Tag: brics

  • Rusia: Sistem peradilan BRICS jamin stabilitas pada dunia multipolar

    Rusia: Sistem peradilan BRICS jamin stabilitas pada dunia multipolar

    New Delhi – Mahkamah Agung Rusia menyatakan keyakinannya bahwa sistem peradilan negara-negara BRICS menjadi salah satu penjamin terpenting bagi stabilitas serta keadilan di konteks terbentuknya planet multipolar.

    "Di globus modern, beberapa negara BRICS dituntut untuk memberikan respons dengan terhadap bervariasi tantangan lalu ancaman paling kompleks, sekaligus memverifikasi supremasi hukum ke berada dalam era perubahan struktural global yang tersebut berlangsung cepat. Pada ketika yang sama, sistem peradilan negara-negara kita (BRICS) berubah menjadi salah satu penjamin terpenting bagi stabilitas kemudian keadilan di konteks terbentuknya globus multipolar," kata Ketua Mahkamah Agung Rusia Igor Krasnov pada waktu membuka Wadah Ketua Mahkamah Agung BRICS di New Delhi, India diambil pada Sabtu.

    Krasnov menambahkan bahwa suasana forum yang mana diselenggarakan oleh India sebagai tuan rumah menggalang terciptanya dialog yang mana terbuka.

    Forum itu, menurut Krasnov, juga dilandasi kepercayaan terhadap beraneka persoalan terkait aktivitas lembaga peradilan.

    Sumber: Sputnik/RIA Novosti

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di dalam portal web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • China yakin Vietnam beri sumbangan positif sebagai mitra BRICS

    China yakin Vietnam beri sumbangan positif sebagai mitra BRICS

    Ligapedianews.com Beijing – China menyambut bergabungnya Vietnam sebagai negara mitra pada blok ekonomi BRICS seperti yang digunakan disampaikan Brazil yang mana menyandang presidensi blok dunia usaha yang dimaksud pada 2025, hari terakhir pekan lalu.

    "China menyambut baik Vietnam untuk menjadi negara mitra BRICS. Kami yakin Vietnam akan memberikan partisipasi positif bagi mekanisme BRICS," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun pada konferensi pers di dalam Beijing pada Senin.

    Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Brazil menyampaikan Vietnam miliki komitmen yang mana sejalan dengan para anggota serta mitra BRICS untuk menciptakan tatanan internasional yang digunakan lebih lanjut inklusif kemudian representatif.

    Selain itu, dengan populasi hampir 100 jt orang kemudian sektor ekonomi dinamis yang mana terintegrasi secara mendalam ke di rantai nilai global, Vietnam dianggap menonjol sebagai aktor yang digunakan relevan di dalam Asia kemudian menggalang kerja serupa Selatan-Selatan maupun perkembangan berkelanjutan.

    "Bergabung dengan kerja identik BRICS baik untuk penyelenggaraan Vietnam sendiri juga kepentingan bersatu negara-negara BRICS kemudian negara-negara berkembang," tambah Guo Jiakun.

    Menurut Guo Jiakun, mempunyai negara mitra baru di keluarga BRICS melambangkan meningkatnya keterwakilan, daya tarik juga dampak BRICS.

    "China siap bekerja sebanding dengan anggota BRICS juga negara mitra lainnya untuk kemitraan yang mana lebih besar erat lalu menyeluruh, berorientasi pada hasil, kemudian inklusif, memajukan kerja serupa BRICS yang mana lebih lanjut baik juga berkualitas tinggi," tambah Guo Jiakun.

    Selain itu, Guo Jiakun menyatakan China juga siap juga memberikan partisipasi tambahan besar untuk mempertahankan multilateralisme kemudian keadilan juga keadilan global dan juga mengadvokasi pembangunan bersama.

    Vietnam menjadi negara mitra ke-10 BRICS, bergabung dengan Belarus, Bolivia, Kazakhstan, Kuba, Malaysia, Nigeria, Thailand, Uganda, lalu Uzbekistan.

    Kategori negara mitra ini secara resmi diperkenalkan pada KTT BRICS ke-16 yang mana dilakukan dalam Kazan, Rusia, pada Oktober 2024, sebagai bagian dari strategi ekspansi blok tersebut.

    Langkah ini secara luas dipandang sebagai bagian dari upaya strategi Vietnam untuk mendiversifikasi kemitraan globalnya dan juga menguatkan perekonomiannya. Sebagai negara mitra, Vietnam diizinkan untuk berpartisipasi di KTT dan juga diskusi BRICS.

    Dalam langkah bersejarah, Pertama Menteri Pham Minh Chinh mengunjungi KTT BRICS+ di tempat Kazan pada Oktober 2024, menandai pertama kalinya pribadi pemimpin Vietnam berpartisipasi di pertemuan utama kelompok tersebut.

    Partisipasi ini menyusul pernyataan Vietnam sebelumnya mengenai kesiapan untuk menjalin kemitraan dengan BRICS pada tahun ini. Dengan populasi hampir 100 jt jiwa, Vietnam diakui sebagai salah satu aktor penting pada Asia.

    Kelompok BRICS, yang digunakan awalnya pada 2009 terdiri dari Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan juga Afrika Selatan, pada saat ini telah terjadi memperluas keanggotaannya secara penuh dengan menerima Mesir, Ethiopia, Iran, Indonesia, serta Uni Emirat Arab.

    Anggota-anggota BRICS menguasai 40 persen populasi dunia lalu 35 persen komoditas domestik bruto (PDB) global sehingga menjadikannya pemain yang penting dalam kancah internasional.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence pada situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Mengenal BRICS: sejarah pembentukan hingga anggotanya

    Mengenal BRICS: sejarah pembentukan hingga anggotanya

    Ligapedianews.com Ibukota Indonesia – Indonesia menyatakan keinginan untuk bergabung dengan blok ekonomi BRICS sebagai pengejawantahan kebijakan pemerintah luar negeri nasional yang berdasar nilai bebas aktif.

    Hal itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri RI Sugiono ketika mengunjungi undangan Kongres Taraf Tinggi (KTT) BRICS Plus di tempat Kazan, Rusia, Kamis (24/10).

    “(Bergabungnya RI ke BRICS) bukanlah berarti kita terlibat kubu tertentu, melainkan kita berpartisipasi bergerak di area semua forum,” tegas Sugiono.

    BRICS merupakan organisasi antar-pemerintah sebagai forum kerja sejenis di tempat antara negara berkembang. Pembentukan BRICS sendiri diprakarsai oleh Rusia.

    Sejarah pembentukan BRICS

    Istilah BRICS merupakan akronim dari Brazil, Rusia, India, China, dan juga Afrika Selatan sebagai negara anggota sekaligus penggagasnya.

    Sebelumnya, BRICS awalnya bernama "BRIC" yang digunakan pertama kali diperkenalkan oleh ekonom Goldman Sachs Jim O'Neill pada penelitian bertajuk “Building Better Global Economic BRICs” yang tersebut dirilis tahun 2001.

    Dalam penelitian itu, Jim O'Neill mengambarkan empat negara berprogres yakni Brasil, Rusia, India, China, jikalau pertumbuhannya dipertahankan dapat mendominasi perekonomian global.

    Para pemimpin negara Brasil, Rusia, India serta Cina pertama kali bertemu secara informal di area sela-sela KTT G8 Outreach dalam St Petersburg, Rusia, pada bulan Juli 2006.

    Tidak lama setelahnya itu, pada September 2006, Pertemuan Taraf Menteri BRICS pertama diadakan melawan usulan Presiden Rusia Vladimir Kepala Negara Rusia di dalam sela-sela Sidang Majelis Umum PBB.

    Pada 16 Juni 2009, Kongres Derajat Tinggi (KTT) BRIC pertama kali diadakan di area Yekaterinburg, Rusia. Pada KTT BRIC pertama, para pemimpin BRIC mengeluarkan pernyataan dengan melalui sebuah dokumen.

    Dalam dokumen yang disebutkan menetapkan tujuan BRIC untuk memperkenalkan dialog serta kerja sejenis di area antara negara-negara kami dengan cara yang tersebut bertahap, proaktif, pragmatis, terbuka, dan juga transparan.

    Dialog lalu kerja sejenis negara-negara BRIC tidak ada cuma kondusif untuk melayani kepentingan bersatu negara-negara berkembang, tetapi juga untuk mendirikan dunia yang mana harmonis dengan perdamaian abadi serta kemakmuran bersama. Dokumen itu menguraikan persepsi dengan tentang cara-cara untuk mengatasi krisis keuangan juga ekonomi global.

    Kemudian, pada 2010 Afrika Selatan diterima sebagai anggota penuh pada konferensi Menteri Luar Negeri BRIC di tempat New York. Grup BRIC berganti nama menjadi BRICS (Brazil, Rusia, India, Cina, Afrika Selatan). Afrika Selatan hadir di KTT BRICS ke-3 dalam Sanya, Cina pada 14 April 2011.

    Adapun setiap tahun BRICS mengeksplorasi isu-isu penting di area bawah tiga pilar, yakni kerja sejenis urusan politik juga keamanan, kerja sebanding keuangan juga ekonomi, dan juga kerja sebanding budaya lalu antarmasyarakat.

    Anggota BRICS

    Saat ini, anggota BRICS sudah mencakup 10 negara, terhitung pada 1 Januari 2024 lalu 5 negara resmi bergabung sebagai anggota penuh. Adapun sekarang ini anggota resmi BRICS, meliputi Brazil, Rusia, India, China, Afrika Selatan, Mesir, Ethiopia, Iran, Arab Saudi, lalu Uni Emirat Arab.

    Selain itu, BRICS juga menjalin hubungan antara negara sebagai mitra BRICS. Pada Pertemuan Derajat Tinggi (KTT) ke-16 BRICS, telah lama resmi menambahkan 13 negara baru ke pada aliansi sebagai negara mitra (bukan anggota penuh). Melansir media Sosial X dari @BRICSInfo, berikut 13 negara mitra BRICS: Aljazair, Belarus, Bolivia, Cuba, Indonesia, Kazakhstan, Malaysia, Nigeria, Thailand, Turki, Uganda, Uzbekistan, lalu Vietnam.

  • Sejumlah poin yang mana dibahas pada KTT BRICS 2024

    Sejumlah poin yang mana dibahas pada KTT BRICS 2024

    Ligapedianews.com Ibukota Indonesia – Rusia, yang tersebut pada waktu ini menjadi ketua kelompok kegiatan ekonomi BRICS sekaligus menjadi tuan rumah Kongres Level Tinggi (KTT) ke-16 dalam Kazan, pada 22-24 Oktober 2024.

    Dalam KTT BRICS 2024, Menteri Luar Negeri RI Sugiono turut hadir sebagai Utusan Khusus Presiden Prabowo yang diundang sebagai negara mitra.

    BRICS merupakan organisasi antar-pemerintah sebagai forum kerja sejenis di area antara negara tumbuh untuk mendiskusikan isu-isu global terkini. BRICS akronim dari Brazil, Rusia, India, China, juga Afrika Selatan sebagai negara anggota sekaligus penggagasnya.

    KTT BRICS ke-16 mengusung tema “BRICS and Global South: JointBuilding of a Better World”. Tema ini menyoroti fokus kelompok yang disebutkan pada menciptakan tatanan global yang mana adil lalu setara pada mana semua negara mempunyai suara.

    Selama konferensi tersebut, para pemimpin negara BRICS terlibat di diskusi mengenai berbagai isu, menciptakan Deklarasi Kazan. Dokumen itu mendiskusikan berbagai krisis dan juga tantangan global juga menyerukan tatanan internasional yang mana lebih banyak adil dan juga lebih tinggi setara.

    Deklarasi Kazan juga menekankan pentingnya solidaritas serta kemitraan strategis di area antara negara-negara BRICS. Berikut sederet poin yang dibahas pada KTT BRICS 2024:

    Konflik di tempat Timur Tengah

    Isu Timur Tengah yang mana ketika ini padat menjadi perhatian dunia, yakni putaran konfrontasi Palestina-Israel pada daftar panjang konflik. BRICS menekankan bahwa menentang pemanfaatan metode teroris.

    Permusuhan yang tersebut dimulai di tempat Wilayah Gaza sekarang telah terjadi menyebar ke Lebanon. Negara-negara lain pada kawasan itu juga terkena dampaknya. Ketegangan antara negara Israel lalu Iran telah lama meningkat drastis. BRICS menegaskan perlunya terlibat di upaya pencegahan konflik, bahwa kekerasan harus dihentikan.

    “Kami menegaskan kembali keprihatinan kami yang digunakan mendalam melawan memburuknya situasi lalu krisis kemanusiaan di tempat Wilayah Palestina yang dimaksud Diduduki, khususnya eskalasi kekerasan yang digunakan belum pernah terjadi sebelumnya dalam Jalur Kawasan Gaza dan juga Tepi Barat sebagai akibat dari serangan militer Israel, yang menyebabkan pembunuhan massal juga cedera warga sipil, pengungsian paksa kemudian penghancuran infrastruktur sipil yang digunakan meluas.

    Kami menyatakan keprihatinan berhadapan dengan situasi dalam Lebanon Selatan. Kami mengutuk hilangnya nyawa warga sipil kemudian kerusakan besar pada infrastruktur sipil yang digunakan diakibatkan oleh serangan oleh negeri Israel pada wilayah pemukiman di tempat Lebanon dan juga menyerukan penghentian segera tindakan militer.” bunyi pemberitahuan tersebut.

    Presiden Rusia Vladimir Kepala Negara Rusia juga menyerukan perlunya mengoreksi ketidakadilan historis terhadap warga Palestina. Penyelesaian konflik Israel-Palestina harus dicapai berdasarkan hukum internasional yang tersebut diakui secara universal, yang tersebut secara dengan segera mengatur pembentukan Negara Palestina yang tersebut merdeka.

    Menentang tindakan pemaksaan Barat

    BRICS mengecam sanksi serta segala tindakan pemaksaan sepihak Barat dikarenakan dianggap bukan sesuai hukum internasional. "Kami sangat prihatin dengan dampak negatif dari tindakan pemaksaan sepihak yang melanggar hukum, termasuk sanksi ilegal, terhadap dunia usaha dunia, perdagangan internasional, dan juga pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan." tulis kelompok tersebut.

    Perdagangan mata uang lokal

    Perjanjian untuk meningkatkan kekuatan perdagangan kemudian penyelesaian keuangan pada mata uang lokal untuk memfasilitasi operasi lintas batas. Negara-negara BRICS menyadari khasiat luas dari instrumen pembayaran lintas batas yang mana lebih banyak cepat, berbiaya tambahan rendah, lebih banyak efisien, transparan, aman, lalu inklusif berdasarkan minimalisasi hambatan perdagangan kemudian memverifikasi akses non-diskriminatif.

    "Kami menyambut baik pemanfaatan mata uang lokal pada proses keuangan antara negara-negara BRICS lalu mitra dagang mereka." bunyi pemberitahuan tersebut.

    BRICS memperkirakan pengaruhnya akan bertambah juga menguraikan proyek-proyek bersatu mulai dari pertukaran gandum. “Kami menyambut baik inisiatif pihak Rusia untuk mendirikan sistem perdagangan biji-bijian (komoditas) di BRICS (Bursa Gandum BRICS) serta kemudian mengembangkannya termasuk memperluasnya ke sektor pertanian lainnya." tulis kelompok tersebut.

    Inisiatif kesehatan

    Dukungan untuk Pusat Vaksin R&D BRICS kemudian inisiatif untuk meningkatkan kekuatan sistem kemampuan fisik juga mengatasi tahanan antimikroba. "Kami memperkuat inisiatif Pusat Vaksin R&D BRICS, pengembangan lebih lanjut lanjut Sistem Peringatan Dini Terpadu BRICS untuk menghindari risiko penyakit menular massal."

    Kemitraan BRICS Plus

    Dukungan kemitraan baru dengan negara-negara berkembang, BRICS menyambut baik minat yang digunakan besar untuk bekerja sama, dan juga menyokong modalitas untuk kategori Negara Mitra BRICS yang baru.

    "Kami menggalang modalitas kategori negara Mitra BRICS. Kami sangat yakin bahwa perluasan kemitraan BRICS dengan EMDC akan berkontribusi lebih banyak terpencil untuk menguatkan semangat solidaritas kemudian kerja sebanding internasional yang sejati untuk kepentingan semua. Kami berikrar untuk terus menggerakkan pengembangan kelembagaan BRICS." tulis kelompok tersebut.

    Ukraina

    Negara-negara BRICS mengadopsi kebijakan netralitas terkait konflik Rusia-Ukraina. Komunitas BRICS setuju untuk tak memperkuat kedua pihak.

    Namun, merek pada pemberitahuan yang disebutkan menekankan bahwa Kami menekankan bahwa harus ada langkah positif, semua negara harus bertindak secara konsisten dengan tujuan serta prinsip Piagam PBB secara keseluruhan juga saling terkait.

    "Kami mencatatkan dengan penghargaan usulan mediasi lalu jasa baik yang mana relevan, yang digunakan ditujukan pada penyelesaian konflik secara damai melalui dialog lalu diplomasi."

  • Daftar negara kontestan KTT BRICS 2024 pada Rusia

    Daftar negara kontestan KTT BRICS 2024 pada Rusia

    Ligapedianews.com Ibukota Indonesia – Kongres Taraf Tinggi (KTT) BRICS ke-16 sudah pernah dijalankan di area Daerah Perkotaan Kazan, Rusia, pada 22 hingga 24 Oktober 2024 dengan mengangkat tema Penguasaan Multilateralisme untuk Keselamatan dan juga Pembangunan Global yang mana Adil.

    BRICS merupakan organisasi antar-pemerintah sebagai forum kerja sebanding dalam antara negara berkembang. BRICS akronim dari kelompok negara dengan ekonomi lingkungan ekonomi berkembang, yakni Brazil, Rusia, India, China, dan juga Afrika Selatan sebagai negara anggota sekaligus penggagasnya.

    BRICS berdiri di dalam menghadapi tiga pilar, yaitu politik-keamanan, ekonomi-keuangan, juga budaya juga hubungan kemanusiaan. Saat ini, anggota BRICS telah dilakukan mencakup 10 negara sebagai anggota penuh, meliputi Brazil, Rusia, India, Tiongkok, Afrika Selatan, Mesir, Ethiopia, Iran, Arab Saudi, juga Uni Emirat Arab.

    Dalam KTT BRICS 2024, menghasilkan kembali Deklarasi Kazan yang dimaksud mengkaji berbagai krisis lalu tantangan global juga menyerukan tatanan internasional yang digunakan lebih besar adil juga lebih banyak setara.

    Rusia yang mana pada waktu ini menjadi ketua kelompok BRICS sekaligus tuan rumah pertemuan pleno KTT BRICS ke-16 pada format BRICS Plus/Outreach, di KTT BRICIS 2024 mempertemukan para pemimpin CIS, delegasi dari negara-negara Asia, Afrika, Timur Tengah, dan juga Amerika Latin, dan juga kepala beberapa organisasi internasional.

    Dalam KTT BRICS 2024, Presiden Rusia Vladimir Kepala Negara Rusia sudah mengundang 36 pemimpin dunia dari sebagian negara. Melansir media Sosial X dari @BRICSInfo, berikut daftar negara yang digunakan hadir sebagai kontestan KTT BRICS 2024 di tempat Rusia:

    • India
    • Cina
    • Rusia
    • Brasil
    • Mesir
    • Ethiopia
    • Iran
    • Arab Saudi
    • Afrika Selatan
    • Uni Emirat Arab
    • Armenia
    • Azerbaijan​​​​​​​
    • Bahrain​​​​​​​
    • Bangladesh​​​​​​​
    • Belarus​​​​​​​
    • Bolivia​​​​​​​
    • Kongo
    • Kuba
    • Indonesia
    • Kazakhstan
    • Kirgistan
    • Laos
    • Malaysia​​​​​​​
    • Mauritania
    • Mongolia​​​​​​​
    • Nikaragua
    • Serbia
    • Sri Lanka
    • Tajikistan​​​​​​​
    • Thailand​​​​​​​
    • Turki​​​​​​​ye
    • Uzbekistan​​​​​​​
    • Venezuela
    • Vietnam
    • Turkmenistan
    • Palestina

  • Daftar negara yang berminat gabung BRICS

    Daftar negara yang berminat gabung BRICS

    Ligapedianews.com Ibukota – Sejumlah negara berprogres menunjukkan minat untuk menjadi anggota BRICS, yang baru cuma mengadakan rapat puncak ke-16 di dalam Kazan, Rusia, pada tanggal 22-24 Oktober.

    BRICS merupakan kelompok perekonomian beranggotakan negara-negara tumbuh yang tersebut digagas oleh Brasil, Rusia, India, China, serta Afrika Selatan. Kini, terdapat keanggotaan penuh baru BRICS mencakup Iran, Mesir, Ethiopia, Arab Saudi lalu Uni Emirat Arab.

    Negara anggota BRICS memiliki hubungan ekonomi dan juga perdagangan dengan prospek serta kapasitas peningkatan yang digunakan besar.

    Populasi penduduk dari negara anggota BRICS secara akumulasi mencakup 43 persen populasi dunia, dengan total nilai perdagangannya mencapai 16 persen secara global serta menyumbang seperempat dari dunia usaha global lalu mencakup seperlima dari perdagangan dunia.

    Selama rapat puncak BRICS ke-16, para pemimpin mencapai kesepakatan untuk mengundang beberapa orang negara untuk menjadi negara mitra BRICS, diantaranya beberapa orang negara Asia Tenggara, yakni Indonesia, Malaysia, Thailand, dan juga Vietnam.

    BRICS memulai sesi baru, menguatkan pengaruhnya yang mana semakin besar di area panggung dunia, ketika ini telah dilakukan berprogres menjadi mekanisme kerja identik internasional yang tersebut berpengaruh dengan keanggotaan yang digunakan diperluas.

    BRICS sebagai kemitraan strategis multidisiplin yang mana berdiri di area melawan tiga pilar, meliputi politik-keamanan, ekonomi-keuangan, dan juga budaya dan juga hubungan kemanusiaan.

    Selain anggota penuh baru yang mana bergabung pada 1 Januari 2024, lebih tinggi dari 30 negara telah dilakukan secara resmi mengajukan permohonan atau menyatakan minat untuk menjadi anggota BRICS.

    Banyak negara berprogres lainnya yang tersebut berupaya untuk menjalin kerja identik yang lebih tinggi erat dengan kelompok BRICS. Berikut sebagian negara sudah menyatakan minatnya untuk bergabung dengan BRICS atau telah dilakukan mengajukan permohonan keanggotaan:

    • Aljazair*
    • Kamerun
    • Republik Afrika Tengah
    • Kongo
    • DR Kongo​​​​​​​
    • Guinea Khatulistiwa
    • Ghana
    • Libya​​​​​​​
    • Mali ​​​​​​​
    • Nigeria*
    • Senegal
    • Sudan Selatan
    • Sudan ​​​​​​​
    • Tunisia ​​​​​​​
    • Uganda* ​​​​​​​
    • Zimbabwe
    • Bolivia*
    • Kolombia
    • Kuba*
    • El Salvador
    • Nikaragua
    • Peru
    • Venezuela
    • Afganistan
    • Azerbaijan
    • Bahrain
    • Bangladesh
    • Indonesia*
    • Irak
    • Kazakstan*
    • Kuwait
    • Laos
    • Malaysia*
    • Myanmar
    • Pakistan
    • Palestina
    • Sri Lanka
    • Suriah
    • Thailand*​​​​​​​
    • Uzbekistan*
    • Vietnam*​​​​​​​
    • Yaman
    • Belarus*
    • Serbia
    • Turki*

    *Secara resmi bergabung sebagai Negara Mitra BRICS