Tag: Dolar

  • 10 mata uang terkuat di dalam dunia, ternyata teratas bukan dolar!

    10 mata uang terkuat di dalam dunia, ternyata teratas bukan dolar!

    https://ligapedianews.com/ Ibukota – Selama ini berbagai orang mengira Dolar Amerika Serikat (USD) merupakan mata uang terkuat pada dunia oleh sebab itu kerap dijadikan acuan proses internasional. Namun faktanya, kedudukan dolar bukanlah yang dimaksud tertinggi bila diukur dari nilai tukarnya terhadap mata uang negara lain.

    Tinggi rendahnya nilai mata uang suatu negara dipengaruhi oleh banyak faktor, di dalam antaranya keseimbangan antara penawaran lalu permintaan. Jika permintaan suatu mata uang lebih besar besar dari pasokan, maka nilainya akan menguat.

    Sebaliknya, jikalau pasokan melebihi permintaan, nilai tukarnya dapat melemah. Faktor lain seperti neraca perdagangan, kebijakan suku bunga, stabilitas politik, dan juga kondisi perekonomian suatu negara juga berkontribusi signifikan.

    Berikut ini daftar 10 mata uang terkuat dalam dunia berdasarkan nilai tukar terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) dan juga Rupiah Indonesia (IDR).

    1. Dinar Kuwait (KWD)​​​​​

    Dinar Kuwait menduduki sikap pertama sebagai mata uang dengan nilai tukar tertinggi di area dunia. Satu Dinar Kuwait setara dengan US$3,27 atau sekitar Rp53.051,24. Negara kaya minyak ini miliki kebijakan sektor ekonomi yang digunakan relatif stabil, didukung oleh ekspor minyak bumi sebagai sumber pendapatan utama.

    2. Dinar Bahrain (BHD)

    Di kedudukan kedua ada Dinar Bahrain dengan nilai tukar sekitar US$2,65 atau Rp42.992,08 per satuan. Bahrain juga merupakan negara Timur Tengah yang digunakan mengandalkan sektor energi sebagai penopang utama perekonomiannya.

    3. Riyal Oman (OMR)

    Riyal Oman menempati peringkat ketiga dengan nilai tukar US$2,60 atau sekitar Rp42.093,57 per satuan. Kelancaran perekonomian dan juga kebijakan moneter yang digunakan ketat menghasilkan mata uang Oman masih kuat di area lingkungan ekonomi internasional.

    4. Dinar Yordania (JOD)

    Selanjutnya, Dinar Yordania memiliki nilai tukar US$1,41 atau sekitar Rp22.856,15 per satuan. Walaupun bukanlah negara penghasil minyak utama, Yordania mampu menjaga kestabilan nilai tukar mata uangnya melalui kebijakan fiskal serta moneter yang mana konservatif.

    5. Poundsterling Inggris (GBP)

    Poundsterling merupakan mata uang tertua yang digunakan masih digunakan hingga ketika ini. Mata uang Inggris Raya ini memiliki nilai tukar US$1,36 atau setara Rp22.003,10 per satuan. Inggris dikenal dengan sektor ekonomi yang kuat dan juga stabil, juga pusat keuangan internasional dalam London.

    6. Franc Swiss (CHF)

    Franc Swiss memiliki reputasi sebagai mata uang “safe haven”. Angka tukarnya mencapai US$1,25 atau sekitar Rp20.318,47 per satuan. Ketahanan ekonomi, perbankan yang kuat, juga kebijakan netralitas kebijakan pemerintah menciptakan mata uang Swiss menjadi salah satu yang mana paling dihargai di area dunia.

    7. Dolar Kepulauan Cayman (KYD)

    Dolar Cayman Islands menempati kedudukan ketujuh dengan nilai tukar sekitar US$1,22 atau Rp19.762,18 per satuan. Kepulauan Cayman dikenal sebagai pusat keuangan lepas pantai yang penting pada kawasan Karibia.

    8. Euro (EUR)

    Euro adalah mata uang resmi Uni Eropa yang dimaksud digunakan oleh 19 negara anggota Zona Euro. Satu Euro setara dengan US$1,17 atau sekitar Rp19.007,65 per satuan. Euro menjadi salah satu mata uang paling berpengaruh pada perdagangan internasional.

    9. Dolar Amerika Serikat (USD)

    Dolar Negeri Paman Sam menduduki kedudukan kesembilan dengan nilai tukar Rp16.205,01 per satuan. Meskipun nilainya bukan tertinggi, Dolar Amerika tetap saja menjadi mata uang cadangan global serta acuan utama pada kegiatan keuangan internasional.

    10. Dolar Kanada (CAD)

    Dolar Kanada berada di tempat kedudukan kesepuluh dengan nilai tukar US$0,73 atau sekitar Rp11.869,60 per satuan. Kelancaran sektor ekonomi Kanada juga kekayaan sumber daya alamnya membantu nilai tukar dolar Kanada di dalam lingkungan ekonomi dunia.

    Melihat daftar tersebut, nilai tukar Rupiah Indonesia masih sangat di dalam bawah mata uang-mata uang di tempat atas. Salah satu cara untuk meningkatkan nilai tukar Rupiah adalah dengan meningkatkan kekuatan perekonomian nasional. Langkah nyata yang dimaksud dapat diadakan publik adalah mencintai kemudian membeli produk-produk lokal, sehingga roda sektor ekonomi pada negeri terus bergerak.

    *Nilai kurs diambil per tanggal 8 Juli 2025 (nilai tukar dapat berubah-ubah setiap waktunya, tergantung pada kurs global)

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di tempat situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Rupiah pada Kamis menguat jadi Rp16.280 per dolar Amerika Serikat

    Rupiah pada Kamis menguat jadi Rp16.280 per dolar Amerika Serikat

    Ligapedianews.com Ibukota Indonesia – Kuantitas tukar rupiah pada membuka perdagangan hari Kamis pagi pada Jakarta, menguat sebesar 15 poin atau 0,09 persen menjadi Rp16.280 per dolar Amerika Serikat dari sebelumnya Rp16.295 per dolar AS.

  • Rupiah melemah dipengaruhi peperangan dagang AS-China yang tersebut belum mereda

    Rupiah melemah dipengaruhi peperangan dagang AS-China yang tersebut belum mereda

    Ligapedia.news Ibukota Indonesia – Pengamat mata uang sekaligus Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuabi menganggap pelemahan nilai tukar (kurs) rupiah dipengaruhi pernyataan yang saling bertentangan antara Amerika Serikat (AS) dengan China mengenai dialog lalu negosiasi kebijakan tarif guna mengempiskan pertempuran dagang.

    “Pasar telah terjadi diguncang oleh sinyal yang dimaksud saling bertentangan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump lalu Beijing mengenai kemajuan apa yang mana sedang dibuat untuk meredakan pertempuran dagang yang mana mengancam akan melemah peningkatan global,” ucapnya pada keterangannya pada Jakarta, Senin.

    Pada Kamis (24/4), Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa pembicaraan perdagangan antara Negeri Paman Sam lalu China sedang berlangsung meskipun tidaklah menyatakan siapa yang tersebut berunding baik dari kedua belah pihak.

    Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent juga menggalang pernyataan Trump pada Mingguan (27/4), bahwa negosiasi antara Negeri Paman Sam dengan China sedang berlangsung.

    Namun, pemerintah China kembali membantah adanya negosiasi dengan Amerika Serikat masalah penerapan tarif dagang yang mana ditetapkan oleh Trump.

    Dalam konferensi pers, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun menyampaikan bahwa kedua negara terkait tidaklah melakukan konsultasi atau negosiasi apapun mengenai tarif, sehingga “AS harus berhenti menciptakan kebingungan”.

    Bila Negeri Paman Sam ingin berunding maka dialog kemudian negosiasi, kata Guo Jiakun, maka harus didasarkan pada kesetaraan, rasa hormat, kemudian saling menguntungkan.

    Melihat sentimen domestik, Ibrahim menyebutkan bahwa pelaku lingkungan ekonomi pesimis untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen pada tahun 2029.

    “Sebab, Indonesia harus mampu meninggal laju pertumbuhan secara konsisten setiap tahun, dengan rata-rata peningkatan tahunan mencapai sekitar 6,76 persen selama periode 2026 hingga 2029 untuk mencapai target tersebut. Sehingga, pemerintah perlu melakukan akselerasi yang digunakan terencana di meningkatkan investasi, memperluas ekspor ke bursa nontradisional, dan juga mempercepat perubahan fundamental sektor manufaktur serta digital,” kata dia.

    Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan hari ini di tempat DKI Jakarta melemah sebesar 26 poin atau 0,15 persen menjadi Rp16.856 per dolar Negeri Paman Sam dari sebelumnya Rp16.830 per dolar AS.

    Kurs DKI Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Hari Senin sore juga melemah ke level Rp16.862 per dolar Amerika Serikat dari sebelumnya sebesar Rp16.829 per dolar AS.

  • Rupiah menguat seiring penundaan kebijakan tarif Amerika Serikat

    Rupiah menguat seiring penundaan kebijakan tarif Amerika Serikat

    Ligapedia.news Ruang penurunan suku bunga oleh BI cukup besar dikarenakan naiknya harga masih sangat rendah

    Jakarta – Analis Bank Woori Saudara Rully Nova meninjau penguatan nilai tukar (kurs) rupiah dipengaruhi penundaan penerapan kebijakan tarif oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

    "Rupiah hari ini diperkirakan ditutup menguat di area kisaran Rp16.775-Rp16.870 yang mana dipengaruhi oleh faktor global, yaitu penundaan penerapan tarif oleh Presiden Trump," ucapnya terhadap ANTARA di dalam Jakarta, Kamis.

    Kemarin, Trump mengumumkan tambahan dari 75 negara akan diberikan penangguhan selama 90 hari dari tenggat waktu Rabu (9/4/2025), yang dimaksud mana sebelumnya akan dikenakan tarif lebih besar tinggi dari batas dasar 10 persen –bahkan pada beberapa kasus, tarifnya bisa jadi berjauhan lebih tinggi tinggi.

    Trump mengungkapkan penangguhan itu diberikan dikarenakan negara-negara yang dimaksud sudah menghubungi mitra mereka itu pada Amerika Serikat untuk mencari solusi terkait isu-isu perdagangan, hambatan dagang, tarif, manipulasi mata uang, serta tarif nonmoneter.

    Presiden Negeri Paman Sam juga menambahkan bahwa negara-negara yang dimaksud tak melakukan tindakan balasan terhadap Amerika Serikat "dalam bentuk apa pun."

    Untuk faktor domestik, sentimen positif berasal dari level pemuaian yang mana rendah sebesar 1,03 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy) pada Maret 2025.

    Selain itu, juga adanya harapan penurunan suku bunga oleh Bank Indonesia (BI).

    "Ruang penurunan suku bunga oleh BI cukup besar dikarenakan naiknya harga masih sangat rendah. Alasan yang digunakan mendasar lebih besar pada menjaga peluang pertumbuhan agar bukan terjadi stagnasi ekonomi," kata Rully.

    Nilai tukar rupiah pada membuka perdagangan hari Kamis pagi dalam DKI Jakarta menguat sebesar 40 poin atau 0,24 persen menjadi Rp16.833 per dolar Amerika Serikat dari sebelumnya Rp16.873 per dolar AS.