Tag: FLPP

  • Bank Mandiri gandeng Hermina untuk akselerasi KPR subsidi bagi nakes

    Bank Mandiri gandeng Hermina untuk akselerasi KPR subsidi bagi nakes

    Ligapedianews.com Melalui komitmen yang dimaksud berkelanjutan lalu strategi yang mana terintegrasi, Bank Mandiri berupaya mengakselerasi sumbangan pada membantu perkembangan sektor properti nasional, sekaligus meningkatkan kualitas hidup penduduk khususnya para tenaga kesehatan

    Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menjalin kerja serupa dengan Hermina Group pada rangka mengakselerasi penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi dengan sasaran utama tenaga kondisi tubuh yang mana tergabung di jaringan Hermina Group.

    "Melalui komitmen yang mana berkelanjutan kemudian strategi yang mana terintegrasi, Bank Mandiri berupaya mengakselerasi sumbangan pada memperkuat perkembangan sektor properti nasional, sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga khususnya para tenaga kesehatan,” kata Senior Vice President Consumer Loan Bank Mandiri Reza Adriansyah di keterangannya di tempat Jakarta, Kamis.

    Melalui kolaborasi ini, jelas Reza, Bank Mandiri berharap dapat mempercepat realisasi kepemilikan rumah bagi tenaga kebugaran melalui sarana pembiayaan yang tersebut solutif.

    "Sinergi ini memperluas jangkauan layanan FLPP sekaligus mencerminkan komitmen Bank Mandiri pada menggalang kesejahteraan masyarakat, khususnya para profesional kebugaran yang tersebut menjadi garda terdepan di pelayanan publik,” kata dia.

    Saat ini Hermina Group menaungi lebih banyak dari 60 unit layanan kebugaran di tempat seluruh Indonesia. Jaringan layanan kemampuan fisik yang disebutkan dapat dipadankan dengan segera dengan jaringan distribusi Bank Mandiri.

    Adapun sinergi diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara kedua belah pihak yang mana disaksikan oleh Pejabat Eksekutif Consumer Banking Bank Mandiri Saptari dan juga jajaran manajemen dari Bank Mandiri dan juga Hermina Group, pada RSU Hermina Kemayoran, Jakarta, Kamis (5/6).

    Ketua Perkumpulan Hermina Group Yulisar Khiat menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari dukungan nyata terhadap peningkatan kesejahteraan tenaga kesehatan.

    “Tenaga kemampuan fisik adalah aset strategis bangsa, lalu hunian merupakan bagian penting pada mengupayakan produktivitas dan juga kualitas hidup mereka. Kerja sebanding dengan Bank Mandiri ini menjadi langkah nyata pada meningkatkan kekuatan kesejahteraan SDM kami di area berbagai daerah,” kata Yulisar.

    Hermina Hospitals berharap dapat menciptakan dampak positif dan juga berkelanjutan bagi seluruh karyawan Hermina, khususnya pada mewujudkan impian miliki rumah sendiri.

    Kolaborasi antara Bank Mandiri serta Hermina Group ini bukan lepas dari peran strategis sektor perbankan di menggalang kebijakan pembiayaan perumahan nasional.

    Salah satu instrumen utama pada kebijakan yang dimaksud adalah skema Fasilitas Likuiditas Biaya Perumahan (FLPP) yang tersebut dirancang untuk menjawab persoalan backlog perumahan di dalam Indonesia.

    Menurut perseroan, Bank Mandiri secara bergerak mengupayakan acara yang disebutkan melalui penyaluran KPR FLPP yang tersebut terus menunjukkan pertumbuhan.

    Hingga Mei 2025, bank berlogo pita emas ini telah dilakukan menyalurkan 4.229 unit KPR FLPP dengan peningkatan 78,8 persen secara tahunan (year on year/yoy).

    Bank Mandiri juga tercatat sebagai penyalur FLPP terbaik nasional dengan tingkat keterhunian tertinggi pada 2024.

  • Mengenal FLPP, KPR bersubsidi untuk warga berpenghasilan rendah

    Mengenal FLPP, KPR bersubsidi untuk warga berpenghasilan rendah

    Ligapedia.news Ibukota Indonesia – Akses terhadap hunian yang dimaksud layak dan juga terjangkau merupakan salah satu prioritas pemerintah di menggalang kesejahteraan masyarakat.

    Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan juga Perumahan Rakyat (PUPR) menyediakan Fasilitas Likuiditas Pendanaan Perumahan (FLPP). Rencana ini bertujuan untuk membantu penduduk berpenghasilan rendah (MBR) miliki rumah dengan skema pembiayaan yang mana lebih tinggi ringan.

    Apa itu Fasilitas Likuiditas Biaya Perumahan (FLPP)?

    Fasilitas Likuiditas Biaya Perumahan (FLPP) adalah inisiatif subsidi pembiayaan perumahan yang dimaksud diberikan oleh pemerintah untuk membantu publik berpenghasilan rendah membeli rumah dengan skema KPR bersubsidi. Melalui inisiatif ini, pemerintah memberikan dana diskon untuk bank penyalur agar rakyat dapat memperoleh rumah dengan suku bunga rendah, uang muka ringan, juga tenor panjang.

    FLPP dikelola oleh Pusat Pengelolaan Dana Biaya Perumahan (PPDPP) pada bawah Kementerian PUPR. Proyek ini sudah pernah berjalan sejak tahun 2010 dan juga terus diperbarui untuk memenuhi permintaan rakyat akan hunian yang digunakan terjangkau.

    Keuntungan Fasilitas Likuiditas Modal Perumahan (FLPP)

    Masyarakat yang mendapatkan KPR FLPP akan memperoleh beberapa keuntungan, antara lain:

    1. Suku bunga tetap memperlihatkan 5 persen per tahun

    Berbeda dengan KPR komersial yang mana suku bunganya mengikuti pasar, FLPP menawarkan suku bunga masih sebesar 5 persen sepanjang tenor pinjaman.

    2. Tenor kredit hingga 20 tahun

    Dengan jangka waktu pinjaman yang panjang, cicilan rumah menjadi lebih banyak ringan juga terjangkau.

    3. Uang muka ringan

    Uang muka KPR FLPP cukup ringan, bahkan bisa jadi dimulai dari 1 persen dari harga jual rumah, tergantung kebijakan bank penyalur.

    4. Bebas premi asuransi juga PPN

    Penerima FLPP tidaklah perlu membayar premi asuransi juga Pajak Pertambahan Angka (PPN), sehingga biaya kepemilikan rumah menjadi tambahan rendah.

    5. Bekerja sebanding dengan banyak bank penyalur

    Program FLPP disalurkan melalui bank-bank yang bekerja mirip dengan pemerintah, baik bank nasional maupun bank daerah, sehingga aksesnya lebih tinggi luas.

    Siapa yang tersebut bisa saja mendapatkan FLPP?

    Tidak semua orang bisa saja mendapatkan KPR FLPP. Inisiatif ini dikhususkan untuk penduduk berpenghasilan rendah (MBR) dengan aturan sebagai berikut:

    • Warga Negara Indonesia (WNI) lalu berdomisili pada Indonesia
    • Belum memiliki rumah sendiri lalu belum pernah menerima subsidi perumahan dari pemerintah
    • Memiliki penghasilan tetap memperlihatkan dengan batas maksimal:
    • Rp6,5 jt per bulan untuk rumah tapak
    • Rp8,5 jt per bulan untuk rumah susun
    • Memiliki masa kerja minimal 1 tahun bagi pekerja formal atau mempunyai perniagaan yang digunakan berjalan minimal 1 tahun bagi pekerja informal
    • Menggunakan rumah yang tersebut dibeli sebagai tempat tinggal sendiri lalu tak boleh disewakan atau dijual pada jangka waktu tertentu
    • Memenuhi ketentuan dari bank penyalur, seperti skor kredit yang tersebut baik juga kemampuan membayar cicilan.

    Cara mengajukan FLPP

    Bagi rakyat yang digunakan memenuhi syarat, pengajuan KPR FLPP dapat diadakan dengan langkah-langkah berikut:

    • Cek kelayakan melalui perangkat lunak SiKasep (Sistem Berita KPR Subsidi Perumahan) yang tersebut dikembangkan oleh PPDPP.
    • Pilih rumah subsidi yang dimaksud tersedia sesuai dengan lokasi yang tersebut diinginkan.
    • Pilih bank penyalur yang bekerja mirip dengan pemerintah di acara FLPP.
    • Ajukan permohonan KPR ke bank dengan menyebabkan dokumen yang tersebut diperlukan, seperti KTP, KK, NPWP, slip pendapatan atau surat keterangan penghasilan, dan juga account koran.
    • Proses verifikasi juga persetujuan dari bank lalu PPDPP.
    • Jika disetujui, akad kredit dilakukan, serta rumah dapat mulai dihuni.

    Bagi penduduk yang ingin mengajukan FLPP, penting untuk meyakinkan bahwa merekan memenuhi persyaratan lalu mengikuti prosedur yang digunakan berlaku agar dapat menikmati faedah dari acara ini.