Tag: Formula 1

  • Perjalanan karir Lando Norris: Pembalap andalan McLaren dengan syarat Inggris

    Perjalanan karir Lando Norris: Pembalap andalan McLaren dengan syarat Inggris

    ligapedianews.com Ibukota – Lando Norris menjadi salah satu peserta balap yang mana paling bersinar di tempat turnamen Formula 1 pada waktu ini. Dengan penampilan yang mana semakin matang kemudian konsisten, peserta balap jika Inggris ini menjadi andalan pasukan McLaren, bersaing ketat dengan rekan setimnya Oscar Piastri untuk bersaing untuk peringkat juara dunia musim 2025.

    Norris, yang dimaksud lahir dalam Bristol, Inggris pada 13 November 1999, telah terjadi mencatatkan 31 podium, 5 kemenangan Grand Prix, kemudian 1122 poin dari 134 balapan sejak memulai debutnya pada F1 pada 2019. Meski belum meraih penghargaan juara dunia, performanya yang kian meningkat menjadikannya sebagai salah satu kandidat kuat juara dalam masa depan.

    Dari karting hingga Formula 1

    Perjalanan karir Lando Norris dimulai dari dunia karting. Sejak usia muda, ia sudah ada menunjukkan kemungkinan besar di dalam rute balap. Sejumlah prestasi di dalam tingkat divisi junior berhasil ia torehkan, termasuk dalam kompetisi MSA Formula, Toyota Racing Series, Eurocup Formula Renault 2.0, dan juga Formula Renault 2.0 Northern European Cup.

    Pada 2017, Norris resmi bergabung pada kegiatan pembinaan atlet sepeda muda McLaren (McLaren Young Driver Programme), yang tersebut kemudian membuka jalan baginya untuk masuk ke regu utama. Debutnya di dalam Formula 1 bersatu McLaren dimulai pada musim 2019, juga sejak ketika itu, Norris terus menunjukkan grafik peningkatan performa dari musim ke musim.

    Runner-Up Formula 1 musim 2024

    Puncak performa Norris terjadi pada musim 2024, di area mana ia sukses finis sebagai runner-up klasemen akhir atlet sepeda F1, tepat dalam bawah Max Verstappen. Pencapaian ini membuktikan bahwa Norris bukanlah sekadar peserta balap muda bertalenta, tetapi juga mampu bersaing di dalam level tertinggi melawan nama-nama besar di dunia Formula 1.

    Penampilannya sepanjang musim 2024 begitu konsisten, juga memberikan kontribusi besar di mengakibatkan McLaren kembali ke tempat elite konstruktor setelahnya bertahun-tahun absen dari perebutan gelar.

    Kemenangan di tempat GP Australia 2025

    Musim 2025 kembali dibuka dengan catatan manis bagi Norris. Ia berhasil menjuarai Grand Prix Australia pada Sirkuit Albert Park, Melbourne, pada 16 Maret 2025. Balapan yang disebutkan berlangsung di kondisi cuaca yang tak menentu, dengan hujan deras yang dimaksud menyebabkan beberapa insiden juga keluarnya safety car sebanyak tiga kali.

    Namun, di tempat sedang situasi yang dimaksud penuh tekanan, Norris mampu menunjukkan kematangan dan juga ketenangan. Ia mengawasi sejak awal, meskipun mendapat tekanan kuat dari rekan setimnya, Oscar Piastri, dan juga Max Verstappen. Pergantian ban yang dimaksud tepat serta strategi balap yang dimaksud cermat menyebabkan Norris mempertahankan kedudukan hingga garis finis.

    Ia menuntaskan balapan sebagai pemenang, disusul Verstappen di area kedudukan kedua dan juga George Russell pada sikap ketiga. Kemenangan ini menjadi bukti nyata bahwa Norris memiliki kemampuan untuk bersaing pada berada dalam tekanan kemudian kondisi sulit.

    Andalan McLaren di tempat papan atas

    Saat ini, Norris menempati sikap kedua klasemen sementara peserta balap Formula 1 musim 2025, semata-mata terpaut dari Oscar Piastri. Kedua peserta balap McLaren ini sedang bersaing ketat, sekaligus menunjukkan dominasi pasukan McLaren di musim balap tahun ini.

    Dengan gaya balap yang agresif namun cerdas, juga kemampuan adaptasi tinggi terhadap kondisi lintasan, Lando Norris sudah membuktikan bahwa dirinya merupakan aset berharga bagi McLaren. Para pengamat F1 pun menjagokannya sebagai calon juara dunia dalam masa mendatang.

    Di usianya yang mana masih 25 tahun, Norris miliki masa depan cerah pada dunia balap. Kemenangan gemilang di area Australia menjadi langkah awal penting pada usahanya meraih penghargaan juara dunia Formula 1.

  • Perjalanan George Russell hingga menembus Formula 1

    Perjalanan George Russell hingga menembus Formula 1

    ligapedianews.com DKI Jakarta – George Russell merupakan salah satu atlet sepeda muda berbakat selama Inggris yang mana pada saat ini menjadi andalan pasukan Mercedes-AMG PETRONAS Formula One Team di area turnamen balap Formula 1. Dengan semboyan “If in doubt, go flat out”, Russell dikenal sebagai sosok peserta balap yang digunakan agresif, berani mengambil risiko, juga konsisten menunjukkan performa terbaiknya di tempat lintasan.

    George William Russell lahir di dalam King’s Lynn, Norfolk, Inggris, pada 15 Februari 1998. Ia merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara, putra pasangan Steve kemudian Alison Russell. Kecintaannya pada dunia balap sudah ada meningkat sejak kecil, terinspirasi oleh sang kakak, Benjy Russell, yang tersebut merupakan juara nasional karting. George mulai mengendarai gokart pada usia tujuh tahun dan juga mengikuti berbagai turnamen nasional pada Inggris.

    Melejit dari dunia karting ke balap Formula

    Prestasi George Russell pada dunia karting dimulai dengan peringkat juara Super 1 National Championship kategori ROTAX Mini Max. Ia juga menjuarai FIA European Karting Championship di tempat kelas KF3, yang dimaksud menjadi salah satu kompetisi karting paling bergengsi di tempat dunia.

    Karirnya di dalam balap mobil dimulai dalam kompetisi Formula 3 Eropa dengan pasukan HitechGP, dalam mana ia berhasil finis di area sikap ketiga klasemen akhir musim 2016. Tahun berikutnya, Russell bergabung dengan inisiatif atlet sepeda kategori junior Mercedes-AMG PETRONAS kemudian menunjukkan performa gemilang dengan menjuarai GP3 Series musim 2017.

    Pada musim 2018, ia tampil dominan pada Formula 2 sama-sama ART Grand Prix, mencatatkan tujuh kemenangan dari 24 balapan dan juga pergi dari sebagai juara dunia F2. Pada tahun yang tersebut sama, ia ditunjuk sebagai atlet sepeda cadangan untuk pasukan Mercedes-AMG PETRONAS F1.

    Debut pada Formula 1 bersatu Williams

    George Russell memulai debutnya dalam Formula 1 pada musim 2019 dengan pasukan Williams. Meskipun kelompok yang disebutkan sedang mengalami masa sulit, Russell tetap memperlihatkan mampu menunjukkan kemampuannya dengan secara konsisten mengungguli rekan setimnya, Robert Kubica, pada pertemuan kualifikasi sepanjang musim.

    Pada musim 2020, Russell kembali menguatkan Williams. Namun, sorotan datang pada waktu ia mendapat kesempatan menggantikan Lewis Hamilton dalam regu Mercedes pada Grand Prix Sakhir sebab Hamilton dinyatakan positif COVID-19. Russell tampil impresif dengan nyaris meraih pole position lalu menjadi pemimpin sebagian besar balapan. Sayangnya, kesalahan strategi pit stop dan juga insiden ban bocor menggagalkan peluangnya meraih kemenangan perdana.

    Karir bersinar dengan Mercedes

    ​​​​​​​Musim 2022 menjadi titik balik di karir Russell ketika ia resmi bergabung dengan regu Mercedes sebagai atlet sepeda penuh waktu. Ia mencetak pole position pertamanya di dalam GP Hungaria serta meraih kemenangan perdana di tempat GP Sao Paulo, Brasil, menjadi satu-satunya kemenangan Mercedes pada musim tersebut.

    Ia kembali naik podium pada dua balapan pada musim 2024, termasuk tampil impresif di area GP Las Vegas, di area mana ia finis tercepat dengan catatan waktu 1 jam 22 menit 05,969 detik di tempat Sirkuit Las Vegas Strip.

    Namun, tak semua balapan berjalan sesuai harapan. Pada GP Sao Paulo 2024, Russell harus puas finis di dalam tempat keempat. Ia mengaku kecewa akibat strategi yang digunakan diambil tidak ada berjalan efektif.

    Pemimpin pasukan Mercedes dan juga harapan masa depan

    Sejak Lewis Hamilton hengkang ke Ferrari pada musim 2025, George Russell pada masa kini memegang peran sebagai atlet sepeda utama regu Mercedes. Dengan koleksi 807 poin dari 134 balapan dan juga 3 kemenangan kemudian 19 podium sepanjang karier F1-nya, Russell membuktikan dirinya sebagai salah satu atlet sepeda elit dalam lintasan.

    Pada klasemen sementara Formula 1 musim 2025, Russell menempati kedudukan keempat dengan perolehan 93 poin. Ia terus berjuang mengakibatkan Mercedes kembali ke puncak persaingan, kemudian harapan besar disematkan kepadanya untuk meraih penghargaan juara dunia dalam masa depan.

  • Profil sang juara F1 empat kali berturut-turut: Max Verstappen

    Profil sang juara F1 empat kali berturut-turut: Max Verstappen

    ligapedianews.com Ibukota – Pembalap muda dengan syarat Belanda yang mana saat ini membela regu Red Bull Racing, Max Verstappen mencatatkan namanya sebagai salah satu legenda balap Formula 1 dengan torehan empat penghargaan juara dunia secara beruntun dari musim 2021 hingga 2024. Kiprah luar biasanya di dalam dunia balap menjadikan Verstappen sebagai kekuatan dominan pada era modern F1.

    Lahir dalam Hasselt, Belgia, pada 30 September 1997, Max berasal dari keluarga pembalap. Ayahnya, Jos Verstappen, merupakan mantan peserta balap Formula 1, sementara sang ibu, Sophie Kumpen, adalah mantan atlet sepeda gokart dengan syarat Belgia.

    Meskipun lahir pada Belgia, Max memilih berkarir pada bawah bendera Belanda sebab ia lebih banyak banyak menghabiskan waktu bersatu sang ayah usai perceraian orang tuanya.

    Bakat balapnya mulai terlihat sejak usia empat tahun ketika ia mulai menekuni dunia karting. Berbagai perlombaan ia menangi pada usia muda, termasuk menjuarai Kejuaraan Global KZ 2013 di area Varennes-sur-Allier, Prancis, yang digunakan menguatkan reputasinya sebagai calon bintang besar dunia balap.

    Karir profesional Max di dalam balap mobil formula dimulai pada waktu ia direkrut oleh Van Amersfoort Racing untuk bertarung dalam Kejuaraan Eropa FIA Formula 3. Pada usia 16 tahun, Max mencatatkan enam kemenangan beruntun serta finis di area tempat ketiga klasemen akhir, pencapaian inilah yang membawanya dilirik Red Bull.

    Debut Verstappen dalam kompetisi Formula 1 terjadi pada 2015 dengan pasukan divisi junior Red Bull, Scuderia Toro Rosso. Saat itu, ia menjadi atlet sepeda termuda yang mana pernah tampil di balapan F1, yakni pada usia 17 tahun 166 hari, pada Grand Prix Australia.

    Musim 2016 menjadi titik balik besar pada karirnya. Max dipromosikan ke regu utama Red Bull Racing hanya saja lima seri setelahnya musim dimulai kemudian segera mencetak kemenangan pada debutnya di dalam GP Spanyol. Kemenangan gemilang yang disebutkan menjadikannya sebagai pemenang termuda pada sejarah Formula 1 pada usia 18 tahun 228 hari.

    Seiring berjalannya waktu, Verstappen terus menunjukkan performa konsisten kemudian agresif pada lintasan. Setelah beberapa musim menjadi penantang kritis bagi dominasi Mercedes, Verstappen akhirnya meraih penghargaan juara dunia pertamanya pada 2021 pada balapan dramatis melawan Lewis Hamilton di tempat Abu Dhabi.

    Ia mempertahankan gelarnya secara meyakinkan pada 2022, mengunci peringkat keduanya di area GP Jepang. Dominasi Verstappen berlanjut di area musim 2023 dengan kemenangan beruntun yang digunakan membawanya meraih penghargaan ketiga, kemudian kemudian mengukir sejarah dengan gelar kejuaraan keempatnya pada 2024.

    Hingga musim 2025, Verstappen telah lama tampil pada 215 Grand Prix, mengoleksi 64 kemenangan balapan, 115 podium, lalu total 3122,5 poin. Ia juga meraih berbagai penghargaan seperti FIA Action of the Year, FIA Personality of the Year, dan FIA Rookie of the Year.

    Musim ini, Max Verstappen menempati sikap ketiga klasemen sementara F1 2025 dengan raihan 99 poin, dan juga masih menjadi pesaing utama di perburuan penghargaan dunia berikutnya.

  • Perjalanan karier peserta balap F1 selama Thailand, Alex Albon

    Perjalanan karier peserta balap F1 selama Thailand, Alex Albon

    ligapedianews.com Ibukota – Alexander Albon Ansusinha, atau lebih lanjut dikenal dengan nama Alex Albon, merupakan peserta balap Formula 1 yang dimaksud pada waktu ini membela regu Williams Mercedes. Lahir di dalam London, Inggris, pada 23 Maret 1996, Albon memilih bertarung dalam rute balap di dalam bawah bendera Thailand, tanah kelahiran ibunya. Dengan gaya balapnya yang tersebut agresif namun terkontrol, ia berhasil menjadi ikon motorsport Asia Tenggara di area event balap paling prestisius di area dunia.

    Albon memulai petualangannya pada dunia balap sejak usia delapan tahun melalui kelas Honda Cadet pada 2005. Bakatnya terlihat sejak dini, dengan meraih berbagai podium dalam kompetisi gokart dari tahun 2006 hingga 2011. Ia bertambah sama-sama generasi atlet sepeda hebat seperti Max Verstappen, Charles Leclerc, George Russell, kemudian Lando Norris, yang digunakan juga pada saat ini menghiasi rute F1.

    Kariernya berlanjut ke balapan mobil formula pada 2012 melalui event Formula Renault 2.0, kemudian tampil pada Formula 3 dan juga GP3. Pada 2018, Albon menjadi pesaing kritis Charles Leclerc di perebutan penghargaan juara GP3, dan juga menunjukkan kualitasnya sebagai calon bintang besar.

    Debut Albon di tempat Formula 1 dimulai pada 2019 sama-sama kelompok Toro Rosso, anak perusahaan Red Bull Racing. Meski sempat merasa kurang persiapan, ia tampil impresif hingga akhirnya dipromosikan ke pasukan utama Red Bull dalam pertengahan musim. Pada musim 2020, ia mencatatkan dua podium, masing-masing di tempat Grand Prix Toskana kemudian Bahrain.

    Namun performa yang digunakan kurang konsisten membuatnya kehilangan kursi di dalam Red Bull pada akhir musim 2020. Meski demikian, Albon masih dipertahankan sebagai peserta balap cadangan lalu penguji. Kesempatan kembali ke F1 datang pada 2022 pada waktu Williams mengontraknya sebagai peserta balap utama. Ia memanfaatkan potensi yang dimaksud dengan membuktikan diri sebagai peserta balap cepat dan juga matang, juga menjadi tulang punggung kelompok pada beberapa musim terakhir.

    Musim 2025 menjadi awal yang mana positif bagi Albon. Ia finis kelima pada Grand Prix Australia pada 16 Maret, disusul kedudukan ketujuh di dalam GP Shanghai yang tersebut bertepatan dengan ulang tahunnya ke-29. Setelah rehat sejenak di dalam Bangkok bersatu kekasihnya, pegolf profesional Lily Muni He, Albon kembali tampil konsisten dengan menempati tempat kesembilan pada GP Negeri Matahari Terbit kemudian GP Arab Saudi.

    Secara keseluruhan, Albon telah lama mengikuti 110 Grand Prix, meraih dua podium, juga mengoleksi total 270 poin. Pencapaian terbaiknya sejauh ini adalah finis ketiga sebanyak dua kali. Ia juga pernah meraih tempat start terbaik di area urutan keempat.

    Di balik helm balapnya, Albon dikenal sebagai sosok yang santai serta ramah, dengan senyum khas yang mana membuatnya disukai rekan-rekan di tempat paddock. Namun ia masih miliki determinasi kuat untuk terus berkembang. Ia bahkan pernah menceritakan perjuangannya mencari kursi balap dengan membagikan CV terhadap petinggi kelompok di dalam paddock F1 hingga akhirnya direkrut oleh mantan bos Williams, Jost Capito.

    Selain dunia balap, Albon dikenal sebagai pecinta binatang. Keluarganya memelihara banyak hewan seperti anjing, kucing, dan juga kuda, yang digunakan kerap tampil pada akun media sosial "Albon Pets". Ia bahkan merilis koleksi pakaian edisi khusus bertema hewan peliharaannya.

    Sebagai atlet sepeda berdarah Thailand-Inggris, Albon menghadirkan semangat Asia ke rute balap dunia. Ia adalah peserta balap Thailand pertama yang dimaksud tampil pada Formula 1 sejak Pangeran Bira pada tahun 1955. Kini, ia bergerak menyokong rencana untuk menyelenggarakan balapan F1 dalam Bangkok, dan juga sudah pernah menyatakan niat untuk membicarakan hal yang dimaksud lebih banyak lanjut dengan ketua eksekutif Formula 1 Stefano Domenicali.

    Saat ini, Albon berada pada sikap kedelapan klasemen sementara F1 musim 2025 dengan raihan 30 poin. Timnya, Williams Mercedes, menempati tempat kelima klasemen konstruktor dengan total 37 poin. Performa positif ini menjadi harapan baru bagi Williams untuk kembali bersaing pada papan menghadapi Formula 1, juga Albon menjadi kunci penting pada kebangkitan kelompok legendaris tersebut.

  • Pernahkah Indonesia jadi tuan rumah F1?

    Pernahkah Indonesia jadi tuan rumah F1?

    ligapedianews.com Ibukota Indonesia – Deru mesin jet, manuver ekstrem di area tikungan tajam, juga adrenalin tinggi di dalam balik kemudi mobil tercepat pada dunia. Itulah sensasi Formula 1 (F1), kompetisi balap mobil paling bergengsi yang menyihir jutaan penonton pada seluruh dunia. Namun, di tempat sedang hiruk-pikuk kalender balapan global, satu pertanyaan mengemuka pada berada dalam penggemar balap di dalam Indonesia, "pernahkah Indonesia menjadi tuan rumah F1?"

    Hingga kini, Indonesia belum pernah tercatat sebagai tuan rumah Grand Prix Formula 1 pada sejarah panjang turnamen tersebut. Padahal, sejak F1 pertama kali dijalankan pada 1950, lebih banyak dari 70 negara sudah mencicipi pengalaman menjadi tuan rumah kompetisi balap bergengsi ini.

    Pada musim 2025, F1 memasuki usia ke-75 tahun dengan menyusun kalender padat berisi 24 Grand Prix pada 21 negara yang tersebut tersebar di area lima benua. Sirkuit legendaris seperti Silverstone (Inggris), Spa-Francorchamps (Belgia), hingga Suzuka (Jepang), berpadu dengan venue-venue modern seperti Las Vegas serta Miami (Amerika Serikat). Di Asia Tenggara sendiri, hanya sekali Singapura yang dimaksud menjadi satu-satunya tuan rumah masih melalui acara Singapore Grand Prix.

    Namun, wacana perluasan penyelenggaraan F1 pada kawasan Asia Tenggara semakin mengemuka. pimpinan Liberty Industri Media Greg Maffei mengungkapkan bahwa Thailand kemudian Indonesia sekarang masuk di radar untuk menjadi tuan rumah masa depan. Pernyataan ini disampaikan di sebuah forum otomotif internasional di dalam Monako, Mei 2024 lalu.

    Keinginan Indonesia untuk menyelenggarakan F1 sebenarnya bukanlah hal baru. Pada Mei 2019, Presiden RI Joko Widodo mengajukan permohonan pihak terkait untuk menjajaki kesempatan penyelenggaraan balapan F1 di tempat Tanah Air. Langkah ini disambut oleh Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) yang tersebut kala itu dipimpin Abdulbar Mansoer, dengan mengamati kemungkinan kawasan Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), sebagai lokasi yang mana layak.

    Setelah sukses menyelenggarakan World Superbike (WSBK) serta MotoGP sejak 2021 juga 2022 dalam Sirkuit Mandalika, asa untuk menghadirkan Formula 1 ke Indonesia pun kembali menguat. Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo, mengonfirmasi bahwa pihaknya terus melakukan lobi bergerak agar Indonesia bisa saja masuk kalender F1 pada musim 2026.

    Komitmen Indonesia untuk menjadi tuan rumah juga ditunjukkan melalui rencana pembangunan sirkuit baru berstandar Formula 1 pada kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Ibukota Indonesia Utara, juga pada Pulau Bintan, Kepulauan Riau. Namun hingga kini, belum ada pengumuman resmi dari pihak Formula 1 mengenai penambahan sirkuit baru di dalam Indonesia.

    Meski potensi terbuka, tantangan yang mana dihadapi pun tidak ada sedikit. F1 dikenal sebagai event dengan permintaan logistik serta pendanaan yang digunakan sangat besar. Negara tuan rumah harus siap dengan infrastruktur berstandar tinggi juga komitmen penanaman modal jangka panjang. Tak jarang, keuntungan finansial dari penyelenggaraan Grand Prix pun tak secara langsung dirasakan.

    Formula 1 adalah panggung prestise, teknologi, juga kekuatan ekonomi global. Untuk dapat bersaing menjadi tuan rumah, Indonesia harus meyakinkan kesiapan dari sisi teknis, finansial, hingga penawaran wisata secara terintegrasi.

  • Bos Ferrari akan beri dukungan penuh ke Hamilton

    Bos Ferrari akan beri dukungan penuh ke Hamilton

    Ligapedia.news Ibukota – Bos Ferrari Fred Vasseur akan memberi dukungan penuh ke peserta balap Ferrari Lewis Hamilton yang mana kesulitan untuk beradaptasi dengan tim.

    Hamilton belum menunjukkan performa yang dimaksud impresif pasca di GP Arab Saudi semata-mata finis di tempat kedudukan ketujuh.

    "Saya akan menyokong Lewis 2000% juga saya akan memberinya dukungan di tempat sini, serta kami akan mulai besok pagi untuk mencoba menemukan solusi juga alasan juga mengerjakannya pagi-pagi sekali," jelas Vasseur diambil dari Formula 1, Sabtu.

    Hamilton yang tersebut baru belaka pindah dari Mercedes ke Ferrari tampak masih kesulitan untuk sanggup menemukan performa terbaik dari mobil SF-25.

    Vasseur mengaku tak terlalu khawatir dengan penampilan inkonsisten dari atlet sepeda jika Inggris itu.

    Menurut Vasseur, peserta balap yang digunakan sudah pernah mendapatkan tujuh gelar kejuaraan juara dunia itu dapat menunjukkan penampilan mengesankan ke depannya seperti yang dimaksud ditunjukkannya pada sprint race GP China.

    "Tetapi sejujurnya, saya tak terlalu khawatir; apabila Anda meninjau apa yang tersebut dilakukannya di dalam China atau apa yang dimaksud dilakukannya pada balapan dalam Bahrain minggu lalu, atau bahkan pada paruh pertama musim kecuali akhir pekan ini, potensinya pasti ada," ucap Vasseur.

    “Kami hanya sekali perlu menyesuaikan keseimbangan oleh sebab itu kami, secara kolektif, Lewis lalu kami, sedang mempelajari keseimbangan mobilnya juga ia sedang memperbaiki bannya serta itu semacam titik negatif, tetapi saya pikir peluang mobil itu ada juga kami akan mencoba menyelesaikannya," tegasnya.

  • Verstappen sebut Piastri pesaing kuat di perebutan gelar kejuaraan juara

    Verstappen sebut Piastri pesaing kuat di perebutan gelar kejuaraan juara

    Ligapedia.news DKI Jakarta – Pembalap Red Bull Max Verstappen mengatakan peserta balap McLaren Oscar Piastri sebagai pesaing terkuat di perebutan gelar kejuaraan juara dunia musim ini.

    Piastri musim ini sudah memetik kemenangan ketiga pasca jadi yang mana tercepat di tempat GP Arab Saudi yang dimaksud berlangsung dalam Sirkuit Corniche Jeddah, Jeddah, Mingguan (20/4).

    "Orang-orang sedikit lupa, tahun lalu adalah tahun kedua Piastri (di Formula 1). Sekarang ia memasuki tahun ketiganya, kemudian ia sangat solid,” kata Verstappen dikutipkan dari laman Formula 1, Sabtu.

    Pembalap jawara empat musim terakhir itu terkesan dengan gaya balapan Piastri yang dimaksud begitu tenang juga melakukan pendekatan yang mana sangat akurat kemudian teliti.

    Kemampuan itu juga yang tersebut menciptakan Piastri dengan segera nyetel dan juga dapat memaksimalkan kemungkinan dari MCL39.

    “Dia sangat tenang di pendekatannya, kemudian saya suka itu. Itu terlihat dalam lintasan," ungkap Verstappen.

    "Dia tampil maksimal ketika harus melakukannya, hampir bukan menimbulkan kesalahan – kemudian itulah yang Anda butuhkan pada waktu ingin berjuang untuk kejuaraan," imbuh atlet sepeda dengan syarat Belanda itu.

    Piastri ketika ini mengawasi klasemen sementara Formula 1 dengan meraih 99 poin. Pembalap jika Australia yang disebutkan unggul satu puluh poin dari rekan setimnya Lando Norris yang tersebut berada dalam peringkat kedua.

    Sedangkan Verstappen saat ini tertahan pada peringkat ketiga dengan koleksi poin sebesar 87 poin.

    Selanjutnya Formula 1 akan di area GP Miami yang digunakan berlangsung di area Miami International Autodrome, Miami pada 5 Mei mendatang.

  • Profil George Russell, bintang muda peserta balap F1 dari Mercedez Petronas

    Profil George Russell, bintang muda peserta balap F1 dari Mercedez Petronas

    Ligapedianews.com Ibukota – Salah satu atlet sepeda muda Formula 1 yakni George Russell, sosoknya telah lama menarik perhatian lantaran menjadi peserta balap tercepat di dalam GP Las Vegas dalam Sirkuit Las Vegas Strip musim 2024 ini.

    Pembalap dari regu Mercedes yang dimaksud berhasil mencapai finis pada waktu 1 jam 22 menit 05,969 detik. Ia mengaku tak tahu alasan dapat menjadi yang tercepat, namun Russell sangat menikmati gelar kejuaraan kemenangan tersebut.

    Sayangnya, pada GP Sao Paulo, Russell menduduki sikap keempat Formula 1. Dirinya sangat marah sebab strateginya belum tepat, sehingga gagal mengisi sikap pertama di mencapai finis.

    Kendati demikian, pria Inggris kelahiran 15 Februari 1998 ini, kariernya terus melonjak sejak debutnya pada 2019 sama-sama Williams Racing hingga sekarang ini menjadi bagian dari kelompok besar Mercedes Petronas. Kemampuan aksi balap Russell sukses mencuri perhatian penggemar F1 dalam seluruh dunia.

    Tahun 2006, Russell mengenal go-kart dari kakak laki-lakinya, Benjy kemudian sejak ketika itu ia mulai menunjukkan bakat pembalapnya. Ia memulai debutnya di tempat kancah olahraga bermotor Inggris pada tahun 2009 dengan mengungguli turnamen di dalam MSA British Cadet Championship lalu British Open Championship.

    Russell semakin menekuni bakat balapannya. Kemudian, ia pindah ke kelas Rotax Mini Max pada tahun 2010. Pada musim tersebut, Russell pun berhasil meraih kemenangan kompetisi di tempat British Super One, British Formula Kart Stars, juga British Kartmasters Grand Prix.

    Pada musim selanjutnya, Russell menambah daftar prestasi balapnya. Selain berhasil naik ke kelas balap Premier Junior Karting (KF3), Russell juga meraih perlombaan di dalam SKUSA Supernationals serta dinobatkan sebagai Juara Junior Eropa CIK-FIA tahun 2012 dan juga 2013.

    Pada tahun 2014, George mulai balapan mobil single-seater untuk pertama kalinya kemudian berhasil merebut gelar kejuaraan kompetisi dalam BRDC Formula 4 Championship.

    Tidak cuma itu, George juga mengungguli final Formula Renault Eurocup pada penampilan satu kali di tempat Jerez kemudian mendapatkan berbagai podium di tempat Formula Renault 2.0 ALPS Championship, di dalam mana ia berkompetisi selama setengah musim.

    Atas prestasinya, Russell diberikan penghargaan McLaren BRDC Autosport Award yang sangat didambakan. Russell cuma berkompetisi di dalam Formula 4 selama setahun lalu pindah ke FIA Formula 3 European Championship untuk dua musim kedepan.

    Russell mengemudikan mobil bermesin Mercedes-AMG Formula 3 sebagai bagian dari kelompok HitechGP. Pada akhir musim 2016, ia berada di area sikap ketiga pasca mengakumulasi dua kemenangan juga delapan kali naik podium. Hingga pada kunjungan pertamanya ke Sirkuit Guia, ia meraih sikap terdepan di area Grand Prix Makau.

    Kejuaraannya pun menarik perhatian regu Formula 1. Ia dinyatakan bergabung dengan Pascal Wehrlein serta Esteban Ocon sebagai anggota baru jajaran kelompok F1 Mercedes-AMG Petronas Motorsport pada Januari 2017.

    Bersama kelompok barunya, ia menunjukkan kemampuannya dengan berhasil meraih juara di area GP3 Series dengan empat kemenangan, tujuh podium, dan juga empat tempat pole dengan dua balapan yang digunakan tersisa.

    Dengan prestasi berkesannya, Russell berkompetisi di perlombaan FIA Formula 2 dengan meraih tujuh perlombaan di 24 balapan untuk ART Grand Prix, sekaligus juga menjadi peserta balap cadangan Mercedes-AMG.

    Pada 12 Oktober 2018, ia menandantangani kontrak multi-tahun serta melakukan balap pertamanya bersatu Williams Racing di 2019 FIA Formula One World Championship.

    Tahun 2019 menjadi musim yang berat bagi Russell kemudian pasukan Williams oleh sebab itu tak kunjung meraih point. Namun, Russell terlihat masih memberikan kemampuan terbaiknya dengan lebih tinggi unggul dari rekan kelompok seniornya.

    Kemudian, pada waktu Grand Prix Sakhir, Russell dipilih oleh pasukan Mercedes untuk menggantikan Lewis Hamilton yang tersebut sedang sakit. Aksi balapnya kembali memukau, Russell berhasil mengatur balapan dengan kedudukan kedua, padahal sempat terjadi kesalahan pit stop dan juga ban bocor, sehingga tertinggal kesempatan menang.

    Setelah sesi kualifikasi yang tersebut membuatnya finis di area tempat kedua di area grid juga podium, Russell meraih podium Formula Satu pertamanya pada tahun 2021 dalam Grand Prix Belgia. Russell juga membantu Williams Racing berada di dalam urutan ke-8 pada Constructor's Championship dengan empat finis.

    Musim pertamanya yang dimaksud sukses sama-sama pasukan Formula Satu Mercedes-AMG Petronas pada tahun 2022. Russell finis di dalam urutan keempat pada klasemen Kejuaraan setelahnya mengamankan delapan podium, termasuk kemenangan pertamanya pada Grand Prix Brazil, sekalipun Russell menghadapi tantangan adanya peraturan baru.

    Meskipun Russell lalu timnya mengalami musim 2023 yang digunakan cukup sulit, ia masih mampu naik podium dua kali. Pasangan Inggris tersebut, dengan rekan setimnya Hamilton, berhasil finis sikap kedua di dalam Constructor's Championship.

    Russell telah lama bergabung dengan pasukan Formula Satu Mercedes-AMG Petronas pada musim ketiganya yakni tahun 2024. Pada musim ini, Russell berhasil naik podium pada Kanada dan juga Azerbaijan, juga kemenangan di area Grand Prix Austria 2024 lalu Grand Prix Las Vegas 2024.

    Demikian profil George Russell, atlet sepeda muda yang tersebut menjadi pemimpin perlombaan F1. Dengan bakat, kerja keras, berbagai pengalaman, lalu dukungan kelompok besar seperti Mercedes Petronas, ia diprediksi dapat mampu bersaing untuk peringkat juara dunia F1 di area masa depan.

  • Streaming Formula 1 Las Vegas Grand Prix 2024 di tempat Vision+

    Streaming Formula 1 Las Vegas Grand Prix 2024 di tempat Vision+

    ligapedianews.com JAKARTA – Formula 1 memasuki tiga seri terakhirnya yang digunakan berlangsung dari hari terakhir pekan (22/11/24) hingga Akhir Pekan (24/11/24) di tempat Las Vegas Street Circuit, Amerika Serikat. Saksikan Formula 1 Heineken Silver Las Vegas Grand Prix 2024 di tempat channel beIN Sports melalui aplikasi mobile Vision+ dengan klik di dalam sini.

    Saat ini, Max Verstappen masih mengatur klasemen dengan 393 poin, namun Lando Norris dengan 331 poin juga tak kalah dekat. Seri Las Vegas kali ini akan menjadi titik penentu, dengan para peserta balap bersaing ketat untuk merebut tempat terbaik di area seri-seri terakhir.

    Las Vegas Street Circuit menawarkan tantangan unik bagi para pembalap, dengan sirkuit jalanan baru sepanjang 6,2 km yang tersebut berkelok-kelok di dalam jantung kota Las Vegas. Menyusuri jalan-jalan ikonik seperti Caesars Palace, Bellagio, juga The Venetian, balapan ini tidak semata-mata persoalan kecepatan, tapi juga strategi kemudian ketegangan di area setiap tikungannya.

    Jangan lewatkan aksi spektakuler dari para peserta balap top dunia seperti Max Verstappen, Charles Leclerc, Lando Norris, Carlos Sainz, serta berbagai lagi! Saksikan dia bertarung habis-habisan di dalam sirkuit yang dimaksud penuh dengan drama, kecepatan, serta sorakan para penggemar.

    Balapan seru ini akan berlangsung dari 22 hingga 24 November 2024. Berikut adalah jadwal lengkapnya:

    Jumat, 22 November 2024
    ● 09.25 WIB: Formula 1-Practice 1
    ● 12.55 WIB: Formula 1-Practice 2
    ● 14.15 WIB: Formula 1-The F1 Show 2024

    Sabtu, 23 November 2024
    ● 09.25 WIB: Formula 1-Practice 3
    ● 12.00 WIB: Formula 1-Qualifying Pre Show
    ● 12.55 WIB: Formula 1-Qualifying
    ● 14.00 WIB: Formula 1-Qualifying Post Show

    Minggu, 24 November 2024
    ● 11.30 WIB: Formula 1-Grand Prix Sunday
    ● 12.55 WIB: Formula 1-Main Race
    ● 15.00 WIB: Formula 1-Chequered Flag

    Jadilah bagian dari sejarah dengan nonton balapan sengit F1 Heineken Las Vegas di dalam Vision+ yang digunakan akan memacu adrenalin. Dukung atlet sepeda jagoan kamu dengan berlangganan paket beIN Sports sekarang seharga Rp36.000,-. Kamu sanggup dapatkan bonus Vision+ Premium Movies sekaligus!

    Dapatkan akses ke beragam tayangan premium Hollywood, Bollywood, kids, serta original series Vision+ yang tersebut tak boleh dilewatkan. Streaming di tempat berbagai perangkat, mulai dari mobile hingga big screen.

    Dengan berlangganan beIN Sports, kamu dapat streaming Formula 1, ATP Tour, serta semua liputan olahraga yang tersebut tersedia di dalam saluran beIN cuma Rp36.000,-. Streaming di dalam dua perangkat secara bersamaan! Tunggu apa lagi? Download Vision+ dalam App Store atau Play Store sekarang.

    Vision+, Happiness, Anytime, Anywhere!
    #visionplus #F1 #Sports