Tag: Bournemouth

  • Asisten ahli Chelsea ungkap alasan tarik mengundurkan diri dari Palmer

    Asisten ahli Chelsea ungkap alasan tarik mengundurkan diri dari Palmer

    Ibukota – Asisten ahli Chelsea Willy Caballero mengungkap alasan dirinya mengejutkan pergi dari Cole Palmer akibat pemain itu baru pulih cedera usai bermain imbang 2-2 dengan Bournemouth pada lanjutan Turnamen Ingris 2025/2026 ke Stadion Stamford Bridge, London, Rabu dini hari WIB.

    "Kami semua ingin menurunkan atlet terbaik ke lapangan, tetapi Cole Palmer juga baru kembali dari cedera panjang," ujar Caballero dikutipkan dari laman resmi Chelsea.

    Caballero mengungkapkan jikalau mendebarkan mengundurkan diri dari Cole Palmer untuk melindungi kebugaran pemain yang dimaksud baru pulih dari cedera panjang yang digunakan dialaminya. Asisten dari Enzo Maresca itu memaparkan bahwa dirinya ingin agar Palmer permanen bermain sepanjang musim ini dengan menyimpan menit bermainnya.

    Gelandang berkebangsaan Inggris itu ditarik pergi dari pada menit 64 serta digantikan dengan Joao Pedro sekalipun ia mencatatkan satu gol melalui titik putih pada laga dini hari tadi. Namun meskipun begitu asisten berkebangsaan Argentina yang dimaksud mengungkapkan jikalau timnya kesulitan untuk "membunuh" pertandingan walau menciptakan sejumlah peluang.

    "Kami telah berjuang keras, kemudian hari ini permainan kami cukup bagus, sesuai dengan cara bermain yang digunakan kami inginkan, satu di antaranya bagaimana kami masuk ke kotak penalti lawan. Kami menciptakan sejumlah peluang, tetapi sayangnya kami harus lebih banyak fokus pada awal pertandingan," kata Caballero.

    Menurutnya, timnya harus sanggup memperbaiki kesalahan di hal penyelesaian untuk pertandingan kedepannya, teristimewa pada sesi kedua mengingat merek rutin kehilangan poin oleh sebab itu lengah.

    Chelsea bermain imbang 2-2 dengan Bournemouth di lanjutan Kompetisi Ingris 2025/2026 ke Stadion Stamford Bridge, London, Rabu dini hari WIB. Gol dicetak oleh Cole Palmer (15') serta Enzo Fernandez (23'). Sementara gol grup tamu dicatatkan oleh David Brooks (6') juga Justin Kluivert (27').

    Dengan hasil ini, kelompok berjuluk The Blues itu tertahan di dalam peringkat lima klasemen sementara Kompetisi Inggris dengan torehan 30 poin dari 19 pertandingan juga mencatatkan delapan kemenangan, enam imbang kemudian lima kekalahan.

    Sementara Bournemouth menduduki papan sedang klasemen di sikap 15 dengan perolehan 23 poin dari 19 laga juga memiliki catatan lima menang, delapan imbang juga sembilan kalah.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI ke web web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Mateta hattrick, laga Palace lawan Bournemouth berakhir imbang

    Mateta hattrick, laga Palace lawan Bournemouth berakhir imbang

    DKI Jakarta – Hattrick atau trigol Jean-Philippe Mateta menyelamatkan Crystal Palace menelan kekalahan dua kali beruntun di dalam Kompetisi Inggris setelahnya tiga gol itu mengakhiri laga berjuang melawan AFC Bournemouth di dalam Selhurst Park, Sabtu, dengan skor 3-3.

    Dalam pertandingan ini, Bournemouth sebagai tim tamu tampil apik pada sesi pertama dengan memasukkan dua gol melalui pemain muda Eli Junior Kroupi.

    Striker 19 tahun itu mengakibatkan The Cherries menjadi pemimpin cepat pada menit ke-6 melalui sundulannya, dari situasi sepak pojok.

    Gol keduanya kemudian tercipta pada menit ke-37, pada waktu bek Palace Marc Guehi kurang sempurna melakukan sapuan. Kroupi yang berada pada tempat yang mana tepat, mendapatkan bola juga tanpa ampun menaklukkan kiper Palace Dean Henderson untuk kedua kalinya.

    Skor 2-0 untuk keunggulan Bournemouth bertahan hingga putaran pertama berakhir.

    Pada sesi kedua, kelompok tuan rumah mengamuk. Pelatih kepala Oliver Glasner memasukkan Eddie Nketiah untuk menggantikan Yeremy Pino pada menit ke-64, serta sejak masuknya mantan striker Arsenal itu serangan The Eagles lebih lanjut berbahaya.

    Beberapa detik setelahnya masuknya Nketiah, Palace berhasil mencetak gol melalui tendangan jarak dekat Mateta yang mana memanfaatkan umpan Daniel Munoz.

    Lima menit berselang, aksi Munoz ke sisi kanan kembali mengawali gol kedua tim tuan rumah yang tersebut lagi-lagi dicetak oleh Mateta. Angka berubah berubah menjadi 2-2.

    Setelah bertubi-tubu diserang, Bournemouth perlahan mulai menemukan permainan terbaik mereka. Alhasil, di dalam berada dalam gol ketiga yang dicari Palace, mereka itu justru berbalik unggul 3-2 lewat aksi Ryan Christie pada menit ke-89 yang mana memanfaatkan umpan tarik Marcus Tavernier.

    Skor 3-2 secara matematis menyebabkan merek ke puncak klasemen dengan 17 poin, namun sayangnya hal itu dengan cepat diputus oleh Mateta 10 menit kemudian melalui eksekusi tendangan penalti. Poin berubah 3-3.

    Mateta yang digunakan sudah ada mencetak trigol, hampir mengakibatkan timnya “comeback” untuk meraih kemenangan secara dramatis. Namun, potensi emasnya pada menit ke-100 malah melambung tinggi. Angka 3-3 berubah menjadi akhir dari pertandingan.

    Dengan hasil ini, Palace menghuni kedudukan kedelapan dengan 13 poin, sementara Bournemouth dalam peringkat keempat dengan 15 poin.

    Berikut susunan pemain starter kedua tim:

    Crystal Palace: Dean Henderson (GK), Marc Guehi, Chris Richards, Maxence Lacroix, Daichi Kamada, Adam Wharton, Ismaila Sarr, Yeremy Pino, Jean-Philippe Mateta

    Pelatih: Oliver Glasner

    Bournemouth: Dorde Petrovic (GK), Marcos Senesi, Bafode Diakite, Adrien Truffert, Alex Jimenez, Alex Scott, Tyler Adams, Marcus Tavernier, Justin Kluivert, Antoine Semenyo, Eli Junior Kroupi

    Pelatih: Andoni Iraola

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di dalam web web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.