Tag: GOjek

  • Cara mengaktifkan akun GoPay yang digunakan terblokir, cepat kemudian praktis

    Cara mengaktifkan akun GoPay yang digunakan terblokir, cepat kemudian praktis

    https://ligapedianews.com/ Ibukota Indonesia – Pernah panik akibat akun GoPay tiba‑tiba terblokir? Jangan khawatir, kondisi ini umumnya terjadi lantaran alasan keamanan, seperti terdeteksi aktivitas mencurigakan, atau akun yang tak terlibat pada jangka waktu lama. Situasi ini memang sebenarnya memproduksi sebagian pengguna merasa bingung, apalagi apabila keseimbangan di area dalamnya masih ada.

    Kabar baiknya, Anda tiada perlu khawatir berlebihan lantaran akun GoPay yang digunakan terblokir mampu diaktifkan kembali. Prosesnya cukup mudah serta dapat dilaksanakan cuma pada beberapa langkah simpel melalui aplikasi, tanpa harus datang ke kantor layanan. Berikut penjelasan selengkapnya.

    Kenapa akun GoPay bisa saja terblokir?

    Ada beberapa pemicu umum yang mana menciptakan akun GoPay terkunci, pada antaranya:

    1. Tidak bergerak tambahan dari 360 hari

    Akun yang mana jarang digunakan selama setahun akan otomatis dinonaktifkan oleh sistem.

    2. Aktivitas mencurigakan

    Sistem keamanan GoPay akan memblokir apabila ada proses yang digunakan dianggap bukan wajar.

    3. Salah PIN berkali-kali

    Memasukkan PIN yang dimaksud salah berulang kali juga sanggup memicu pemblokiran sementara bahkan permanen.

    Cara aktivasi ulang akun GoPay

    Tenang, berikut langkah-langkah mudah untuk membuka kembali akun GoPay Anda:

    1. Gunakan Fitur Bantuan di dalam Aplikasi

    • Masuk ke menu Profilku → Bantuan → GoPay → Aktivasi Ulang Akun GoPay.

    • Klik tombol “Hubungi Kami” lalu ikuti petunjuknya.

    2. Lengkapi data yang digunakan diminta

    Anda kemungkinan besar akan diminta untuk mengunggah data verifikasi seperti nama, nomor HP, email, atau bukti kegiatan terakhir.

    3. Hubungi customer service

    • Via Email: Kirim permintaan aktivasi ke aduan.pelanggan@go‑pay.co.id.

    • Via Telepon: Hubungi +62‑21‑5084‑9000 dengan menyebutkan identitas (KTP/SIM) serta alasan aktivasi.

    4. Tunggu proses konfirmasi

    Aktivasi biasanya memerlukan waktu antara 1–3 hari kerja. Notifikasi akan dikirimkan melalui program atau email jikalau akun telah kembali aktif.

    Penting untuk diketahui

    • Jika akun dinonaktifkan dikarenakan tidaklah digunakan selama 12 bulan, GoPay akan mengenakan biaya administrasi Rp2.000 per bulan sampai tersisa habis. Segera aktivasi ulang agar tersisa aman.

    • Jika pemblokiran disebabkan oleh kesalahan PIN atau dugaan penipuan, ikuti arahan pasukan GoPay serta kirimkan data yang tersebut jelas agar proses lebih banyak cepat.

    Tips agar akun GoPay aman dan juga bukan terblokir lagi

    • Rutin gunakan akun GoPay untuk transaksi.

    • Jangan salah memasukkan PIN terlalu sering.

    • Waspada terhadap kegiatan mencurigakan.

    • Selalu update perangkat lunak Gojek ke versi terbaru.

    Dengan mengikuti langkah-langkah dalam atas, Anda mampu kembali menggunakan GoPay dengan nyaman. Pastikan terus-menerus menjaga keamanan akun agar terhindar dari permasalahan mirip di area masa mendatang.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan dalam situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • RUPST GoTo setujui buyback saham Rp3,26 triliun

    RUPST GoTo setujui buyback saham Rp3,26 triliun

    Ligapedianews.com Ibukota – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) di rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) menyetujui aksi pembelian kembali (buyback) saham senilai hingga 200 jt dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp3,26 triliun (kurs Jisdor Rp16.291 per dolar AS).

    "Kami mengucapkan terima kasih untuk para pemegang saham melawan dukungannya yang tersebut tercermin dari persetujuan terhadap seluruh rencana yang diajukan pada RUPST ini, termasuk pada antaranya rencana pembelian kembali saham dan juga lalu penyegaran kepemimpinan kami," ujar Direktur Utama GoTo Patrick Sugito Walujo dalam Jakarta, Rabu.

    Dalam RUPST, para pemegang saham juga menyetujui penunjukan sebanyak lima nama menjadi direktur perseroan, pada antaranya Direktur juga Chief People Officer Monica Lynn Mulyanto, juga Direktur Legal juga Group Corporate Secretary RA Koesoemohadiani.

    Kemudian, Direktur Public Affairs kemudian Communications Ade Mulyana, Direktur serta Chief Technology Officer Wuzhen (William) Xiong, dan juga Direktur dan juga Presiden GoTo Financial Sudhanshu Raheja.

    Selain itu, Catherine Hindra Sutjahyo yang mana sebelumnya menjabat sebagai Direktur juga Presiden unit bisnis On-Demand Services GoTo diangkat sebagai Wakil Direktur Utama lalu Deputi pimpinan menggantikan Thomas Husted.

    Kemudian, Hans Patuwo diangkat sebagai Presiden unit usaha On-Demand Services, sambil tetap saja menjabat sebagai Direktur lalu Chief Operating Officer Grup.

    Susunan Dewan Komisaris juga Direksi Perseroan hasil RUPST 2025 sebagai berikut:

    Dewan Komisaris

    Komisaris Utama: Agus DW Martowardojo

    Komisaris: Winato Kartono

    Komisaris: Wishnutama Kusubandio

    Komisaris: Pablo Malay

    Komisaris Independen: John A. Prasetio

    Komisaris Independen: Dirk Van den Berghe

    Komisaris Independen: Marjorie Tiu Lao

    Dewan Direksi

    Direktur Utama: Patrick Sugito Walujo

    Wakil Direktur Utama: Catherine Hindra Sutjahyo

    Direktur: Simon Tak Leung Ho

    Direktur: Hans Patuwo

    Direktur: Monica Lynn Mulyanto

    Direktur: R.A. Koesoemohadiani

    Direktur: Ade Mulyana

    Direktur: Wuzhen (William) Xiong

    Direktur: Sudhanshu Raheja

    "Kami menyambut hangat komisaris lalu para anggota Direksi yang baru, yang mana dengan pengalaman kemudian wawasan strategisnya akan memainkan peran penting pada mengakibatkan GoTo menuju fase peningkatan berikutnya. Kami juga menyampaikan terima kasih yang dimaksud tulus terhadap komisaris lalu para anggota Direksi yang tersebut mengakhiri masa jabatannya melawan dedikasi lalu kontribusi berharga merek selama ini," ujar Patrick.

    Komisaris Utama GoTo Agus Martowardojo mengungkapkan hasil RUPST mencerminkan kepercayaan dan juga dukungan yang mana berkesinambungan dari para pemegang saham, sejalan dengan upaya perseroan secara bersama-sama menguatkan pondasi perusahaan GoTo.

    Ia menyatakan persetujuan menghadapi seluruh jadwal merupakan langkah penting untuk meyakinkan perseroan tetap saja dikelola dengan baik, berorientasi ke depan, serta responsif terhadap keinginan yang terus mengalami perkembangan dari para pemangku kepentingannya.

    "Ke depan, Dewan Komisaris akan terus bekerja identik secara erat dengan Direksi untuk semakin menguatkan tata kelola, seiring dengan upaya bersatu membantu peningkatan kemudian kemajuan Indonesia," ujar Agus.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan pada situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.