Tag: Harta kekayaan

  • Segini harta kekayaan Uus Kuswanto, Sekda DKI Ibukota Indonesia yang dimaksud baru

    Segini harta kekayaan Uus Kuswanto, Sekda DKI Ibukota Indonesia yang dimaksud baru

    DKI Jakarta – Kepala daerah DKI Ibukota Indonesia Pramono Anung baru semata melantik Uus Kuswanto sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Ibukota dalam Balai Daerah Perkotaan Ibukota Indonesia pada Awal Minggu sore.

    Uus dilantik sebagai Sekda DKI Ibukota Indonesia untuk menggantikan sikap yang digunakan sebelumnya dijabat oleh Marullah Matali, yang dimaksud sudah ada bekerja pada Balai Perkotaan selama 29 tahun.

    Sebelum dipercaya bermetamorfosis menjadi Sekda DKI Jakarta, Uus tak lain merupakan Wali Perkotaan Ibukota Barat yang digunakan menjabat pada 2020-2021, juga kembali mengemban tempat yang dimaksud pada 2023-2025.

    Ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Wali Daerah Perkotaan Ibukota Timur pada 2019-2020, juga pernah pula menjabat sebagai Penjabat (Pj.) Sekda DKI Ibukota sejak 2022-2023.

    Pria jebolan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang digunakan lahir dalam Ciamis, Jawa Barat, itu diketahui telah lama berkiprah di eksekutif Provinsi Daerah Khusus Ibu Daerah Perkotaan DKI Jakarta selama tiga dekade sejak tahun 1995.

    Berikut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Uus secara periodik tahun 2024 menurut data yang mana disampaikan pada 17 Maret 2025 sewaktu ia masih menjabat sebagai Wali Daerah Perkotaan DKI Jakarta Barat.

    Dalam LHKPN tersebut, Uus tercatat memiliki aset tanah serta bangunan senilai total Rp5,99 miliar yang tersebut tersebar pada Tangerang juga Ciamis. Aset-aset yang dimaksud meliputi aset sebidang tanah seluas 787 m² di Ciamis dengan nilai Rp360 juta.

    Kemudian, aset tanah kemudian bangunan seluas 220 m²/384 m² pada Tangerang senilai Rp2,3 miliar; tanah dan juga bangunan 741 m²/300 m² dalam Ciamis senilai Rp1,21 miliar; tanah dan juga bangunan 513 m²/500 m² pada Tangerang senilai Rp1,3 miliar; dan juga tanah kemudian bangunan 144 m²/76 m² dalam Daerah Perkotaan Tangerang dengan nilai Rp820 juta.

    Selain aset properti, Uus juga melaporkan harta kekayaan dalam bentuk alat transportasi serta mesin dengan nilai total Rp424 juta. Kendaraan yang dimaksud dilaporkannya, yakni satu unit Suzuki Ertiga tahun 2015 senilai Rp80 juta, satu unit Honda Beat tahun 2016 bernilai Rp4 juta, dan juga satu unit Honda CR-V tahun 2018 senilai Rp340 juta.

    Selain itu, ia melaporkan pula harta melakukan aksi lainnya senilai Rp100,5 juta, dan juga kas juga setara kas sebesar Rp114,07 juta. Dalam LHKPN tersebut, Uus tercatat tidaklah miliki surat berharga maupun harta lainnya.

    Meski demikian, Uus tercatat mempunyai utang sebesar Rp930,36 juta. Oleh dikarenakan itu, dari harta yang mana dilaporkan ke menghadapi mencapai Rp6,62 miliar apabila dikurangi besaran kewajiban utang yang mana harus dibayarkan maka total kekayaan bersihnya berubah menjadi Rp5,69 miliar.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan pada website web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Segini harta kekayaan Wakil Pemimpin wilayah Riau S. F. Hariyanto

    Segini harta kekayaan Wakil Pemimpin wilayah Riau S. F. Hariyanto

    DKI Jakarta – Nama Wakil Pengurus Riau Sofyan Franyata (S. F.) Hariyanto mencuat setelahnya Kepala daerah Riau Abdul Wahid terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Hari Senin (3/11).

    Ia disebut berpeluang mengisi kursi Pengelola Riau setelahnya Abdul Wahid resmi ditetapkan sebagai terperiksa perkara dugaan korupsi terkait pemerasan dalam lingkungan otoritas Provinsi Riau tahun anggaran 2025 pada hari ini.

    Di sisi lain, KPK membuka potensi untuk memanggil nama-nama yang dimaksud sekiranya mengetahui pembangunan perkara dugaan korupsi tersebut.

    Sosok S. F. Hariyanto sendiri tidak nama yang dimaksud asing pada lingkungan eksekutif Provinsi Riau. Ia merupakan putra wilayah asli Riau yang berkembang besar dalam Pekanbaru hingga mendedikasikan dirinya untuk memulai pembangunan tanah kelahirannya tersebut.

    S. F. Hariyanto lahir ke Pekanbaru, Riau, pada 30 April 1965. Ia menamatkan SD hingga SMA di sekolah negeri dalam Pekanbaru, kemudian melanjutkan lembaga pendidikan Diploma 3 (D3) dalam Akademi Pemerintahan Dalam Negeri pada tahun 1988.

    Ia sesudah itu melanjutkan lagi institusi belajar perguruan tinggi di dalam Universitas Islam Riau pada tahun 1992 dengan meraih gelar kejuaraan sebagai sarjana teknik sipil. Adapun peringkat magister teknik sipil berhasil ia raih dari Universitas Islam Negara Indonesia pada tahun 2006.

    Sebelum menjabat sebagai Wakil Kepala daerah Riau pada Februari 2025, S. F. Hariyanto lebih tinggi dulu menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau pada tahun 2021. Kemudian pada tahun 2024, ia ditunjuk sebagai Penjabat (Pj) Pemuka Riau pasca menjabat sebagai pelaksana harian beberapa hari sebelumnya.

    Enam bulan menjabat Pj Pengelola Riau, S. F. Hariyanto kemudian mengundurkan diri sebab mengikuti event Pemilihan Kepala Daerah 2024 sebagai calon Wakil Pemuka Riau berpasangan dengan Abdul Wahid. Keduanya pun berhasil melenggang sebagai pemenang Pemilihan Kepala Daerah 2024 pada Riau.

    Berikut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) S. F. Hariyanto menurut data periodik 2023, pada saat ia masih menjabat sebagai Sekda Provinsi Riau.

    Dalam LHKPN tersebut, S. F. Hariyanto dilaporkan miliki total harta kekayaannya mencapai Rp14,05 miliar. Aset terbesarnya tercatat merupakan tanah lalu bangunan yang nilainya mencapai tambahan dari Rp12,1 miliar. Aset-aset yang dimaksud tersebar pada Pekanbaru hingga di dalam Ibukota Indonesia Selatan lalu Tangerang Selatan.

    Aset properti S. F. Hariyanto paling berbagai berada pada Pekanbaru. Ia tercatat miliki tujuh aset tanah kemudian bangunan juga satu bidang tanah pada Pekanbaru yang sebagian besar diperoleh dari hasil sendiri, serta sisanya berasal dari hibah dengan akta. Nilanya pun bervariasi mulai dari Rp264 jt hingga Rupiah 974 juta.

    Ia juga tercatat miliki satu properti di dalam kawasan Tangerang Selatan senilai sekitar Rp3,8 miliar, hingga dua aset properti di DKI Jakarta Selatan terdiri dari satu tanah serta bangunan senilai Rp3,2 miliar, lalu satu bidang tanah senilai Rp400 juta.

    Adapun aset S. F. Hariyanto merupakan alat transportasi serta mesin di LHKPN yang dimaksud tercatat belaka ada satu, yaitu satu unit mobil Toyota Alphard tahun 2022 senilai Rp1,1 miliar. Ia juga melaporkan harta melakukan aksi lainnya sebesar Rp216 juta, dan juga kas juga setara kas senilai sekitar Rp628 juta.

    Ia tercatat tidaklah mempunyai catatan utang maupun kepemilikan surat berharga pada LHKPN tersebut. Dengan demikian, total kekayaan Hariyanto pada pada waktu LHKPN yang disebutkan disampaikan pada 14 Maret 2024 mencapai Rp14.052.491.162.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan ke portal web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Segini harta kekayaan Krishna Murti yang tercatat di LHKPN

    Segini harta kekayaan Krishna Murti yang tercatat di LHKPN

    DKI Jakarta – Pada Agustus lalu, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menunjuk Brigjen Pol. Amur Chandra Juli Buana sebagai Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadivhubinter) Polri baru untuk menggantikan tempat yang dimaksud sebelumnya dijabat oleh Irjen Pol Krishna Murti.

    Pergantian itu tertuang pada surat telegram Kapolri bernomor ST/1764/VIII/KEP./2025 tertanggal 5 Agustus 2025. Adapun Amur Chandra sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Wakapolda Sultra).

    Sementara itu, Krishna Murti pada waktu ini menduduki jabatan sebagai Staf Ahli Manajemen (Sahlijemen) Kapolri, yang tersebut bertugas mengawasi juga membantu Kapolri di mengkaji aspek manajemen organisasi Polri.

    Mutasi jabatan terhadap Krishna Murti yang dimaksud menuai sorotan publik, menyusul munculnya dugaan isu perselingkuhannya dengan orang polisi wanita (Polwan) Polri berpangkat Kompol. Meski demikian, Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho memaparkan bahwa mutasi yang mana direalisasikan terhadap total 61 personel itu merupakan langkah-langkah penyegaran institusi kepolisian.

    Krishna sendiri Lahir di Ambon pada 15 Januari 1970. Ia berasal dari keluarga TNI, yang digunakan merupakan putra dari Alm. Brigjen TNI (Purn.) H. Bom Soerjanto kemudian Siwi Renoati. Ayahnya merupakan lulusan Akademi Militer Nasional (1966) dari korps Artileri Medan.

    Adapun Krishna tercatat menyelesaikan institusi belajar di dalam Akademi Kepolisian Semarang pada tahun 1991 serta miliki karir yang dimaksud panjang, satu di antaranya sebagai Dir Reskrimum Polda Metro Jaya pada 2015 lalu Kepala Biro Misi Internasional Polri 2017-2022.

    Berdasarkan LHKPN yang dilaporkan untuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada tahun 2024 ketika dirinya masih menjabat sebagai Kadivhubinter Polri, total harta kekayaan Krishna Murti sebesar Rp3.956.169.665. Laporan yang dimaksud disampaikan pada 25 Maret 2025 dengan status verifikasi administratif lengkap.

    Harta kekayaan yang dimaksud terdiri dari satu bidang tanah lalu bangunan ke Ibukota Indonesia Timur senilai Rp3 miliar, yang dimaksud tercatat berasal dari warisan. LHKPN juga mencatat belaka ada satu unit mobil Honda CRV tahun 2010 senilai Rp130 jt yang ditulis diperoleh dari hadiah di data kepemilikan alat dan juga transportasi mesin.

    Ia juga memiliki kas juga setara kas senilai Rp826.169.665. Sementara itu, data harta berpindah lainnya, surat berharga, maupun harta lainnya tidaklah tercantum pada LHKPN tersebut. Krishna juga tak mempunyai catatan utang di dokumen tersebut.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI dalam website web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

    Artikel ini disadur dari Segini harta kekayaan Krishna Murti yang tercatat dalam LHKPN

  • Hara kekayaan Meriani, Cawagub sekaligus entrepreneur sukses Bengkulu

    Hara kekayaan Meriani, Cawagub sekaligus entrepreneur sukses Bengkulu

    Ligapedianews.com – DKI Jakarta – Meriani merupakan sosok pelaku bisnis sukses sekaligus politisi yang mana resmi dicalonkan sebagai Wakil Gubernur Bengkulu untuk mendampingi Rohidin Mersyah di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

    Ia lahir di tempat Talo, Bengkulu, pada 4 Juni 1966. Meriani memulai karier profesionalnya pada lapangan usaha otomotif. Ia menapaki berbagai kedudukan strategis hingga mencapai jabatan branch manager.

    Tidak berhenti di area satu bidang, Meriani kemudian mengembangkan kegiatan bisnis di dalam berbagai sektor, termasuk migas, pariwisata, lembaga keuangan mikro, dan juga ekspor perikanan laut.

    Ia juga tercatat memiliki saham di tempat Bank Bengkulu, memperlihatkan kontribusinya di memacu perkembangan sektor ekonomi daerah.

    Keberhasilan Meriani pada merancang jaringan usaha lintas sektor menjadikannya salah satu figur yang dimaksud dihormati di area kalangan entrepreneur Bengkulu.

    Sebagai pebisnis sukses kemudian Calon Wakil Gubernur Bengkulu pada Pemilihan Kepala Daerah 2024, Meriani tercatat memiliki total kekayaan senilai Rp128.814.665.740. Fakta yang disebutkan dilansir dari laporan LHKPN yang dimuat olek KPK per tanggal 24 Agustus 2024.

    Berikut adalah rincian harta kekayaan Meriani menurut kategori yang tercantum di LHKPN:

    Tanah serta bangunan

    Harta bukan bergerak terdiri dari tanah lalu bangunan milik Meriani mencapai total Rp56.439.000.000. Beberapa aset tanah serta bangunan yang disebutkan tersebar dalam berbagai wilayah di tempat Provinsi Bengkulu lalu Jakarta. Berikut adalah beberapa aset tanah kemudian bangunan bernilai tinggi yang tersebut dilaporkan:

    • Tanah dan juga bangunan seluas 800 m²/250 m² pada DKI Jakarta Selatan dengan nilai Rp15.000.000.000.
    • Tanah seluas 10.000 m² di area Bengkulu Utara dengan nilai Rp400.000.000.
    • Tanah lalu bangunan seluas 1547 m²/256 m² pada Pusat Kota Bengkulu dengan nilai Rp4.000.000.000.
    • Tanah seluas 11403 m² di dalam Perkotaan Bengkulu dengan nilai Rp3.000.000.000.
    • Tanah seluas 11915 m² dalam Seluma dengan nilai Rp3.000.000.000.

    Aset ini menunjukkan bahwa Meriani mempunyai portofolio properti yang dimaksud tersebar secara strategis, menggambarkan pembangunan ekonomi signifikan di area sektor properti bagi dirinya.

    Kas dan juga setara kas

    Kategori kas dan juga setara kas mencakup nilai yang mana cukup besar, yakni Rp68.045.665.740, yang mana menyumbang lebih besar dari separuh total kekayaannya.

    Jumlah ini mencerminkan likuiditas keuangan yang tinggi, memberikan fleksibilitas finansial yang mana besar pada mengurus aset juga investasi.

    Harta lainnya

    Selain tanah, bangunan, dan juga kas, Meriani juga mencatatkan kategori harta lainnya sebesar Rp4.330.000.000. Namun, laporan ini tak merinci jenis aset yang dimaksud termasuk di kategori tersebut.

    Tidak ada hutang yang dilaporkan

    Dalam LHKPN ini, Meriani tiada mencantumkan adanya hutang. Hal ini berarti total harta kekayaannya sebesar Rp128.814.665.740 merupakan aset bersih.

    Dengan total kekayaan mencapai Rp128,8 miliar, Meriani menonjol sebagai salah satu kandidat dengan aset yang tersebut fantastis di Pemilihan Kepala Daerah Bengkulu 2024.

    Kepemilikan properti yang mana luas, kas pada jumlah keseluruhan besar, serta ketiadaan hutang mencerminkan stabilitas lalu kekuatan finansial yang digunakan dimilikinya. Transparansi ini menjadi salah satu indikator penting pada menilai integritas pribadi calon pemimpin daerah.

    Sebagai calon Wakil Gubernur, laporan ini menunjukkan komitmennya untuk patuh terhadap regulasi kemudian keterbukaan pada penyelenggaraan pemerintahan yang dimaksud bersih juga akuntabel.

    Keputusan Meriani untuk terjun ke kebijakan pemerintah menambah dimensi baru pada perjalanan hidupnya. Ia sempat mendaftarkan diri ke beberapa partai besar di dalam Bengkulu, seperti Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Demokrat, kemudian Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Namun, dukungan akhirnya datang dari Partai Golkar yang memutuskan untuk memasangkannya dengan Rohidin Mersyah sebagai calon Wakil Gubernur.

    Langkah ini menjadikannya salah satu kandidat yang mana paling diperhitungkan pada pemilihan gubernur 2024, mengingat perpaduan pengalamannya dalam sektor industri dengan kemampuannya mendirikan jejaring politik.

    Namun ironisnya, beberapa hari mendekati pemilihan gubernur serentak diselenggarakan, sang Cagub yang digunakan menjadi pasangan Merani, yaitu Rohidin Mersyah diduga telah lama memeras anak buahnya untuk membiayai pencalonannya dalam Pilkada.

    Rohidin kemudian ditetapkan sebagai dituduh tindakan hukum korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bahkan, Rohidin terjerat operasi tangkap tangan (OTT) dengan uang tunai yang tersebut disita senilai Rp7 miliar.

    Hal ini tentunya sangat berdampak bagi Meriani, tak melakukan penutupan kemungkinan bahwa dirinya juga akan terlibat terseret pada tindakan hukum ini.

  • Profil serta total harta kekayaan Helmi Hasan sebagai Cagub Bengkulu

    Profil serta total harta kekayaan Helmi Hasan sebagai Cagub Bengkulu

    Ligapedianews.com – Ibukota Indonesia – Helmi Hasan adalah pribadi politikus Indonesia juga Calon Gubernur Bengkulu pada Pemilihan Kepala Daerah 2024.

    Ia lahir pada 29 November 1979 dalam Pisang, Penengahan, Lampung Selatan, Lampung. Helmi dikenal sebagai kader Partai Amanat Nasional (PAN) lalu pernah menjabat sebagai Wali Daerah Perkotaan Bengkulu selama dua periode, yakni 2013–2018 juga 2018–2023.

    Helmi Hasan merupakan adik dari Zulkifli Hasan, tokoh politikus nasional yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PAN.

    Riwayat hidup kemudian pendidikan

    Helmi Hasan adalah anak bungsu dari enam bersaudara di keluarganya. Ia menghabiskan masa sekolah menengah atasnya di dalam Ibukota Timur, tepatnya di tempat SMAN 100 Jatinegara sebelum melanjutkan lembaga pendidikan tinggi di dalam Universitas Bengkulu, jurusan ekonomi.

    Selama masa kuliah, ia berpartisipasi pada organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang tersebut menjadi awal mula perjalanan karier politiknya. Setelah itu, ia bergabung dengan Partai Amanat Nasional (PAN).

    Karier politik

    Karier kebijakan pemerintah Helmi Hasan dimulai ketika ia terpilih menjadi anggota DPRD Pusat Kota Bengkulu pada tahun 2004. Kepiawaiannya di berorganisasi membuatnya diangkat sebagai Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Provinsi Bengkulu pada tahun 2005, kemudian menjadi Ketua DPW PAN pada tahun 2010.

    Pada pemilihan Legislatif 2009, ia berhasil menjadi anggota DPRD Provinsi Bengkulu, dalam mana ia menjabat sebagai Wakil Ketua.

    Pada tahun 2012, Helmi mencalonkan diri pada pemilihan Wali Perkotaan Bengkulu. Dengan dukungan banyak partai besar seperti PAN, Golkar, Gerindra, PNBK, kemudian Demokrat, ia berhasil mengungguli pemilihan dengan meraih 51,46% suara, mengalahkan petahana Ahmad Kanedi. Helmi dilantik sebagai Wali Pusat Kota Bengkulu pada 21 Januari 2013.

    Selama masa kepemimpinannya, Helmi Hasan sempat menghadapi tuduhan korupsi. Namun, status tersangkanya dibatalkan melalui putusan pengadilan pada tahun 2015.

    Ia mencalonkan diri kembali di Pemilihan Kepala Daerah Bengkulu 2018 kemudian berhasil mengungguli pemilihan untuk periode kedua. Jabatan yang disebutkan ia emban hingga 24 September 2023, meskipun sempat digantikan sementara oleh Budiman Ismaun sebagai penjabat wali kota antara Januari hingga September 2018.

    Pada tahun 2020, Helmi Hasan mencalonkan diri sebagai Gubernur Bengkulu pada Pemilihan Kepala Daerah. Namun, ia kalah dari petahana Rohidin Mersyah.

    Kehidupan pribadi

    ​​​​​​​Helmi Hasan menikah dengan Khairunnisa, kemudian pasangan ini dikaruniai empat orang anak. Ia berasal dari keluarga dengan latar belakang kebijakan pemerintah yang digunakan kuat.

    Selain Zulkifli Hasan, kakak lainnya, Zainudin Hasan, juga pernah memegang jabatan kebijakan pemerintah pada Lampung. Beberapa keponakannya, seperti Putri Zulkifli Hasan kemudian Zita Anjani, juga berpartisipasi di area dunia politik.

    Warisan kepemimpinan

    Sebagai Wali Perkotaan Bengkulu, Helmi Hasan dikenal dengan pendekatan populisnya di memimpin. Program-programnya kerap kali menekankan kesejahteraan masyarakat, pelayanan publik, juga penguatan nilai-nilai keislaman di dalam kota tersebut.

    Ia meninggalkan jejak kepemimpinan yang dimaksud kuat pada sejarah urusan politik Bengkulu, meskipun masa jabatannya juga diwarnai berbagai dinamika.

    Harta kekayaan

    Total harta kekayaan Helmi Hasan sebagai Calon Gubernur Bengkulu yang dimaksud juga pernah menjabat sebagai Walikota Bengkulu menurut LHKPN tanggal 30 Maret 2024, mencapai bilangan Rp7.432.054.979.

    Laporan ini memberikan pandangan detail mengenai aset yang tersebut dimiliki Helmi Hasan, mencakup properti, alat transportasi, kas, dan juga aset bergerak lainnya.

    Berikut adalah rincian harta kekayaan Helmi Hasan.

    1. Tanah kemudian bangunan
    Helmi Hasan memiliki aset sebagai tanah kemudian bangunan senilai Rp5.726.940.000 yang digunakan tersebar di dalam berbagai lokasi, meliputi Ibukota Timur, Bogor, juga Pusat Kota Bengkulu.

    Di Ibukota Indonesia Timur, ia miliki tanah serta bangunan seluas 65 m² senilai Rp1.000.000.000.

    Di Pusat Kota Bengkulu, terdapat beberapa properti dengan total luas ribuan meter persegi, salah satunya adalah tanah dan juga bangunan seluas 18.480 m² dengan nilai Rp2.000.000.000.
    Sebidang tanah seluas 70 m² di tempat Bogor juga menjadi bagian dari asetnya dengan nilai Rp650.000.000.

    2. Alat transportasi dan juga mesin
    Helmi Hasan mempunyai satu kendaraan, yaitu Honda Freed keluaran tahun 2016, yang tersebut dilaporkan senilai Rp140.000.000.

    3. Harta bergerak lainnya
    Aset terdiri dari harta bergerak lainnya dilaporkan mencapai Rp955.000.000.

    4. Kas juga setara kas
    Dalam bentuk kas lalu setara kas, Helmi Hasan mempunyai kekayaan sebesar Rp490.114.979.

    5. Harta lainnya
    Harta lainnya yang mana tidak ada dikategorikan di kelompok aset sebelumnya tercatat senilai Rp120.000.000.

    6. Hutang lalu total kekayaan keseluruhan
    Helmi Hasan melaporkan tidaklah memiliki hutang di laporan kekayaannya, sehingga total kekayaan bersihnya tetap saja pada bilangan Rp7.432.054.979.

  • Harta kekayaan Agustina Wilujeng Calon Walikota Semarang menurut LHKPN

    Harta kekayaan Agustina Wilujeng Calon Walikota Semarang menurut LHKPN

    Ligapedianews.com – Ibukota – LHKPN menjadi laporan harta kekayaan yang dimaksud wajib diserahkan terhadap KPK bagi seluruh politisi yang digunakan mencalonkan diri bahkan sudah pernah terpilih menjadi penjabat pada pemerintahan.

    Salah satunya yakni Agustina Wilujeng Pramestuti, anggota DPR RI Wakil Ketua Komisi X perwakilan dari partai PDI-P yang mana telah lama mencalonkan dirinya sebagai kandidat Calon Wali Perkotaan Semarang di Pemilihan Kepala Daerah 2024.

    Wanita kelahiran Semarang yang disebutkan merupakan salah satu sosok yang dimaksud telah dikenal luas oleh warga Semarang, termasuk calon wakilnya yakni Iswar Aminuddin, penjabat Sekretaris Daerah Pusat Kota Semarang.

    Pada Pemilihan Kepala Daerah 2024 ini, paslon nomor urut satu Agustina-Iswar berada di area sikap unggul meraih pengumuman terbanyak dibandingkan rivalnya yakni Yoyok-Joko.

    Berdasarkan data LHKPN milik Agustina yang dimaksud disampaikan pada 23 Maret 2024 periodik 2023, tercatat jumlah harta kekayaannya mencapai nilai Rp9.556.078.483 atau Rp9,5 miliar.

    Seluruh kekayaan Agustina sebagian besar berasal dari 31 aset tanah kemudian bangunan yang dimaksud berada di area berbagai titik wilayah Semarang kemudian Sragen dengan total nilai Rp9,8 miliar.

    Kemudian, Agustina juga mempunyai sembilan alat transportasi juga mesin yang dimaksud nilai nilai tukar keseluruhan mencapai Rp1,7 miliar. Lalu, terdapat harta bergerak lainnya sebesar Rp192 juta, surat berharga sebesar Rp78 juta, dan juga kas atau setara kas mencapai Rp1,2 miliar.

    Akan tetapi, dari harta kekayaan Agustina yang disebutkan telah terjadi menyusut oleh sebab itu tercatat miliki beban hutang sebesar Rp2,9 miliar.

    Untuk selengkapnya, berikut rincian harta kekayaan Agustina Wilujeng sesuai data LHKPN yang mana dirilis oleh KPK.

    1. Tanah lalu Bangunan: Rp9.809.762.950

    • Tanah dan juga bangunan seluas 990 m2/156 m2 dalam Kab / Perkotaan Pusat Kota Semarang, hasil sendiri Rp.1.200.000.000
    • Tanah dan juga bangunan seluas 1145 m2/144 m2 dalam Kab / Perkotaan Pusat Kota Semarang, hasil sendiri Rp3.200.000.000
    • Tanah seluas 80 m2 di area Kab / Pusat Kota Perkotaan Semarang, hasil sendiri Rp110.000.000
    • Tanah kemudian bangunan seluas 310 m2/110 m2 dalam Kab / Daerah Perkotaan Perkotaan Semarang, hasil sendiri Rp350.000.000
    • Tanah dan juga bangunan seluas 133 m2/47 m2 di area Kab / Pusat Kota Daerah Perkotaan Semarang, hasil sendiri Rp400.000.000
    • Tanah seluas 9755 m2 di tempat Kab / Perkotaan Sragen, hasil sendiri Rp243.875.000
    • Tanah seluas 5670 m2 dalam Kab / Daerah Perkotaan Sragen, hasil sendiri Rp141.750.000
    • Tanah seluas 11778 m2 pada Kab / Daerah Perkotaan Sragen, hasil sendiri Rp294.450.000
    • Tanah seluas 988 m2 dalam Kab / Daerah Perkotaan Pusat Kota Semarang, hasil sendiri Rp736.423.720
    • Tanah seluas 178 m2 pada Kab / Daerah Perkotaan Daerah Perkotaan Semarang, hasil sendiri Rp132.999.820
    • Tanah seluas 180 m2 pada Kab / Daerah Perkotaan Perkotaan Semarang, hasil sendiri Rp134.494.200
    • Tanah seluas 179 m2 di tempat Kab / Pusat Kota Perkotaan Semarang, hasil sendiri Rp133.747.010
    • Tanah seluas 180 m2 dalam Kab / Daerah Perkotaan Perkotaan Semarang, hasil sendiri Rp134.494.200
    • Tanah seluas 153 m2 di tempat Kab / Perkotaan Daerah Perkotaan Semarang, hasil sendiri Rp112.520.070
    • Tanah seluas 154 m2 di dalam Kab / Daerah Perkotaan Daerah Perkotaan Semarang, hasil sendiri Rp115.067.260
    • Tanah seluas 155 m2 di tempat Kab / Perkotaan Daerah Perkotaan Semarang, hasil sendiri Rp115.814.450
    • Tanah seluas 160 m2 pada Kab / Daerah Perkotaan Perkotaan Semarang, hasil sendiri Rp117.750.400
    • Tanah seluas 259 m2 di area Kab / Pusat Kota Pusat Kota Semarang, hasil sendiri Rp193.522.210
    • Tanah seluas 233 m2 di tempat Kab / Perkotaan Pusat Kota Semarang, hasil sendiri Rp172.295.270
    • Tanah seluas 229 m2 dalam Kab / Pusat Kota Pusat Kota Semarang, hasil sendiri Rp171.106.510
    • Tanah seluas 305 m2 pada Kab / Daerah Perkotaan Perkotaan Semarang, hasil sendiri Rp226.092.950
    • Tanah seluas 310 m2 pada Kab / Perkotaan Daerah Perkotaan Semarang, hasil sendiri Rp229.828.900
    • Tanah seluas 171 m2 pada Kab / Daerah Perkotaan Pusat Kota Semarang, hasil sendiri Rp127.769.490
    • Tanah seluas 175 m2 di tempat Kab / Pusat Kota Perkotaan Semarang, hasil sendiri Rp128.958.250
    • Tanah seluas 172 m2 dalam Kab / Daerah Perkotaan Perkotaan Semarang, hasil sendiri Rp128.516.680
    • Tanah seluas 160 m2 di area Kab / Pusat Kota Daerah Perkotaan Semarang, hasil sendiri Rp120.265.600
    • Tanah seluas 163 m2 di tempat Kab / Daerah Perkotaan Daerah Perkotaan Semarang, hasil sendiri Rp120.720.580
    • Tanah seluas 161 m2 dalam Kab / Pusat Kota Pusat Kota Semarang, hasil sendiri Rp121.017.260
    • Tanah seluas 163 m2 pada Kab / Daerah Perkotaan Daerah Perkotaan Semarang, hasil sendiri Rp120.720.580
    • Tanah seluas 187 m2 pada Kab / Daerah Perkotaan Perkotaan Semarang, hasil sendiri Rp140.560.420
    • Tanah seluas 182 m2 pada Kab / Daerah Perkotaan Perkotaan Semarang, hasil sendiri Rp135.002.120.

    2. Alat transportasi serta mesin: Rp1.177.000.000

    • Mobil, Honda Jazz Geb 1,5 EAT tahun 2013, hasil sendiri Rp110.000.000
    • Mobil, Toyota Fortuner 2,7 G LUX A/T tahun 2012, hasil sendiri Rp200.000.000
    • Motor, Yamaha 28D MIO A/T tahun 2009, hasil sendiri Rp4.000.000
    • Motor, Honda Supra X NF125TR M/T tahun 2014, hasil sendiri Rp9.000.000
    • Motor, Honda Supra X NF125TR tahun 2008, hasil sendiri Rp6.000.000
    • Motor, Honda CB VERSA tahun 2018, hasil sendiri Rp17.000.000
    • Motor, Yamaha N-MAX tahun 2018, hasil sendiri Rp21.000.000
    • Mobil, Mitsubishi Pajero Sport tahun 2018, hasil sendiri Rp400.000.000
    • Mobil, Toyota Fortuner tahun 2018, hasil sendiri Rp410.000.000.

    3. Harta bergerak lainnya: Rp192.000.000

    4. Surat berharga: Rp78.994.704

    5. Kas serta setara kas: Rp1.290.320.829

    6. Harta lainnya: Rp. 0

    Sub total harta: Rp12.548.078.483

    7. Hutang Rp2.992.000.000

    Total harta kekayaan (Harta-Hutang): Rp9.556.078.483

  • Harta kekayaan Muhamad Herindra Ketua BIN berdasarkan data LHKPN

    Harta kekayaan Muhamad Herindra Ketua BIN berdasarkan data LHKPN

    Ligapedianews.com Ibukota Indonesia – Letjen TNI Purn. Muhamad Herindra telah dilakukan menduduki kedudukan sebagai Ketua Badan Intelijen Negara (BIN) di Kabinet Merah Putih pimpinan Presiden Prabowo. Sebelum menjabat kedudukan setingkat menteri tersebut, Muhamad Herindra merupakan Wakil Menteri Pertahanan, yang dimaksud mendampingi Menteri Perlindungan Prabowo Subianto periode 2020-2024.

    Pria kelahiran Magelang, 30 November 1964 yang dimaksud miliki latar belakang perjalanan karir militer yang tersebut panjang. Tahun 2013-2014 Muhamad Herindra merupakan Wakil Komandan Jenderal Kopassus, tahun 2015-2016 menjabat sebagai Komandan Jenderal Kopassus, kemudian tahun 2016-2017 sebagai Pangdam III Siliwangi.

    Alumni lulusan terbaik Akmil yang disebutkan terus menapaki karirnya, tahun 2017-2018 Muhamad Herindra dipercaya menjadi Perwira Staf Ahli Level III Lingkup Hubungan Internasional Panglima TNI, tahun 2018-2020 sebagai Inspekstur Jenderal TNI, tahun 2020 terpilih sebagai Kepala Staf Umum TNI, tahun 2020-2024 dipilih sebagai Wakil Menteri Pertahanan, juga saat ini menjabat sebagai Ketua Badan Intelijen Negara (BIN) periode 2024-2029 yang digunakan menggantikan Jendral Polisi Purn. Budi Gunawan.

    Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada tanggal penyampaian 5 April 2024 periodik 2023, Muhamad Herindra tercatat memiliki jumlah total harta kekayaan mencapai Rp23.463.716.345 atau sekitar Rp23,4 miliar.

    Harta yang disebutkan meliputi berbagai aset yang dimaksud dimilikinya lalu terpantau aset kekayaan terbesar Herindra meliputi empat tanah lalu bangunan yang tersebut berada di dalam Ibukota Selatan, Ibukota Indonesia Timur, serta Bogor mencapai total nilai Rp16 miliar.

    Selain itu, harta Herindra mencakup satu unit mobil Toyota Alphard senilai Rp661 juta. Lalu, terdapat harta bergerak lainnya mencapai Rp344 juta, kas lalu setara kas senilai Rp6 miliar, kemudian harta lainnya sebesar Rp580 juta.

    Dengan beberapa jumlah harta kekayaan tersebut, Herindra tercatat mempunyai hutang sebesar Rp1 miliar. Untuk selengkapnya, berikut rincian jumlah total harta kekayaan Herindra berdasarkan data LHKPN.

    1. Tanah serta bangunan: Rp16.020.988.791

    • Tanah seluas 330 m2 di area Kab/Kota Daerah Perkotaan DKI Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp4.100.315.658
    • Tanah lalu bangunan seluas 400 m2/350 m2 pada Kab/Kota Pusat Kota DKI Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp5.945.123.800
    • Tanah serta bangunan seluas 189 m2/110 m2 pada Kab/Kota Perkotaan Ibukota Timur, hasil sendiri Rp2.900.549.333
    • Tanah juga bangunan seluas 948 m2/948 m2 dalam Kab/Kota Bogor, hasil sendiri Rp3.075.000.000

    2. Alat transportasi lalu mesin: Rupiah 661.500.000

    • Mobil, Toyoya Alphard SC 2.5L AT tahun 2015, hasil sendiri Rp661.500.000

    3. Harta bergerak lainnya: Rp344.765.000
    4. Surat berharga: Tidak ada laporan
    5. Kas dan juga setara kas: Rp6.855.989.016
    6. Harta lainnya: Rp580.473.538
    7. Hutang Rp. 1.000.000.000

    Total harta kekayaan (harta-hutang) Rp23.463.716.345

  • Harta kekayaan Menteri UMKM Maman Abdurrahman berdasarkan data LHKPN

    Harta kekayaan Menteri UMKM Maman Abdurrahman berdasarkan data LHKPN

    Ligapedianews.com DKI Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan laporan terbaru mengenai harta kekayaan Maman Abdurrahman, mantan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar yang mana sekarang menjabat sebagai Menteri UMKM pada kabinet Merah Putih dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

    Laporan ini merupakan bagian dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) untuk periode tahun 2023 kemudian dirilis pada 3 April 2024. Total kekayaan yang dimiliki oleh Maman tercatat mencapai Rp15.789.116.232 atau setara dengan Rp15,79 miliar.

    Dalam laporan yang tersebut disampaikan, Maman memiliki berbagai aset, dalam antaranya tanah serta bangunan senilai Rp15,72 miliar yang tersebar di area beberapa daerah. Beberapa properti mencakup tanah seluas 980 m² di area Kubu Raya, tanah lalu bangunan seluas 150 m² juga 240 m² pada Tangerang Selatan, lalu properti lainnya yang bernilai hingga miliaran rupiah.

    Selain aset properti, Maman juga tercatat miliki dua mobil, yaitu Toyota Alphard tahun 2018 juga Toyota Innova Venturer tahun 2020, dengan total nilai aset kendaraan mencapai Rp1,23 miliar. Harta bergerak lainnya tercatat senilai Rp336 jt serta kas dan juga setara kas sebesar Rp1,27 miliar.

    Di sisi lain, Maman miliki hutang sebesar Rp2,76 miliar, sehingga total kekayaannya mencapai Rp15,79 miliar setelahnya dikurangi dengan hutang. Dengan demikian, berikut adalah rincian lengkap harta kekayaan Maman Abdurrahman.

    Rincian harta kekayaan Maman Abdurrahman

    A. Tanah dan juga bangunan
    Total: Rp15.723.000.000

    1. Tanah lalu bangunan seluas 150 m²/240 m² dalam Tangerang Selatan dengan nilai Rp6.000.000.000
    2. Tanah dan juga bangunan seluas 74 m²/82 m² di area Tangerang Selatan senilai Rp1.300.000.000
    3. Tanah seluas 123 m²/260 m² dalam Tangerang Selatan dengan nilai Rp900.000.000
    4. Tanah seluas 300 m²/140 m² pada Pontianak bernilai Rp1.500.000.000
    5. Tanah seluas 980 m² dalam Kubu Raya dengan nilai Rp300.000.000
    6. Tanah serta bangunan seluas 251 m²/202 m² di area Pontianak senilai Rp900.000.000
    7. Tanah seluas 435 m² di dalam Tangerang Selatan dengan nilai Rp2.288.390.625
    8. Tanah seluas 202 m² dalam Tangerang Selatan dengan nilai Rp284.790.437

    B. Alat transportasi kemudian mesin
    Total: Rp1.225.000.000

    1. Mobil Toyota Alphard tahun 2018 senilai Rp825.000.000
    2. Mobil Toyota Innova Venturer tahun 2020 dengan nilai Rp400.000.000.

    C. Harta bergerak lainnya
    Total: Rp336.000.000

    D. Surat berharga
    Total: Rp1.265.116.232

    E. Kas kemudian setara kas
    Total: Rp15.000.000

    F. Harta lainnya
    Total: Rp0

    Total harta kekayaan

    • Total kekayaan: Rp18.549.116.232
    • Hutang: Rp2.760.000.000
    • Total kekayaan bersih dikurangi dengan hutang: Rp15.789.116.232

    Pengumuman ini merupakan bentuk transparansi KPK untuk memfasilitasi kewajiban pejabat negara pada melaporkan harta kekayaan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang mana Bersih kemudian Bebas dari Korupsi, Kolusi, juga Nepotisme.

  • Harta kekayaan Menteri PKP Marurar Sirait berdasarkan LHKPN

    Harta kekayaan Menteri PKP Marurar Sirait berdasarkan LHKPN

    Ligapedianews.com Ibukota – Maruarar Sirait, politisi Gerindra yang tersebut menjabat sebagai Menteri Perumahan lalu Kawasan Permukiman (PKP). Berada pada kabinet baru Presiden Prabowo, harta kekayaan Maruarar Sirait menjadi perhatian publik.

    Pria kelahiran Medan, 23 Desember 1969 yang disebutkan mempunyai perjalanan karir urusan politik yang dimaksud cukup panjang, bahkan ia merupakan salah satu eks politikus senior partai PDI-P.

    Selama empat periode, Maruarar Sirait terlibat di parlemen pemerintahan yakni menduduki bangku anggota DPR RI pada Komisi XI yang tersebut bertanggungjawab pada bidang keuangan, perencanaan pengerjaan nasional, moneter, kemudian sektor jasa keuangan.

    Tidak semata-mata berada di dalam dunia politik, Maruarar Sirait terpilih menjadi Manager Koperasi Keluarga Besar Mahasiswa (KKBM) Unpar Bandung kemudian Komisaris Utama PT Potenza Sinergi.

    Sebagai Mantan Ketua Streering Committee Piala Presiden tahun 2015-2019, Maruarar pernah diberi kepercayaan oleh Erick Thohir menjadi Ketua Satuan Tugas (Satgas) Anti Mafia Sepak Bola pada tahun 2023.

    Harta kekayaan Maruarar Sirait

    Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Maruarar Sirair melaporkan data total harta kekayaannya sebesar Rp85.803.512.722 atau sekitar Rp85 miliar. Aset terbesar yang tersebut dimiliki Maruarar terdiri dari 31 tanah dan juga bangunan yang digunakan mencapai Rp74 miliar.

    Selengkapnya, berikut ini adalah rincian dari total harta kekayaan Maruarar Sirait sesuai data LHKPN pada tanggal penyampaian 29 April 2020 periodik 2019.

    1. Tanah juga bangunan: Rp74.478.386.200

    • Tanah seluas 590 m2 dalam Kab/Kota Tangerang, hibah tanpa akta Rp142.500.000
    • Tanah seluas 200 m2 di dalam Kab/Kota Bandung, hasil sendiri Rp1.125.000.000
    • Tanah dan juga bangunan seluas 205 m2/90 m2 dalam Kab/Kota Bandung, hasil sendiri Rp1.289.565.000
    • Tanah serta bangunan seluas 167 m2/85 m2 di area Kab/Kota Bandung, hibah tanpa akta Rp1.068.235.000
    • Tanah serta bangunan seluas 328 m2/48 m2 dalam Kab/Kota Subang, hasil sendiri Rp62.000.000
    • Tanah lalu bangunan seluas 569 m2/596 m2 di dalam Kab/Kota Tangerang Selatan, hasil sendiri Rp4.524.695.000
    • Tanah lalu bangunan seluas 525 m2/207 m2 di tempat Kab/Kota Tangerang Selatan, hasil sendiri Rp2.724.750.000
    • Tanah seluas 208 m2 di dalam Kab/Kota Tangerang Selatan, hasil sendiri Rp84.272.000
    • Tanah seluas 484 m2 dalam Kab/Kota Toba Samosir, warisan Rp190.696.000
    • Tanah seluas 675 m2 pada Kab/Kota Toba Samosir, warisan Rp265.950.000
    • Tanah seluas 1080 m2 dalam Kab/Kota Toba Samosir, warisan Rp425.520.000
    • Tanah serta bangunan seluas 180 m2/68 m2 di area Kab/Kota Perkotaan DKI Jakarta Selatan, hibah tanpa akta Rp1.874.828.000
    • Tanah kemudian bangunan seluas 560 m2/36 m2 dalam Kab / Pusat Kota Bogor, hasil sendiri Rp436.320.000.
    • Tanah seluas 9395 m2 pada Kab/Kota Tangerang, hibah tanpa akta Rp354.755.200
    • Tanah lalu bangunan seluas 502 m2/250 m2 di tempat Kab/Kota Daerah Perkotaan Ibukota Selatan , hibah tanpa akta Rp2.152.500.000
    • Tanah seluas 372 m2 di dalam Kab/Kota Perkotaan DKI Jakarta Selatan, hibah tanpa akta Rp1.259.500.000
    • Tanah dan juga bangunan seluas 425 m2/66 m2 dalam Kab/Kota Daerah Perkotaan Ibukota Selatan, hibah tanpa akta Rp1.297.443.000
    • Tanah seluas 9027 m2 di area Kab/Kota Humbang Hasundutan, hasil sendiri Rp2.360.000.000
    • Tanah seluas 2980 m2 dalam Kab/Kota Pusat Kota Tangerang, hasil sendiri Rp521.500.000
    • Tanah serta bangunan seluas 75 m2/59 m2 pada Kab/Kota Pusat Kota Tangerang Selatan, hasil sendiri Rp362.375.000
    • Tanah lalu bangunan seluas 91 m2/235 m2 di area Kab/Kota Perkotaan Tangerang, hasil sendiri Rp4.073.654.000
    • Tanah juga bangunan seluas 68 m2/182 m2 dalam Kab/Kota Daerah Perkotaan Tangerang , hasil sendiri Rp5.397.122.000
    • Tanah juga bangunan seluas 448 m2/203 m2 dalam Kab/Kota Daerah Perkotaan Tangerang , hasil sendiri Rp5.500.000.000
    • Tanah kemudian bangunan seluas 136 m2/544 m2 di dalam Kab/Kota Daerah Perkotaan Ibukota Indonesia Pusat , hasil sendiri Rp6.109.626.000
    • Tanah juga bangunan seluas 67.5 m2/270 m2 di area Kab/Kota Perkotaan Ibukota Utara , hasil sendiri Rp6.800.000.000
    • Tanah kemudian bangunan seluas 67.5 m2/270 m2 pada Kab/Kota Daerah Perkotaan DKI Jakarta Utara , hasil sendiri Rp7.550.000.000
    • Tanah lalu bangunan seluas 67.5 m2/270 m2 di tempat Kab/Kota Perkotaan Ibukota Indonesia Utara , hasil sendiri Rp6.800.000.000
    • Tanah juga bangunan seluas 67.5 m2/270 m2 pada Kab/Kota Daerah Perkotaan Ibukota Utara , hasil sendiri Rp6.800.000.000
    • Tanah serta bangunan seluas 557 m2/80 m2 di tempat Kab/Kota Perkotaan Tangerang Selatan, hasil sendiri Rp2.460.975.000
    • Tanah lalu bangunan seluas 493 m2/72 m2 dalam Kab/Kota Daerah Perkotaan Pematang Siantar, hasil sendiri Rp124.880.000
    • Tanah kemudian bangunan seluas 65 m2/68 m2 di tempat Kab/Kota Tangerang, hasil sendiri Rp339.725.000

    2. Alat transportasi juga mesin: Rp1.152.275.000

    • Mobil, Fotton Ambulance tahun 2012, hasil sendiri Rp94.500.000
    • Mobil, Toyota Alphard tahun 2017, hasil sendiri Rp713.775.000
    • Mobil, Toyota Fortuner tahun 2017, hasil sendiri Rp344.000.000

    3. Harta bergerak lainnya Rp. 7.424.428.504
    4. Surat berharga Rp. 11.075.899.078
    5. Kas juga setara kas Rp. 19.955.426.358
    6. Harta lainnya Rp. 5.505.790.252
    7. Hutang Rp. 33.788.692.670

    Total harta kekayaan (harta-hutang) Rp85.803.512.722

  • Catatan harta kekayaan Cawagub Jabar, Erwan Setiawan menurut LHKPN

    Catatan harta kekayaan Cawagub Jabar, Erwan Setiawan menurut LHKPN

    Ligapedianews.com Ibukota – Erwan Setiawan resmi progresif sebagai calon Wakil Gubernur Jawa Barat pada pemilihan gubernur 2024.

    Erwan Setiawan miliki pengalaman panjang sebagai pejabat publik. Sebelum Ia mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat, karir pada politiknya cukup gemilang. Ia pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Perkotaan Bandung untuk periode 2009-2014 juga juga menjabat sebagai Wakil Kepala Kabupaten Sumedang pada 2018-2023.

    Dengan pengalaman tersebut, Erwan Setiawan dikenal sebagai figur yang mana miliki pemahaman mendalam tentang tata kelola pemerintahan di daerah. Karir politiknya yang mana solid menjadikannya salah satu calon yang diperhitungkan di pemilihan gubernur Jawa Barat 2024, sebagai duta gubernur.

    Setelah resmi menjadi calon duta gubernur, mantan Wakil Pimpinan Daerah Sumedang ini juga sudah pernah menarik perhatian publik, usai Ia melaporkan harta kekayaan pribadi nya ke KPK pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

    Berdasarkan data LHKPN yang tersebut dilaporkan oleh Erwan Setiawan pada 28 Agustus 2024, diketahui bahwa ia miliki harta kekayaan total bersih Rp22.736.849.123.

    Berikut adalah rincian harta kekayaan calon Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menurut catatan dari LHKPN.

    Kekayaan Erwan Setiawan

    1. Tanah juga bangunan

    Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang mana telah dilakukan dilaporkannya, Erwan Setiawan tercatat miliki aset terdiri dari tanah lalu bangunan dengan nilai mencapai Rp20.250.000.000. Aset ini meliputi:

    • Sebidang tanah juga bangunan seluas 200 m2/200 m2 pada Kabupaten/Kota Bandung, yang diperoleh melalui hibah tanpa akta, senilai Rp3.000.000.000.

    • Sebidang tanah serta bangunan seluas 1655 m2/978 m2 dalam Kabupaten/Kota Sumedang, diperoleh melalui hibah tanpa akta, senilai Rp9.250.000.000.

    • Sebidang tanah juga bangunan seluas 390 m2/390 m2 dalam Kabupaten/Kota Bandung, diperoleh melalui hibah tanpa akta, senilai Rp6.000.000.000.

    • Sebidang tanah kemudian bangunan seluas 328 m2/328 m2 di area Kabupaten/Kota Cimahi, diperoleh dari hasil sendiri, senilai Rp2.000.000.000.

    2. Alat transportasi dan juga mesin

    Total harta kekayaan yang mana dimiliki oleh Erwan Setiawan dari alat transportasi lalu mesin, senilai Rp605.000.000, meliputi:

    • Mobil Toyota Land Cruiser 20047 4WD AT keluaran tahun 2007, diperoleh dari hasil sendiri, senilai Rp350.000.000.

    • Mobil Toyota Fortuner 2.7 G Lux AT tahun 2011, diperoleh dari hasil sendiri, senilai Rp200.000.000.

    • Sepeda motor Yamaha N-Max 2 DP tahun 2015, diperoleh dari hasil sendiri, senilai Rp15.000.000.

    • Sepeda motor Yamaha BG6 A/T tahun 2017, diperoleh dari hasil sendiri, senilai Rp40.000.000.

    3. Harta bergerak lainnya

    Dalam rekam jejak di tempat bagian harta bergerak lainnya, kekayaan yang dimiliki oleh Erwan Setiawan, senilai Rp1.970.000.000.

    4. Surat berharga: Tidak ada catatan yang terlapor.

    5. Kas juga setara kas

    Dalam laporannya di dalam penyesuaian kas serta setara kas, Erwan Setiawan miliki harta kekayaan, senilai Rp11.849.123.

    6. Harta lainnya: Tidak ada catatan yang terlapor.

    7. Hutang

    Erwan Setiawan, tercatat di laporannya bahwa Ia miliki beberapa Hutang, sebanyak Rp100.000.000.

    Erwan Setiawan memiliki catatan beberapa jumlah hutang pada laporannya di tempat LHKPN. Sehingga, sejak laporan yang disebutkan diterima total harta kekayaan bersihnya, mencapai Rp22.736.849.123 (dua puluh dua miliar tujuh ratus tiga puluh enam jt delapan ratus empat puluh sembilan ribu seratus dua puluh tiga rupiah).