Tag: I League

  • Soal suporter tandang, I.League koordinasi intensif dengan kepolisian

    Soal suporter tandang, I.League koordinasi intensif dengan kepolisian

    https://ligapedianews.com/ Ibukota Indonesia – Direktur Utama I.League, operator kompetisi Super League, Ferry Paulus menyatakan pihaknya berkoordinasi intensif dengan kepolisian persoalan kesempatan diizinkannya suporter regu tamu melakukan perjalanan tandang pada waktu Super League musim 2025/2026.

    Pada Kejuaraan 1 (nama kompetisi sebelum berganti menjadi Super League) musim lalu, pihak pendukung tamu tidak ada diperbolehkan menyaksikan laga tandang pasukan kesayangannya. Namun larangan itu kerap dilanggar oleh banyak kelompok suporter lalu menciptakan klub terkait dijatuhi hukuman denda.

    “Kami sedang memfinalisasi (tentang suporter tandang tersebut-red) khususnya menyinkronkannya dengan kepolisian. Mungkin di satu atau dua hari ke depan ada kebijakan mengenai proposal yang digunakan kami ungkapkan terhadap pihak kepolisian,” kata Ferry pada waktu ditemui usai acara peluncuran BRI Super League 2025/2026 di area Jakarta, Minggu.

    Ferry menyampaikan bahwa pihaknya masih bekerja keras mencari beberapa solusi, agar para suporter regu tamu dapat menggalang kelompok kesayangannya di dalam kandang lawan.

    “Ada beberapa alternatif. Alternatif yang digunakan pertama adalah memberikan permohonan suporter tamu untuk bisa saja hadir dengan status tanpa masalah, artinya tak ada rivalitas seperti Persija lalu Persib,” tutur Ferry.

    Kemudian yang kedua, beliau melanjutkan, yaitu memproduksi sebuah terobosan yang digunakan telah dipaparkan ke kepolisian yakni perihal sistem pertiketan.

    Meski demikian, Ferry menegaskan bahwa hambatan perizinan tidaklah berhenti di dalam pihak kepolisian, tetapi juga harus mendapat persetujuan dari PSSI.

    “PSSI sebagai regulator juga harus memberikan persetujuannya, kaitannya dengan sinkronisasi, metamorfosis dengan FIFA,” kata dia.

    Kompetisi sepak bola Indonesia menerapkan larangan penampilan suporter pasukan tandang pasca tragedi Kanjuruhan pasca pertandingan Arema FC menjamu Persebaya Surabaya, di tempat Stadion Kanjuruhan, Malang pada Oktober 2022. Tragedi itu menewaskan setidaknya 135 warga sipil, dan juga beratus-ratus orang luka-luka.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan dalam situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Operator liga pastikan Super League sinkron dengan jadwal timnas

    Operator liga pastikan Super League sinkron dengan jadwal timnas

    https://ligapedianews.com/ Ibukota – Operator Kompetisi Indonesia, I.League, meyakinkan jadwal Super League untuk musim 2025/2026 sinkron dengan jadwal kelompok nasional (timnas) dalam berbagai kelompok usia.

    “Sinkronisasi itu memang sebenarnya telah kita atur bersatu dengan PSSI. (Kompetisi) Tidak berhenti, tetap saja jalan ketika timnas U-23 bermain (pada kualifikasi Piala Asia U-23 2026 ) di dalam Sidoarjo,” kata Direktur utama I.League, Ferry Paulus, pada waktu jumpa pers peluncuran Super League 2025/2026 pada Jakarta, Minggu.

    Ferry melanjutkan, kompetisi Super League belaka berhenti pada waktu SEA Games 2025 kemudian FIFA Match Day. Namun, ketika turnamen junior, liga masih berjalan.

    Super League 2025/2026 akan dijalankan mulai Hari Jumat (8/8), kemudian direncanakan berakhir pada 23 Mei 2026. Sepanjang berlangsungnya Super League musim ini, terdapat beberapa rencana timnas dari berbagai kelompok umur seperti FIFA Match Day, putaran keempat kualifikasi Piala Asia 2026 zona Asia, kualifikasi Piala Asia U-23, juga SEA Games 2025.

    Timnas Indonesia akan memainkan pertandingan FIFA Match Day melawan Kuwait lalu Lebanon pada September 2025, kemudian memainkan putaran keempat kualifikasi Piala Planet 2026 zona Asia pada Oktober, serta SEA Games 2025 pada Desember 2025.

    Dalam kesempatan itu, Ferry juga menjelaskan mengenai tempat klub-klub Super League yang masih dijatuhi sanksi oleh FIFA. Penyebab sanksi itu adalah berbagai hambatan teknis seperti tunggakan upah terhadap pemainnya masing-masing.

    Ada dua klub Super League yang tersebut masih terkena sanksi tersebut, yakni PSM Makassar juga Semen Padang. Sedangkan klub-klub lainnya adalah Kalteng Putra, Persiwa Wamena, Sada Sumut FC, dan juga PSIS Semarang.

    “Banned FIFA ini sebenarnya dari total enam (klub) atau tujuh, secara bertahap telah melakukan penyelesaian. Mestinya sih satu dua hari ini akan selesai. Karena pasca bayar denda masih akan harus mengawaitu dulu. Jadi ini permasalahan waktu,” tutur dia.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence pada situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Persijap gaet Diogo Araujo Brito

    Persijap gaet Diogo Araujo Brito

    https://ligapedianews.com/ DKI Jakarta – Persijap Jepara resmi menggaet tanda tangan pemain asing berkebangsaan Portugal Diogo Araujo Brito yang dimaksud diharapkan mampu menguatkan lini pertahanan Laskar Kalinyamat di area I League musim 2025/2026.

    “Kami mengamati Diogo adalah pemain dengan visi bermain yang mana cerdas, punya semangat juang tinggi dan juga juga dapat mempertebal lini bertahan pada perjalanan kompetisi yang tersebut panjang. Kehadirannya diharapkan mampu memberi warna baru bagi rekan satu regu pada permainan Persijap musim ini,” ujar Presiden Klub Persijap Jepara M. Iqbal Hidayat di keterangan resmi, Selasa.

    Diogo merupakan pemain sarat pengalaman bermain dalam klub-klub Eropa Timur seperti menguatkan SC Vianense juga FC Penafiel.

    Pemain berusia 26 tahun yang disebutkan mengaku tak sabar untuk menjalani karir perdananya pada kompetisi benua Asia. Terlebih bersatu dengan Persijap, ia mendapatkan sambutan hangat.

    “Ini adalah pengalaman pertama saya bermain pada Asia, dan juga saya merasa antusias untuk menjajal atmosfer sepak bola Indonesia. Dari cerita-cerita yang saya dengar, fan dalam di sini luar biasa fanatik serta terus-menerus memperkuat penuh timnya,” ungkap Diogo.

    Tak cuma atmosfer sepak bola, Diogo juga terpikat oleh sambutan hangat rakyat Jepara. Ia mengaku senang dengan keramahan manajemen klub, rekan-rekan setim, hingga suporter Laskar Kalinyamat.

    “Saya disambut dengan sangat ramah. Hal ini menjadi motivasi tambahan bagi saya untuk memberikan yang mana terbaik pada setiap pertandingan,” tambahnya.

    Saat ini, Diogo berada dalam fokus mempersiapkan diri bersatu kelompok di sesi latihan intensif jelang laga perdana Persijap di dalam I League.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI dalam situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Erick minta agen pemain I.League miliki lisensi FIFA

    Erick minta agen pemain I.League miliki lisensi FIFA

    Ligapedianews.com Pertama kita mensyaratkan agen-agen harus ada lisensi FIFA, tiada bodong-bodongan. Jangan sampai pangsa sepak bola kita jadi tempat orang cari makan dengan standar yang jelek

    Jakarta – Ketua umum PSSI, Erick Thohir, memohon agar operator Kompetisi Indonesia, I.League, menerapkan peraturan terkait agen pemain.

    "Pertama kita mensyaratkan agen-agen harus ada lisensi FIFA, tidaklah bodong-bodongan. Jangan sampai pangsa sepak bola kita jadi tempat orang cari makan dengan standar yang jelek," tegas Erick di jumpa pers di dalam Jakarta, Kamis.

    "Saya juga ingin dalam 2027, standar pemain asing dalam liga ada hitungannya, kalau pada Inggris, Italia, ada. Kita juga mesti ada hitungannya supaya liga kita meningkat kualitasnya," lanjut Erick.

    Dalam kesempatan itu, Erick mengungkapkan PSSI mempunyai perbedaan dengan AFC di menilai kualitas liga.

    Menurut Erick, pada menilai kualitas liga sepak bola Indonesia dapat dilihat apakah juaranya dimonopoli satu klub untuk menilai tingkat kompetisi, jumlah keseluruhan penonton, kemampuan fisik keuangan klub, dan juga prestasi perwakilan klub Indonesia di dalam kompetisi level Asia.

    Selain itu, Erick juga menilai bahwa bermainnya para pemain masyarakat migran atau naturalisasi di area Indonesia tidaklah dapat dianggap sebagai turun kelas.

    "Pemain ya pasti merek tak hanya saja ingin bermain dalam Timnas, merek ingin main profesional di tempat klub yang digunakan memainkan serta membutuhkan mereka, pada mana pun kesempatan itu ada," kata sosok yang juga merupakan Menteri BUMN itu.

    "Kalau Jepun sudah ada peringkat 17 dunia, pemainnya sekarang pada Kejuaraan Inggris, di area strata kedua Inggris, Kompetisi Jerman, Turnamen Italia, bahkan dalam liga-liga kecil itu pasti ada pemain Jepang."

    "Itu tak salah atau benar, sebab mereka memang sebenarnya butuh penghidupan serta itu jadi pilihan mereka di berkarier, jadi ketika para pemain Indonesia ada yang dapat main di dalam Eropa, kita bersyukur, mereka dapat bersaing di area level tinggi dalam Eropa, walaupun tergantung liganya juga," ujarnya.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di dalam situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.