Tag: gervonta davis

  • 4 Pangeran Tinju yang Cacat: Gervonta Davis, Ryan Garcia, Devin Haney dan juga Teofimo Lopez

    4 Pangeran Tinju yang Cacat: Gervonta Davis, Ryan Garcia, Devin Haney dan juga Teofimo Lopez

    Ligapedianews.com Empat pangeran tinju : Gervonta Davis , Ryan Garcia, Devin Haney kemudian Teofimo Lopez yang dimaksud ternoda prestasinya dengan kekalahan atau kemenangan kontroversial. Gervonta “Tank” Davis, Teofimo Lopez, Devin Haney, dan juga Ryan Garcia dicap sebagai 4 Pangeran tinju era tinju modern yang mana dominan pada satu dekade terakhir.

    Di masa lalu, ada juga empat Pangeran Tinju terkenal yang digunakan disematkan terhadap Sugar Ray Leonard, Roberto Duran, Marvin Hagler serta Tommy Hearns. Tetapi kuartet ini hanyalah kumpulan para pangeran belaka dikarenakan merek masih sangat muda, mereka itu bertarung di beberapa kelas pada bawah kelas yang dimaksud menjadi kompetisi persaingan Empat Raja, juga merek belum sepenuhnya merebut takhta tinju yang mana paling agung – merek semata-mata terlihat siap untuk itu.

    Lihatlah, tak satu pun dari 4 Pangeran Tinju modern ini yang gagal. Bahkan bukan ada yang dimaksud mendekati. Tiga dari empat petinju ini pernah masuk pada daftar juara dunia, dua dalam antaranya pernah menjadi juara dunia, lalu semuanya pernah mengakumulasi bayaran tujuh digit.

    Namun dalam ketika yang digunakan sama, hasil imbang kontroversial Gervonta Davis melawan Lamont Roach Jr pada Hari Sabtu waktu malam menciptakan masing-masing dari The Four Princes pada masa kini miliki noda pada catatan BoxRec mereka.

    Lopez adalah yang dimaksud pertama kali mencatatkan bilangan bulat “0”, setelahnya dipermalukan George Kambosos Jnr pada November 2021 – serta petinju berkarakter lincah dan juga petinju Teofimo ini juga lolos dengan dua kemenangan bilangan mutlak yang digunakan masih diperdebatkan pada lima pertarungan sejak ketika itu.

    Ryan Garcia dihentikan oleh Davis pada April 2023 di duel Prince vs Prince pertama; tak ada rasa malu dalam sana. Namun rapat keduanya dengan sesama Prince, melawan Haney April lalu, berakhir dengan sangat memalukan, dengan tes narkoba yang gagal mengubah kemenangan sementara bagi “KingRy” menjadi kemenangan tanpa pertandingan dengan denda kemudian penangguhan selama satu tahun.

    Secara teknis, rekor Haney masih bersih, namun setidaknya ada sebuah tanda bintang yang mana tersirat ketika anda mengamati bahwa ia memiliki 31 kemenangan pada 32 laga. Tanda bintang itu muncul pada bentuk kemenangan tanpa perlawanan melawan Garcia, yang dimaksud untuk sementara waktu mencatatkan rekornya sebagai kekalahan, dan juga yang dimaksud dapat dengan mudah menjadi kekalahan keduanya apabila bukanlah dikarenakan penjurian persahabatan di tempat akhir laga tahun 2023 melawan Vasiliy Lomachenko.

    Lalu, ada Tank, yang mempunyai rekor 30-0 dengan 28 KO, yang tersebut sebagian besar bebas dari kontroversi di area pada ring (kemenangannya pada tahun 2021 berhadapan dengan Isaac “Pitbull” Cruz sangat tipis, namun secara umum dianggap sebagai sesuatu yang dimaksud adil), sampai Roach berhasil mengalahkannya. Juri Eric Marlinski memberi nilai laga Hari Sabtu di malam hari di tempat Brooklyn itu 115-113 untuk Davis. Juri Steve Weisfeld kemudian Glenn Feldman memberikan skor 114-114. Secara anekdot, sebagian besar orang yang tersebut membagikan skor mereka itu dalam media sosial merasa Davis beruntung mendapatkan hasil imbang.

  • Pengacara Desak Komisi Atletik New York Jadikan Lamont Roach Juara Kelas Ringan WBA Baru

    Pengacara Desak Komisi Atletik New York Jadikan Lamont Roach Juara Kelas Ringan WBA Baru

    Ligapedianews.com Greg Smith, pengacara Lamont Roach mengirimkan surat untuk Komisi Atletik Negara Bagian New York, memohonkan dia mengubah hasil pertarungan Lamont melawan Gervonta Davis . Greg Smith mendesak hasil pertarungan pada Hari Sabtu di malam hari lalu menjadikan Lamont Roach sebagai juara kelas ringan WBA yang tersebut baru.

    Pertarungan yang disebutkan dinilai dengan hasil imbang kontroversial pasca bertarung 12 ronde dengan hasil 115-113 untuk Gervonta Davis, 114-114 serta 114-114. Menurut Dan Rafael, pengacara Roach menginginkan Komisi New York untuk “menyatakan” dirinya sebagai pemenang berhadapan dengan Tank melalui TKO dalam ronde kesembilan, didiskualifikasi atau melalui keputusan. Davis berlutut di tempat ronde kesembilan setelahnya terkena pukulan.

    Ia kemudian bangkit juga pergi ke pojok ring untuk membersihkan wajahnya oleh pelatihnya. Ia mengklaim bahwa matanya terkena minyak rambut. Wasit Steve Willis tiada menganggapnya sebagai sebuah knockdown, menganggapnya sebagai sebuah KO atau mendiskualifikasinya. Ia dapat cuma melakukan salah satu dari ketiganya, oleh sebab itu Tank sudah pernah berjalan menuju pojokan tanpa jeda.

    Fans cuma tahu bahwa hal ini akan terjadi dari pihak Roach, sebab langkah tanpa knockdown pada ronde kesembilan melawan Tank tidaklah hanya saja membuatnya kehilangan pertarungan, namun juga jutaan dolar yang mana akan ia dapatkan sebagai juara baru kelas ringan WBA. Dia akan memegang peringkat WBA, yang dimaksud akan menguntungkannya pada negosiasi untuk pertarungan ulang dengan Tank atau pertarungan melawan salah satu pemegang peringkat lainnya, seperti juara WBC Shakur Stevenson.

    “Pengacara Lamont Roach, Greg Smith, mengirimkan surat untuk Komisi Atletik Negara Bagian New York, memohon komisi yang dimaksud meninjau ulang hasil imbang mayoritas Roach yang kontroversial dengan pemegang gelar kejuaraan juara kelas ringan WBA, Gervonta Davis,” ujar Dan Rafael di acara Fight Freaks Unite.

    [Surat itu] meminta-minta komisi untuk membatalkan hasil pertarungan serta menyatakan Roach, yang digunakan merupakan pemegang penghargaan juara kelas ringan kategori junior WBA, sebagai “pemenang sebenarnya dari laga yang disebutkan – baik melalui TKO akibat Davis mengundurkan diri dari dari pertarungan atau didiskualifikasi oleh sebab itu menyebabkan benda yang digunakan bukan sah ke pada ring, atau melalui kebijakan juri pasca skor disesuaikan untuk merefleksikan KO tersebut.” Jika wasit memberi Roach poin untuk knockdown pada ronde kesembilan, maka ia akan menang dengan skor 115-112, 114-113, dan juga 114-113.

  • Kejayaan Lamont Roach Dirampok, Wasit Blunder Memalukan

    Kejayaan Lamont Roach Dirampok, Wasit Blunder Memalukan

    Ligapedianews,com Kemenangan Lamont Roach dirampok wasit yang digunakan memproduksi blunder dengan membatalkan sebuah knockdown Gervonta Davis. Perampokan di dalam Brooklyn? Gervonta Davis mempertahankan penghargaan dengan hasil imbang yang dimaksud dipermasalahkan setelahnya wasit mengabaikan knockdown yang tersebut menghasilkan rakyat murka.

    Juara kelas ringan WBA, Gervonta ‘Tank’ Davis (30-0, 28 KO), mendapat hadiah sebagai hasil imbang mayoritas 12 ronde melawan petinju yang dimaksud tidaklah diunggulkan, Lamont Roach (25-1-2, 10 KO), di area depan para penggemar yang tersebut tiada puas pada akhir malam, Hari Sabtu malam, pada Barclays Center, Brooklyn, New York.

    Wasit turut menentukan hasil pertandingan dengan membatalkan sebuah knockdown pada ronde kesembilan, ketika Gervonta menerima serangan lutut pasca terkena pukulan kanan yang dimaksud dilontarkan Roach. Setelah pertarungan, Tank Davis mengungkapkan bahwa ia merasa telah terjadi meraih kemenangan pada tiga ronde terakhir. Namun, itu adalah ronde-ronde terbaik Roach pada pertarungan tersebut, pada waktu ia menghujani Davis dengan pukulan, membuatnya frustasi serta menyebabkan para penggemar bersemangat.

    Skor akhir untuk pertarungan Gervonta Davis adalah 115-113, 114-114, 114-114. Ini adalah adalah perampokan terburuk yang dimaksud pernah dilihat. Roach menggembleng Tank dari A ke B, membuatnya terlihat seperti atlet amatir di malam hari ini, menyerang balik pada setiap kesempatan. Ketika keadaan terlihat suram bagi Davis di tempat ronde-ronde kejuaraan, ia menggunakan cara curang, memukul punggung Roach, memikul lalu melemparkan pukulan rendah.

  • Gervonta Davis Berlutut di area Ronde 9, Lamont Roach: Itu Seharusnya Knockdown!

    Gervonta Davis Berlutut di area Ronde 9, Lamont Roach: Itu Seharusnya Knockdown!

    Ligapedianews,com Jalur kehancuran yang mana diciptakan oleh Gervonta Davis secara menakjubkan melemah pada pada Barclays Center pada hari Hari Sabtu malam, ketika Lamont Roach Jr berhasil melintasi badai.

    “Tidak ada yang mana menyukai hasil imbang. Saya merasa jikalau kami bertarung lagi, saya dapat melakukan tambahan banyak,” kata Gervonta Davis pada konferensi pers pasca laga.

    “Itu adalah kesalahan saya. Saya tak mengambilnya seperti yang mana seharusnya. Saya mampu berbuat lebih banyak banyak. Pastinya saya bisa saja melakukan lebih lanjut berbagai lagi. Saya akan kembali ke sasana pada waktu seminggu. Hal ini saya, jelas kesalahan saya.”

    Hasil yang tersebut tak terduga itu terjadi pada di malam hari yang mana penuh dengan momen-momen tak biasa. Gervonta Davis, 30-0-1 (28 KO), tidak ada melukai Lamont Roach dengan pukulan kerasnya yang dimaksud telah terjadi dipatenkan. Sebaliknya, ia justru mendapat serangan balik dari Roach lalu bahkan terlihat berlutut setelahnya sebuah serangan ke arah tubuh dalam awal ronde kesembilan.

    Alih-alih memutuskan bahwa pertandingan ini berakhir dengan knockdown, wasit Steve Willis membiarkan juara kelas ringan WBA, Gervonta Davis, mundur ke pojokan untuk menyeka wajahnya dengan handuk putih. Davis menjelaskan setelahnya itu bahwa ia menderita sengatan komponen kimia rambut pada matanya, yang digunakan oleh rekan pelatihnya, Calvin Ford, disebut sebagai ‘ho juice’, serta ia harus mengobati rasa sakitnya.

    “Saya membalurkan air di tempat atasnya hari ini, tidaklah cukup,” kata Davis.


    Dengan tidak ada menganggapnya sebagai sebuah KO, Willis mempertahankan poin berharga bagi Davis yang digunakan terbukti monumental pada waktu penghitungan akhir.

    Sementara Davis menyatakan pasca itu bahwa ia yakin ia menyembunyikan laga dengan cukup baik untuk menang pada melawan kertas, belaka juri Eric Marlinski yang memberinya skor 115-113. Juri veteran Steve Weisfeld juga Glenn Feldman masing-masing memberi nilai pertandingan 114-114.

    Feldman lalu Marlinski masing-masing menilai ronde kesembilan yang digunakan kontroversial itu dengan skor 10-9 untuk Davis. Jika serangan lutut itu dianggap sebagai knockdown, maka ronde Roach dengan skor 10-8 akan mengubah hasil pertandingan kemudian menjadikannya juara kelas ringan juga bulu super WBA.

  • Dalih Minyak Rambut Gervonta Davis Dikecam: Kejayaan Lamont Roach Dirampok?

    Dalih Minyak Rambut Gervonta Davis Dikecam: Kejayaan Lamont Roach Dirampok?

    Ligapedianews,com Dalih minyak rambut dari Gervonta Davis ketika berlutut pada ronde 9 menuai kecaman dari penggemar tinju setelahnya hasil imbang yang tersebut kontroversial melawan Lamont Roach . Mereka meninjau hal itu sebagai hal yang tersebut alasan lemah dari juara kelas ringan WBA, Gervonta Davis (30-0-1, 28 KO), yang digunakan berhasil lolos dari serangan lawannya pada pertarungan di dalam Barclays Center, Brooklyn, New York.

    Peraturan harus dibuat untuk mengurangi para petarung untuk menghindari KO lalu diskualifikasi di tempat masa depan dengan mengungkapkan bahwa merek terkena minyak rambut pada mata mereka. Gervonta Davis mempermainkan wasit seperti biola, dengan menyatakan bahwa ia harus menghapus minyak rambut di area matanya pada waktu ia menerima serangan tubuh yang mana membuatnya berlutut di dalam ronde 9.

    Dari semua alasan yang tersebut digunakan para petarung untuk menjelaskan tentang kekalahan mereka, yang satu ini adalah yang tersebut terbaik. Jika saya yang dimaksud menjadi wasit pada laga ini, saya akan berkata seperti wasit bisbol, “Kamu OUT.” Saya akan mendiskualifikasi Tank dengan cepat sampai kepalanya berputar. Mengambil serangan lutut pasca dipukul kemudian berjalan menjauh ke pojok ring segera pasca itu adalah hal yang mana harus di-DQ. Anda tidaklah dapat melakukan hal itu, namun ia melakukannya kemudian lolos.

    Sulit dipercaya bahwa wasit, Steve Willis, membiarkannya oleh sebab itu ia tahu akan ada reaksi keras dari para penggemar. Bagi mereka, ia terlihat tak kompeten atau menunjukkan keberpihakan pada ‘Wajah Tinju’ di dalam A.S. Komisi di dalam pinggir ring seharusnya mengungkapkan sesuatu untuk memberikan penghargaan pada Roach berhadapan dengan apa yang dimaksud seharusnya menjadi knockdown di dalam ronde kesembilan.

    Karena kelambanan para wasit, pertarungan ini berakhir dengan hasil imbang mayoritas 12 ronde, kemudian bukannya kemenangan bagi Roach (25-1-2, 10 KO). Tank tampaknya tidak ada terlalu merasa bersalah melawan hasil imbang yang tersebut diterimanya setelahnya pertandingan.

    Dia menyatakan bahwa beliau tak akan memberikan Roach sebuah pertarungan ulang, juga mengisyaratkan bahwa beliau mungkin saja akan bertarung melawan YouTuber Jake Paul. Saya tidak ada tahu bagaimana pertarungan seperti itu dapat terjadi dikarenakan perbedaan ukuran mereka. Jangan kaget apabila hal itu terjadi dan juga apabila itu disetujui dengan mengandalkan rekor keduanya.

    “Dia adalah manusia pemukul balik yang mana hebat, juga memiliki IQ tinju yang sangat tinggi,” kata Chris Algieri terhadap Fighthype, berbicara tentang Lamont Roach pasca hasil imbang di dalam ronde ke-12 melawan Gervonta Davis pada Hari Sabtu malam.

    “Ia [Roach] selalu mengatakan, ‘Saya memukul lebih banyak keras dari yang dimaksud dipikirkan orang. Saya memukul lebih besar keras dari yang dikatakan oleh rekor saya. Ia beberapa kali mengejutkan Tank. Tank terlihat seperti pria dengan tangan yang mana lebih lanjut berat, namun Lamont miliki dagu yang tersebut lebih tinggi baik. Maka, jikalau Tank memukulnya dengan sangat keras serta ia dapat menerimanya, itu bukan akan menjadi masalah.”

  • Ryan Garcia Kecam Gervonta Davis No-Knockdown: Ganti Kemenangan gemilang untuk Roach

    Ryan Garcia Kecam Gervonta Davis No-Knockdown: Ganti Kemenangan gemilang untuk Roach

    Ligapedianews,com Ryan Garcia mengecam Komisi Kompetisi New York di tempat media sosial, sebagai reaksi berhadapan dengan kegagalan merek untuk membalikkan tindakan no call setelahnya Gervonta Davis berlutut pada ronde kesembilan. Banyak penggemar yang mana merasa bahwa itu seharusnya menjadi sebuah knockdown kemudian Gervonta Davis diskualifikasi pada pertarungan melawan Lamont Roach pada Hari Sabtu waktu malam lalu di dalam Barclays Center, Brooklyn.

    Ryan Garcia bertanya-tanya mengapa Komisi Atletik Negara Bagian New York membatalkan kemenangannya berhadapan dengan Devin Haney pada tanggal 20 April tahun lalu, membatalkan kemenangannya kemudian menyatakan bahwa ia tiada menang pasca ia ditemukan memiliki PED Ostarine yang dimaksud terlarang di tubuhnya.

    ”Yang saya ingin tahu adalah apakah komisi ini cuma memproduksi inovasi ketika anda mengeluh juga menangis seperti Haney atau merekan benar-benar peduli dengan integritas olahraga ini! Tidak ada yang dimaksud menentang Tank, tetapi sebab komisi mengganti kemenangan saya, mereka itu harus mengganti kemenangan ini untuk Roach. Mereka bukan akan melakukannya oleh sebab itu merek sudah ada mengincar saya sejak awal.” tulis Ryan Garcia di area akun X miliknya.

    Ia merasa Komisi merasa mereka itu perlu melakukan itu. Mengapa dia tak bertindak melawan langkah wasit Steve Willis pada ronde kesembilan ketika Tank Davis jatuh pasca terkena jab dari Roach (25-1-2, 10 KO)? Kegagalan di menimbulkan langkah yang dimaksud tepat menyebabkan Roach kehilangan kemenangan lalu jutaan dolar yang digunakan seharusnya ia dapatkan sebagai juara baru kelas berat badan WBA 63,5 kilogram.

    Roach tiada meninjau deskripsi besar dari kegagalan knockdown dan juga diskualifikasi yang tersebut dialami Tank, yang digunakan membuatnya kehilangan uang di bentuk dolar serta sen. Ia akan memunculkan jutaan dolar di pertandingan ulang sebagai juara WBA, bukannya

  • Gervonta Davis Terancam Kehilangan Gelar, WBC Wajibkan Rematch Lawan Lamont Roach

    Gervonta Davis Terancam Kehilangan Gelar, WBC Wajibkan Rematch Lawan Lamont Roach

    Ligapedianews,com Gervonta Davis menghadapi tekanan besar pasca hasil imbang kontroversial melawan Lamont Roach di area Barclays Center, New York, Hari Sabtu (1/3/2025). WBA pada masa kini berada dalam mempertimbangkan untuk memerintahkan pertandingan ulang pasca langkah wasit Steve Willis dinilai merugikan Roach.

    Dalam duel tersebut, Roach yang tersebut berstatus underdog mampu menahan Davis hingga hasil majority draw. Salah satu momen krusial terjadi pada ronde kesembilan ketika Davis sempat berlutut setelahnya menerima pukulan jab dari Roach. Namun, Willis tidak ada menghitungnya sebagai knockdown, sehingga Davis tetap memperlihatkan unggul secara perhitungan poin.

    Davis mengklaim bahwa ia kehilangan keseimbangan akibat minyak rambut yang tersebut menetes ke matanya, sehingga terpaksa mengambil jeda untuk membersihkan wajahnya di area sudut ring. Namun, berdasarkan aturan tinju, apabila seseorang petinju menyentuh kanvas setelahnya menerima pukulan, wasit seharusnya memberikan hitungan knockdown. Keputusan Willis untuk melanjutkan pertandingan tanpa hitungan menciptakan Roach kehilangan kesempatan menang.

    Salah satu juri mencetak skor 115-113 untuk Davis, sedangkan dua lainnya memberikan skor imbang 114-114. Jika knockdown itu dihitung, Roach kemungkinan besar akan mengundurkan diri dari sebagai pemenang juga merebut penghargaan WBA lightweight dari tangan Davis.

    Setelah laga, Davis menyatakan bahwa ia tak tertarik untuk segera mengadakan rematch. Namun, WBA melalui presidennya, Gilberto Mendoza, mengisyaratkan bahwa mereka itu dapat memaksakan pertandingan ulang demi menjaga kredibilitas olahraga ini.

    “Saya rasa tiada ada keraguan bahwa pertandingan ulang harus terjadi. Hal ini bukanlah belaka masalah hasil pertandingan, tetapi juga persepsi masyarakat terhadap olahraga tinju dan juga bagaimana kita menegakkan aturan,” ujar Mendoza terhadap The Ring.

    Jika WBA secara resmi menginstruksikan rematch serta Davis menolak, merek miliki wewenang untuk mencabut gelar kejuaraan juara darinya. Padahal, pada kontrak duel pertama, telah lama disertakan klausul pertandingan ulang, yang mana seharusnya mempermudah negosiasi.

    Kini, tindakan ada di area tangan Davis. Jika ingin mempertahankan sabuk juaranya, ia harus kembali menghadapi Roach di duel ulang yang diperkirakan akan menarik perhatian besar dunia tinju.

  • Profil Lamont Roach: Petinju yang dimaksud Membuat Gervonta Davis Berlutut

    Profil Lamont Roach: Petinju yang dimaksud Membuat Gervonta Davis Berlutut

    Ligapedianews,com Lamont Roach Jr mencuri perhatian dunia tinju setelahnya pertarungannya melawan Gervonta Davis di Barclays Center, Brooklyn, pada Hari Sabtu (1/3/2025). Dalam laga yang tersebut penuh kontroversi, Roach sukses menciptakan Davis berlutut dalam ronde kesembilan, sebuah momen yang tersebut seharusnya dinilai sebagai knockdown namun diabaikan oleh wasit.

    Lamont Roach Jr lahir pada 18 Agustus 1995 di area Washington, DC, Amerika Serikat. Ia mulai mengenal tinju sejak usia sembilan tahun, mengikuti jejak sepupunya yang berlatih di tempat No XCuse Boxing Club, Maryland. Di bawah bimbingan ayahnya, Lamont Roach Sr, dan juga pamannya Bernard ‘Boogaloo’ Roach, Roach berprogres menjadi petinju amatir berbakat.

    Sebagai petinju amatir, Roach mencatatkan rekor impresif dengan 125 kemenangan serta 15 kekalahan dan juga dua kali meraih kemenangan Kejuaraan Junior National Golden Gloves. Ia kemudian memulai karier profesionalnya pada usia 18 tahun, dengan kemenangan melawan Victor Galindo melalui langkah mutlak pada laga empat ronde pada 19 April 2014.

    Roach pertama kali bertarung untuk perebutan peringkat juara dunia pada 9 November 2019, menghadapi Jamel Herring untuk sabuk kelas bulu super WBO. Namun, ia harus menerima kekalahan mutlak pasca 12 ronde. Kekalahan ini tiada menyurutkan semangatnya. Ia bangkit kemudian berhasil menjadi juara dunia kelas bulu super WBA pada 25 November 2023 pasca mengalahkan Héctor Luis García.

    Laga melawan Gervonta Davis menjadi ujian terbesar bagi Roach. Sebelum duel, ia percaya diri mempunyai kemampuan teknis untuk bertahan selama 12 ronde serta mengalahkan Davis berdasarkan langkah juri. Selama pertarungan, Roach sukses meredam pukulan keras khas Davis lalu bahkan membuatnya berlutut pasca serangan ke tubuh di tempat ronde kesembilan.

    Namun, wasit Steve Willis tak menganggapnya sebagai knockdown lalu membiarkan Davis mundur ke pojokan untuk menyeka wajahnya dengan handuk putih. Davis berdalih bahwa ia terkena sengatan materi kimia rambut di area matanya. Keputusan ini menuai kontroversi, sebab apabila wasit menghitung knockdown, Roach bisa saja sekadar meraih kemenangan laga dengan skor 10-8 pada ronde tersebut.

    Hasil akhir pertandingan berakhir imbang dengan skor 114-114 dari dua juri, sementara satu juri lainnya memberikan keunggulan tipis 115-113 untuk Davis. Roach mengaku kecewa dengan kebijakan yang disebutkan serta menegaskan bahwa apabila aturan diterapkan dengan benar, ia seharusnya meninggalkan sebagai pemenang.

    Biodata Lamont Roach

    Nama: Lamont Roach Jr

    Tempat Lahir: Washington, DC, Amerika Serikat

  • Gervonta Davis vs Shakur Stevenson, Eddie Hearn: Pertarungan Terbesar Tank!

    Gervonta Davis vs Shakur Stevenson, Eddie Hearn: Pertarungan Terbesar Tank!

    Ligapedianews.com – Promotor Eddie Hearn yakin bahwa ia dapat menegosiasikan pertarungan unifikasi antara juara kelas ringan WBA, Gervonta Davis , juga juara WBC, Shakur Stevenson . Hearn menyatakan bahwa selama “semua orang masuk akal,” ia yakin dapat menyatukan pertarungan tersebut. Ia merasa bahwa Gervonta Davis (30-0, 28 KO) tidaklah memiliki pilihan lain baginya untuk memunculkan “uang yang tersebut banyak.”

    Promotor Matchroom Boxing, Eddie Hearn, mungkin saja telah terjadi melupakan bahwa Ryan Garcia merupakan pilihan bagi Gervonta ‘Tank’ Davis untuk berkompetisi ulang. Pertarungan yang dimaksud akan menciptakan lebih besar berbagai uang daripada Shakur bagi pria selama Baltimore ini.

    Shakur, 27 tahun, tiada populer pada kalangan penggemar tinju biasa atau sebagai daya tarik PPV. Ia miliki basis penggemar, namun bukan sebesar Ryan. Bahkan Devin Haney lebih banyak populer daripada Shakur.

    “Jika semua orang masuk akal. Pertarungan apa lagi yang dimaksud ada di area luar sana untuk Tank?” kata Eddie Hearn terhadap Boxing News ketika ditanya apakah ia pikir ia dapat memberikan pertarungan Gervonta Davis terhadap Shakur Stevenson berikutnya. “Dia [Tank] mempunyai pertarungan yang tersebut layak berikutnya, tapi ia [Lamont Roach]. Tank pasti ingin berada pada pertarungan besar. Ia akan ingin menciptakan banyak uang, dan juga saya rasa pertarungan terbesar baginya adalah melawan Shakur Stevenson juga sebaliknya,” kata Hearn.

    Anda tidak ada suka mengatakannya, tetapi Hearn menciptakan kesalahan pada mengontrak Shakur. Ia mengontrak Shakur untuk dua pertarungan pada tahun 2024. Pertarungan pertamanya di kontrak yang dimaksud seharusnya melawan Joe Cordina pada 12 Oktober tahun lalu. Shakur mengalami cedera tangan pada waktu berlatih untuk pertarungan yang dimaksud lalu harus mengundurkan diri.

    Sabtu ini akan menjadi pertarungan pertama Stevenson dengan Matchroom. Ia seharusnya bertarung melawan Floyd Schofield, namun ia mengundurkan diri oleh sebab itu sakit. Itu bukanlah pertarungan yang mana besar, namun masih dapat ditolerir.

    Namun, sekarang, Shakur akan bertarung dengan lawan pengganti. Inilah dua pilihannya: Josh Padley kemudian Moussa Gholam. Hearn tak akan mendapatkan hasil yang digunakan setimpal pada pertarungan pertama Shakur bersatu Matchroom, serta ia kemungkinan besar akan mengalami hambatan yang tersebut sebanding jikalau bukan dapat mengalahkan Gervonta Davis.

  • Isaac Cruz Gagal Rematch Gervonta Davis, Pengin Duel Ulang Jose Valenzuela

    Isaac Cruz Gagal Rematch Gervonta Davis, Pengin Duel Ulang Jose Valenzuela

    Isaac Cruz gagal rematch dengan Gervonta Davis setelahnya kekalahan dari Jose Valenzuela yang digunakan membuatnya kehilangan sabuk juara. Isaac Cruz menjilati luka kekalahan tipis yang dimaksud membuatnya kehilangan gelar kejuaraan dengan menghadirkan keluarganya ke taman hiburan di dalam California Selatan pada hari Selasa, merenungkan bagaimana ia kalah dari Jose Valenzuela, lalu memutuskan bagaimana cara untuk menghidupkan kembali kepribadiannya yang penuh daya tarik.

    Isaac Cruz (26-3-1, 18 KO) yang mana populer itu kalah di pertarungan oleh rekannya sesama petinju Meksiko kemudian gagal menduplikasi serangan ofensifnya yang tersebut ganas, yang mana membuatnya meraih sabuk juara dunia kelas ringan super versi WBA pada Juni lalu pada waktu melawan Rolando Romero.

    Tidak cuma kehilangan gelarnya, ia juga menyia-nyiakan kesempatan pertarungan ulang pada bulan Desember dengan juara kelas ringan tak terkalahkan, Gervonta Davis, yang dimaksud dihadapi Cruz sebagai lawan pengganti pada Desember 2021. Ia mempunyai hak untuk meminta-minta pertarungan ulang dengan Jose Valenzuela (14-2, 9 KO), dan juga berdasarkan pembicaraan dengan penasihat Cruz, Sean Gibbons, tampaknya itulah yang akan ia lakukan.

    Gibbons sedikit menyesali dirinya sendiri akibat memutuskan untuk melanjutkan pertarungan singkat melawan Valenzuela serta kemudian mengawasi petarungnya kalah melalui kebijakan terbelah dengan skor 116-112, 113-115, 116-112. Setahun pasca selamat dari kemenangan split decision melawan petinju kidal bertubuh tinggi lalu bertangan kidal, Giovanni Cabrera, Cruz dikalahkan oleh petinju kidal bertubuh tinggi lainnya.

    Gibbons bersumpah tidak ada akan ada lagi lawan dengan gaya seperti itu bagi Cruz, kemudian berpendapat bahwa Davis yang dimaksud lebih tinggi kecil adalah lawan yang tambahan baik. Gibbons, tentu hanya bias, juga menentang penilaian juri Pat Russell serta Rudy Barragan, yang mana memberi nilai delapan ronde untuk Valenzuela, dengan empat ronde. “Skenario terburuknya, ini adalah hasil imbang sebab [Cruz] mengungguli empat dari lima ronde pertama dan juga ia meraih kemenangan setidaknya dua ronde lagi setelahnya itu,” kata Gibbons.

    “Tidak mungkin saja pertarungan itu akan berakhir tambahan buruk dari hasil imbang. Itu adalah sebuah kemenangan. Saya tiada mengungkapkan itu adalah sebuah perampokan, namun [para juri] menyukai aksi tangan yang dimaksud terus bergerak.”