Tag: Bhayangkara FC

  • Bhayangkara ditahan imbang Persebaya 1-1

    Bhayangkara ditahan imbang Persebaya 1-1

    Bandarlampung – Kesebelasan Bhayangkara Presisi Lampung FC ditahan imbang 1-1 oleh tamunya Persebaya Surabaya pada markas sendiri pada pertandingan pertama Super League 2026/2027.

    Pada pertandingan yang digunakan berlangsung ke Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim, pada Bandarlampung, Sabtu, tim tamu Persebaya sempat mengejutkan tuan rumah pada menit 13 melalui gol Yann Mabella.

    Penyerang Persebaya Yann Mabella berhasil mencetak gol pasca memanfaatkan umpan lambung dari sedang lapangan yang dimaksud kemudian melintasi kiper Bhayangkara Awan Seto sehingga merubah papan skor berubah menjadi 0-1.

    Tertinggal 0-1, Bhayangkara mencoba mencari gol untuk menyamakan kedudukan. Namun hingga peluit fase pertama berbunyi keunggulan 0-1 Persebaya tiada berubah.

    Memasuki sesi kedua, Bhayangkara memasukkan beberapa pemain guna menambah daya gedor serangan demi menyamakan kedudukan bahkan mengambil tiga poin pada pertandingan pertama mereka.

    Bhayangkara yang digunakan menguasai jalannya pertandingan pada sesi kedua sebenarnya memiliki beberapa jumlah potensi emas namun gagal dikonversi berubah jadi gol.

    Gol yang mana ditunggu-tunggu pun datang pada menit 59. Allano yang tersebut masuk pada putaran kedua berhasil menanduk bola setelahnya memanfaatkan umpan silang dari Sidibe.

    Mampu menyamakan kedudukan 1-1, Bhayangkara terus memburu gol kedua guna mengamankan tiga poin pertama, namun pertahanan Persebaya yang digunakan solid mampu menahan gempuran dari tuan rumah. Hingga peluit akhir kedudukan 1-1 Bhayangkara berperang melawan Persebaya tak berubah.

    Hasil imbang ini menempatkan kedua grup pada sikap ke-6 klasemen sementara Super League 2026/2027.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di website web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Bernardo Tavares soroti aspek angin di laga Persebaya vs Bhayangkara

    Bernardo Tavares soroti aspek angin di laga Persebaya vs Bhayangkara

    DKI Jakarta – Manajer kepala Persebaya Surabaya Bernardo Tavares menyoroti faktor angin di laga pekan pertama timnya pada BRI Super League 2026/27 ketika menghadapi tuan rumah Bhayangkara Presisi Lampung FC pada Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Sabtu.

    Pada laga ini, Persebaya sebagai tim tamu unggul lebih lanjut dulu melalui gol Yann Mabella pada menit ke-13. Bhayangkara kemudian membalas gol Persebaya pada menit ke-60 lewat gol Allano Lima.

    “Saya pikir ini adalah pertandingan yang tersebut sulit. Faktor angin terkadang menimbulkan kami melakukan beberapa kesalahan umpan dikarenakan cuaca, begitu juga bagi tim lawan," kata Tavares, dikutipkan dari laman resmi I.League, Minggu.

    Tavares mengemukakan Persebaya sebenarnya miliki sebagian kesempatan untuk memperbesar keunggulan. Namun, buruknya penyelesaian akhir serta tindakan pada momen-momen penting menyebabkan timnya gagal mencetak gol tambahan.

    Kendati demikian, Tavares juga mengakui bahwa laga tandang menghadapi Bhayangkara setiap saat menjadi laga yang tersebut sulit. Adapun pada musim lalu, timnya juga semata-mata sanggup bermain imbang dengan skor 1-1 berhadapan dengan Bhayangkara dalam kandangnya.

    “Tidak mudah-mudahan bermain di sini, kami telah tahu itu. Musim kemudian saya pikir cuma Persib yang mana menang pada sini. Menurut saya, Bhayangkara FC memiliki grup yang dimaksud bagus, pemain yang sangat bagus, lalu contohnya adalah Allano yang mencetak gol setelahnya masuk dari bangku cadangan," tutur instruktur jika Portugal itu.

    Lebih lanjut, ia memberikan apresiasi untuk Bonek kemudian Bonita yang mana datang secara langsung ke Lampung untuk memberikan dukungan terhadap grup berjuluk Bajul Ijo tersebut.

    Ia berharap merekan semua dapat memenuhi Stadion Gelora Bung Tomo ketika Persebaya menjamu PSIM Yogyakarta pada laga pekan kedua Super League yang mana berlangsung pada 13 September.

    “Saya ingin mengucapkan terima kasih untuk para suporter kami yang dimaksud hadir pada di tempat ini untuk membantu para pemain, dan juga saya berharap di dalam pertandingan rumah berikutnya di dalam GBT, dia bisa jadi hadir untuk mengupayakan pasukan kami,” ucap Bernardo.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan ke web web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Oscar Bruzon minta Bhayangkara FC waspadai Persebaya Surabaya

    Oscar Bruzon minta Bhayangkara FC waspadai Persebaya Surabaya

    DKI Jakarta – Pembimbing Bhayangkara FC Oscar Bruzon mengajukan permohonan grup asuhannya mewaspadai Persebaya Surabaya pada pekan pertama BRI Super League pada Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Hari Sabtu (5/9) sore.

    Dikutip dari laman resmi I.League, Bruzon mengungkapkan Persebaya Surabaya adalah salah satu tim yang tersebut harus diwaspadai di dalam Super League, terlebih Bajul Ijo merupakan juara kejuaraan pramusim Piala Presiden 2026.

    Pelatih berkebangsaan Spanyol yang dimaksud menjelaskan Persebaya Surabaya merupakan kelompok yang tersebut bagus serta hal itu sudah pernah ditunjukkan sejak musim lalu.

    "Persebaya adalah kelompok yang mana dewasa. Kami harus tampil bagus menghadapi lawan pada segala sektor dan juga aspek. Kami berharap besok dapat meraih poin penuh," ungkap Bruzon.

    Pertandingan menghadapi Persebaya Surabaya merupakan debut Bruzon dalam kasta tertinggi sepak bola Indonesia serta dirinya yakin Bhayangkara FC memiliki kemungkinan yang dimaksud luar biasa.

    Bruzon menegaskan Bhayangkara FC siap untuk bersaing pada kompetisi Super League musim ini dan juga penampilan beberapa pemain anyar menambah kekuatan dari The Guardian of Saburai.

    "Saya telah bekerja enam minggu pada sini. Saya mengamati prospek anak-anak cukup baik serta kami siap menghadapi BRI Super League 2026/27," jelas Bruzon.

    "Saya mengamati semua pemain sudah pernah siap, termasuk pemain baru. Sebagai pelatih, kami bukan ada perbedaan antara pemain baru. Saya tidaklah mengawasi seberapa lama pemain bergabung," pungkasnya.

    Bhayangkara FC tentu membidik kemenangan pada pertandingan menghadapi Persebaya Surabaya demi memulai kompetisi Super League musim ini dengan mulus.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di web web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Munster nilai beberapa pemainnya kesulitan tampil dalam level tertinggi

    Munster nilai beberapa pemainnya kesulitan tampil dalam level tertinggi

    Ibukota – Kepelatihan Bhayangkara FC, Paul Munster, memandang beberapa pemainnya kemungkinan besar mengalami kesulitan tampil pada kompetisi level tertinggi, pasca The Guardian menelan kekalahan 0-3 dari Persija DKI Jakarta pada pertandingan tunda BRI Super League, Senin.

    Kekalahan dari Persija dalam Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, melanjutkan rentetan hasil buruk Bhayangkara, yang hanya saja mampu mendapatkan satu poin dari empat laga terakhirnya. Bhayangkara pada waktu ini menghuni tempat kesepuluh ke klasemen sementara Super League dengan koleksi 19 poin.

    “Tampil bertarung dengan regu yang tersebut bagus itu sulit. Sekarang Anda mengawasi kualitas atlet Anda juga tim. Jika merek bisa saja naik level, mungkin saja bagi beberapa pemain, level ini terlalu tinggi,” kata Munster pada jumpa pers pasca pertandingan.

    “Anda dapat meninjau banyak pemain inti saya. Tidak banyak pemain asing yang digunakan tampil sebagai pemain inti. Saya seharusnya mulai memainkan semua pemain asing. Tapi ini adalah tim, sebab kami juga miliki (pemain) lokal yang digunakan bagus. Tapi kami harus masih bersama,” lanjutnya.

    Bhayangkara cukup merepotkan Persija pada fase awal pertandingan. Sebelum kemudian keran gol Persija mulai terbuka diawali oleh penalti Allano de Souza (45+5’), gol bunuh diri Putu Gede (62’), kemudian gol Jordi Amat (78’).

    “(Jika) kami memenangi pertandingan berikutnya.Semuanya berubah. Tapi ya, untuk menang, kami harus mencetak gol. Jadi, saya mencari berbagai untuk menyebabkan pemain yang digunakan bagus untuk Bhayangkara. Tapi, saya masih menunggu,” kata mantan ahli Persebaya Surabaya itu.

    Rentetan hasil buruk Bhayangkara itu juga mengganggu benak kapten mereka, Dendy Sulistyawan.

    “Jujur sekadar kami tidaklah dapat menerima kekalahan beruntun pada dua kali pertandingan. Tapi kami sadar bahwa Persija-Persib punya kualitas yang digunakan bagus, dikarenakan merekan memang sebenarnya lagi fight untuk titel juara. Jadi kita telah mencoba sebaik mungkin. Tapi emang faktanya kita belum bisa jadi mengambil poin,” ucap Dendy.

    Setelah pertandingan berjuang melawan Persija, Bhayangkara yang digunakan sekarang bermarkas pada Lampung akan memainkan pertandingan selanjutnya yakni menjamu Dewa United pada Hari Senin (5/1).

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di dalam platform web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Madura United diminta waspadai semua pemain Bhayangkara FC

    Madura United diminta waspadai semua pemain Bhayangkara FC

    Ligapedianews.com Ibukota – Pelatih Madura United Angel Alfredo Vera memohonkan anak-anak asuhnya mewaspadai semua pemain Bhayangkara FC ketika kedua pasukan bertemu pada pekan kelima BRI Super League di area Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, hari terakhir pekan (12/9).

    Dikutip dari laman resmi I.League, Selasa, Alfredo Vera menjelaskan semua pemain Bhayangkara FC berpotensi membahayakan sehingga Madura United fokus secara menyeluruh.

    "Kami tiada bolah hanya sekali fokus ke pemain ini, itu, dia, kemudian yang mana mana. Semua pemain harus kami antisipasi. Semua punya kesempatan sejenis untuk cetak gol," kata Alfredo Vera.

    Menjelang pertandingan ini, ahli berkebangsaan Argentina yang dimaksud menyatakan dirinya sudah ada mengerahkan berbagai menu latihan sebagai wujud keseriusan untuk menghadapi pertandingan kontra Bhayangkara FC.

    Alfredo Vera menegaskan jajaran ahli Madura United sudah pernah menganalisis kekuatan Bhayangkara FC guna mendesain latihan untuk menghadapinya.

    Madura United tentu membidik poin penuh ketika menjamu Bhayangkara FC pasca pada pekan keempat lalu harus kalah dengan skor tipis 0-1 ketika bertandang ke markas Bali United.

    Iran Junior juga kolega membutuhkan kemenangan pada pertandingan menghadapi Bhayangkara FC, terlebih kedua pasukan berada di dalam kedudukan yang dimaksud tak sangat di tempat klasemen sementara Super League.

    Madura United pada masa kini berada di dalam peringkat ke-12 klasemen sementara Super League dengan empat poin dari empat pertandingan, cuma kalah selisih gol dengan Bhayangkara FC di dalam sikap 10.

    Laskar Sape Kerrab sejauh ini harus melintasi empat pertandingan dengan mengemas satu kemenangan, satu imbang serta menelan dua kekalahan, sama dengan Bhayangkara FC.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di dalam situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Prediksi Borneo FC vs Bhayangkara FC di tempat laga pembuka Super League

    Prediksi Borneo FC vs Bhayangkara FC di tempat laga pembuka Super League

    ligapedianews.com Ibukota – Kompetisi sepak bola kasta tertinggi di tempat Indonesia, BRI Super League 2025/2026, resmi dimulai pada Hari Jumat (8/8), dengan laga pembuka mempertemukan Borneo FC Samarinda melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC di dalam Stadion Segiri, Samarinda, pukul 15.30 WIB.

    Pertemuan ini menjadi sejarah baru akibat tidaklah seperti musim-musim sebelumnya yang tersebut biasanya dibuka dengan laga antara juara Turnamen 1 kemudian Turnamen 2, Super League musim ini memilih format berbeda. Borneo FC yang mengakhiri musim lalu di tempat peringkat kelima Turnamen 1 akan menghadapi Bhayangkara FC yang dimaksud berstatus sebagai runner-up Liga 2 2024/2025.

    Borneo FC incar tiga poin penting di tempat kandang

    Menatap musim baru, Borneo FC melakukan pembaharuan besar dengan menunjuk Fabio Lefundes sebagai instruktur kepala. Pelatih selama Brasil itu tidak nama asing di area sepak bola Indonesia, serta menghadirkan ambisi besar untuk mengantar Pesut Etam bersaing di tempat papan atas.

    Lefundes menilai pentingnya meraih tiga poin pada laga-laga awal musim, mengingat ketatnya persaingan klasemen pada fase-fase awal Super League. Untuk itu, manajemen klub bergerak bergerak dalam bursa transaksi demi menguatkan kedalaman skuad.

    Di bawah mistar gawang, Borneo FC mempercayakan terhadap trio kiper lokal: Nadeo Argawinata, Daffa Fasya, serta Syahrul Trisna. Bagian pertahanan diperkuat Diego Michiels, Christophe Nduwarugira, juga Fajar Fathurrahman, juga pendatang baru seperti Aldair Simanca, Mohammad Al-Husseini, juga Caxambu.

    Lini sedang diisi oleh kombinasi pemain lama juga baru, seperti Kei Hirose, Rivaldo Pakpahan, Dwiki Hardiansyah, Juan Felipe Villa, dan juga Ahmad Agung. Sedangkan sektor serangan ditopang oleh nama-nama seperti Mariano Peralta, Muhammad Sihran, dan juga Ari Maring. Sementara pada sikap ujung tombak, Borneo merekrut dua penyerang asing anyar: Douglas Coutinho kemudian Joel Vinicius.

    Meskipun inovasi pembimbing sempat menyebabkan keraguan, persiapan matang yang tersebut dijalankan selama pramusim diyakini mampu menjadikan Borneo FC sebagai regu yang mana kompetitif musim ini.

    Bhayangkara FC: Tim penawaran dengan ambisi besar

    Di sisi lain, Bhayangkara FC datang dengan semangat baru setelahnya kembali penawaran ke kasta tertinggi belaka semusim setelahnya terdegradasi. Dengan identitas baru sebagai Bhayangkara Presisi Lampung FC, kelompok yang tersebut pada saat ini bermarkas pada Lampung ini menghadirkan misi besar untuk tiada sekadar bertahan, tetapi juga bersaing pada papan atas.

    Musim lalu, The Guardians of Saburai tampil meyakinkan di dalam Turnamen 2, menjuarai grup sesi pendahuluan, melaju ke fase 8 besar, lalu meyakinkan iklan meskipun harus puas sebagai runner-up usai dikalahkan PSIM Yogyakarta dalam final.

    Menghadapi musim Super League 2025/2026, Bhayangkara menunjuk Paul Munster sebagai instruktur kepala. Juru taktik selama Irlandia Utara ini mengakibatkan juga beberapa jumlah pemain andalan dari klub sebelumnya juga merekrut sejumlah nama baru untuk meningkatkan kekuatan skuad.

    Untuk kedudukan kiper, Bhayangkara tetap memperlihatkan mengandalkan Awan Setho juga Aqil Savik. Di barisan belakang, mereka mempertahankan Leo Silva lalu merekrut bek berpengalaman seperti Slavko Damjanovic, Ardi Idrus, lalu Firza Andika. Nama-nama eks Persija DKI Jakarta seperti Muhammad Ferarri juga turut menguatkan tim.

    Lini berada dalam akan diperkuat duo asing Moises Gaucho kemudian Christian Ilic, sedangkan lini depan menampilkan kombinasi pemain asing lalu lokal seperti Andres Nieto, Shanyder Borgelin, Dejan Racic, Ilija Spasojevic, Dendy Sulistyawan, juga Sani Rizki.

    Prediksi pertandingan

    Meski status berbeda – Borneo sebagai kelompok mapan kemudian Bhayangkara sebagai pasukan iklan – laga ini diprediksi akan berlangsung seimbang. Dari catatan konferensi sebelumnya, Borneo FC unggul pasca mengungguli dua laga terakhir melawan Bhayangkara pada Kompetisi 1 musim 2023/2024.

    Namun, Bhayangkara datang dengan motivasi tinggi kemudian skuad bertabur pemain berpengalaman. Dengan racikan Paul Munster lalu semangat sebagai pasukan yang mana ingin membuktikan diri, mereka itu berpotensi menjadi ancaman serius bagi tuan rumah.

    Sementara itu, Borneo FC diuntungkan dengan tampil di tempat kandang sendiri kemudian memiliki modal persiapan matang, termasuk tambahan kekuatan baru di dalam lini depan. Faktor atmosfer Stadion Segiri kemudian dukungan suporter bisa jadi menjadi pembeda di laga pembuka ini.

    Pertandingan ini dipastikan akan menyajikan duel menarik yang tersebut layak disaksikan, serta dapat dinikmati dengan segera melalui wadah Vidio.com juga siaran televisi di area Indosiar.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence pada situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Munster soroti penyelesaian akhir Bhayangkara pada waktu tertunduk dari Borneo

    Munster soroti penyelesaian akhir Bhayangkara pada waktu tertunduk dari Borneo

    ligapedianews.com Ibukota Indonesia – Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster menyoroti penyelesaian akhir timnya pada waktu kalah dari Borneo FC dengan skor 0-1 pada pertandingan pekan perdana Super League di area Stadion Segiri, Samarinda, Jumat.

    Dikutip dari laman resmi I.League, Sabtu, Munster menyadari apabila lini depan timnya tak bisa saja tampil tajam, teristimewa ketika memasuki sepertiga lapangan terakhir pertahanan Borneo FC.

    "Kami miliki peluang, tapi memang benar masih kurang di penyelesaian akhir. Hal ini sepak bola siapa yang dimaksud mencetak gol beliau yang dimaksud akan mengungguli pertandingan. Ini adalah akan segera kami evaluasi," ungkap Munster.

    Pada pertandingan ini, Bhayangkara FC harus menelan kekalahan Borneo FC akibat gol penyerang sayap Mariano Peralta yang digunakan dicetak ketika laga memasuki menit ke-66.

    Meski menelan kekalahan pada pertandingan perdana, instruktur selama Irlandia Utara itu mengungkapkan secara keseluruhan permainan Ilija Spasojevic juga kolega tampil cukup baik.

    "Saya pikir kami sudah ada bermain dengan baik. Kami miliki lima kesempatan untuk mencetak gol sementara dia hanya saja dua. Kita akan fokus menatap pertandingan home," tambah mantan pembimbing Persebaya Surabaya tersebut.

    Akibat kekalahan ini, Bhayangkara FC harus rela berada di area peringkat ke-19 klasemen sementara Super League tanpa poin pasca melalui satu pertandingan.

    Setelah menelan kekalahan pada pekan perdana, Bhayangkara FC segera mengalihkan fokus ke pekan kedua Super League menjamu PSM Makassar di tempat Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Hari Sabtu (16/8) pukul 19.00 WIB.

    Pada pertandingan yang disebutkan Bhayangkara FC dipastikan akan bermain ngotot demi meraih kemenangan perdana pada kompetisi Super League musim 2025/2026 pasca musim lalu sempat terdegradasi.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence pada situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Bhayangkara FC kembali rekrut Paul Munster sebagai instruktur kepala

    Bhayangkara FC kembali rekrut Paul Munster sebagai instruktur kepala

    Ligapedia.news DKI Jakarta – Klub Kompetisi 1 Bhayangkara Presisi Lampung FC pada Kamis kembali merekrut Paul Munster sebagai ahli kepala.

    Informasi mengenai kembalinya Munster The Guardian itu disampaikan di akun Instagram resmi Bhayangkara FC.

    “Welcome back coach @coach.munster,” tulis klub itu pada akun Instagramnya.

    Munster sebelumnya melatih regu raksasa, Persebaya Surabaya, pada musim 2023/2024.

    Namun meskipun menyebabkan Bajoel Ijo ke kedudukan keempat Turnamen 1 musim lalu, kontraknya tidaklah diperpanjang oleh Persebaya.

    View this post on Instagram

    A post shared by Bhayangkara Presisi Lampung FC (@bhayangkarafc)

    Dari berbagai laporan, Munster dikabarkan akan menyebabkan gerbong pasukan kepelatihannya dari Persebaya.

    Beberapa staf yang mana telah dipastikan akan membantu kerja Munster adalah asisten ahli Mustaqim yang dimaksud sebelumnya berkarier untuk Persik, dan juga mantan pembimbing kiper Persib Luizinho Passos.

    Ini bukanlah kali pertama Munster mengarsiteki Bhayangkara FC sebab instruktur dengan syarat Irlandia Utara itu pernah menangani Bhayangkara pada periode 2019-2022.

    Pada periode pertama kepelatihannya di tempat Bhayangkara, Munster belum pernah mencapai prestasi puncak.

    Ia mengantarkan Bhayangkara finis sikap keempat pada musim 2019, merosot ke kedudukan ke-11 pada musim 2020/2021, serta finis sikap ketiga pada musim terakhirnya 2021/2022.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence pada situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Bhayangkara resmi berganti nama juga berkandang di Lampung

    Bhayangkara resmi berganti nama juga berkandang di Lampung

    Ligapedia.news DKI Jakarta – Klub pemasaran Bhayangkara Presisi FC resmi berubah nama menjadi Bhayangkara Presisi Lampung FC dan juga bermarkas di dalam Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, untuk Turnamen 1 Indonesia musim depan.

    Langkah ini dipastikan melalui Memorandum of Understanding (MoU) antara Bhayangkara juga eksekutif Provinsi (Pemprov) Lampung di dalam Jakarta, Selasa.

    "Semoga warga bisa jadi menerima, dari lapisan terdasar sampai teratas, semuanya berbondong-bondong membantu Bhayangkara FC. Kami akan berupaya untuk bertahan di tempat Lampung," kata COO Bhayangkara Sumardji pada Jakarta, Selasa.

    "Kami akan ajukan nanti di tempat Kongres, nama Bhayangkara Presisi Lampung FC untuk disahkan," tambah Sumardji tentang inovasi pengesahan nama Bhayangkara.

    MoU ini ditandatangani segera oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal kemudian Irjen Pol Agus Suryonugroho. Penandatanganan MOU ini menandai komitmen dengan untuk menjadikan Stadion Sumpah Pemuda pada Bandar Lampung sebagai markas baru Bhayangkara untuk mengarungi musim depan, setelahnya menjamin tiket iklan dari Turnamen 2 Indonesia.

    Pada kesempatan tersebut, Rahmat Mirzani menjelaskan diperkenalkan Bhayangkara yang digunakan merupakan klub Turnamen 1 ke jantung olahraga Lampung menjadi langkah strategis pada pengembangan olahraga sepak bola di area wilayahnya.

    Kedatangan Bhayangkara yang tersebut akan bermarkas di dalam Lampung disebutnya tidak ada hanya sekali untuk bermain sepak bola, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan olahraga kemudian kebanggaan rakyat Lampung.

    Pasalnya, Bhayangkara menjadi klub profesional pertama yang dimaksud bermarkas dalam Lampung sejak Badak Lampung FC bermain di tempat Turnamen 1 musim 2019/2020.

    Sebelumnya, Bhayangkara ditemani Wakil Ketua Asprov PSSI Lampung Yoga Swara, sudah pernah melakukan inspeksi dengan segera ke Stadion Sumpah Pemuda pada awal Maret, yang dimaksud menjadi titik awal penjajakan kerja identik ini.

    Yoga menuturkan PSSI sama-sama Pemprov Lampung akan segera melakukan berbagai upaya peningkatan kemudian renovasi infrastruktur Stadion Sumpah Pemuda agar sesuai dengan standar AFC yang berlaku pada Kejuaraan 1.

    Lampung juga tidak satu-satunya kandang yang mana dilirik Bhayangkara oleh sebab itu pasukan milik Polri itu juga sempat mengunjungi Stadion Pakansari, Cibinong, Wilayah Bogor, Jawa Barat. Namun, pilihan akhir Bhayangkara Presisi FC jatuh terhadap Stadion Sumpah Pemuda yang digunakan dinilai akan lebih tinggi mampu memperkuat performa klub.

    Lebih lanjut, Sumardji mengungkapkan Bhayangkara akan bertolak ke Lampung pada pertengahan Juni untuk melakukan beberapa persiapan menyambut Kejuaraan 1 musim depan di tempat sana.

    "Untuk ke Lampung kami sesuai jadwal tanggal 15 Juni kami akan kumpulkan semua pemain, kemungkinan mampu forward juga," kata dia.

  • Bhayangkara mengungkap kesempatan rekrut pemain timnas yang minim bermain

    Bhayangkara mengungkap kesempatan rekrut pemain timnas yang minim bermain

    Ligapedia.news Ibukota – Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara Presisi FC Sumardji mengungkapkan timnya tak menangguhkan kemungkinan untuk merekrut penggawa timnas Indonesia untuk mengarungi Kejuaraan 1 Indonesia musim depan.

    Pemain timnas yang digunakan dimaksud adalah merekan yang tersebut jarang mendapatkan menit di area klubnya, seperti Shayne Pattynama, Nathan Tjoe-A-On, hingga Rafael Struick.

    "Semua tergantung, opsi itu tergantung kalau itu memungkinkan dan juga merekan mau bergabung dengan Bhayangkara ya kami senang. Pak manajer ini terus-menerus nanya ke saya," kata Sumardji pada acara Memorandum of Understanding (MoU) antara Bhayangkara kemudian pemerintahan Provinsi (Pemprov) Lampung di dalam Jakarta, Selasa.

    Sumardji mengungkapkan pihaknya telah menjalin komunikasi dengan beberapa pemain timnas yang dimaksud. Ketika ditanya siapa pemain-pemainnya, Sumardji enggan menjawab.

    "Ada lah," kata Sumardji tentang siapa belaka pemain timnas yang sedang bernegosiasi dengan timnnya.

    Sumardji yang digunakan juga menjadi Ketua Badan Tim Nasional (BTN) itu mengatakan, apabila pada akhirnya ada pemain timnas yang tersebut bergabung dengan Bhayangkara, ia akan sangat senang.

    "Ya kami berharap. Apalagi ada Pak Zainudin Amali (Komisaris PT Mitra Muda Inti Berlian atau PT yang dimaksud menaungi Bhayangkara) dalam samping saya, ini juga suka manas-manasin pemain timnas," kata Sumardji seraya tertawa.

    "Kalau misalkan ada yang digunakan mau, nilai kontrak sesuai, kami sangat senang sekali," tambah dia.

    Sebelumnya, Sumardji menjanjikan bahwa Bhayangkara akan terus-menerus menjanjikan kejutan di area setiap musimnya, pasca pada musim 2023/2024, timnya mengontrak Radja Nainggolan yang mana merupakan eks pemain Inter Milan, Amerika Serikat Roma, kemudian timnas Belgia.

    "Karena Bhayangkara dari tahun ke tahun, kita terus-menerus hadirkan kejutan. Tapi sekarang kita pastikan akan ada kejutan," kata dia.

    Sementara itu, selain penggawa timnas yang dimaksud ketika ini jarang bermain di tempat klubnya, Bhayangkara juga sedang membuka pembicaraan untuk memulangkan Saddil Ramdani yang saat ini tanpa klub pasca empat tahun membela klub Malaysia, Sabah.

    "Ya, sudah ada (agen Saddil). Beberapa agen juga telah kita komunikasikan, kita akan update-update lagi, lalu begitu Kejuaraan 1 selesai akan kami umumkan," kata manajer Bhayangkara Reza Arifian.