Tag: Dallas Mavericks

  • Dirk Nowitzki jadi pencetak poin terbanyak sepanjang masa dalam Mavericks

    Dirk Nowitzki jadi pencetak poin terbanyak sepanjang masa dalam Mavericks

    DKI Jakarta – Mantan pemain NBA Dirk Nowitzki tercatat sebagai pencetak poin terbanyak sepanjang masa dalam Dallas Mavericks, ketika masih terlibat bermain selama 20 musim di klub tersebut.

    Dalam laman NBA yang digunakan dikutipkan dalam Jakarta, Rabu, pebasket dengan syarat Jerman itu masuk ke pada jajaran lima pemain yang mana menjadi pendulang poin terbanyak, yakni 31.560 poin bagi klub jika Texas, Amerika Serikat (AS) itu.

    Setelah lama pensiun, telah lama banyak bintang besar yang mana datang juga pergi, tetapi belum ada yang mana mampu menyaingi perolehan poin mantan forward tersebut.

    Pebasket itu juga bermetamorfosis menjadi simbol dari kesetiaan juga kehebatan Mavericks, sejak bergabung pada tahun 1999.

    Dia berubah menjadi wajah Mavericks pada pangsa global selama dua dekade, dengan torehan rata-rata 20,7 poin per gim (ppg).

    Pebasket itu pernah meraih MVP NBA 2007 dan juga menyebabkan Dallas meraih peringkat juara NBA pertama merekan pada 2011, dan juga dilantik ke Naismith Basketball Hall of Fame pada 2023.

    Pemain yang mana dikenal dengan tembakan fadeaway satu kaki itu berada di urutan pertama pencetak poin terbanyak.

    Posisi kedua hingga kelima ditempati oleh Rolando Blackman (16.643 poin), Mark Aguirre (13.390 poin), Derek Harper (12.597 poin), lalu Michael Finley (12.389 poin).

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di dalam laman web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Dirk Nowitzki jadi pencetak poin terbanyak sepanjang masa pada Mavericks

    Dirk Nowitzki jadi pencetak poin terbanyak sepanjang masa pada Mavericks

    https://ligapedianews.com/ Ibukota – Mantan pemain NBA Dirk Nowitzki tercatat sebagai pencetak poin terbanyak sepanjang masa pada Dallas Mavericks, ketika masih berpartisipasi bermain selama 20 musim dalam klub tersebut.

    Dalam laman NBA yang tersebut disitir dalam Jakarta, Rabu, pebasket jika Jerman itu masuk ke di jajaran lima pemain yang digunakan menjadi pendulang poin terbanyak, yakni 31.560 poin bagi klub dengan syarat Texas, Amerika Serikat (AS) itu.

    Setelah lama pensiun, telah terjadi berbagai bintang besar yang digunakan datang kemudian pergi, tetapi belum ada yang mana mampu menyaingi perolehan poin mantan forward tersebut.

    Pebasket itu juga menjadi simbol dari kesetiaan dan juga kehebatan Mavericks, sejak bergabung pada tahun 1999.

    Dia menjadi wajah Mavericks dalam bursa global selama dua dekade, dengan torehan rata-rata 20,7 poin per gim (ppg).

    Pebasket itu pernah meraih MVP NBA 2007 lalu mengakibatkan Dallas meraih gelar kejuaraan juara NBA pertama dia pada 2011, juga dilantik ke Naismith Basketball Hall of Fame pada 2023.

    Pemain yang digunakan dikenal dengan tembakan fadeaway satu kaki itu berada di tempat urutan pertama pencetak poin terbanyak.

    Posisi kedua hingga kelima ditempati oleh Rolando Blackman (16.643 poin), Mark Aguirre (13.390 poin), Derek Harper (12.597 poin), kemudian Michael Finley (12.389 poin).

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence pada situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Apa itu trade pemain pada NBA? Berikut penjelasan dan juga aspeknya

    Apa itu trade pemain pada NBA? Berikut penjelasan dan juga aspeknya

    https://ligapedianews.com/ DKI Jakarta – Baru-baru ini pecinta basket di dalam seluruh dunia, khususnya NBA dikejutkan dengan kesepakatan trade antara Luka Doncic serta Anthony Davis. Doncic yang tersebut sebelumnya merupakan bintang pada Dallas Mavericks ditukar dengan pemain kawakan LA Lakers, Anthony Davis pada trade kali ini.

    Dengan begitu, Luka Doncic akan bermain dengan Lakers dan juga Davis akan bermain dengan Dallas Mavericks di lanjutan NBA musim ini. Namun, apa sesungguhnya kebijakan trade pemain pada NBA ini?

    Dilansir dari situs resmi NBA, istilah "trade" mengacu pada pertukaran pemain antara dua regu atau lebih banyak yang mana bertujuan untuk menguatkan komposisi regu masing-masing. Proses trade ini sangat lebih lanjut kompleks dari yang banyak orang bayangkan, sebab tidak ada cuma melibatkan performa pemain di tempat lapangan, tetapi juga berbagai aspek keuangan, hukum, juga medis lainnya.

    Berikut adalah langkah-langkah utama pada proses trade pada NBA:

    1. Perhitungan salary cap

    Sebagian besar regu tidaklah bisa jadi sembarangan menukar pemain oleh sebab itu adanya aturan salary cap (pembatasan gaji) yang tersebut telah terjadi disepakati di perjanjian sama-sama (Collective Bargaining Agreement/CBA).

    Setiap regu harus menegaskan bahwa trade yang mana diadakan sesuai dengan aturan salary cap, termasuk mempertimbangkan dampaknya terhadap pajak barang mewah (luxury tax).

    Selain itu, faktor seperti trade bonus yang mana terkandung di kontrak pemain juga harus menjadi aspek yang mana diperhitungkan.

    2. Pertukaran informasi medis

    Setiap kelompok wajib mengungkapkan informasi medis yang dimiliki terkait pemain yang mana terlibat pada trade. Data ini mencakup hasil pemeriksaan kebugaran seperti MRI, X-ray, dan juga EKG yang mana dapat memengaruhi kelangsungan karier pemain dalam lapangan.

    3. Pertukaran informasi asuransi

    Selain informasi medis, regu juga harus berbagi informasi tentang kebijakan asuransi yang mencakup pendapatan pemain yang tersebut dipertukarkan. Tim yang tersebut menerima pemain harus memutuskan apakah mereka ingin mengambil alih ketentuan tersebut, dan juga menentukan pembagian pembayaran premi jikalau trade diadakan di dalam pertengahan musim.

    4. Keputusan tentang bonus pemain

    Dalam trade yang terjadi pada berada dalam musim, kelompok harus menyepakati bagaimana pembayaran bonus insentif pemain akan dibagi. Jika seseorang pemain memenuhi persyaratan untuk mendapatkan bonus berdasarkan performanya sepanjang musim, kelompok baru yang tersebut menerimanya kemungkinan besar tiada ingin membayar seluruh bonus yang disebutkan apabila sebagian besar pencapaiannya terjadi ketika bermain untuk regu lama.

    5. Klausul no-trade juga reduksi bonus trade

    Beberapa pemain miliki klausul no-trade pada kontraknya, yang dimaksud memberikan merek hak untuk menolak trade. Dalam beberapa kasus, trade mungkin saja tidak ada dapat dijalankan kecuali pemain setuju untuk menurunkan bonus trade yang dimaksud seharusnya mereka terima. Namun, aturan NBA melarang kelompok menawarkan insentif tambahan terhadap pemain untuk menyetujui trade.

    6. Pertimbangan draft

    ​​​​​​​Jika hak menghadapi draft pick dimasukkan pada kesepakatan trade, pasukan harus menentukan secara spesifik pick mana yang mana akan dipertukarkan. Terkadang, ada pemeliharaan terhadap pick bernilai tinggi atau aturan kompleks yang tersebut menghubungkan trade dengan draft picks lainnya.

    7. Sign-and-Trade serta Extend-and-Trade

    ​​​​​​​Dalam beberapa kasus, kelompok yang memiliki hak menghadapi pemain dapat melakukan penandatanganan kontrak baru dengan pemain yang disebutkan lalu segera menukarkannya ke kelompok lain.

    Metode ini dikenal sebagai sign-and-trade, yang digunakan memungkinkan pemain mendapatkan kontrak lebih lanjut besar daripada apabila mereka itu mengesahkan kontrak secara langsung dengan pasukan baru.

    Contoh terkenal dari extend-and-trade adalah trade Kevin Garnett, di area mana ia menambah masa berlaku kontraknya dengan Minnesota Timberwolves sebelum ditukarkan ke Boston Celtics.

    8. Proses trade call

    ​​​​​​​Setelah semua kesepakatan disetujui, pasukan mengirimkan rincian trade untuk NBA di bentuk email. Kemudian, perwakilan masing-masing pasukan lalu pengacara liga berpartisipasi pada konferensi telepon yang tersebut direkam untuk mengkonfirmasi semua ketentuan trade.

    9. Pelaporan serta tes medis

    Setiap pemain yang mana terlibat di trade harus melaporkan diri ke regu barunya dan juga menjalani pemeriksaan medis sebelum trade dianggap resmi.

    Sampai semua pemeriksaan selesai, pemain yang dimaksud baru ditukar tak dapat bermain untuk regu barunya. Misalnya, di trade Kevin Garnett ke Boston Celtics, kesepakatan diberitahukan pada 31 Juli tetapi baru resmi disahkan pada 7 Agustus setelahnya semua aturan terpenuhi.

    Manfaat juga pembatasan Sign-and-Trade

    ​​​​​​​Sign-and-trade memberikan faedah bagi semua pihak yang terlibat. Pemain mendapatkan kontrak dengan nilai lebih banyak tinggi serta durasi lebih lanjut lama, pasukan lama mendapatkan aset sebagai kompensasi, lalu kelompok baru dapat merekrut pemain meskipun sudah ada melintasi batas salary cap. Namun, ada beberapa batasan, seperti:

    • Pemain harus melakukan penandatanganan kontrak dengan pasukan lama sebelum dilepas.
    • Tim penerima bukan boleh melebihi batasan "apron" setelahnya trade.
    • Pemain harus menerima kontrak minimal tiga tahun.
    • Jika trade dibatalkan, kontrak pemain juga dibatalkan.

    Contoh persoalan hukum pembatalan trade adalah ketika Shareef Abdur-Rahim gagal lolos pemeriksaan medis dalam sign-and-trade antara Portland Trail Blazers dan juga New Jersey Nets, sehingga ia tetap saja menjadi free agent juga akhirnya bergabung dengan Sacramento Kings.

    Trade di dalam NBA tidak belaka sekadar pertukaran pemain, tetapi melibatkan berbagai aspek teknis yang kompleks. Setiap kegiatan harus mempertimbangkan aturan salary cap, kondisi medis, pertimbangan finansial, juga legalitas kesepakatan.

    Oleh oleh sebab itu itu, sebelum trade benar-benar terjadi, kelompok melakukan evaluasi mendalam untuk melakukan konfirmasi kesepakatan yang disebutkan menguntungkan bagi semua pihak yang terlibat.