Tag: IBL Gopay 2025

  • Debut ahli baru berjalan manis, Tangerang Hawks kalahkan Pacific

    Debut ahli baru berjalan manis, Tangerang Hawks kalahkan Pacific

    ligapedianews.com Ibukota – Debut pembimbing anyar Tangerang Hawks Basketball, Slavoljub Gorunovic, berjalan manis dengan berhasil mengalahkan Pacific Caesar Surabaya dengan skor 83-78, pada hari perdana pertandingan All Indonesian 2025, di tempat GOR Manahan, Solo, Sabtu.

    Berdasarkan laman IBL yang tersebut dikutipkan di dalam Jakarta, laga Grup A itu berlangsung ketat sejak awal kuarter hingga akhir.

    Tercatat lima kali skor imbang kemudian 16 kali terjadi pergantian keunggulan, juga tidak ada satu pun regu mampu unggul dengan selisih (margin) dua digit hitungan sepanjang laga.

    Pacific yang mana dilatih Andika Supriadi Saputra atau kerap disapa Bedu, sempat menyembunyikan fase pertama dengan keunggulan tipis 42-41.

    Bahkan, dia mencatatkan jarak sembilan poin (59-50) pada kuarter ketiga yang dimaksud menjadi selisih terbanyak di tempat laga tersebut.

    Namun kesempatan itu gagal dipertahankan. Hawks mampu membalas dengan torehan 33 poin pada 15 menit terakhir untuk menjamin kemenangan perdana di area kompetisi khusus pemain lokal IBL.

    Kontribusi pemain cadangan menjadi faktor pembeda pada laga ini. Dari total poin Hawks, 44 di area antaranya datang dari barisan pemain pengganti.

    Dimulai dari Habib Tito Aji yang dimaksud tampil paling produktif dengan mencetak 17 poin. Dia didukung Nickson Damara Gosal yang dimaksud menyumbang 13 poin.

    Tiga pemain lain, yakni Justin Jaya Wiyanto, Andrew William Lensun, serta Gabriel Batistuta Risky, masing-masing menambahkan 12, 12, juga 11 poin.

    Sebaliknya Pacific lebih tinggi mengandalkan pemain inti. Gregorio Claudie Wibowo menjadi pencetak hitungan terbanyak dengan 24 poin, sembilan rebound, juga empat assist.

    Aulaz Ariezky Septano turut berkontribusi besar lewat 23 poin, tujuh rebound, dan juga lima assist, juga Daffa Dhoifullah menambah 14 poin.

    Namun pemain cadangan Pacific hanya sekali menyumbang sembilan poin, sehingga kesulitan memberi perlawanan lebih tinggi sangat jauh di tempat akhir laga.

    Hasil ini menjadi modal penting bagi Hawks yang baru sekadar melakukan pergantian pelatih. Slavoljub Gorunovic yang mana berasal Serbia, menggantikan peran Antonius Joko Endratmo sebagai pembimbing kepala.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan pada situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Jadwal lengkap kompetisi All Indonesian 2025

    Jadwal lengkap kompetisi All Indonesian 2025

    ligapedianews.com Ibukota Indonesia – Turnamen All Indonesian 2025 berlangsung di dalam Indoor Stadium Manahan, Solo, Jawa Tengah, pada 16-31 Agustus 2025, dengan melibatkan 13 klub yang dimaksud terbagi melawan tujuh pasukan grup A serta enam pasukan pada grup B.

    Berdasarkan data IBL yang tersebut dikutipkan pada Jakarta, Sabtu, pertandingan yang pesertanya hanya sekali boleh menurunkan pemain lokal itu menggunakan format penyisihan grup hingga putaran final.

    Babak penyisihan grup dimulai pada 16-24 Agustus dengan empat pertandingan setiap harinya di sistem single round robin atau sekali rapat antar penghuni grup.

    Setelah itu, dua pasukan terbaik dari masing-masing grup melaju ke semifinal yang tersebut dimulai pada 26 Agustus. Sedangkan partai final dijadwalkan dengan sistem best of three pada 28, 30, lalu 31 Agustus (jika diperlukan).

    Babak semifinal berlangsung dengan mempertemukan juara grup A melawan runner-up grup B, juga juara grup B menghadapi runner-up grup A.

    Grup A dihuni Rajawali Medan, Satria Muda Pertamina Bandung, Tangerang Hawks Basketball, Pacific Caesar Surabaya, Bima Perkasa Jogja, Dewa United Banten, serta Borneo Hornbills.

    Sementara grup B diisi oleh Hangtuah Jakarta, Bali United Basketball, Pelita Jaya Basketball (Jakarta), Kesatria Bengawan Solo, Satya Wacana Salatiga, juga Rans Simba Bogor.

    Berikut jadwal lengkap:

    1. Sabtu, 16 Agustus
    – 11.30 WIB: Rajawali Medan vs Satria Muda Pertamina Bandung.

    – 14.00 WIB: Tangerang Hawks vs Pacific Caesar Surabaya.

    – 16.30 WIB: Bali United Basketball vs Pelita Jaya Basketball.

    – 19.00 WIB: Hangtuah Ibukota Indonesia vs Kesatria Bengawan Solo.

    2. Minggu, 17 Agustus
    – 11.30 WIB: Rajawali Medan vs Borneo Hornbills.

    -14.00 WIB: Tangerang Hawks vs Dewa United Banten.

    – 16.30 WIB: Pacific Caesar Surabaya vs Bima Perkasa Jogja.

    – 19.00 WIB: Satya Wacana Salatiga vs RANS Simba Bogor.

    3. Senin, 18 Agustus
    – 11.30 WIB: Hangtuah Ibukota vs Bali United Basketball.

    – 14.00 WIB: Pelita Jaya Basketball vs Kesatria Bengawan Solo.

    – 16.30 WIB: Satria Muda Pertamina Bandung vs Bima Perkasa Jogja.

    – 19.00 WIB: Dewa United Banten vs Borneo Hornbills.

    4. Selasa, 19 Agustus
    – 11.30 WIB: Rajawali Medan vs Pacific Caesar Surabaya.

    – 14.00 WIB: Bali United Basketball vs Satya Wacana Salatiga.

    – 16.30 WIB: Satria Muda Pertamina Bandung vs Tangerang Hawks.

    – 19.00 WIB: Kesatria Bengawan Solo vs RANS Simba Bogor.

    5. Rabu, 20 Agustus
    – 11.30 WIB: Bima Perkasa Jogja vs Borneo Hornbills.

    – 14.00 WIB: Pacific Caesar Surabaya vs Dewa United Banten.

    – 16.30 WIB: Pelita Jaya Basketball vs Satya Wacana Salatiga.

    – 19.00 WIB: Hangtuah Ibukota vs RANS Simba Bogor.

    6. Kamis, 21 Agustus
    – 11.30 WIB: Bali United Basketball vs Kesatria Bengawan Solo.

    – 14.00 WIB: Rajawali Medan vs Dewa United Banten.

    – 16.30 WIB: Tangerang Hawks vs Bima Perkasa Jogja.

    – 19.00 WIB: Satria Muda Pertamina Bandung vs Borneo Hornbills.

    7. Jumat, 22 Agustus
    -11.30 WIB: Bali United Basketball vs RANS Simba Bogor.

    – 14.00 WIB: Kesatria Bengawan Solo vs Satya Wacana Salatiga.

    – 16.30 WIB: Rajawali Medan vs Tangerang Hawks.

    – 19.00 WIB: Satria Muda Pertamina Bandung vs Pacific Caesar Surabaya.

    8. Sabtu, 23 Agustus
    – 11.30 WIB: Bima Perkasa Jogja vs Dewa United Banten.

    – 14.00 WIB: Pelita Jaya Basketball vs RANS Simba Bogor.

    – 16.30 WIB: Hangtuah Ibukota vs Satya Wacana Salatiga.

    – 19.00 WIB: Pacific Caesar Surabaya vs Borneo Hornbills.

    9. Minggu, 24 Agustus
    – 11.30 WIB: Rajawali Medan vs Bima Perkasa Jogja.

    – 14.00 WIB: Satria Muda Pertamina Bandung vs Dewa United Banten.

    – 16.30 WIB: Hangtuah DKI Jakarta vs Pelita Jaya Basketball.

    – 19.00 WIB: Tangerang Hawks vs Borneo Hornbills.

    10. Selasa, 26 Agustus (semifinal)
    – Juara grup A vs runner-up grup B (jam berkompetisi belum ditentukan IBL).

    – Juara grup B vs runner-up grup A. (jam berjuang belum ditentukan IBL).

    11. Kamis, 28 Agustus (laga pertama final).

    12. Sabtu, 30 Agustus (laga kedua final).

    13. Minggu, 31 Agustus (laga ketiga final/jika diperlukan).

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di area situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pembangunan pemain muda jadi fokus Dewa United

    Pembangunan pemain muda jadi fokus Dewa United

    ligapedianews.com Ibukota – Manajer Dewa United Banten Zaki Iskandar mengungkapkan pengembangan pemain muda menjadi fokus timnya pada Indonesian Basketball League (IBL) All Indonesian 2025 di area GOR Manahan, Solo, pada 16-31 Agustus.

    Menurut Zaki, menjadi juara IBL 2025 adalah momen bersejarah bagi klub, tetapi mempertahankan prestasi sangat lebih besar menantang, sehingga proses regenerasi harus kuat.

    "Pengembangan pemain muda berjenjang menjadi prioritas utama agar klub masih kompetitif di area masa depan," kata Zaki di laman klub ini di dalam Jakarta, Sabtu.

    Oleh akibat itu, untuk menghadapi kompetisi khusus pemain lokal itu klub ini menghadirkan semangat baru dengan menurunkan para pemain muda.

    Keputusan itu diambil sebagai bagian dari strategi jangka panjang menjaga kesinambungan prestasi, pasca menjuarai IBL musim ini, yang digunakan merupakan penghargaan pertama pada sejarah klub tersebut.

    Zaki menambahkan, skuad itu sudah pernah berangkat ke Solo sejak Hari Jumat (15/8), guna memulai persiapan intensif.

    Pelatih kepala yang digunakan baru, Eduardo Ramiro, mengawasi secara langsung tim, dibantu asisten ahli Yurifan Hosen, guna meracik strategi agar pemain muda tampil optimal di area panggung kompetitif.

    Meski menurunkan skuad muda kemudian memprioritaskan pengembangan masa depan, Dewa United tetap memperlihatkan memiliki target pencapaian terbaik di kompetisi ini.

    "Kami percaya para pemain muda miliki kualitas dan juga mental kuat, makanya target kami jelas, yakni tampil maksimal lalu bersaing meraih hasil terbaik," kata Zaki.

    Keputusan mengistirahatkan beberapa orang pemain utama seperti Arki Wisnu, Kaleb Ramot Gemilang, Hardianus, juga Rio Disi, menjadi momen untuk membuka kesempatan bagi talenta muda untuk membuktikan diri.

    Di antara pemain yang digunakan dibawa Dewa United adalah Coby kemudian Kennie, yang pernah dikirim klub untuk menimba pengalaman pada klub Spanyol Joventut Badalona.

    Dewa United Banten tergabung di Grup A sama-sama Rajawali Medan, Satria Muda Pertamina Bandung, Tangerang Hawks Basketball, Pacific Caesar Surabaya, Bima Perkasa Jogja, juga Borneo Hornbills.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI pada situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Reza Guntara pimpin Pelita Jaya tundukkan Kesatria Bengawan Solo

    Reza Guntara pimpin Pelita Jaya tundukkan Kesatria Bengawan Solo

    ligapedianews.com DKI Jakarta – Pebasket Pelita Jaya Ibukota Reza Guntara mengatur timnya menundukkan Kesatria Bengawan Solo dengan 81-75, di pertandingan Grup B IBL All Indonesian 2025, dalam GOR Manahan, Solo, Hari Senin siang.

    Berdasarkan statistik pertandingan dalam Jakarta, Senin, Reza membukukan 17 poin yang tersebut merupakan perolehan poin tertinggi di laga ini.

    Torehan itu ditambah dengan empat rebound, tiga assist, selama 34 menit 32 detik bermain.

    Agassi Goantara membuka kran skor Pelita Jaya melalui fade away shot. Tak berselang lama, giliran Reza menambah skor lewat driving layup.

    Hingga hampir 3 menit berjalan, Kesatria tak mampu mencetak poin sampai akhirnya Abraham Wenas memecah kebuntuan lewat tembakan tiga nomor untuk menyebabkan skor berubah 3-12.

    Namun, Reza yang tersebut sedang membara, membalas secara beruntun melalui fade away shot serta lemparan bebas.

    Pada kuarter kedua serta ketiga, laga masih berlangsung ketat antarkedua tim.

    Sampai akhir kuarter ketiga skor semata-mata berselisih 1 pada 56-55 untuk keunggulan Pelita Jaya yang digunakan dilatih oDavid Singleton.

    Reggie Mononimbar kemudian membukukan poin beruntun pada waktu 2,5 menit kuarter keempat berjalan.

    Ditambah jump shot Reza kemudian tembakan tiga hitungan Prastawa, skor berubah 69-62.

    Setelah itu, Kesatria yang dimaksud dikomandoi Milos Pejic tak mampu mengejar ketertinggalan hingga kuarter keempat pada waktu laga ditutup dengan 75-81.

    Hasil yang dimaksud menciptakan Pelita Jaya mencatatkan data dua kemenangan beruntun, pasca mengalahkan Bali United Basketball 80-64 pada Hari Sabtu pekan lalu.

    Sementara Kesatria dua kali kalah berturut-turut, pasca juga ditundukkan Hangtuah Ibukota dengan 58-80.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di area situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Erick Ibramim ingin Dewa United kurangi salah umpan

    Erick Ibramim ingin Dewa United kurangi salah umpan

    ligapedianews.com Ibukota – Pebasket muda Dewa United Banten, Erick Ibrahim Junior, menginginkan timnya menurunkan salah umpan atau turnover pada waktu melawan Borneo Hornbills, pada pertandingan Grup A IBL All Indonesian 2025 di tempat GOR Manahan, Solo, hari ini pukul 19.00 WIB.

    Dia menilai timnya melakukan banyak turnover pada waktu mengalahkan Tangerang Hawks Basketball 70-52 sehingga menguntungkan lawan pada mencetak angka.

    "Saya pikir kami bermain dengan baik, tetapi turnover kami mencapai 25 kali, jadi kelompok perlu memperbaiki penguasaan bola lalu set-play agar tak terlalu berbagai kehilangan bola," kata ia di laman klub itu pada Jakarta, Senin.

    Angka turnover itu cukup tinggi dibandingkan lawannya yang digunakan 15 kali sehingga tak boleh diulangi.

    Pada pertandingan melawan Hawks, Dewa harus bekerja keras meladeni permainan tempo cepat dan juga ketat lawan.

    Skor imbang 16-16 menyembunyikan kuarter pertama, tapi Dewa menghentikan kuarter kedua dengan 31-27.

    Mereka semakin solid pada kuarter ketiga dan juga keempat, sampai memperlebar jarak menjadi 53-39 pada akhir kuarter ketiga dan juga menghentikan laga dengan selisih 18 poin.

    Patrick Nikolas tampil gemilang dengan 19 poin juga empat rebound, sedangkan Bryan Korisano mencetak 13 poin kemudian tujuh rebound.

    Penampilan luar biasa ditunjukkan Erick Ibrahim Junior yang mencetak double-double dengan 12 poin dan juga 14 rebound, ditambah tiga assist.

    Dio Tirta Saputra turut berkontribusi lewat 12 poin dan juga tiga rebound.

    Pelatih memberi kesempatan bermain untuk beberapa pemain muda bertalenta dari skuad elite, yakni Coby Jennings, Elang Rajendra Dewanto, Ralph Christophus Mulia, serta Sean Arya Dauhiong.

    Kemenangan melawan Tangerang Hawks menjadi langkah awal yang positif bagi klub itu ketika bersua Borneo Hornbills.

    Berstatus juara IBL 2025, Dewa United Banten mendapatkan sorotan lebih, khususnya dari fan, yang tersebut berharap Dio Tirta kemudian kawan mengawinkan penghargaan IBL 2025 dengan IBL All Indonesian 2025, seperti dijalankan Pelita Jaya DKI Jakarta pada 2024.

    IBL All Indonesian 2025 berlangsung di tempat GOR Manahan, Solo, Jawa Tengah, pada 16-31 Agustus 2025. Turnamen ini dihadiri oleh 13 klub yang digunakan terbagi Grup A dan juga Grup B.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di dalam situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Rob Beveridge tak lagi jadi Technical Director Pelita Jaya Ibukota

    Rob Beveridge tak lagi jadi Technical Director Pelita Jaya Ibukota

    Ligapedia.news Ibukota Indonesia – Pelita Jaya Ibukota Indonesia memutuskan untuk bukan lagi menggunakan jasa Rob Beveridge sebagai Technical Director, guna membantu kelompok meraih penghargaan juara Indonesian Basketball League (IBL) 2025, juga bertarung di area Basketball Champions League (BCL) Asia.

    Seperti disiarkan laman IBL, Rabu (23/4), manajemen mengumumkan sebagian pembaharuan pada daftar nama (rosters) klub untuk mengarungi sisa fase reguler IBL musim ini, salah satunya terkait Beveridge.

    Pelatih dengan syarat Australia itu terpaksa harus berpisah dengan kelompok yang bermarkas pada GOR Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Kuningan, Jakarta.

    Meski begitu, ia mendapat amanah dari Badan Tim Nasional Dewan Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (BTN DPP Perbasi), sebagai Head Coach Junior Boys Team.

    Pelatih lawas itu akan bekerja sejenis dengan Koko Heru Setyo Nugroho, selaku Associate Head Coach U-16, U-17 & Youth Elite Junior Boys Team, guna mendirikan bibit pasukan nasional bola basket Indonesia ke depannya.

    Pelita Jaya DKI Jakarta memperkenalkan Rob Beveridge sebagai head coach pada 7 Desember 2023.

    Pria yang mana kerap disapa Coach Rob didapuk menjadi pemimpin Pelita Jaya pada IBL 2024.

    Namun perjalanannya tidaklah berjalan mulus, akibat posisinya harus digantikan oleh Johannis Winar (Ahang) kemudian bergeser menjadi technical director.

    Coach Rob juga berperan penting di area balik kesuksesan regu meraih peringkat juara IBL musim lalu.

    Pengalamannya sebagai ahli internasional, menimbulkan Pelita Jaya juga mampu bersaing di tempat kompetisi yang tersebut lebih besar tinggi seperti Basketball Champions League (BCL) Asia 2024 juga 2025.

    Selama karier kepelatihannya, ia pernah menjadi pemimpin regu nasional (timnas) bola basket Australia.

    Bersama timnas itu, beliau pernah meraih medali perunggu pada Kejuaraan Universiade pada Italia tahun 2019, medali emas Commonwealth Games 2016 di tempat Melbourne, serta pernah mengawasi pasukan ke FIBA U-19 World Cup 2003 di tempat Yunani.

    Rob Beveridge merupakan ayah dari Jaydon Beveridge, yang mana juga berprofesi sebagai instruktur bola basket.

  • Satya Wacana Salatiga ingin fokus benahi pertahanan

    Satya Wacana Salatiga ingin fokus benahi pertahanan

    Ligapedia.news Tidak ada cara lain, kami harus berbenah di dalam pertahanan juga juga kembali ke game plan yang tersebut sudah ada dibuat, akibat merekan (pemain) belum disiplin pada menjalankannya

    Jakarta – Asisten Pelatih Satya Wacana Salatiga Revan Jonathan menyatakan bahwa timnya ingin fokus membenahi sisi pertahanan, guna menghadapi sisa fase reguler Indonesian Basketball League (IBL) 2025.

    Ia menjelaskan, rencana itu merupakan bagian dari merespons kekalahan 75-100 dari Tangerang Hawks Basketball, dalam GOR Undip, Semarang, Rabu (23/4) malam.

    "Tidak ada cara lain, kami harus berbenah di area pertahanan juga juga kembali ke game plan yang telah dibuat, dikarenakan dia (pemain) belum disiplin pada menjalankannya," kata Revan seperti disiarkan laman IBL.

    Lebih lanjut beliau menjelaskan, para pemain lokal Satya terlalu bergantung pada pemain asing, sehingga sejumlah tembakan yang ragu-ragu dari dua poin maupun tiga poin.

    Hal itu, lanjut dia, berimbas dengan perolehan persentase tembakan yang dimaksud rendah.

    Satya Wacana Salatiga kembali tampil kurang konsisten pada setiap pertandingan.

    Mereka mampu unggul 20-16 pada kuarter ketiga melawan Tangerang Hawks Basketball.

    Namun, anak asuh Jerry Lolowang harus mengakui keunggulan lawannya pada kuarter keempat dengan raihan 31-22 dan juga total perolehan nomor hingga akhir laga tercatat 75-100.

    Momentum yang digunakan menciptakan Satya Wacana tertinggal jarak jauh terjadi ketika mereka itu hanya sekali memasukkan 12 poin pada waktu kuarter kedua.

    Ikcaven Savalianta Curry lalu kawan-kawan kecolongan 21 poin akibat melakukan turnovers sebanyak 15 kali.

    Saat ini, Satya Wacana Salatiga bertengger dalam tempat ke-11 di dalam antara total 14 partisipan liga, pada klasemen sementara IBL Gopay 2025.

    Mereka telah dilakukan mengantongi 18 poin lalu mempunyai rekor pertandingan 3-12 (menang-kalah), sejak musim bergulir pada 11 Januari lalu.

  • Andiko sebut Pelita Jaya ingin “next level” dengan rekrut Justin Tatum

    Andiko sebut Pelita Jaya ingin “next level” dengan rekrut Justin Tatum

    Ligapedia.news Target kami masih sama, musim 2025 sanggup back to back (beruntun) juara IBL & masuk empat besar BCL Asia

    Jakarta – Presiden klub Pelita Jaya DKI Jakarta Andiko Ardi Purnomo menyatakan bahwa timnya ingin melangkah juga mengalami perkembangan lebih lanjut jauh, sehingga merekrut Justin Tatum sebagai ahli kepala guna menggantikan Johannis Winar atau yang kerap disapa Coach Ahang.

    Ia menjelaskan, manajemen mengamati kesempatan untuk meningkatkan kualitas juga kapasitas tim, dengan menghadirkan pembimbing yang tersebut mempunyai pengalaman lebih tinggi pada dunia olahraga tersebut.

    "Kami mendapatkan opportunity (peluang) untuk mendatangkan pembimbing dengan level yang digunakan sangat tinggi, jadi kami pull the trigger atau mengambil kesempatan itu," kata Andiko ketika dihubungi ANTARA, di area Jakarta, Kamis.

    Lebih lanjut beliau menjelaskan, Pelita Jaya terus memasang target tinggi pada IBL, dan juga Basketball Champions League (BCL) Asia yang dimaksud diselenggarakan oleh Federasi Bola Basket Internasional (FIBA)

    Oleh sebab itu, peningkatan kualitas tambahan bagus di dalam setiap waktunya menjadi prioritas klub ke depannya.

    "Target kami tetap memperlihatkan sama, musim 2025 sanggup back to back (beruntun) juara IBL & masuk empat besar BCL Asia," ujar dia.

    Sementara itu, manajemen klub yang digunakan bermarkas pada GOR Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Kuningan, Jakarta, itu memutuskan untuk mengganti Johannis Winar (Coach Ahang) dengan Justin Tatum, guna menjalani sisa sesi reguler IBL musim ini.

    Manajemen yakin, ayah dari pebasket Boston Celtics serta megabintang NBA, Jayson Tatum, itu bisa saja membentuk skuad Pelita Jaya Ibukota Indonesia tambahan tangguh, disiplin, kemudian bertanggung jawab.

    Kehadiran ahli baru yang tersebut meraih gelar kejuaraan juara NBL Australia sama-sama Illawarra Hawks juga dinobatkan sebagai Coach of the Year musim lalu, itu diharapkan mengakibatkan Pelita Jaya bisa saja terus berprogres dalam level yang mana lebih tinggi tinggi, baik di tempat kancah nasional maupun Asia.

    Saat ini Brandon Jawato kemudian kawan-kawan bertengger dalam sikap kelima klasemen sementara IBL Gopay, dengan mengantongi 27 poin, dan juga miliki rekor pertandingan 12-3 (menang-kalah).

  • Tiga pemain asing Hawks perkuat kedudukan regu di area zona “playoffs” IBL 2025

    Tiga pemain asing Hawks perkuat kedudukan regu di area zona “playoffs” IBL 2025

    Ligapedia.news Ibukota – Tiga pemain asing milik Tangerang Hawks Basketball, yakni Stephaun Branch, Christopher Deonte Bryant, juga Jarred Shaw, terus berkolaborasi untuk meningkatkan kekuatan kedudukan regu agar tetap memperlihatkan berada di dalam pada zona playoffs Indonesian Basketball League (IBL) 2025.

    Berdasarkan statistik IBL yang disiarkan laman resminya, Kamis, ketiganya telah lama menimbulkan pasukan tetap saja berada di tempat tempat keenam klasemen sementara IBL Gopay 2025, alias dua tingkat di tempat berhadapan dengan batas zona playoffs kompetisi tersebut.

    Skuad asuhan Antonius Joko Endratmo itu, sekarang ini mengantongi total 26 poin, dan juga memiliki rekor pertandingan 10-6 (menang-kalah).

    Dalam pertandingan terakhir melawan Satya Wacana Salatiga, di dalam GOR Basket Undip, Semarang, Rabu (23/4) malam, Branch serta kawan-kawan berhasil menggilas tuan rumah dengan skor 100-75.

    Bryant membukukan double-double, dengan 21 poin juga 11 rebound, dan juga Shaw menyumbang 18 poin serta sembilan rebound.

    Sedangkan Branch yang digunakan selama ini menjadi motor penggerak serta pendulang poin utama tim, mencatatkan 17 poin, delapan rebound, juga lima assist.

    Kolaborasi ketiganya didukung pemain lokal berumur 29 tahun, Gabriel Batistuta Risky, yang tersebut menciptakan 13 poin.

    Kemenangan yang dimaksud menjadi yang dimaksud ketujuh secara beruntun bagi klub yang bermarkas di dalam Indoor Stadium Sports Center, Tangerang.

    Mereka juga berhasil menyapu bersih dua konferensi (head to head) dengan Satya Wacana Salatiga yang digunakan diasuh Jerry Lolowang.

    Bahkan, Habib Titoaji lalu rekannya melanjutkan rekor konferensi dengan Satya menjadi 7-1 (menang-kalah) sejak IBL 2022.