Tag: bbm

  • Walau stok BBM masih kosong, ini daftar kedudukan SPBU Shell di DKI Jakarta

    Walau stok BBM masih kosong, ini daftar kedudukan SPBU Shell di DKI Jakarta

    Ibukota Indonesia – Bagi warga DKI Jakarta yang dimaksud ingin mengisi substansi bakar kendaraan non-subsidi, SPBU Shell bermetamorfosis menjadi salah satu pilihan.

    Meski stok BBM jenis bensin (Shell Super, Shell V-Power, serta Shell V-Power Nitro+) per November 2025 masih kosong, SPBU yang disebutkan terus beroperasi untuk melayani permintaan BBM Shell V-Power Diesel.

    Selain itu, hasil dan juga layanan pada Shell Select, Bengkel SPBU Shell juga Shell Recharge juga terus tersedia.

    Khusus pada Jakarta, daftar lokasi berikut mampu berubah jadi panduan untuk menemukan SPBU Shell terdekat.

    Jakarta Utara

    Shell Pluit Selatan
    Jl. Pluit Selatan Raya, Penjaringan, Ibukota Utara, 14430

    Shell Yos Sudarso
    Jl. Yos Sudarso Nomor 48, Sunter Jaya, Tanjung Priok, DKI Jakarta Utara, 14350

    Shell Semper
    Jl. Raya Semper Nomor 16, Cilincing, Ibukota Utara, 14150

    Shell Kelapa Gading
    Jl. Boulevard Timur Blok A, Kelapa Gading, DKI Jakarta Utara, 14250

    Shell Pantai Indah Kapuk (PIK)
    Jl. Pantai Indah Utara 3, Penjaringan, Ibukota Utara, 14460

    Jakarta Barat

    Shell Arjuna Utara
    Jl. Arjuna Utara Nomor 60, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Ibukota Barat, 11510

    Shell Kedoya
    Jl. Kedoya Raya, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, DKI Jakarta Barat, 11520

    Shell Meruya
    Jl. Meruya Utara Nomor 98, Kembangan, DKI Jakarta Barat, 11630

    Shell Puri Kembangan
    Jl. Puri Indah Raya, Kembangan, DKI Jakarta Barat, 11610

    Shell JORR
    Jl. Tol Lingkar Luar Barat, Duri Kosambi, Cengkareng, Ibukota Barat, 11750

    Jakarta Selatan

    Shell Fatmawati
    Jl. RS Fatmawati Raya, Cilandak, DKI Jakarta Selatan, 12150

    Shell TB Simatupang
    Jl. TB Simatupang Nomor 10, Cilandak, DKI Jakarta Selatan, 12430

    Shell Kemang
    Jl. Kemang Raya Nomor 33A, Mampang Prapatan, Ibukota Indonesia Selatan, 12730

    Shell Mampang
    Jl. Mampang Prapatan Raya Nomor 75A-C, Mampang, DKI Jakarta Selatan, 12790

    Shell Satrio
    Jl. Prof. Dr. Satrio Nomor 241, Kuningan, Ibukota Selatan, 12930

    Jakarta Pusat

    Shell Cempaka Putih/Ahmad Yani
    Jl. Letjen Suprapto-Jl. Jenderal Ahmad Yani, Cempaka Putih, DKI Jakarta Pusat, 13110

    Shell Menteng
    Jl. Menteng Raya Nomor 23-25, Menteng, Ibukota Pusat, 10340

    Jakarta Timur

    Shell Jatiwaringin
    Jl. Jatiwaringin Raya Nomor 12, Cipinang Melayu, Makasar, Ibukota Indonesia Timur, 13620

    Shell Bekasi Raya
    Jl. Raya Bekasi Nomor 23, Cakung Timur, DKI Jakarta Timur, 13910

    Shell Pemuda
    Jl. Pemuda Nomor 2 & Nomor 44, Rawamangun, Pulo Gadung, DKI Jakarta Timur, 13220-13230

    Ketersediaan BBM di SPBU Shell dapat berubah sewaktu-waktu. Untuk memudahkan perjalanan, gunakan daftar SPBU Shell ini sebagai panduan area serta cek keadaan lapangan melalui program peta digital atau secara langsung pada waktu berkunjung.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI pada web web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Mengenal etanol pada isi BBM, fungsi dan juga dampaknya

    Mengenal etanol pada isi BBM, fungsi dan juga dampaknya

    Ibukota Indonesia – Dalam upaya menekan emisi karbon serta mengempiskan ketergantungan terhadap impor material bakar minyak (BBM), Presiden Prabowo menyetujui pengaplikasian BBM yang dimaksud dicampur dengan etanol banyaknya 10 persen atau E10.

    Kebijakan yang disebutkan disampaikan Menteri Tenaga kemudian Informan Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia pada konferensi pers di dalam Jakarta, Selasa (7/10).

    Etanol atau etil alkohol (C2H5OH) merupakan senyawa organik berbentuk cair yang tersebut sejumlah digunakan di berubah-ubah sektor industri. Dalam bidang energi, etanol berperan sebagai materi bakar alternatif yang mana dapat menggantikan bensin oleh sebab itu sifatnya yang dimaksud lebih banyak ramah lingkungan.

    Etanol dapat diubah berubah menjadi bioetanol atau bentuk energi terbarukan yang digunakan diproduksi dari material baku pertanian dengan serangkaian fermentasi, seperti jagung, tebu, jerami, sawit, singkong, biji-bijian, gandum, kemudian lainnya.

    Saat etanol dicampurkan dengan bensin, akan terbentuk peningkatan nilai oktan serta efisiensi pembakaran. Campuran ini membantu mesin agar bisa saja bekerja lebih lanjut bersih dengan menurunkan emisi karbon dioksida (CO2) dan juga partikel polutan lainnya.

    Sehingga, campuran etanol kemudian bensin ini dinilai berubah menjadi solusi komponen bakar yang digunakan lebih besar ramah lingkungan dibandingkan fosil.

    Saat ini, Nusantara telah dilakukan mempunyai hasil BBM yang mana mengandung etanol, yakni Pertamax Green 95 yang mana diproduksi oleh Pertamina. Barang yang dimaksud menggunakan substansi baku tetes tebu juga salah satunya pada kategori E5, dengan komposisi etanol sebesar lima persen.

    Melalui Peraturan Menteri ESDM Nomor 12 Tahun 2015, pemerintah berusaha mencapai pemanfaatan substansi bakar campuran E5 pada 2020 lalu meningkat menjadi E20 pada 2025.

    Direktur Jenderal Tenaga Baru, Terbarukan, dan juga Konservasi Energi (EBTKE) Eniya Listiani Dewi menjelaskan, kendaraan di dalam Indonesi umumnya telah kompatibel untuk menggunakan BBM dengan campuran etanol hingga 20 persen. Namun, ketersediaan unsur baku etanol masih berubah menjadi persiapan, sehingga pemerintah baru dapat menerapkan campuran E5.

    Sementara di dalam beberapa negara lain, zat etanol di BBM telah banyak digunakan. Seperti di dalam Amerika Serikat, komposisi etanol di BBM telah mencapai 10 persen. Di Brasil, sebagian besar kendaraan sudah ada menggunakan komponen bakar jenis E25 .

    Fungsi etanol pada BBM

    Etanol berperan penting pada meningkatkan kualitas substansi bakar. Berikut beberapa fungsi etanol pada BBM:

    • Etanol mampu meningkatkan oktan, sehingga pembakaran mampu lebih lanjut sempurna.
    • Etanol mampu menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 41,46 jt ton karbon dioksida ekuivalen (CO2eq) dan juga partikel polutan lainnya, sehingga lebih besar ramah bagi lingkungan.
    • Etanol terbentuk dari biomassa, seperti jagung, tebu, lalu lainnya, sehingga dapat menyebabkan Nusantara lebih lanjut mandiri di sektor energi lalu pada akhirnya mampu menurunkan tingkat impor BBM.
    • Mampu mengupayakan transisi energi, sehingga berubah menjadi langkah pada menuju net zero emission.

    Dampak etanol pada BBM

    1. Menurunkan kadar emisi gas berbahaya

    Sepertiga massa dari etanol merupakan oksigen. Kandungan oksigen di etanol yang dimaksud yang mana membantu pembakaran dengan lebih tinggi sempurna, sehingga gas buang berbahaya karbon monoksida (CO) dan juga hidrokarbon tak terbakar (HC) dapat berkurang.

    Efeknya memproduksi udara dapat lebih tinggi bebas dari polusi. Etanol bermetamorfosis menjadi solusi agar udara perkotaan yang padat kendaraan bisa saja lebih tinggi bersih dari polusi tersebut.

    2. Mesin tambahan aman dari knocking

    Mesin bisa jadi lebih tinggi aman dari knocking dikarenakan tingginya hitungan oktan. Oktan merupakan ukuran ketahanan komponen bakar terhadap knocking, lalu knocking merupakan ledakan dini di dalam ruang bakar yang digunakan sanggup menyebabkan kecacatan mesin.

    Pada umumnya, bensin biasa mempunyai hitungan oktan riset (Research Octane Number/RON) berkisar di 91-100. Sedangkan, etanol mempunyai RON hingga 110.

    3. Performa mesin yang stabil

    Kendaraan yang menggunakan BBM campuran etanol, tetap mampu menikmati performa kendaraan dengan stabil. Campuran etanol di dalam E10-E30 diketahui sanggup mencapai keseimbangan yang mana ideal, mulai dari tenaga, mesin, hingga efisiensi komponen bakarnya.

    4. Energi terbarukan yang ramah lingkungan

    Karena berasal dari biomassa seperti tebu kemudian singkong, etanol salah satunya energi terbarukan yang mana dapat diproduksi terus-menerus. Selain menghurangi emisi karbon, sektor ini juga berisiko membuka lapangan kerja baru ke bidang perkebunan kemudian sektor pengolahan.

    Pemerintah memperkirakan, pemakaian etanol di BBM juga dapat menghemat devisa hingga 40,7 miliar dolar Negeri Paman Sam (sekitar Rp673 triliun) selama periode 2020–2025.

    Dengan kebijakan baru ini, Nusantara diharapkan semakin mandiri pada penyediaan energi, sekaligus mempercepat transisi menuju sumber energi bersih lalu berkelanjutan

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di dalam portal web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • BBM naik per 1 Desember 2024, ini komparasi nilai Pertamina kemudian Shell

    BBM naik per 1 Desember 2024, ini komparasi nilai Pertamina kemudian Shell

    Ligapedianews.com DKI Jakarta (ANTARA) – Pemerintah, melalui perusahaan energi lalu petrokimia pada sektor minyak kemudian gas, resmi meninggikan harga jual unsur bakar minyak (BBM) mulai 1 Desember 2024.

    Langkah ini diambil sebagai respons terhadap fluktuasi tarif minyak global lalu kebijakan baru terkait subsidi energi. Penyesuaian harga jual yang dimaksud mencakup berbagai barang BBM dalam perusahaan lainnya termasuk Pertamina dan juga Shell.

    Penyesuaian tarif ini diadakan sebagai aktivitas lanjut dari Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022, yang digunakan menggantikan Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020 terkait formula nilai tukar dasar untuk menghitung nilai jual eceran unsur bakar minyak jenis bensin serta solar yang dimaksud didistribusikan melalui stasiun pengisian materi bakar umum.

    Merujuk informasi dari laman resmi mypertamina.id, nilai BBM nonsubsidi di tempat DKI Ibukota mengalami beberapa perubahan. Pertamax (RON 92) tetap memperlihatkan dibanderol Rp12.100 per liter, sementara Pertamax Turbo (RON 98) naik tipis menjadi Rp13.550 per liter dari sebelumnya Rp13.500 per liter. Harga Pertamax Green 95 (RON 95) tidak ada berubah, masih Rp13.150 per liter.

    Baca juga: UMKM binaan Pertamina raih proses Rp4,5 miliar di tempat Belanda

    Dexlite sekarang ini dijual seharga Rp13.400 per liter, naik dari Rp13.050 per liter, dan juga Pertamina DEX naik menjadi Rp13.800 per liter dari Rp13.440 per liter pada bulan lalu. Di sisi lain, nilai BBM bersubsidi seperti Pertalite tetap memperlihatkan Rp10.000 per liter, dan juga Bio Solar masih dibanderol Rp6.800 per liter tanpa adanya perubahan.

    Di sisi lain, Shell juga melakukan penyesuaian biaya pada seluruh produk-produk BBM nya, kecuali Shell Super (RON 92), yang dimaksud masih dijual dengan harga jual Rp12.290 per liter seperti bulan sebelumnya. Sementara itu, tarif Shell V-Power (RON 95) naik menjadi Rp13.340 per liter dari sebelumnya Rp13.310 per liter.

    Produk lainnya, seperti Shell V-Power Diesel (CN 51), mengalami kenaikan menjadi Rp13.900 per liter dari Rp13.510 per liter. Shell V-Power Nitro+ (RON 98) juga naik tipis menjadi Rp13.570 per liter dari sebelumnya Rp13.540 per liter, dan juga Shell Diesel Extra (CN 53) naik menjadi Rp13.610 per liter dari Rp13.170 per liter pada bulan lalu.

    Baca juga: Pertamina: Pertamax diuji Lemigas-LAPI ITB, tidak ada sebabkan mobil rusak

     

    Komparasi nilai tukar BBM Pertamina lalu Shell

    Harga BBM Pertamina

    Pertamina, sebagai perusahaan pelat merah, mengumumkan penyesuaian nilai tukar untuk beberapa jenis BBM sebagai berikut

    – Pertamax: Rupiah 12.100 per liter
    – Pertamax Turbo: Rupiah 13.550 per liter
    – Pertamax Green 95: Simbol Rupiah 13.150 per liter
    – Dexlite: Rupiah 13.400 per liter
    – Pertamina DEX: Simbol Rupiah 13.800 per liter
    – Pertalite (subsidi): Mata Uang Rupiah 10.000 per liter
    – Bio Solar (subsidi): Mata Uang Rupiah 6.800 per liter

    Harga BBM Shell

    Sementara itu, Shell Indonesia juga melakukan revisi harga jual BBM pada hari yang sama. Berikut adalah daftar harga jual BBM Shell:

    – Shell Super Simbol Rupiah 12.290 per liter
    – Shell V-Power Rupiah 13.340 per liter
    – Shell V-Power Diesel Mata Uang Rupiah 13.900 per liter
    – Shell V-power Nitro+ (RON 98) Mata Uang Rupiah 13.570 per liter
    – Shell Diesel Extra (CN 53) Mata Uang Rupiah 13.610 per liter untuk Jawa Timur.

    Baca juga: Pengamat apresiasi Pertamina sidak SPBU pastikan layanan Nataru baik

    Baca juga: Lemigas: Tingkat Pertamax penuhi spesifikasi teknis Ditjen Migas

  • Simak perbandingan nilai BBM Pertamina juga Vivo per November 2024

    Simak perbandingan nilai BBM Pertamina juga Vivo per November 2024

    Ligapedianews.com Jakarta (ANTARA) –

    Pada awal November 2024, nilai tukar unsur bakar minyak (BBM) kembali melakukan penyesuaian. Korporasi energi penyedia BBM dalam Indonesia pun terlibat memperbarui nilai jual produknya, baik milik negara maupun swasta, seperti Pertamina juga Vivo.
     
    Harga terbaru dari kedua perusahaan ini menjadi perbandingan bagi warga Indonesia untuk membeli unsur bakar minyak mereka.
     
    Berdasarkan pantauan dari laman MyPertamina, penerapan kenaikkan harga jual BBM berlaku pada jenis BBM non-subsidi yakni Pertamax Green 95, Pertamina Dex, Pertamax Turbo, dan juga Dexlite.

    Perubahan biaya BBM Pertamina sesuai dengan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai pembaharuan berhadapan dengan Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin kemudian Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.

     
    Kebijakan menghadapi nilai tukar jenis BBM Pertamina yang disebutkan berlaku mulai 1 November 2024 bagi seluruh wilayah provinsi Indonesia.
     
    Salah satunya seperti pada DKI Jakarta, khusus harga jual BBM Pertamax Green 95 yang dimaksud semula dari Rp12.700 naik menjadi Rp13.150, Pertamina Dex dari Rp13.100 menjadi Rp13.440, Pertamax Turbo dari Rp13.250 menjadi Rp13.500, juga Dexlite dari Rp12.700 menjadi Rp13.050.
     
    Sementara, biaya BBM Vivo juga terlibat mengalami kenaikkan nilai tukar berdasarkan pengumuman yang dibagikan pada akun resmi Instagram @spbuvivo.
     
    Saat ini, Vivo mulai menerapkan nilai BBM Revvo 90 berawal dari Rp11.995 naik menjadi Rp12.090, Revvo 92 dari nilai tukar Rp12.190 menjadi Rp12.200, Revvo 95 dari tarif Rp12.950 menjadi Rp13.200, juga harga jual Primus Plus Diesel yang dimaksud semula Rp13.150 per liter menjadi Rp13.450.
     
    Perbandingan harga jual BBM Pertamina dan juga Vivo per November 2024
     
    Harga BBM Pertamina
    Khusus Pertamina, tiap provinsi miliki tarif yang digunakan berbeda-beda. Berikut adalah harga jual BBM Pertamina bagi wilayah DKI Jakarta lalu sekitarnya.
    Pertalite: Mata Uang Rupiah 10.000/liter
    Pertamax: Rupiah 12.100/liter
    Pertamax Green 95: Rupiah 13.150/liter
    Pertamax Turbo: Simbol Rupiah 13.500/liter
    Dexlite: Mata Uang Rupiah 13.050/liter
    Pertamina Dex: Simbol Rupiah 13.440/liter
     
    Harga BBM Vivo
    Revvo 90: Rp12.090/liter
    Revvo 92: Rp12.200/liter
    Revvo 95: Rp13.200/liter
    Primus Diesel Plus: Rp13.450/liter
     
    Demikian perbandingan nilai tukar BBM Pertamina kemudian Vivo pada November 2024. Dalam perbedaan harga jual BBM tersebut, terjadi lantaran pengaruh dari biaya rata-rata minyak dunia dan juga nilai kurs rupiah dengan dollar, sehingga ketika ini berbagai perusahaan BBM mengambil kebijakan kenaikan nilai produknya.