Tag: IBL

  • Rajawali Medan umumkan skuad untuk IBL All Indonesian 2025

    Rajawali Medan umumkan skuad untuk IBL All Indonesian 2025

    ligapedianews.com Ibukota Indonesia – Klub bola basket selama Pusat Kota Medan, Sumatera Utara, Rajawali Medan mengumumkan daftar skuad untuk mengikuti Indonesian Basketball League (IBL) All Indonesian 2025, yang dimulai pada 16 sampai dengan 31 Agustus.

    Berdasarkan unggahan pada akun media sosial Instagram (IG) klub @rajawali.idn, yang mana diambil pada Jakarta, Kamis, Julius Caesar Wongso akan mengawasi skuad atau daftar nama (rosters) pemain lokal yang tersebut berisi senior lalu divisi junior dari kelompok tersebut.

    Julius berumur 31 tahun itu, menjadi salah satu pemain senior yang dimaksud sudah lama membela Rajawali pada IBL.

    Pemain berposisi power forward/center itu akan berkolaborasi dengan Kresna Aji, selaku guard berumur 29 tahun yang juga menjadi salah satu pemain senior di area tim.

    Sedangkan Darryl Sebastian yang berusia 24 tahun, menjadi salah satu pemain muda dengan pengalaman yang digunakan banyak di dalam klub, yang mana bermarkas dalam GOR Universitas Negeri Medan (Unimed) tersebut.

    Pada turnamen yang mana bersaing untuk Piala Menteri Pemuda serta Olahraga (Menpora) RI itu, Rajawali menghadirkan 14 pemain yang nantinya berlaga dalam Solo, Jawa Tengah.

    Sementara, manajemen juga mengumumkan bahwa Maddies Abieza akan bertindak sebagai instruktur kepala, guna menggantikan peran Njoo Lie Fan atau yang dimaksud kerap disapa Arif Gunarto. Sebelumnya, Maddis merupakan asisten pembimbing dari Arif Gunarto.

    Berdasarkan jadwal penyelenggara, skuad Para Raja cukup berat untuk berjuang dari grup neraka atau A.

    Sebab, grup itu berisi berisi Satria Muda Pertamina Bandung (SM), Tangerang Hawks Basketball, Pacific Caesar Surabaya, Bima Perkasa Jogja, Dewa United Banten, dan juga Borneo Hornbills.

    Dalam grup tersebut, Dewa United berstatus sebagai juara IBL 2025, SM menjadi finalis di tempat IBL musim terakhir, juga Hawks masuk pada delapan besar sesi playoff.

    IBL All Indonesian 2025 diselenggarakan pada Solo, Jawa Tengah, tepatnya di dalam Indoor Stadium Manahan Solo.

    Format kompetisi masih identik seperti tahun lalu, yakni tak ada pemain asing, heritage atau berdarah campuran Indonesia, serta naturalisasi.

    Turnamen yang dimaksud disertai sebanyak 13 kelompok yang terbagi pada grup A juga B. Fase grup dimulai 16-24 Agustus. Kemudian semifinal hingga final pada 26-31 Agustus.

    Juara serta runner-up masing-masing grup berhak melaju ke fase semifinal. Juara grup A akan bertemu dengan runner-up grup B, serta berlaku sebaliknya.

    Babak semifinal dilaksanakan dengan format sistem gugur di satu laga. Sementara partai final dilangsungkan dengan format best of three.

    Berikut daftar nama (rosters) pemain Rajawali Medan untuk IBL All Indonesian 2025:

    1. Julius Caesar Wongso
    2. Kresna Kurnia Aji
    3. Andrian Danny
    4. David E. Frans
    5. Darryl Winata
    6. M. Bayu Syahputra
    7. Karel Nazwa
    8. Ferry Mingtoro
    9. Alexandro Manuel
    10. Willyam Beckham
    11. Jordan Oei
    12. Ryan Tandico
    13. Saddam Asyruna
    14. Vincent Wijaya

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan pada situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Satria Muda menerbitkan All Indonesian 2025 dengan menang telak berhadapan dengan Rajawali

    Satria Muda menerbitkan All Indonesian 2025 dengan menang telak berhadapan dengan Rajawali

    ligapedianews.com Ibukota Indonesia – Satria Muda Pertamina Bandung membuka langkah di dalam kejuaraan All Indonesian 2025 dengan kemenangan meyakinkan pasca menundukkan Rajawali Medan 84-56 pada laga pembuka di dalam GOR Manahan, Solo, Sabtu.

    Rajawali sempat memberikan perlawanan ketat pada lima menit awal kuarter pertama, sebelum Satria Muda menemukan ritme permainan serta mendominasi hingga akhir laga.

    Berdasarkan data pertandingan yang diambil dalam Jakarta, Sabtu, kelompok asuhan Youbel Sondakh unggul 45-27 di tempat paruh pertama, lalu memperlebar jarak menjadi 73-40 pada akhir kuarter ketiga, serta akhirnya menghentikan pertandingan dengan margin 28 poin.

    Seluruh pemain Satria Muda turut menyumbang nomor juga mendapat menit bermain minimal tujuh menit. Tiga rekrutan anyar, Pandu Wiguna, Yudha Saputera, kemudian Kelvin Sanjaya, secara langsung unjuk kemampuan.

    Julian Alexandre Chalias menjadi pencetak hitungan terbanyak dengan 11 poin juga enam rebound, sedangkan Widyanta Putra Teja dari bangku cadangan menambahkan 10 poin, enam assist, kemudian tiga rebound.

    Dari kubu Rajawali, Muhammad Bayu Keanu Syahputra tampil impresif dengan 14 poin yang dimaksud sebagian besar diciptakan dari paint area. Darryl Sebastian Winata juga menyumbang 12 poin.

    Meski begitu, Rajawali kesulitan menjaga bola dengan mencatat 23 turnovers yang berbuah 22 poin untuk lawan. Satria Muda juga efektif memanfaatkan fast break dengan menciptakan 24 poin.

    Hasil ini menempatkan Satria Muda pada puncak klasemen sementara Grup A. Mereka akan kembali bermain pada Mulai Pekan (18/8) menghadapi Bima Perkasa Jogjakarta. Sementara Rajawali harus segera bangkit oleh sebab itu telah ditunggu Borneo Hornbills pada laga berikutnya, Akhir Pekan (17/8).

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence dalam situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Rajawali bangkit di dalam laga kedua, kalahkan Borneo 87-80

    Rajawali bangkit di dalam laga kedua, kalahkan Borneo 87-80

    ligapedianews.com Ibukota Indonesia – Rajawali Medan berhasil bangkit setelahnya kalah pada laga perdana melawan Satria Muda Pertamina Bandung dengan mengalahkan Borneo Hornbilss 87-80 pada laga kedua IBL All Indonesian 2025 dalam GOR Manahan Solo, Minggu.

    Rajawali bermain efektif dalam kuarter empat dengan konsisten menjadi pemimpin poin tanpa pernah terkejar, pasca pada tiga kuarter sebelumnya harus mengatasi perlawanan Borneo dengan sengit.

    Darryl Winata menjadi pemimpin perolehan poin Rajawali dengan total 29 angka, pasca sebelumnya beliau mencetak 12 poin ketika melawan Satria Muda. Alexandro Manuel menambahkan 16 poin, kemudian Julius Wongso mencetak double-double 15 poin juga 10 rebound untuk Rajawali.

    Dari pihak Borneo Hornbills tidak berarti tiada bermain bagus. Mereka bermain apik di tempat luar garis busur dengan secara total memasukkan 17 tembakan tripoin dari total 33 upaya, atau tingkat akurasi 51 persen.

    Sementara tembakan dua poin mereka hanya saja masuk 8 kali, dari jumlah keseluruhan tembakan yang tersebut hampir identik yaitu 32 percobaan.

    Dari Borneo, Sevly Rondonuwu tidak ada kalah produktif dari Darryl Winata yang mana cuma beda satu poin. Rondonuwu mencatatkan data 28 angka, 7 rebound, lalu 1 steal dengan tujuh tembakan tripoin yang digunakan berhasil. Daniel Wenas turut menambahkan 18 poin kemudian 7 rebound.

    Rajawali Medan menjaga asa pada papan melawan klasemen Grup A dengan hasil 1 menang serta 1 kalah. Mereka akan kembali berkompetisi di tempat laga ketiga melawan Pacific Caesar Surabaya pada Selasa (19/8).

    Sementara Borneo Hornbills harus berjuang kembali Awal Minggu (18/8) melawan juara IBL 2025 Dewa United Banten Basketball.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di dalam situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Dewa United tumbangkan Hawks, Grup A All Indonesian 2025 kian sengit

    Dewa United tumbangkan Hawks, Grup A All Indonesian 2025 kian sengit

    ligapedianews.com DKI Jakarta – Dewa United Banten berhasil menghentikan laju positif Tangerang Hawks Basketball dengan kemenangan meyakinkan 70-52 di lanjutan pertandingan All Indonesian 2025 yang dijalankan di area GOR Manahan, Solo, Minggu, sekaligus memperketat persaingan di tempat Grup A.

    Laga yang digunakan berlangsung dalam GOR Manahan itu menjadi turnamen kebangkitan Dewa United yang digunakan tampil dominan di area putaran kedua dengan skuad muda mereka.

    Meski Hawks unggul pada jumlah agregat tembakan 80 berbanding 68, mereka itu kesulitan mengonversi prospek menjadi poin. Hawks hanya sekali mencatatkan akurasi tembakan sebesar 23 persen. Sementara Dewa United tampil lebih besar efisien, khususnya setelahnya jeda pertandingan dengan mencetak 39 poin dalam dua kuarter terakhir.

    Patrick Nikolas menjadi aktor utama kemenangan Dewa United lewat torehan 19 poin. Dari bangku cadangan, Bryan Fernando Korisano tampil impresif dengan 13 poin serta tujuh rebound.

    Erick Ibrahim Junior juga tampil solid dengan partisipasi double-double 12 poin juga 14 rebound. Tambahan 12 poin dari Dio Tirta Saputra melengkapi performa seimbang Dewa United di dalam laga ini.

    Sementara itu, Hawks semata-mata sanggup mengandalkan Gabriel Batistuta Risky yang dimaksud menyumbang 12 poin juga lima rebound, pada berada dalam kesulitan kolektif kelompok pada membongkar pertahanan lawan.

    Hasil ini menciptakan keempat pasukan pada Grup A miliki rekor imbang, masing-masing satu kemenangan serta satu kekalahan. Hawks dan juga Rajawali Medan ketika ini berada pada peringkat teratas, namun keunggulan itu bersifat sementara mengingat masih banyak pertandingan tersisa dalam sesi grup.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence pada situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Bima Perkasa bungkam Pacific Caesar 65-53

    Bima Perkasa bungkam Pacific Caesar 65-53

    ligapedianews.com DKI Jakarta – Bima Perkasa Jogja mencatatkan data kemenangan perdana merekan di dalam Turnamen All Indonesian 2025 usai mengalahkan Pacific Caesar Surabaya dengan skor 65-53 pada Akhir Pekan di malam hari (17/8) dalam GOR Manahan, Solo.

    Bermain dominan sejak kuarter awal, Bima Perkasa Jogja tak memberi ruang bagi Pacific Caesar Surabaya untuk berprogres sepanjang pertandingan. Tim asuhan Oleh Halim itu tampil solid dalam semua lini kemudian menghentikan pertandingan dengan keunggulan 12 poin.

    Kemenangan ini menjadi modal penting Bima Perkasa di tempat fase penyisihan Grup A Turnamen All Indonesian 2025, yang sekarang ini semakin kompetitif pasca lima dari tujuh regu telah lama meraih setidaknya satu kemenangan.

    Bima Perkasa tampil konsisten mengawasi skor sejak kuarter pertama. Mereka mampu membaca pola serangan Pacific dengan baik, khususnya pada mengantisipasi tembakan jarak terpencil yang mana menjadi andalan lawan. Di putaran pertama, Pacific semata-mata mampu memasukkan satu dari 12 percobaan tripoin.

    Berdasarkan data statistik pertandingan di dalam laman IBL, Pacific belaka mencetak tujuh tripoin dari 33 upaya sepanjang pertandingan. Akurasi yang digunakan rendah ini dimanfaatkan dengan baik oleh Bima Perkasa yang tetap saja menjaga keunggulan walau sempat mendapat tekanan di tempat akhir kuarter ketiga.

    Pacific memang sebenarnya sempat memangkas jarak menjadi dua poin di area penghujung kuarter ketiga. Namun, Bima Perkasa segera merespons dengan torehan 11 poin tanpa balas dalam awal kuarter keempat. Performa impresif ini menyebabkan merekan unggul 24-14 pada kuarter terakhir, sekaligus memverifikasi kemenangan serta menjatuhkan kekalahan kedua bagi Pacific di dalam pertandingan ini.

    Handri Satrya Santosa menjadi motor utama kemenangan dengan mencetak 17 poin serta tujuh rebound. Bantuan dari bangku cadangan datang lewat Yeremia yang tersebut menambahkan 12 poin. Sementara Jan Misael Panagan, Habib Ahmeda Annur, Avin Kurniawan, dan juga Joseph De Smet masing-masing menyumbang delapan poin.

    Di kubu Pacific, Gregorio Claudie Wibowo menjadi pencetak poin terbanyak dengan 18 poin, disertai oleh Daffa Dhoifullah dengan 15 poin serta delapan rebound.

    Sayangnya, pemain lain tampil kurang maksimal. M. Aulaz Ariezky Septano yang tersebut bermain hampir 31 menit, cuma mencetak tiga poin. Bangku cadangan Pacific pun belaka menyumbang 13 poin secara keseluruhan.

    Dengan hasil ini, Pacific harus puas menempati peringkat keenam klasemen sementara Grup A. Sebaliknya, kemenangan Bima Perkasa menyebabkan persaingan di area grup ini semakin terbuka.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di dalam situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Playoff IBL 2025 dimulai 28 Juni: Hal ini daftar 8 pasukan kemudian peta persaingan

    Playoff IBL 2025 dimulai 28 Juni: Hal ini daftar 8 pasukan kemudian peta persaingan

    https://ligapedianews.com/ Ibukota – Babak playoff Indonesian Basketball League (IBL) 2025 akan segera dimulai pasca seluruh pertandingan pekan ke-20 atau pekan terakhir putaran reguler rampung digelar. Fase penentuan juara IBL musim ini dijadwalkan berlangsung mulai 28 Juni hingga 2 Agustus 2025.

    Playoff IBL 2025 akan diawali dengan putaran perempat final atau 8 besar yang tersebut mempertemukan delapan regu terbaik dari klasemen akhir musim reguler. Pertemuan antar-tim di fase ini ditentukan berdasarkan sistem unggulan atau seed akhir, yaitu regu peringkat 1 menghadapi peringkat 8, peringkat 2 melawan peringkat 7, peringkat 3 vs 6, serta peringkat 4 kontra peringkat 5.

    Mengacu pada format yang sebanding seperti musim sebelumnya, seluruh pertandingan playoff akan menggunakan sistem best of three, artinya pasukan yang tersebut terlebih dahulu meraih dua kemenangan akan melaju ke fase berikutnya. Dalam format ini, pasukan dengan peringkat klasemen lebih besar tinggi akan mendapat keuntungan tampil sebagai tuan rumah pada laga penentuan, apabila skor imbang 1-1 hingga gim kedua.

    Jadwal lengkap playoff terdiri dari fase perempat final, semifinal, hingga final yang tersebut seluruhnya akan dilakukan di rentang waktu 28 Juni sampai 2 Agustus 2025. Lokasi pertandingan akan mengikuti sistem kandang-tandang dengan mempertimbangkan keunggulan seed masing-masing tim.

    Menjelang penutupan sesi reguler, persaingan memuncak terjadi dalam papan berhadapan dengan klasemen. Pelita Jaya Basketball Ibukota Indonesia menjadi sorotan sebab masih menyisakan tiga pertandingan pada pekan ke-20. Hal ini memberikan potensi besar bagi kelompok asuhan Justin Tatum untuk merebut tempat puncak klasemen dari tangan Dewa United Banten yang pada masa kini berada di tempat urutan pertama dengan 46 poin dari 25 laga.

    Pelita Jaya yang mana berada di dalam tempat keempat sementara dengan 43 poin dari 23 pertandingan, berpotensi mengoleksi hingga enam poin tambahan apabila menyapu bersih seluruh laga tersisa. Menariknya, laga penentu peringkat juara fase reguler akan tersaji pada Hari Sabtu akhir pekan ini ketika Pelita Jaya berhadapan secara langsung dengan Dewa United. Jika Pelita Jaya meraih dua kemenangan sebelumnya juga kalah dari Dewa United, maka penentuan pemuncak klasemen akan bergantung pada selisih skor dari dua rapat mereka musim ini.

    Berikut daftar regu yang tersebut masuk fase playoff IBL Gopay 2025:

    1. Dewa United Banten
    2. RANS Simba Bogor
    3. Satria Muda Pertamina Jakarta
    4. Pelita Jaya Jakarta
    5. Kesatria Bengawan Solo
    6. Hangtuah Jakarta
    7. Prawira Bandung
    8. Tangerang Hawks

    Dengan fase playoff yang tersebut akan segera digelar, seluruh regu sekarang mempersiapkan diri dengan optimal untuk tampil kompetitif pada perebutan gelar kejuaraan juara IBL 2025.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di area situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Satria Muda Pertamina DKI Jakarta libas Bima Perkasa Jogja 80-65

    Satria Muda Pertamina DKI Jakarta libas Bima Perkasa Jogja 80-65

    Ligapedia.news DKI Jakarta – Satria Muda Pertamina DKI Jakarta melibas Bima Perkasa Jogja dengan skor 80-65 pada pertandingan ke-16 Indonesian Basketball League (IBL) 2025 dalam GOR Pancasila UGM Yogyakarta, Kamis.

    Satria Muda melanjutkan kemenangan beruntun berhadapan dengan Bima Perkasa sejak 2020. Satria Muda comeback dalam kuarter keempat dengan keunggulan 27-6 untuk mengakhiri perlawanan Bima Perkasa, demikian catatan laman resmi IBL.

    Bima Perkasa bermain bagus dalam kuarter pertama. Mereka memberikan kejutan dengan cuma terpaut satu bilangan bulat ketika turun minum (38-39).

    Satria Muda terlalu memaksakan untuk bermain pick-and-roll, yang justru merugikan mereka. 12 turnovers dari Satria Muda di tempat sesi pertama adalah catatan yang mana buruk untuk mengawali pertandingan penting ini.

    Bima Perkasa yang terlena dengan tiga kuarter akhirnya tidak ada siap menghadapi comeback Satria Muda di area kuarter keempat.

    Tamu bermain dengan transisi cepat, juga menempatkan Wendell Lewis sebagai ujung tombak untuk menghukum lemahnya pertahanan di tempat paint area. Lewis mencetak 12 poin di dalam kuarter keempat untuk melengkapi kontribusi 16 poinnya dalam laga ini.

    Le'Bryan Nash menjadi tulang punggung utama Satria Muda dengan catatan 30 poin, memasukkan sembilan tembakan dari 13 attempt. Menambahkan 12 poin serta tiga assist pada 30 menit di dalam lapangan.

    Sementara Julian Chalias tampil solid dengan 12 poin juga delapan rebound dari bangku cadangan.

    Tuan rumah sempat unggul delapan poin di tempat laga tersebut. Tetapi penampilan bagus Bima Perkasa terjadi dalam tiga kuarter saja. Kesalahan sendiri menimbulkan dia bukan mampu bangkit di dalam kuarter keempat.

    Bima Perkasa akhirnya menelan kekalahan ke-14 dari 16 laga. Kierell Green mencatatkan double-double 12 poin dan juga 15 rebound. Keljin Blevins menjadi top score Bima Perkasa dengan catatan 23 poin.

    Satria Muda sekarang punya 13 kemenangan dari 16 laga. Rekor dia (13-3) identik dengan pemuncak klasemen sementara, Dewa United Banten

  • Apa itu pemain heritage di IBL? Berikut penjelasan dan juga contohnya

    Apa itu pemain heritage di IBL? Berikut penjelasan dan juga contohnya

    https://ligapedianews.com/ Ibukota – Indonesian Basketball League (IBL) memiliki beberapa kategori pemain berdasarkan status kewarganegaraan serta keturunan, salah satunya adalah pemain heritage.

    Pemain heritage merupakan pemain yang dimaksud mempunyai kewarganegaraan selain Indonesia tetapi memiliki garis keturunan Indonesia dari keluarganya.

    Status ini diberikan terhadap pemain yang digunakan miliki hubungan darah hingga dua tingkat, yaitu dari ayah, ibu, kakek, atau nenek yang digunakan berkewarganegaraan Indonesia.

    Syarat pemain heritage

    Agar dapat dikategorikan sebagai pemain heritage, pribadi pemain harus memiliki dokumen sah yang mana membuktikan garis keturunannya. Dokumen yang disebutkan mampu berupa:

    • Akta kelahiran
    • Paspor
    • KTP
    • Kartu Keluarga dari orang tua atau kakek-nenek
    • Bukti hubungan keluarga yang sah

    Selain dokumen keturunan, pemain heritage juga harus memenuhi persyaratan administratif lainnya, seperti:

    • Visa,
    • Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS),
    • Letter of Clearance (LOC) dari FIBA.

    Pemain heritage mempunyai keistimewaan pada regulasi IBL, lantaran mereka itu dapat bermain bersatu pemain asing di satu tim. Meskipun demikian, mengingat total pemain lokal naturalisasi kemudian heritage yang terbatas, liga tiada mewajibkan setiap klub untuk memiliki pemain dengan status tersebut.

    Daftar pemain heritage pada IBL musim 2025

    Pada musim 2025, terdapat lima pemain heritage yang mana berpartisipasi pada IBL, yaitu:

    1. Devon Doekele Van Oostrum (Rans Simba Bogor)

    Devon miliki darah Indonesia dari neneknya yang mana berasal dari Subang, Jawa Barat. Pada musim 2024, ia menunjukkan performa impresif dengan rata-rata 15,2 poin per gim (PPG), 6,3 rebound per gim (RPG), 8,7 assist per gim (APG), serta 1,8 steal per gim (SPG).

    2. Anthony Metten (Kesatria Bengawan Solo)

    Berasal dari Belanda, Metten memiliki garis keturunan Indonesia dari neneknya yang mana berasal dari Jakarta. Kehadirannya dalam pasukan Kesatria Bengawan Solo diharapkan dapat meningkatkan kekuatan skuad pada musim ini.

    3. Reo Sakai (Bali United Basketball Club)

    Pemain berdarah campuran Jepang-Indonesia ini memiliki seseorang ayah yang mana berasal dari Jembrana, Bali, sehingga pemilihan Bali United Basketball Club sebagai timnya menjadi sangat tepat dikarenakan berkaitan dengan asal-usul keluarganya.

    4. Xavier Ford (Borneo Hornbills)​​​​​​​

    Xavier Ford memiliki darah Indonesia dari ibunya yang mana berasal dari Jakarta. Musim ini, ia bergabung dengan Borneo Hornbills juga siap memberikan kontribusi maksimal bagi timnya.

    5. Frank Victor Johnson (Pacific Caesar Surabaya)​​​​​​​

    Frank Victor Johnson merupakan pemain selama Amerika Serikat yang digunakan mempunyai keturunan Indonesia dari neneknya yang tersebut berasal dari Papua. Selain itu, ia juga dikenal sebagai pemain basket di dalam Filipina sebelum bergabung dengan IBL.

    Peran pemain heritage di IBL

    Hadirnya pemain heritage menciptakan kompetisi IBL semakin kompetitif lalu menarik untuk disaksikan. Kehadiran dia memberikan warna baru pada persaingan liga akibat mereka itu mempunyai pengalaman kemudian kemampuan bermain di tempat level internasional.

    Selain itu, status merek yang digunakan setara dengan pemain naturalisasi memungkinkan merek untuk bermain dengan dua pemain asing di satu tim, sehingga strategi permainan regu menjadi lebih banyak variatif.

    Secara keseluruhan, pemain heritage mempunyai kontribusi besar di perkembangan IBL, baik dari segi kualitas permainan maupun daya tarik liga bagi penggemar bola basket di dalam Indonesia.

  • Daftar pemain asing serta naturalisasi Pelita Jaya di area IBL 2025

    Daftar pemain asing serta naturalisasi Pelita Jaya di area IBL 2025

    https://ligapedianews.com/ Ibukota – Turnamen basket tanah air atau IBL kali ini kembali tampil dengan beberapa jumlah pemain asing kemudian naturalisasi yang berkualitas, deretan nama-nama baru hingga nama lama yang tersebut telah lama tidaklah asing lagi siap bertarung memberikan yang digunakan terbaik untuk regu yang tersebut dibela.

    Salah satunya, yaitu regu Pelita Jaya yang dimaksud juga miliki deretan nama pemain asing serta juga pemain naturalisasi yang digunakan mumpuni untuk kiprahnya dalam IBL dan juga BCL 2025.

    Klub yang digunakan berstatus juara bertahan IBL itu akan kembali berlaga di dalam dua kompetisi, yakni Indonesian Basketball League (IBL) serta Basketball Champions League (BCL) Asia.

    Meski akan menghadapi jadwal berat kemudian padat, pembimbing Johannis Winar cukup yakin akan mampu mengatasi berbagai kendala yang mana ada.

    Sejauh ini Pelita Jaya Ibukota Indonesia telah dilakukan mengukir rekor sempurna 3-0 di area pekan ketiga, sejalan dengan ambisi merekan mempertahankan gelar kejuaraan juara. Tim dengan syarat DKI Jakarta ini memiliki pertahanan yang digunakan solid dengan cuma kemasukan rata-rata 66,0 poin per game, sementara mereka itu mencetak rata-rata 77,0 poin per game. Dominasi juara bertahan mulai terasa, kemudian lawan-lawan dia harus bekerja lebih tinggi keras untuk menghentikan laju Pelita Jaya musim ini.

    Catatan impresif ini juga tak terlepas dari para pemain asing lalu naturalisasi berkualitas mereka itu yang digunakan turut mengangkat performa pasukan di setiap laganya.

    Berikut daftar pemain asing lalu naturalisasi Pelita Jaya di area IBL 2025.

    Pemain asing
    1. James L Dickey III
    Posisi: Centre
    Tinggi: 208 cm
    Negara: Amerika Serikat

    2. Jaquori Curtis Mclaughlin
    Posisi: Guard
    Tinggi: 188 cm
    Negara: Amerika Serikat

    3. Kevin Ornell Chapman McDaniels
    Posisi: Forward
    Tinggi: 197 cm
    Negara: Amerika Serikat

    Pemain naruralisasi

    1. Jerome Anthony Beane JR
    Posisi: Guard
    Tinggi: 180 cm
    Negara: Indonesia – Amerika Serikat

    2. Brandon Van Dorn Jawato
    Posisi: Forward
    Tinggi: 193 cm
    Negara: Indonesia – Amerika Serikat

    Hadirnya sederet pemain asing berkualitas tentunya akan memberikan daya saing yang mana tambahan tinggi untuk kompetisi juga perkembangan bola basket Indonesia yang digunakan pada masa kini diproyeksikan sebagai motor penggerak ekonomi. Dengan peluang besar yang digunakan dimiliki, bola basket diyakini dapat berprogres menjadi lapangan usaha yang dimaksud lebih tinggi pesat ke depannya.

    Meski bola basket belum sepopuler sepak bola atau bulutangkis pada Indonesia, olahraga ini miliki basis penggemar loyal yang mana terus berkembang dari waktu ke waktu.

  • Jadwal lengkap Pelita Jaya pada BCL Asia 2025

    Jadwal lengkap Pelita Jaya pada BCL Asia 2025

    https://ligapedianews.com/ Ibukota Indonesia – Tim basket dengan syarat Jakarta, yakni Pelita Jaya Basketball akan kembali mengarungi perjalanannya di kompetisi Basketball Champions League Asia 2025 atau BCL Asia sebagai satu-satunya perwakilan dari Indonesia.

    Tim juara IBL 2024 asuhan Johannis Winar ini akan memulai pertarungannya pada tanggal 27 Maret dengan bertandang ke Kuala Lumpur guna menghadapi NS Matrix Deers di laga perdana.

    Dalam kejuaraan ini, regu selama Ibukota Indonesia yang disebutkan tergabung di area Grup A zona Timur dengan Taoyuan Pauian Pilots, NS Matrix Deers, lalu Bishrelt Metal. Sementara Grup B dihuni oleh New Taipei Kings, HI Tech Basketball Club, Ulaanbatar Xac Broncos, juga Adroit Club.

    Jadwal lengkap Pelita Jaya di dalam BCL 2025

    Putaran penyisihan grup:

    • 27 Maret 2025: vs NS Matrix Deers dalam Kuala Lumpur
    • 5 April 2025: vs Bishrelt Metal dalam Jakarta
    • 6 April 2025: vs Taoyuan Pauian Pilots di area Jakarta
    • 8 April 2025: vs NS Matrix Deers di dalam Jakarta
    • 27 April 2025: vs Taoyuan Pauian Pilots di dalam New Taipei City
    • 14 Mei 2025: vs Bishrelt Metal di area Ulaanbaatar.

    Putaran Asia-East Final 4:

    • 30 Mei – 1 Juni 2025

    BCL Asia 2025:

    • 9-15 Juni 2025

    Dengan adanya jadwal padat di tempat kompetisi internasional ini, kiprah Pelita Jaya di tempat IBL 2024 pun mengalami sedikit keterlambatan.

    Pelita Jaya baru melakoni lima laga pada enam pekan ini, baik kandang maupun tandang. Sedangkan klub lainnya rata-rata telah melakoni sembilan atau sepuluhan laga sejak musim bergulir pada 11 Januari.

    Sejak manajemen IBL mengumumkan jadwal musim kompetisi 2025 pada Agustus 2024, pada ketika bersamaan terkonfirmasi bahwa periode pelaksanaan BCL akan mulai pada Januari 2025 atau mirip dengan liga bola basket kasta tertinggi di area Indonesia tersebut.

    Merespons hal itu, IBL sempat mengubah serta menyesuaikan sebagian jadwal yang terkait lalu perlu menyediakan periode waktu tertentu bagi Pelita Jaya pada periode Januari 2025, sehingga pelopor merilis pembaharuan jadwal pada November 2024.

    Namun, seiring dengan perkembangan yang dimaksud ada, periode BCL kembali mengalami perubahan jadwal sehingga menciptakan periode yang telah ditingkatkan sebelumnya bergabung mengalami perubahan jadwal kembali.

    BCL Asia 2025 baru mengumumkan hasil final drawing pada 27 Januari dan juga jadwal lengkap pertandingan dirilis pada 4 Februari.

    Fakta itu bukan memungkinkan bagi IBL untuk melakukan inovasi kembali pada sebagian besar jadwal bermain klub-klub IBL, dikarenakan berbagai kendala operasional yang bukan bisa saja segera berubah.

    Dengan begitu, maka Pelita Jaya mengalami jumlah total pertandingan yang dimaksud lebih besar sedikit pada awal musim ini.