasitas 5.500 mAh dan juga didukung fast charging 80 W. Gadget juga mendapatkan sertifikasi proteksi IP68 untuk pemeliharaan dari debu juga air, lalu tersedia pemindai sidikjari di dalam balik layarnya. 

    Vivo T3 Ultra ditawarkan seharga 31.999 rupee India atau hampir Simbol Rupiah 5,9 jt untuk yang memiliki RAM dan juga penyimpanan 8/128 GB. Harganya menjadi 35.999 rupee India (Rp 6,6 juta) untuk versi 12/256 GB. Penjualan dijadwalkan dimulai dari India pada 19 September mendatang. 

    GSM ARENA

    Pilihan Editor: Kasus Terbaru Bullying Mahasiswa Calon Dokter Spesialis, FK Unpad Beri Sanksi 7 Senior