Tag: Bursa Efek Indonesia

  • Trading Saham Modal Mata Uang Rupiah 100.000, Begini Cara Biar Cuan

    Trading Saham Modal Mata Uang Rupiah 100.000, Begini Cara Biar Cuan

    Jakarta – Penanaman Modal saham kerap dianggap rumit juga membutuhkan modal besar. Padahal, sekarang siapapun sanggup mulai berinvestasi dengan modal kecil, bahkan mulai dari Rp100.000. Baik pelajar, karyawan, maupun pengusaha perusahaan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar berubah menjadi investor.

    Berikut langkah mudah untuk memulai penanaman modal saham dengan modal minim:

    1. Pilih Sekuritas dengan Setoran Awal Rendah

    Langkah pertama adalah membuka account saham dalam perusahaan sekuritas. Saat ini berbagai sekuritas yang dimaksud menawarkan setoran awal terjangkau, mulai dari Rp100.000.

    Bursa Efek Tanah Air (BEI) juga kerap mengadakan inisiatif membuka account saham dengan modal serupa, sehingga komunitas dapat segera mencoba tanpa beban besar ke awal.

    2. Fokus pada “Investasi Bagian Leher ke Atas”

    Dengan modal terbatas, tujuan utama sebaiknya bukanlah mengejar untung cepat, melainkan belajar. Pelajari dasar analisis teknikal serta fundamental, cara menjalankan portofolio, dan juga merawat psikologi investasi.

    Sumber belajar bisa jadi dari buku, webinar, video edukasi, atau komunitas pangsa modal. Dari sini, penanam modal pemula bisa saja mengenali profil risikonya lalu mencoba beraneka strategi seperti swing trading atau penanaman modal jangka panjang.

    Seiring waktu, pada saat pengalaman bertambah, modal pun sanggup ditingkatkan secara bertahap.

    3. Beli Saham Sesuai Kemampuan

    Harga saham di BEI paling rendah Rp50 per lembar di lingkungan ekonomi reguler, dengan minimal pembelian 1 lot (100 lembar). Artinya, dengan Rp100.000, Anda sanggup membeli saham berharga hingga Rp900 per lembar.

    Namun, pastikan memilih saham yang likuid agar simpel dijual kembali. Hindari saham dengan tarif sangat rendah yang digunakan masuk daftar pemantauan khusus lantaran risikonya tambahan tinggi.

    4. Pilih Waktu Transaksi yang digunakan Tepat

    Harga saham melakukan aksi dinamis setiap hari. Karena itu, penting memantau pergerakan nilai untuk menentukan waktu beli dan juga jual yang dimaksud tepat. Strategi ini membantu meraih capital gain, yakni keuntungan dari selisih nilai tukar jual yang tersebut lebih banyak membesar berbeda dengan nilai beli. Sebaliknya, bila harga jual jual lebih tinggi rendah, pemodal akan mengalami capital loss.

    (fab/fab)
    [Gambas:Video CNBC] Next Article BEI Gembok Perdagangan Saham LIFE juga ZBRA, Ini adalah Alasannya

  • IHSG Hari Senin dibuka menguat 34,91 poin

    IHSG Hari Senin dibuka menguat 34,91 poin

    Ligapedianews.com Ibukota – Angka Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Mulai Pekan pagi, dibuka menguat 34,91 poin atau 0,51 persen ke kedudukan 6.932,31.

    Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 4,06 poin atau 0,53 persen ke sikap 774,64.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di tempat situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • IHSG menguat seiring optimisme pemangkasan bunga The Fed tahun ini

    IHSG menguat seiring optimisme pemangkasan bunga The Fed tahun ini

    Ligapedianews.com Kombinasi antara sentimen global (inflasi & suku bunga AS), stimulus domestik, juga aktivitas window dressing menopang IHSG

    Jakarta – Skala Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Mulai Pekan pagi, bergerak menguat seiring optimisme bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed akan menurunkan tingkat suku bunga acuannya pada tahun ini.

    IHSG dibuka menguat 34,91 poin atau 0,51 persen ke tempat 6.932,31. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 4,06 poin atau 0,53 persen ke kedudukan 774,64.

    “Kombinasi antara sentimen global (inflasi & suku bunga AS), stimulus domestik, serta aktivitas window dressing menopang IHSG. Rotasi sektor ke industri, energi, juga kebugaran juga mengupayakan permintaan pasar. Namun, pelaku lingkungan ekonomi tetap memperlihatkan waspadai volatilitas jangka pendek, didorong ketidakpastian global lalu prospek profit taking, sehingga pergerakan indeks berpotensi berfluktuasi,” sebut Tim Studi Lotus Andalan Sekuritas pada kajiannya. di area Jakarta, Senin.

    Dari mancanegara, konsensus memperkirakan kesempatan sebesar 76 persen bahwa The Fed akan memangkas suku bunga acuan untuk pertama kali pada September 2025, sementara kemungkinan pemangkasan suku bunga terjadi secepatnya pada Juli 2025 semata-mata sebesar 19 persen.

    Pelaku lingkungan ekonomi menantikan rilis data Price Consumer Index (PCE) atau kenaikan harga Amerika Serikat pada 28 Juni 2025. Apabila naiknya harga Negeri Paman Sam terkendali kemudian mendekati target, potensi The Fed menurunkan suku bunga semakin besar lalu mengupayakan aliran modal ke emerging markets termasuk Indonesia.

    Dari kawasan Asia, pada Hari Senin (30/06), S&P akan merilis data aktivitas manufaktur China periode Juni 2025 menurut data NBS. Berdasarkan konsensus, PMI manufaktur China pada Juni akan tetap saja berada di area zona kontraksi yakni 49,7 pada Juni 2025.

    Dari di negeri, Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan data Angka Harga Pengguna (IHK) untuk Juni 2025 pada Selasa (01/07), yang digunakan diperkirakan akan mengalami kenaikan secara bulanan atau mengalami inflasi.

    Selain itu, pelaku bursa menyambut daftar antrean penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) yang semakin padat, yang tersebut mana total ada delapan emiten yang dimaksud akan mencatatkan sahamnya di tempat Bursa Efek Indonesia (BEI).

    Pada perdagangan hari terakhir pekan (27/06), bursa saham Eropa masih bergerak menguat, diantaranya indeks FTSE 100 Inggris menguat 0,72 persen, Euro Stoxx 50 menguat 1,56 persen, indeks DAX Jerman naik 1,62 persen, kemudian index CAC Prancis naik 1,78 persen.

    Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat di area Wall Street menguat pada perdagangan terakhir pekan kemarin, Hari Jumat (27/06), indeks S&P naik 0,52 persen juga ditutup pada rekor 6.173,07. Ukuran Nasdaq Composite juga mencetak rekor tertinggi baru dan juga ditutup naik 0,52 persen pada 20.273,46. Sementara itu, Dow Jones Industrial Average menguat 432,43 poin atau naik 1 persen kemudian berakhir dalam 43.819,27.

    Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Nikkei menguat 679,44 poin atau 1,69 persen ke 40.828,50, indeks Shanghai menguat 6,57 poin atau 0,18 persen ke 3.430,76, indeks Hang Seng melemah 129,93 poin atau 0,53 persen ke 24.159,00, kemudian indeks Strait Times menguat 0,50 poin atau 0,03 persen ke 3.967,33.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di dalam situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • IHSG ditutup menguat seiring optimisme kesepakatan Negeri Paman Sam dan juga mitra dagang

    IHSG ditutup menguat seiring optimisme kesepakatan Negeri Paman Sam dan juga mitra dagang

    Ligapedianews.com IHSG lalu bursa regional Asia bergerak menguat, di area topang harapan kesepakatan dagang kemudian data perekonomian AS

    Jakarta – Ukuran Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Mulai Pekan sore ditutup menguat seiring optimisme kesepakatan dagang antara Amerika Serikat (AS) juga negara mitra dagang.

    IHSG ditutup menguat 30,28 poin atau 0,44 persen ke tempat 6.927,68. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 2,07 poin atau 0,27 persen ke sikap 772,65.

    "IHSG juga bursa regional Asia bergerak menguat, di area topang harapan kesepakatan dagang dan juga data kegiatan ekonomi Amerika Serikat (AS) yang dimaksud membantu prospek pemangkasan suku bunga The Fed," sebut Tim Investigasi Pilarmas Investindo Sekuritas di kajiannya pada Jakarta, Senin.

    Dari mancanegara, Negeri Paman Sam juga China mencapai konsensus untuk mengklarifikasi aspek-aspek utama kerangka kerja perdagangan mereka.

    Berdasarkan perjanjian itu, China akan menyederhanakan persetujuan untuk aplikasi mobile ekspor barang-barang yang dikendalikan, sementara Amerika Serikat akan mencabut beberapa tindakan pembatasan.

    Sementara itu, Presiden Negeri Paman Sam Donald Trump mengisyaratkan kemungkinan fleksibilitas mendekati batas waktu tarif pada 9 Juli 2025.

    Namun demikian, pelaku lingkungan ekonomi masih berhati-hati dikarenakan arahan yang beragam dari pemerintah terus menciptakan ketidakpastian mengenai negara mana yang tersebut hampir menyelesaikan kesepakatan perdagangan juga negosiasi mana yang dimaksud masih terhenti.

    Sementara itu, Fakta Ekonomi Nasional Negeri Paman Sam pada kuartal I mengalami kontraksi 0,5 kuartal on kuartal (qoq) sehingga mencerminkan penurunan daya beli konsumen, tentunya menggalakkan ekspektasi pangsa akan pemangkasan suku bunga.

    Dari China, Biro Statistik China mengungkapkan indeks manufaktur China, meskipun masih pada zona kontraksi namun meningkat menjadi 49,7 pada bulan Juni 2025 dari sebelumnya 49,5 pada bulan Mei.

    Peningkatan ini dukungan kebijakan berkelanjutan dari pemerintahan China untuk meningkatkan permintaan domestik, sehingga memberikan harapan akan ada stimulus yang digunakan diberikan pemerintah China.

    Sebelumnya, perdana Menteri Li Qiang menyuarakan optimisme tentang prospek negara tersebut, menekankan rencana untuk mengubah China menjadi pusat konsumsi berukuran besar untuk menggalang basis manufakturnya.

    Dibuka menguat, IHSG betah di tempat teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada pembukaan kedua, IHSG masih betah pada zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

    Berdasarkan Skala Sektoral IDX-IC, sembilan sektor menguat yaitu dipimpin sektor barang baku yang digunakan naik sebesar 3,31 persen, dihadiri oleh oleh sektor barang konsumen non primer kemudian sektor transportasi & logistik yang mana naik masing- masing sebesar 2,31 persen dan juga 1,19 persen.

    Sedangkan, dua sektor melemah yaitu sektor keuangan yang dimaksud turun sebesar 0,41 persen, disertai oleh sektor teknologi yang tersebut turun sebesar 0,30 persen serta 0,41 persen.

    Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu BTPN, KRYA, MTLA, JAYA juga BBS Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni BNLI, CLPI, INPS, JSPT juga EURO.

    Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.156.959 kali proses dengan jumlah agregat saham yang dimaksud diperdagangkan sebanyak 21,13 miliar lembar saham senilai Rp13,64 triliun. Sebanyak 357 saham naik 228 saham menurun, kemudian 205 bukan bergerak nilainya.

    Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Skala Nikkei menguat 321,93 poin atau 0,80 persen ke 40.472,00, indeks Shanghai melemah 20,20 poin atau 0,59 persen ke 3.444,19, indeks Hang Seng melemah 211,27 poin atau 0,87 persen ke tempat 24.072,31, kemudian indeks Straits Times melemah 1,91 poin atau 0,05 persen ke 3.964,09.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan pada situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Gelar RUPST, BEI bukukan laba bersih Rp673 miliar di dalam 2024

    Gelar RUPST, BEI bukukan laba bersih Rp673 miliar di dalam 2024

    Ligapedianews.com Di sisi lain, BEI juga masih mampu menjaga kenaikan beban sebesar 10,7 persen (yoy) atau masih berada di dalam bawah kenaikan pendapatan

    Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membukukan laba bersih senilai Rp673 miliar pada tahun 2024, atau meningkat 16,3 persen year on year (yoy) dibandingkan sebesar Rp579 miliar pada tahun 2023.

    Laba bersih itu ditopang oleh pendapatan yang tersebut meningkat 12,9 persen (yoy) menjadi senilai Rp2,82 triliun pada tahun 2024, dibandingkan sebesar Rp2,49 triliun pada tahun 2023.

    “Oleh sebab itu, hasil peningkatan pendapatan maupun kenaikan biaya, perseroan membukukan pertumbuhan laba bersih 16,3 persen (yoy) menjadi Rp673 miliar pada 2024,” ujar Direktur Utama BEI Iman Rachman di konferensi pers setelahnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025 pada Jakarta, Rabu.

    Iman menjelaskan pendapatan perseroan ditopang oleh rata-rata nilai kegiatan harian (RNTH) di tempat bursa yang senilai Rp12,85 triliun pada tahun 2024, dibandingkan senilai Rp10,75 triliun pada tahun 2023.

    Selain kenaikan pada pos pendapatan jasa proses dan juga jasa kliring, perkembangan juga terjadi pada pendapatan jasa informasi sebesar 11,4 persen (yoy), didukung oleh pertumbuhan total pelanggan datafeed pada 2024.

    “Di sisi lain, BEI juga masih mampu menjaga kenaikan beban sebesar 10,7 persen (yoy) atau masih berada di tempat bawah kenaikan pendapatan,” ujar Iman.

    Selanjutnya, BEI menjaga pertumbuhan aset sebesar 6,5 persen (yoy) menjadi senilai Rp11,18 triliun pada tahun 2024, dengan perkembangan ekuitas sebesar 10,9 persen menjadi Rp8,29 triliun pada 2024.

    Iman menyatakan BEI menjaga komitmen untuk menjaga peningkatan pada tahun berikutnya, tercermin dari banyak belanja pembangunan ekonomi yang tersebut mencapai Rp279,57 miliar atau naik 32,5 persen (yoy) seiring dimulainya proyek Pembaruan Sistem Perdagangan lalu Pengawasan.

    “Hal ini turut berdampak pada penurunan kas juga setara kas perseroan sebesar 24,5 persen (yoy) sepanjang tahun 2024,” ujar Iman.

    Ia melanjutkan, BEI menghasilkan free cash flow to equity yang positif, serta mencerminkan kondisi keuangan yang tersebut baik pada hal pengelolaan likuiditas selama tahun 2024.

    “Kondisi itu menggambarkan kemampuan perseroan menjaga kesinambungan keinginan modal, utamanya untuk membiayai keinginan pengembangan pangsa dan juga menjaga kelangsungan aktivitas bursa modal ke depan,” ujar Iman.

    Sepanjang tahun 2024, BEI berhasil mencatatkan 41 saham baru, 144 emisi Efek Bersifat Utang kemudian Sukuk (EBUS) baru, 15 saham tambahan hasil konversi Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD), dan juga 81 saham tambahan hasil konversi Waran, dengan total penghimpunan dana berhadapan dengan seluruh Efek yang disebutkan mencapai Rp193 triliun.

    Adapun, sumbangan penghimpunan dana yang digunakan berasal dari 41 saham baru yang disebutkan sebesar Rp14,4 triliun, sedangkan, partisipasi terbesar penghimpunan dana sepanjang tahun 2024 berasal dari emisi EBUS sebesar Rp143,6 triliun.

    Sampai Mei 2025, secara keseluruhan jumlah agregat perusahaan tercatat saham sudah mencapai 956 perusahaan, serta secara regional BEI menduduki kedudukan ke-2 di dalam ASEAN untuk total perusahaan tercatat saham, juga menjadi Bursa dengan perkembangan kedua tertinggi meningkat sebesar 1,38 persen (yoy) secara global.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di tempat situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • BEI catatkan 14 perusahaan baru himpun dana Rp7,01 triliun di tempat 2025

    BEI catatkan 14 perusahaan baru himpun dana Rp7,01 triliun di tempat 2025

    Ligapedianews.com Ibukota – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah lama mencatatkan sebanyak 14 perusahaan baru sepanjang tahun 2025, dengan dana terhimpun melalui aksi Initial Public Offering (IPO) mencapai Rp7,01 triliun.

    Adapun, sebanyak 3 perusahaan masuk kategori lighthouse company (perusahaan mercusuar) dengan kapitalisasi lingkungan ekonomi minimal Rp3 triliun dan free float 15 persen atau nilai kapitalisasi pangsa free float lebih dari Rp700 miliar.

    “Momentum perkembangan masih berlanjut pada 2025, dengan jumlah keseluruhan pencatatan saham baru sampai akhir Mei 2025 sebanyak 14 saham baru. Dari total saham baru tersebut, tiga dalam antaranya merupakan lighthouse IPO,” ujar Direktur Utama BEI Iman Rachman pada konferensi pers seusai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025 di dalam Jakarta, Rabu.

    Secara keseluruhan, sampai pada waktu ini jumlah keseluruhan perusahaan tercatat dalam bursa modal Indonesia telah dilakukan mencapai 956 perusahaan. Secara regional, BEI menduduki sikap ke-2 pada kawasan ASEAN untuk jumlah agregat perusahaan tercatat saham.

    “Serta menjadi Bursa dengan peningkatan kedua tertinggi yang digunakan meningkat sebesar 1,38 year on yaer (yoy) secara global,” ujar Iman.

    Dalam antrean IPO, Direktur Penilaian Korporasi BEI I Gede Nyoman Yetna mengungkapkan total terdapat 14 perusahaan berada di antrean akan melaksanakan IPO di area lingkungan ekonomi modal Indonesia.

    Rinciannya, sebanyak 8 perusahaan masuk kategori aset skala besar di tempat berhadapan dengan Rp250 miliar, lalu sebanyak 5 perusahaan beraset skala menengah antara Rp50 miliar sampai Rp250 miliar.

    Kemudian, sebanyak satu perusahaan beraset skala kecil dengan aset di area bawah Rp50 miliar.

    Dari sisi sektor, sebanyak tiga perusahaan sektor keuangan, tiga perusahaan sektor transportasi serta logistik, juga dua perusahaan sektor barang baku.

    Kemudian, dua perusahaan sektor barang konsumen primer, dua perusahaan sektor kesehatan, satu perusahaan sektor barang konsumen non primer. juga satu perusahaan sektor energi.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI dalam situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • BEI siapkan short selling kemudian liquidity provider tingkatkan likuiditas

    BEI siapkan short selling kemudian liquidity provider tingkatkan likuiditas

    Ligapedianews.com Sebagai insentif terhadap AB liquidity provider, sanggup memilih tambahan saham-saham LQ45 serta saham-saham lainnya yang mana totalnya ada 200-an…,

    Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah menyiapkan berbagai inisiatif sebagai upaya untuk meningkatkan likuiditas perdagangan dalam bursa saham Indonesia.

    BEI menyiapkan layanan kegiatan short selling lalu layanan liquidity provider (penyedia likuiditas) saham, yang mana keduanya ditargetkan meluncur paling cepat pada kuartal III-2025.

    Direktur Pengembangunan BEI Jeffrey Hendrik di dalam Jakarta, Rabu mengatakan, BEI sudah pernah menetapkan sebanyak 411 saham yang dimaksud dapat dipilih oleh anggota bursa (AB) liquidity provider, yang digunakan mana ketika ini sebanyak 13 AB sedang pada proses untuk menjadi AB liquidity provider.

    BEI berusaha mencapai dapat meluncurkan layanan liquidity provider saham pada kuartal III-2025, sebagaimana diungkapkan pada konferensi pers seusai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025.

    “Sebagai insentif terhadap AB liquidity provider, bisa jadi memilih tambahan saham-saham LQ45 lalu saham-saham lainnya yang tersebut totalnya ada 200-an. Jadi, total ada lebih lanjut dari 600 saham yang tersebut bisa jadi di tempat liquidity provider-kan,” ujar Jeffrey.

    Terkait operasi short selling, Direktur Perdagangan lalu Pengaturan Anggota Bursa BEI Irvan Susandy mengatakan, kegiatan short selling paling cepat akan diperkenalkan pada 26 September 2025, dengan terlebih dahulu meninjau kondisi pasar.

    “Setidaknya pada tanggal 26 September 2025 kita akan memulai perdagangan dengan short selling, atau bisa jadi juga lebih besar lambat oleh sebab itu mengawasi kondisi market pada pada waktu itu. Kalau memang sebenarnya kondisinya tidak favorable, kita kemungkinan besar akan berdiskusi lagi dengan OJK terkait dengan membuka perdagangan short selling,” ujar Irvan.

    Tidak semata-mata dua inisiatif itu, Direktur Utama BEI Iman Rachman mengungkapkan, berbagai strategi BEI untuk meningkatkan likuiditas perdagangan pada lingkungan ekonomi modal Indonesia.

    Ia mengatakan, BEI akan bekerja sebanding dengan para stakeholders untuk menarik minat lighthouse company (perusahaan mercusuar) guna menyelenggarakan Initial Public Offering (IPO) pada lingkungan ekonomi modal Indonesia.

    “Kami tentu cuma bekerja mirip dengan stakeholders juga perusahaan, agar makin banyak perusahaan-perusahaan yang dimaksud lighthouse,” ujar Iman.

    BEI sudah memperkenalkan barang derivatif baru yaitu Single Stock Futures (SSF) pada akhir tahun 2024 lalu, yang tersebut ketika ini terdapat lima saham anggota indeks LQ45 yang mana menjadi konstituen underlying.

    Sebelumnya, BEI juga telah terjadi memiliki item derivatif yaitu Structured Warrant (Waran Terstruktur).

    “Kita akan menambah total perusahaan yang mana lain untuk Single Stock Futures (SSF). Untuk Structured Warrant samping yang mana ada sekarang ini call, telah kita tambah put. Jadi call serta put,” ujar Iman.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di dalam situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • IHSG ditutup melemah seiring pangsa cermati arah kebijakan The Fed

    IHSG ditutup melemah seiring pangsa cermati arah kebijakan The Fed

    Ligapedianews.com Ketua The Fed Jerome Powell mengungkapkan tidak ada akan terburu-buru untuk menggerakkan penurunan suku bunga oleh sebab itu dampak kenaikan tarif perdagangan masih terasa

    Jakarta – Skala Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore, ditutup melemah seiring pelaku bursa mencermati arah kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve (The Fed).

    IHSG ditutup melemah 37,03 poin atau 0,54 persen ke kedudukan 6.832,14. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 4,15 poin atau 0,54 persen ke tempat 760,26.

    “Ketua The Fed Jerome Powell menyatakan tidaklah akan terburu-buru untuk menggerakkan penurunan suku bunga akibat dampak kenaikan tarif perdagangan masih terasa,” sebut Tim Investigasi Phillips Sekuritas Indonesia pada kajiannya di area Jakarta, Rabu.

    Dalam keterangan di dalam depan House Financial Services Committee (Komite Jasa Keuangan DPR AS), Jerome Powell kembali mempertegas bahwa The Fed kemungkinan akan mempertahankan suku bunga acuan selama masih ada ancaman terhadap inflasi.

    Powell juga menyoroti fakta bahwa tingkat pemuaian Negeri Paman Sam masih berada pada menghadapi target sebesar 2 persen yang dimaksud ditetapkan oleh The Fed, seiring dampak dari kebijakan tarif Presiden Negeri Paman Sam Donald Trump yang digunakan masih belum jelas.

    Sementara itu, ketegangan konflik geopolitik antara Iran juga tanah Israel pada kawasan Timur Tengah terpantau mereda, seiring kedua negara bersikap untuk melakukan gencatan senjata.

    Dari pangsa komoditas, harga jual kontrak berjangka (futures) minyak mentah melanjutkan penurunan, juga sekarang berada di dalam bawah nilai sebelum meletusnya konflik antara Iran dan juga Israel.

    Dibuka menguat, IHSG bergerak ke teritori negatif sampai penutupan pertemuan pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah dalam zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

    Berdasarkan Ukuran Sektoral IDX-IC, tiga sektor menguat, yaitu sektor transportasi & logistik yang naik sebesar 0,89 persen, disertai oleh sektor teknologi serta sektor infrastruktur yang mana naik masing-masing sebesar 0,56 persen lalu 0,09 persen.

    Sedangkan tiga sektor terkoreksi yaitu sektor barang baku paling di minus 2,29 persen, disertai oleh sektor energi juga sektor properti yang tersebut masing-masing turun sebesar 1,86 persen juga 1,45 persen.

    Saham-saham yang dimaksud mengalami penguatan terbesar yaitu PTMP, JSPT, SMDM, PTMR, kemudian AXIO. Sedangkan saham-saham yang tersebut mengalami pelemahan terbesar yakni MPXL, CBUT, APEX, IOTF, dan juga NICL.

    Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.192.816 kali proses dengan total saham yang digunakan diperdagangkan sebanyak 22,50 miliar lembar saham senilai Rp12,67 triliun. Sebanyak 212 saham naik, 401 saham menurun, kemudian 186 tak bergerak nilainya.

    Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 155,44 poin atau 0,40 persen ke 38.946,50, indeks Hang Seng menguat 297,65 poin atau 1,23 persen ke 24.277,48, indeks Shanghai menguat 35,41 poin atau 1,04 persen ke 3.455,78, dan juga indeks Strait Times menguat 22,34 poin atau 0,57 persen ke 3.926,64.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di tempat situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • IHSG Kamis dibuka menguat 9,71 poin

    IHSG Kamis dibuka menguat 9,71 poin

    Ligapedianews.com Ibukota Indonesia – Ukuran Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis pagi dibuka menguat 9,71 poin atau 0,14 persen ke kedudukan 6.841,85.

    Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,36 poin atau 0,05 persen ke sikap 760,62..

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan pada situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • IHSG ditutup menguat seiring optimisme pemangkasan bunga Fed dalam 2025

    IHSG ditutup menguat seiring optimisme pemangkasan bunga Fed dalam 2025

    Ligapedianews.com Pasar keuangan memperkirakan kesempatan penurunan suku bunga pada konferensi kebijakan Federal Reserve bulan Juli 2025 sebesar 25 persen

    Jakarta – Angka Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore, ditutup menguat seiring optimisme pemangkasan suku bunga acuan oleh The Fed pada tahun ini.

    IHSG ditutup menguat 65,26 poin atau 0,96 persen ke sikap 6.897,40. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 10,32 poin atau 1,36 persen ke tempat 770,58.

    "Pasar keuangan memperkirakan kesempatan penurunan suku bunga pada konferensi kebijakan Federal Reserve bulan Juli 2025 sebesar 25 persen, kemudian mengawasi 67 persen probabilitas pemangkasan suku bunga pertama tahun ini terjadi dalam bulan September 2025," sebut Tim Studi Phillips Sekuritas Indonesia pada kajiannya pada Jakarta, Kamis.

    Ketua bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed Jerome Powell memberikan keterangan di area hadapan Komite Lembaga Keuangan (Banking Committee) Senate (DPD) pada hari kedua rapat degan pendapatnya dalam Kongres (MPR) AS.

    Jerome Powell menegaskan kembali bahwa The Fed berada di sikap yang dimaksud baik, untuk mengawaitu pemangkasan suku bunga acuan hingga dampak naiknya harga dari kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat Donald Trump semakin jelas.

    Dengan kata lain, The Fed masih mempelajari dampak dari kebijakan tarif perdagangan Presiden Trump terhadap kebijakan moneter sebelum memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan.

    Dibuka menguat, IHSG bergerak ke teritori negatif sampai penutupan pertemuan pertama perdagangan saham. Pada pertemuan kedua, IHSG masih betah di tempat zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

    Berdasarkan Skala Sektoral IDX-IC, tujuh sektor menguat yaitu dipimpin sektor barang baku yang naik sebesar 0,89 persen, disertai oleh sektor keuangan serta sektor infrastruktur yang digunakan naik masing- masing sebesar 0,82 persen dan juga 0,61 persen.

    Sedangkan, empat sektor melemah yaitu sektor transportasi & logistik yang digunakan turun paling di sebesar 1,49 persen, disertai oleh sektor teknologi serta sektor sektor yang masing- masing turun sebesar 0,30 persen lalu 0,04 persen.

    Adapun saham-saham yang mana mengalami penguatan terbesar yaitu SAFE, INPS, JAST, DATA kemudian BALI Sedangkan saham-saham yang tersebut mengalami pelemahan terbesar yakni RGAS, BUVA, APEX, ASPI dan juga NZIA.

    Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.012.938 kali operasi dengan total saham yang dimaksud diperdagangkan sebanyak 21,11 miliar lembar saham senilai Rp14,81 triliun. Sebanyak 357 saham naik 246 saham menurun, serta 200 tidak ada bergerak nilainya.

    Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Angka Nikkei menguat 645,93 poin atau 0,31 persen ke 39.588,00, indeks Shanghai melemah 7,52 poin atau 0,22 persen ke 3.448,19, indeks Hang Seng melemah 149,27 poin atau 0,61 persen ke sikap 24.325,31, juga indeks Straits Times menguat 8,92 poin atau 0,24 persen ke 3.935,09.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan dalam situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.