Tag: Dehidrasi

  • 9 Tanda Overdosis Garam yang tersebut Bisa Picu Stroke serta Sakit Jantung

    9 Tanda Overdosis Garam yang tersebut Bisa Picu Stroke serta Sakit Jantung

    Daftar Isi
    • 1. Perut Kembung
    • 2. Tekanan darah melonjak
    • 3. Ada bagian tubuh yang dimaksud bengkak
    • 4. Selalu merasa haus
    • 5. Berat badan naik
    • 6. Sering buang air kecil
    • 7. Tidur kurang nyenyak
    • 8. Merasa Lelah
    • 9. Perut tidak ada aman

    Jakarta – Tanpa garam, makanan akan terasa hambar. Namun terlalu berbagai atau terlalu kerap menggunakan garam sanggup menyebabkan dampak buruk bagi kesegaran tubuh. 

    Kelebihan garam dapat menyebabkan stroke, penyakit jantung, juga tekanan darah tinggi. Berikut adalah tanda seseorang mengonsumsi terlalu banyak garam mengambil WebMD.

    1. Perut Kembung

    Kembung atau perut terasa bengkak atau kencang adalah salah satu efek jangka pendek yang mana paling umum dari terlalu sejumlah garam. Kembung membantu tubuh menahan air, sehingga cairan berlebih menumpuk.

    Makanan bukan harus terasa asin untuk mengandung natrium tinggi. Roti lapis, piza, bagel, dan juga sup kalengan bisa jadi berubah jadi sumber garam yang digunakan tersembunyi.

    2. Tekanan darah melonjak

    Ada banyak alasan mengapa Anda kemungkinan besar mengalami tekanan darah tinggi, salah satunya bisa jadi jadi akibat terlalu berbagai natrium. Perubahan tekanan darah berlangsung melalui perih Anda.

    Terlalu sejumlah garam menghasilkan lantai ginjal lebih banyak sulit membuang cairan yang dimaksud bukan Anda butuhkan. Akibatnya, tekanan darah Anda meningkat.

    3. Ada bagian tubuh yang digunakan bengkak

    Pembengkakan dapat jadi pertanda terlalu sejumlah natrium di tubuh. Bagian tubuh seperti wajah, tangan, kaki, lalu pergelangan kaki Anda kemungkinan besar akan membengkak.

    Jika Anda lebih banyak bengkak dari biasanya, perhatikan berapa berbagai garam yang digunakan Anda konsumsi.

    4. Selalu merasa haus

    Jika Anda merasa sangat haus akhir-akhir ini, itu bisa jadi jadi tanda Anda terlalu sejumlah mengonsumsi garam. Ketika itu terjadi, Anda mengalami dehidrasi.

    Tubuh Anda mengakomodasi air dari sel-sel tubuh, dan juga Anda kemungkinan besar mulai merasa sangat haus. Minum air putih dapat membantu menetralkan garam yang disebutkan serta menyegarkan sel-sel tubuh Anda.

    5. Berat badan naik

    Jika berat badan naik dengan cepat di seminggu atau bahkan beberapa hari, sanggup jadi sebab Anda terlalu berbagai mengonsumsi garam. Jika berat badan Anda naik lebih lanjut dari 1 kg pada sehari atau 2 kg pada seminggu, ingat kembali makanan yang mana Anda konsumsi selama beberapa hari terakhir serta cobalah untuk menghurangi asupan garam.

    6. Sering buang air kecil

    Mengonsumsi lebih banyak banyak garam dapat menyebabkan Anda lebih besar kerap ke toilet. Hal ini dapat jadi sebab garam dapat menciptakan Anda sangat haus, yang mungkin saja memacu Anda untuk minum lebih besar sejumlah air. Nantinya, Anda kemungkinan besar harus tambahan kerap ke toilet dari biasanya.

    7. Tidur kurang nyenyak

    Mengonsumsi terlalu sejumlah garam sebelum tidur dapat menyebabkan kelainan tidur. Gejalanya dapat beragam, mulai dari tidur gelisah, rutin diciptakan pada di malam hari hari, hingga merasa kurang istirahat di dalam pagi hari.

    8. Merasa Lelah

    Ketika kadar garam pada darah Anda terlalu tinggi, air akan meninggalkan dari sel-sel tubuh untuk mengencerkan garam tersebut. Akibatnya, Anda mungkin saja akan merasa lebih besar lemah dari biasanya.

    9. Perut bukan nyaman

    Banyak konsumsi garam pada makanan dapat memproduksi dehidrasi, sehingga perut Anda akan bukan nyaman. Anda kemungkinan besar merasa mual, atau mungkin saja diare.

    Jika perut Anda sakit atau kram, perhatikan apa yang digunakan sudah pernah Anda makan selama beberapa hari terakhir dan juga cari tahu cara mengempiskan garam. Minum berbagai air dapat membantu merehidrasi sel-sel Anda dan juga menghasilkan Anda merasa lebih lanjut baik.

    Efek Jangka Panjang Konsumsi Garam Berlebihan

    Meskipun ada sejumlah efek jangka pendek yang digunakan harus diwaspadai, konsumsi garam berlebih juga miliki efek jangka panjang. Garam dapat meningkatkan risiko Anda terkena penyakit seperti pembesaran otot jantung, sakit kepala, gagal jantung, tekanan darah tinggi, penyakit ginjal, batu ginjal, osteoporosis, tumor ganas lambung, dan juga stroke.

    (hsy/hsy)
    [Gambas:Video CNBC] Next Article 8 Makanan Alami yang digunakan Ampuh Turunkan Tekanan Darah Tinggi

  • Tanda Gula Darah Terlalu Tinggi yang mana Bisa Dicek pada Rumah

    Tanda Gula Darah Terlalu Tinggi yang mana Bisa Dicek pada Rumah

    Jakarta – Kadar gula darah yang mana melonjak lebih tinggi banyak kali bukan disadari sampai tubuh mulai memberi alarm lewat sebagian tanda. Menurut spesialis penyakit dalam, dr. Christian Dion Saelan, SpPD, atau yang tersebut dikenal sebagai dokter Dee, sinyal-sinyal ini sebenarnya mampu dikenali sendiri di dalam rumah sebelum menjadi darurat medis.

    “Kalau gula darah melonjak tinggi, tubuh kasih alarm lewat tanda simpel yang tersebut bisa jadi kamu rasain ke rumah,” kata dr. Dee di video edukasinya di media sosial seperti diambil dari akun @drdionsky, Awal Minggu (20/10/2025).

    Salah satu gejala paling umum adalah kerap buang air kecil juga rasa haus yang tiada biasa. Menurutnya kondisi ini patut diwaspadai.

    “Glukosa yang mana berlebih menantang cairan lewat urin, jadi tubuh kehilangan berbagai air,” jelasnya. Kondisi ini juga dapat menyebabkan mulut kering juga epidermis terasa gatal akibat dehidrasi.

    Gula darah yang digunakan terlalu lebih tinggi juga dapat memproduksi lensa mata membengkak, sehingga penglihatan bermetamorfosis menjadi kabur. Selain itu, seseorang sanggup merasa sangat lemas dan juga mengantuk. “Sel tubuh kelaparan energi meskipun gula melimpah ke pada darah,” ujarnya.

    Selain itu, dokter Dee bilang, jikalau nafas mulai berbau seperti buah, ini sanggup berubah menjadi tanda ketoasidosis diabetik, kondisi serius yang terjadi ketika tubuh memecah lemak secara berlebihan lantaran kekurangan insulin. “Kalau sudah ada napas berbau buah atau tubuh sangat lemas, itu bisa saja darurat. Segera periksa ke dokter,” tegasnya.

    dr. Dee mengutip Diabetes Care Journal milik American Diabetes Association (2022) yang menegaskan bahwa gejala klasik hiperglikemia seperti kerap kencing, haus berlebihan, penurunan berat badan, dan juga pembaharuan kesadaran adalah tanda bahaya yang digunakan tidaklah boleh diabaikan.

    “Kalau tanda-tanda ini muncul, jangan tunggu. Segera cek gula darah dan juga cari pertolongan medis,” pesannya.

    (hsy/hsy)
    [Gambas:Video CNBC] Next Article Jarang Disadari Orang Tua, Hal ini 7 Tanda Diabetes pada Anak