Tag: GP Spanyol

  • Statistik GP Spanyol: Rossi menang terbanyak, Bagnaia ketiga

    Statistik GP Spanyol: Rossi menang terbanyak, Bagnaia ketiga

    Ligapedia.news Ibukota Indonesia – Pembalap legendaris MotoGP dengan syarat Italia Valentino Rossi hingga saat ini masih menjadi sosok yang paling banyak menaklukkan GP Spanyol yang mana berlangsung di tempat Sirkuit Jerez.

    Dikutip dari laman MotoGP, Kamis, peserta balap berjuluk The Doctor yang dimaksud masih memegang rekor atlet sepeda terbanyak yang dimaksud mengungguli GP Spanyol dengan total tujuh kali kemenangan.

    Angka yang disebutkan masih terpaut jarak jauh apabila dibandingkan dengan peserta balap legendaris Australia Mick Doohan yang digunakan mencatatkan total empat kemenangan juga menempati urutan kedua atlet sepeda tersukses pada GP Spanyol.

    Sementara peserta balap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia pada masa kini berstatus sebagai atlet sepeda terlibat yang digunakan paling sukses meraih podium pertama di dalam GP Spanyol.

    Pecco, sapaan akrabnya, total telah dilakukan meraih tiga kali kemenangan dalam GP Spanyol sekaligus menempatkan dirinya sebagai atlet sepeda ketiga tersukses dalam bawah Rossi juga Doohan.

    Rossi juga masih mendominasi catatan peraih pole position terbanyak dengan meraih total lima kali pole position.

    Hanya Jorge Lorenzo yang tersebut mampu menyamai catatan pole position dari Rossi. Sedangkan Fabio Quartararo tercatat sudah pernah empat kali mendapatkan pole position dalam GP Spanyol.

    Dari catatan waktu tercepat di sekali lap masih dipegang oleh Pecco yang mampu mencatatkan 1 menit 36,025 detik pada GP Spanyol musim 2024.

    Ajang GP Spanyol musim 2025 akan berlangsung mulai hari terakhir pekan (25/4) hingga Akhir Pekan (27/4).

    Pembalap rekan setim Pecco, Marc Marquez diprediksi menjadi batu sandungan bagi atlet sepeda jika Italia itu untuk terus mengejar rekor kemenangan Rossi di area GP Spanyol.

    Dikutip dari MotoGP, Kamis, berikut statistik rekor GP Spanyol:

    Kemenangan terbanyak

    1. Valentino Rossi – 7 kemenangan

    2. Mick Doohan – 4 kemenangan

    3. Francesco Bagnaia – 3 kemenangan

    Pole position terbanyak

    1. Valentino Rossi – 5 pole position

    2. Jorge Lorenzo – 5 pole position

    ​​​​​​​3. Fabio Quartararo – 4 pole position

    ​​​​​​​Catatan waktu per lap tercepat

    Francesco Bagnaia – 1 menit 36,025 detik

  • Francesco Bagnaia yakin mampu taklukkan Jerez untuk keempat kalinya

    Francesco Bagnaia yakin mampu taklukkan Jerez untuk keempat kalinya

    Ligapedia.news Ibukota Indonesia – Pembalap Ducati Francesco Bagnaia yakin dirinya bisa saja menaklukkan Sirkuit Jerez, Spanyol untuk keempat kalinya secara beruntun, menjauhi seri kelima MotoGP musim ini yang tersebut dimainkan di dalam sirkuit yang dimaksud pada akhir pekan.

    Dari semua rider MotoGP musim ini, Bagnaia adalah sang raja Jerez sebab menaklukkan sirkuit itu tiga kali beruntun sejak 2022. Catatan Bagnaia ini belaka kalah dari dua legenda MotoGP, Mick Doohan (4) dan juga Valentino Rossi (7).

    "Saya yakin bahwa saya bisa saja berjuang, saya dapat berjuang untuk menang," kata Bagnaia, disitir dari Crash, Jumat.

    Di tahun ini, Bagnaia sadar bahwa meraih kemenangan Jerez untuk keempat kalinya bukanlah perkara mudah. Pasalnya, ia kemungkinan besar akan mendapatkan perlawanan ketat dari rekan setimnya sendiri, Marc Marquez yang mana dengan cepat menjadi favorit juara setelahnya memenangi tujuh dari delapan balapan (sprint lalu balapan utama) musim ini.

    Dan untuk mengalahkan Marquez, peserta balap selama Italia itu mengungkapkan dirinya harus "meningkatkan level" membalapnya.

    “Saya suka lintasannya serta tiga GP terakhir pada di tempat ini sangat bagus. Tahun lalu pertarungan dengan Marc sangat ketat, tetapi tahun ini ia merasa lebih banyak baik kemudian daya saingnya meningkat. Jadi saya perlu meningkatkan level saya lagi," jelas dia.

    Meski demikian, juara dunia 2022 dan juga 2023 itu yakin bahwa rekan setimnya itu dapat semata tak terlalu berbagai mengambil risiko pada balapan nanti jikalau mengamati situasi di dalam klasemen sementara di tempat mana dirinya terpaut 26 poin dari Marquez di area tempat pertama.

    “Marc berada di situasi di area mana ia tahu ia juga dapat finis kedua tanpa terlalu sejumlah mengambil risiko,” imbuhnya. “Namun, ia adalah atlet sepeda yang dimaksud biasanya bukan ingin finis kedua. Jika saya menang, itu juga dikarenakan peningkatan yang digunakan telah lama kami lakukan mulai membuahkan hasil," tambahnya.

    Mengenai pembukaan kualifikasi, pasca kecelakaan di area Qatar yang membuatnya berada di dalam urutan ke-11 pada grid, Bagnaia mengaku ia tak berencana untuk menjadi lebih banyak berhati-hati.

    "Anda membutuhkan putaran itu. Namun, saya tidak ada akan mengubah sikap saya. Saya akan memacu kemampuan seperti biasa," tutup dia.