Tag: Indeks Harga Saham Gabungan

  • IHSG Hari Senin dibuka menguat 34,91 poin

    IHSG Hari Senin dibuka menguat 34,91 poin

    Ligapedianews.com Ibukota – Angka Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Mulai Pekan pagi, dibuka menguat 34,91 poin atau 0,51 persen ke kedudukan 6.932,31.

    Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 4,06 poin atau 0,53 persen ke sikap 774,64.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di tempat situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • IHSG menguat seiring optimisme pemangkasan bunga The Fed tahun ini

    IHSG menguat seiring optimisme pemangkasan bunga The Fed tahun ini

    Ligapedianews.com Kombinasi antara sentimen global (inflasi & suku bunga AS), stimulus domestik, juga aktivitas window dressing menopang IHSG

    Jakarta – Skala Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Mulai Pekan pagi, bergerak menguat seiring optimisme bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed akan menurunkan tingkat suku bunga acuannya pada tahun ini.

    IHSG dibuka menguat 34,91 poin atau 0,51 persen ke tempat 6.932,31. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 4,06 poin atau 0,53 persen ke kedudukan 774,64.

    “Kombinasi antara sentimen global (inflasi & suku bunga AS), stimulus domestik, serta aktivitas window dressing menopang IHSG. Rotasi sektor ke industri, energi, juga kebugaran juga mengupayakan permintaan pasar. Namun, pelaku lingkungan ekonomi tetap memperlihatkan waspadai volatilitas jangka pendek, didorong ketidakpastian global lalu prospek profit taking, sehingga pergerakan indeks berpotensi berfluktuasi,” sebut Tim Studi Lotus Andalan Sekuritas pada kajiannya. di area Jakarta, Senin.

    Dari mancanegara, konsensus memperkirakan kesempatan sebesar 76 persen bahwa The Fed akan memangkas suku bunga acuan untuk pertama kali pada September 2025, sementara kemungkinan pemangkasan suku bunga terjadi secepatnya pada Juli 2025 semata-mata sebesar 19 persen.

    Pelaku lingkungan ekonomi menantikan rilis data Price Consumer Index (PCE) atau kenaikan harga Amerika Serikat pada 28 Juni 2025. Apabila naiknya harga Negeri Paman Sam terkendali kemudian mendekati target, potensi The Fed menurunkan suku bunga semakin besar lalu mengupayakan aliran modal ke emerging markets termasuk Indonesia.

    Dari kawasan Asia, pada Hari Senin (30/06), S&P akan merilis data aktivitas manufaktur China periode Juni 2025 menurut data NBS. Berdasarkan konsensus, PMI manufaktur China pada Juni akan tetap saja berada di area zona kontraksi yakni 49,7 pada Juni 2025.

    Dari di negeri, Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan data Angka Harga Pengguna (IHK) untuk Juni 2025 pada Selasa (01/07), yang digunakan diperkirakan akan mengalami kenaikan secara bulanan atau mengalami inflasi.

    Selain itu, pelaku bursa menyambut daftar antrean penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) yang semakin padat, yang tersebut mana total ada delapan emiten yang dimaksud akan mencatatkan sahamnya di tempat Bursa Efek Indonesia (BEI).

    Pada perdagangan hari terakhir pekan (27/06), bursa saham Eropa masih bergerak menguat, diantaranya indeks FTSE 100 Inggris menguat 0,72 persen, Euro Stoxx 50 menguat 1,56 persen, indeks DAX Jerman naik 1,62 persen, kemudian index CAC Prancis naik 1,78 persen.

    Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat di area Wall Street menguat pada perdagangan terakhir pekan kemarin, Hari Jumat (27/06), indeks S&P naik 0,52 persen juga ditutup pada rekor 6.173,07. Ukuran Nasdaq Composite juga mencetak rekor tertinggi baru dan juga ditutup naik 0,52 persen pada 20.273,46. Sementara itu, Dow Jones Industrial Average menguat 432,43 poin atau naik 1 persen kemudian berakhir dalam 43.819,27.

    Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Nikkei menguat 679,44 poin atau 1,69 persen ke 40.828,50, indeks Shanghai menguat 6,57 poin atau 0,18 persen ke 3.430,76, indeks Hang Seng melemah 129,93 poin atau 0,53 persen ke 24.159,00, kemudian indeks Strait Times menguat 0,50 poin atau 0,03 persen ke 3.967,33.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di dalam situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • IHSG ditutup menguat seiring optimisme kesepakatan Negeri Paman Sam dan juga mitra dagang

    IHSG ditutup menguat seiring optimisme kesepakatan Negeri Paman Sam dan juga mitra dagang

    Ligapedianews.com IHSG lalu bursa regional Asia bergerak menguat, di area topang harapan kesepakatan dagang kemudian data perekonomian AS

    Jakarta – Ukuran Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Mulai Pekan sore ditutup menguat seiring optimisme kesepakatan dagang antara Amerika Serikat (AS) juga negara mitra dagang.

    IHSG ditutup menguat 30,28 poin atau 0,44 persen ke tempat 6.927,68. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 2,07 poin atau 0,27 persen ke sikap 772,65.

    "IHSG juga bursa regional Asia bergerak menguat, di area topang harapan kesepakatan dagang dan juga data kegiatan ekonomi Amerika Serikat (AS) yang dimaksud membantu prospek pemangkasan suku bunga The Fed," sebut Tim Investigasi Pilarmas Investindo Sekuritas di kajiannya pada Jakarta, Senin.

    Dari mancanegara, Negeri Paman Sam juga China mencapai konsensus untuk mengklarifikasi aspek-aspek utama kerangka kerja perdagangan mereka.

    Berdasarkan perjanjian itu, China akan menyederhanakan persetujuan untuk aplikasi mobile ekspor barang-barang yang dikendalikan, sementara Amerika Serikat akan mencabut beberapa tindakan pembatasan.

    Sementara itu, Presiden Negeri Paman Sam Donald Trump mengisyaratkan kemungkinan fleksibilitas mendekati batas waktu tarif pada 9 Juli 2025.

    Namun demikian, pelaku lingkungan ekonomi masih berhati-hati dikarenakan arahan yang beragam dari pemerintah terus menciptakan ketidakpastian mengenai negara mana yang tersebut hampir menyelesaikan kesepakatan perdagangan juga negosiasi mana yang dimaksud masih terhenti.

    Sementara itu, Fakta Ekonomi Nasional Negeri Paman Sam pada kuartal I mengalami kontraksi 0,5 kuartal on kuartal (qoq) sehingga mencerminkan penurunan daya beli konsumen, tentunya menggalakkan ekspektasi pangsa akan pemangkasan suku bunga.

    Dari China, Biro Statistik China mengungkapkan indeks manufaktur China, meskipun masih pada zona kontraksi namun meningkat menjadi 49,7 pada bulan Juni 2025 dari sebelumnya 49,5 pada bulan Mei.

    Peningkatan ini dukungan kebijakan berkelanjutan dari pemerintahan China untuk meningkatkan permintaan domestik, sehingga memberikan harapan akan ada stimulus yang digunakan diberikan pemerintah China.

    Sebelumnya, perdana Menteri Li Qiang menyuarakan optimisme tentang prospek negara tersebut, menekankan rencana untuk mengubah China menjadi pusat konsumsi berukuran besar untuk menggalang basis manufakturnya.

    Dibuka menguat, IHSG betah di tempat teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada pembukaan kedua, IHSG masih betah pada zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

    Berdasarkan Skala Sektoral IDX-IC, sembilan sektor menguat yaitu dipimpin sektor barang baku yang digunakan naik sebesar 3,31 persen, dihadiri oleh oleh sektor barang konsumen non primer kemudian sektor transportasi & logistik yang mana naik masing- masing sebesar 2,31 persen dan juga 1,19 persen.

    Sedangkan, dua sektor melemah yaitu sektor keuangan yang dimaksud turun sebesar 0,41 persen, disertai oleh sektor teknologi yang tersebut turun sebesar 0,30 persen serta 0,41 persen.

    Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu BTPN, KRYA, MTLA, JAYA juga BBS Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni BNLI, CLPI, INPS, JSPT juga EURO.

    Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.156.959 kali proses dengan jumlah agregat saham yang dimaksud diperdagangkan sebanyak 21,13 miliar lembar saham senilai Rp13,64 triliun. Sebanyak 357 saham naik 228 saham menurun, kemudian 205 bukan bergerak nilainya.

    Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Skala Nikkei menguat 321,93 poin atau 0,80 persen ke 40.472,00, indeks Shanghai melemah 20,20 poin atau 0,59 persen ke 3.444,19, indeks Hang Seng melemah 211,27 poin atau 0,87 persen ke tempat 24.072,31, kemudian indeks Straits Times melemah 1,91 poin atau 0,05 persen ke 3.964,09.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan pada situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • IHSG ditutup melemah seiring pangsa cermati arah kebijakan The Fed

    IHSG ditutup melemah seiring pangsa cermati arah kebijakan The Fed

    Ligapedianews.com Ketua The Fed Jerome Powell mengungkapkan tidak ada akan terburu-buru untuk menggerakkan penurunan suku bunga oleh sebab itu dampak kenaikan tarif perdagangan masih terasa

    Jakarta – Skala Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore, ditutup melemah seiring pelaku bursa mencermati arah kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve (The Fed).

    IHSG ditutup melemah 37,03 poin atau 0,54 persen ke kedudukan 6.832,14. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 4,15 poin atau 0,54 persen ke tempat 760,26.

    “Ketua The Fed Jerome Powell menyatakan tidaklah akan terburu-buru untuk menggerakkan penurunan suku bunga akibat dampak kenaikan tarif perdagangan masih terasa,” sebut Tim Investigasi Phillips Sekuritas Indonesia pada kajiannya di area Jakarta, Rabu.

    Dalam keterangan di dalam depan House Financial Services Committee (Komite Jasa Keuangan DPR AS), Jerome Powell kembali mempertegas bahwa The Fed kemungkinan akan mempertahankan suku bunga acuan selama masih ada ancaman terhadap inflasi.

    Powell juga menyoroti fakta bahwa tingkat pemuaian Negeri Paman Sam masih berada pada menghadapi target sebesar 2 persen yang dimaksud ditetapkan oleh The Fed, seiring dampak dari kebijakan tarif Presiden Negeri Paman Sam Donald Trump yang digunakan masih belum jelas.

    Sementara itu, ketegangan konflik geopolitik antara Iran juga tanah Israel pada kawasan Timur Tengah terpantau mereda, seiring kedua negara bersikap untuk melakukan gencatan senjata.

    Dari pangsa komoditas, harga jual kontrak berjangka (futures) minyak mentah melanjutkan penurunan, juga sekarang berada di dalam bawah nilai sebelum meletusnya konflik antara Iran dan juga Israel.

    Dibuka menguat, IHSG bergerak ke teritori negatif sampai penutupan pertemuan pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah dalam zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

    Berdasarkan Ukuran Sektoral IDX-IC, tiga sektor menguat, yaitu sektor transportasi & logistik yang naik sebesar 0,89 persen, disertai oleh sektor teknologi serta sektor infrastruktur yang mana naik masing-masing sebesar 0,56 persen lalu 0,09 persen.

    Sedangkan tiga sektor terkoreksi yaitu sektor barang baku paling di minus 2,29 persen, disertai oleh sektor energi juga sektor properti yang tersebut masing-masing turun sebesar 1,86 persen juga 1,45 persen.

    Saham-saham yang dimaksud mengalami penguatan terbesar yaitu PTMP, JSPT, SMDM, PTMR, kemudian AXIO. Sedangkan saham-saham yang tersebut mengalami pelemahan terbesar yakni MPXL, CBUT, APEX, IOTF, dan juga NICL.

    Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.192.816 kali proses dengan total saham yang digunakan diperdagangkan sebanyak 22,50 miliar lembar saham senilai Rp12,67 triliun. Sebanyak 212 saham naik, 401 saham menurun, kemudian 186 tak bergerak nilainya.

    Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 155,44 poin atau 0,40 persen ke 38.946,50, indeks Hang Seng menguat 297,65 poin atau 1,23 persen ke 24.277,48, indeks Shanghai menguat 35,41 poin atau 1,04 persen ke 3.455,78, dan juga indeks Strait Times menguat 22,34 poin atau 0,57 persen ke 3.926,64.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di tempat situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • IHSG Kamis dibuka menguat 9,71 poin

    IHSG Kamis dibuka menguat 9,71 poin

    Ligapedianews.com Ibukota Indonesia – Ukuran Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis pagi dibuka menguat 9,71 poin atau 0,14 persen ke kedudukan 6.841,85.

    Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,36 poin atau 0,05 persen ke sikap 760,62..

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan pada situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • IHSG ditutup menguat seiring optimisme pemangkasan bunga Fed dalam 2025

    IHSG ditutup menguat seiring optimisme pemangkasan bunga Fed dalam 2025

    Ligapedianews.com Pasar keuangan memperkirakan kesempatan penurunan suku bunga pada konferensi kebijakan Federal Reserve bulan Juli 2025 sebesar 25 persen

    Jakarta – Angka Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore, ditutup menguat seiring optimisme pemangkasan suku bunga acuan oleh The Fed pada tahun ini.

    IHSG ditutup menguat 65,26 poin atau 0,96 persen ke sikap 6.897,40. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 10,32 poin atau 1,36 persen ke tempat 770,58.

    "Pasar keuangan memperkirakan kesempatan penurunan suku bunga pada konferensi kebijakan Federal Reserve bulan Juli 2025 sebesar 25 persen, kemudian mengawasi 67 persen probabilitas pemangkasan suku bunga pertama tahun ini terjadi dalam bulan September 2025," sebut Tim Studi Phillips Sekuritas Indonesia pada kajiannya pada Jakarta, Kamis.

    Ketua bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed Jerome Powell memberikan keterangan di area hadapan Komite Lembaga Keuangan (Banking Committee) Senate (DPD) pada hari kedua rapat degan pendapatnya dalam Kongres (MPR) AS.

    Jerome Powell menegaskan kembali bahwa The Fed berada di sikap yang dimaksud baik, untuk mengawaitu pemangkasan suku bunga acuan hingga dampak naiknya harga dari kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat Donald Trump semakin jelas.

    Dengan kata lain, The Fed masih mempelajari dampak dari kebijakan tarif perdagangan Presiden Trump terhadap kebijakan moneter sebelum memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan.

    Dibuka menguat, IHSG bergerak ke teritori negatif sampai penutupan pertemuan pertama perdagangan saham. Pada pertemuan kedua, IHSG masih betah di tempat zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

    Berdasarkan Skala Sektoral IDX-IC, tujuh sektor menguat yaitu dipimpin sektor barang baku yang naik sebesar 0,89 persen, disertai oleh sektor keuangan serta sektor infrastruktur yang digunakan naik masing- masing sebesar 0,82 persen dan juga 0,61 persen.

    Sedangkan, empat sektor melemah yaitu sektor transportasi & logistik yang digunakan turun paling di sebesar 1,49 persen, disertai oleh sektor teknologi serta sektor sektor yang masing- masing turun sebesar 0,30 persen lalu 0,04 persen.

    Adapun saham-saham yang mana mengalami penguatan terbesar yaitu SAFE, INPS, JAST, DATA kemudian BALI Sedangkan saham-saham yang tersebut mengalami pelemahan terbesar yakni RGAS, BUVA, APEX, ASPI dan juga NZIA.

    Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.012.938 kali operasi dengan total saham yang dimaksud diperdagangkan sebanyak 21,11 miliar lembar saham senilai Rp14,81 triliun. Sebanyak 357 saham naik 246 saham menurun, serta 200 tidak ada bergerak nilainya.

    Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Angka Nikkei menguat 645,93 poin atau 0,31 persen ke 39.588,00, indeks Shanghai melemah 7,52 poin atau 0,22 persen ke 3.448,19, indeks Hang Seng melemah 149,27 poin atau 0,61 persen ke sikap 24.325,31, juga indeks Straits Times menguat 8,92 poin atau 0,24 persen ke 3.935,09.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan dalam situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • The Fed tahan suku bunga, IHSG berpotensi menguat

    The Fed tahan suku bunga, IHSG berpotensi menguat

    Ligapedia.news DKI Jakarta – Analis Phintraco Sekuritas Ratna Lim memproyeksikan Ukuran Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang bergerak menguat pada perdagangan Kamis, dengan sentimen utama akan berasal dari tingkat global.

    Sentimen utama akan berasal dari arah kebijakan The Fed, juga masih terkait dengan ketegangan geopolitik di dalam kawasan Timur Tengah.

    "Di sedang tekanan geopolitik eksternal yang digunakan meningkat dan juga minimnya sentimen positif baru, maka diperkirakan IHSG konsolidasi dalam kisaran 7.000 hingga 7.200," ujar Ratna Lim di dalam Jakarta, Kamis.

    Sesuai dengan perkiraan, The Fed mempertahankan suku bunganya tetap memperlihatkan pada level 4,25-4,5 persen. The Fed akan mencermati dampak tarif impor, sebelum memutuskan arah kebijakan suku bunga berikutnya.

    The Fed memperkirakan lebih banyak sedikit penurunan suku bunga tahun depan di tempat sedang perasaan khawatir tentang pertumbuhan yang digunakan melambat dan juga kenaikan harga yang mana lebih banyak cepat.

    The Fed mengindikasikan suku bunga acuan turun menjadi 3,9 persen pada tahun ini, mempertahankan perkiraan untuk dua kali penurunan suku bunga.

    Untuk tahun 2026, The Fed memperkirakan suku bunga turun menjadi 3,6 persen, atau naik dari perkiraan sebelumnya sebesar 3,4 persen pada bulan Maret. Untuk tahun 2027, The Fed merevisi suku bunga turun menjadi 3,4 persen, atau naik dari proyeksi sebelumnya 3,1 persen.

    Di sisi lain, pelaku bursa masih mencermati terkait dengan meningkatnya intensitas konflik antara Iran kemudian negeri Israel juga kegelisahan bahwa Amerika Serikat (AS) akan bergabung juga di konflik tersebut.

    Dari kawasan Eropa, Inflasi Inggris pada Mei 2025 menjadi 3,4 persen year on year (yoy) dari 3,5 persen (yoy) di tempat April 2025, sesuai dengan perkiraan. Inflasi pada Euro Area bulan Mei 2025 juga melambat menjadi 1,9 persen (yoy) dari 2,2 persen (yoy) di area April 2025.

    Dari di negeri, sesuai dengan perkiraan, Bank Indonesia (BI) mempertahankan BI Rate pada level 5,5 persen. Keputusan ini sejalan dengan pemuaian yang digunakan terkendali di kisaran target BI, stabilisasi nilai tukar rupiah di area sedang ketidakpastian global yang mana tinggi, dan juga untuk memacu perkembangan ekonomi.

    Pada perdagangan Rabu (18/6/2025), bursa saham Eropa mayoritas bergerak melemah, diantaranya indeks FTSE 100 Inggris menguat 0,11 persen, Euro Stoxx 50 melemah 0,36 persen, indeks DAX Jerman turun 0,50 persen, dan juga index CAC Prancis turun 0,36 persen.

    Bursa saham Amerika Serikat di dalam Wall Street ditutup variatif pada perdagangan Rabu (18/6/2025), indeks Dow Jones Industrial Average turun 01,0 persen, berakhir dalam 42.171,79. Angka S&P 500 jatuh 0,03 persen lalu ditutup pada 5.980,97, sementara Nasdaq Composite menguat 0,61 persen kemudian berakhir di dalam 19.546,83.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di dalam situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • IHSG Kamis dibuka melemah 4,73 poin

    IHSG Kamis dibuka melemah 4,73 poin

    Ligapedia.news Ibukota – Ukuran Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis pagi dibuka melemah 4,73 poin atau 0,07 persen ke sikap 7.103,06.

    Sementara, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 2,82 poin atau 0,36 persen ke sikap 789,94.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di tempat situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • IHSG melemah ikuti bursa kawasan Asia kemudian global

    IHSG melemah ikuti bursa kawasan Asia kemudian global

    Ligapedia.news Ibukota Indonesia – Skala Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis pagi bergerak turun mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia serta global.

    IHSG dibuka melemah 4,73 poin atau 0,07 persen ke tempat 7.103,06. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 2,82 poin atau 0,36 persen ke tempat 789,94.

    “Setelah IHSG tes support di level 7.100, IHSG berpeluang untuk short term teknikal rebound hari ini,” ujar Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman dalam Jakarta, Kamis.

    Dari mancanegara, Ketua The Fed Jerome Powell mengungkapkan bahwa pemuaian nilai barang kemungkinan akan meningkat selama musim panas, seiring mulai diberlakukannya tarif Presiden Negeri Paman Sam Donald Trump yang dimaksud berdampak dengan segera terhadap konsumen.

    The Fed mempertahankan suku bunga acuan dalam level 4,25-4,5 persen atau sesuai ekspektasi, namun pernyataan The Fed mengungkapkan bahwa sebagian pembuat kebijakan pada waktu ini memperkirakan bukan akan ada pemangkasan suku bunga mirip sekali pada tahun ini.

    Sementara itu, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sedang mempertimbangkan serangan militer terhadap Iran, sembari menuntut pemimpin Iran yaitu Ayatollah Ali Khamenei untuk "Menyerah Tanpa Syarat".

    Pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei menyatakan Iran tidaklah akan menyerah, lantaran sejarah tidak ada pernah menyatakan hal tersebut.

    Dari pada negeri, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 Juni 2025 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 5,50 persen, suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75 persen, lalu suku bunga Lending Facility sebesar 6,25 persen.

    Dari kawasan Eropa, naiknya harga Inggris pada Mei 2025 menjadi 3,4 persen year on year (yoy) dari 3,5 persen (yoy) dalam April 2025, sesuai dengan perkiraan. Inflasi di area Euro Area bulan Mei 2025 juga melambat menjadi 1,9 persen (yoy) dari 2,2 persen (yoy) di tempat April 2025.

    Dari kawasan Asia, ekspor Negeri Matahari Terbit tercatat turun 1,7 persen (yoy) pada Mei 2025, yang merupakan penurunan pertama di delapan bulan terakhir.

    Pada perdagangan Rabu (18/6), bursa saham Eropa mayoritas bergerak melemah, diantaranya indeks FTSE 100 Inggris menguat 0,11 persen, indeks Euro Stoxx 50 melemah 0,36 persen, indeks DAX Jerman turun 0,50 persen, kemudian index CAC Prancis melemah 0,36 persen.

    Bursa saham Negeri Paman Sam dalam Wall Street juga ditutup mayoritas turun pada perdagangan Rabu (18/6), indeks Dow Jones Industrial Average turun 01,0 persen, berakhir di dalam 42.171,79. Ukuran S&P 500 jatuh 0,03 persen lalu ditutup di area 5.980,97, sementara Nasdaq Composite menguat 0,61 persen kemudian berakhir di dalam 19.546,83.

    Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Nikkei melemah 302,65 poin atau 0,78 persen ke 38.585,50, indeks Shanghai melemah 11,69 poin atau 0,35 persen ke 3.377,76, indeks Hang Seng turun 238,69 poin atau 1,01 persen ke 24.048,00, dan juga indeks Strait Times melemah 11,28 poin atau 0,30 persen ke 3.909,33.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan dalam situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • IHSG ditutup melemah seiring lingkungan ekonomi cermati tensi di area Timur Tengah

    IHSG ditutup melemah seiring lingkungan ekonomi cermati tensi di area Timur Tengah

    Ligapedia.news Ibukota Indonesia – Ukuran Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup melemah seiring pelaku lingkungan ekonomi berada dalam mencermati meningkatnya konflik geopolitik dalam kawasan Timur Tengah.

    IHSG ditutup melemah 139,15 poin atau 1,96 persen ke sikap 6.968,64. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 17,95 poin atau 2,26 persen ke kedudukan 774,81.

    “IHSG kemudian bursa regional Asia bergerak melemah seiring sikap kegelisahan pelaku pangsa diguncang oleh meningkatnya konflik antara negara Israel juga Iran,” ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus di area Jakarta, Kamis.

    Amerika Serikat (AS) disebut sedang mempersiapkan serangan potensial terhadap Iran, yang digunakan meningkatkan perasaan khawatir terhadap ketidakstabilan regional yang tersebut lebih tinggi luas, dan juga keterlibatan Negeri Paman Sam yang digunakan lebih besar dalam.

    Hal itu dilatarbelakangi seiring Amerika Serikat mempertimbangkan kemungkinan konflik secara langsung dengan Iran. Pejabat senior Negeri Paman Sam sedang mempersiapkan kemungkinan serangan terhadap Iran di beberapa hari mendatang.

    Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah lama mengadakan rapat dengan Dewan Security Nasional untuk mendiskusikan konflik antara Iran serta Israel, sambil mempertimbangkan kemungkinan keterlibatan di serangan militer negeri Israel terhadap Iran.

    Hal itu berpotensi meningkatkan ketegangan internasional serta eskalasi konflik yang dimaksud dapat menyebabkan kerugian besar, juga dampak terhadap stabilitas regional kemudian hubungan diplomatik Negeri Paman Sam dengan negara-negara lain.

    Di sisi lain, The Fed di pertemuannya mempertahankan suku bunga pada level tetap saja 4.25-4.50 persen. Pasar menilai tindakan yang disebutkan setelahnya mempertimbangkan dengan berhati-hati di dalam sedang perasaan khawatir melawan dampak naiknya harga dari tarif Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

    Ketua The Fed Jerome Powell mengingatkan naiknya harga yang digunakan signifikan ke depan, bahwa kenaikan tarif dagang kemungkinan akan meningkatkan tarif dan juga menambah bahwa dampak terhadap naiknya harga bis lebih lanjut persisten. Sehingga ketidakpastian yang mana disebabkan oleh tarif mempersulit upaya bank sentral untuk melonggarkan kebijakan.

    Dibuka melemah, IHSG betah di tempat teritori negatif sampai penutupan pembukaan pertama perdagangan saham. Pada pembukaan kedua, IHSG masih betah di tempat zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

    Berdasarkan Angka Sektoral IDX-IC, sebelas atau semua sektor melemah yaitu paling pada sektor barang baku yang mana minus 3,98 persen, disertai oleh sektor transportasi & logistik lalu sektor energi yang masing-masing turun sebesar 3,58 persen juga 1,74 persen.

    Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu CSIS, LABA, NZIA, PTMR, juga BALI. Sedangkan saham-saham yang mana mengalami pelemahan terbesar yakni OBAT, CBUT, MBSS, IOTF, dan juga KOPI.

    Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.453.227 kali kegiatan dengan jumlah agregat saham yang diperdagangkan sebanyak 24,90 miliar lembar saham senilai Rp13,96 triliun. Sebanyak 92 saham naik, 571 saham menurun, lalu 139 tak bergerak nilainya.

    Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 256,17 poin atau 0,67 persen ke 38.567,50, indeks Hang Seng melemah 80,69 poin atau 0,53 persen ke 23.980,48, indeks Shanghai menguat 1,32 poin atau 0,04 persen ke 3.387,78, kemudian indeks Strait Times melemah 22,18 poin atau 0,57 persen ke 3.930,64.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan pada situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.