Tag: Arya Saloka

  • Sinopsis film sekuel “Sayap-Sayap Patah 2: Olivia” tayang 8 Mei 2025

    Sinopsis film sekuel “Sayap-Sayap Patah 2: Olivia” tayang 8 Mei 2025

    ligapedianews.com DKI Jakarta – Setelah sukses menayangkan film "Sayap-Sayap Patah" pada tahun 2022, Denny Siregar Production akan menghadirkan sekuel film yang dimaksud yang dimaksud berjudul "Sayap-Sayap Patah 2: Olivia".

    Sedikit berbeda pada film pertamanya, "Sayap-Sayap Patah 2: Olivia" menyorot kisah tentang hubungan individu ayah dan juga anak, pada mana sang ayah merupakan anggota Densus 88 sekaligus baru menjadi orang tua tunggal yang dimaksud memiliki putri semata wayang.

    Walaupun sudah menyajikan kisah baru, sekuel ini tetap memperlihatkan menyebabkan kisah pahit dari film pertama dengan hadirnya sosok Leong juga Sadikin, tokoh teroris yang dimaksud sudah ada bebas dari penjara dan juga kembali mengancam untuk balas dendam.

    Digadang-gadang akan hadir sebagai film bernuansa keluarga yang menyentuh hati kemudian dibalut ketegangan, berikut sinopsis serta daftar pemain "Sayap-Sayap Patah 2: Olivia".

    Sinopsis "Sayap-Sayap Patah 2: Olivia"

    Film bioskop yang berdurasi sekitar 1 jam 54 menit ini menceritakan Pandu (Arya Saloka), pribadi anggota Densus 88 yang mana menjadi ayah tunggal setelahnya istrinya meninggal dikarenakan sakit.

    Ditengah kesibukannya, walau sulit Pandu terus-menerus berupaya membagi waktu bersatu putrinya, Olivia (Myesha Lin), yang tersebut membutuhkan sosok ayahnya sebab masih berduka melawan kepergian ibunya.

    Selain ayahnya, ada guru Olivia bernama Suri (Dara Sarasvat), yang dimaksud mendekati serta mengisi hati Olivia yang dimaksud kosong. Mulai ketika itu, hubungan Pandu, Suri, dan juga Olivia semakin dekat seperti keluarga kecil baru.

    Namun, waktu Pandu semakin disibukkan oleh tanggung jawab pekerjaannya sejak terjadi insiden bom meledak di area sebuah cafe. Nyatanya, perkembangan itu juga bersamaan dengan momen kebebasan Leong dari penjara.

    Kepolisian kembali mencurigai Leong sebagai dalang dibalik insiden tersebut, lalu Pandu ditunjuk untuk menyelidiki Leong.

    Ancaman balas dendam dari Leong dan juga kelompoknya ternyata masih terus membayangi. Di sisi lain, wajah Pandu yang tersebut sempat terlihat pada waktu operasi penyergapan, memproduksi dirinya lalu Olivia menjadi target utama teroris tersebut.

    Sehingga, Pandu dihadapkan pada pilihan, tambahan utamakan melindungi negara dari ancaman teror atau satu-satunya keluarga yang mana ia miliki, yaitu Olivia.

    Deretan aktris juga aktor pemain "Sayap-Sayap Patah 2: Olivia"

    Film ini disutradarai oleh Ferry Pei Irawan serta diproduksi oleh Denny Siregar Production. Sementara, naskah cerita ditulis oleh Rahabi Mandra kemudian Jocelyn Cordelia

    Dalam film ini, Arya Sakola dan juga Myesha Lin menjadi tokoh utama sebagai ayah dan juga anak. Berikut deretan aktor lalu aktris papan melawan lainnya yang dimaksud berperan pada "Sayap-Sayap Patah 2: Olivia”.

    • Arya Saloka sebagai Pandu, anggota Densus 88 dan juga ayah Olivia.
    • Myesha Lin sebagai Olivia, putri Pandu.
    • Dara Sarasvati sebagai Suri, guru Olivia.
    • Iwa K sebagai Leong, mantan teroris.
    • Nugie sebagai Sadikin, atasan Pandu pada Densus 88
    • Juan Bione sebagai Askar
    • Muhammad Khan sebagai Wabil
    • Meriam Bellina sebagai Indri
    • Aufa Assagaf sebagai Simson
    • Samo Rafael
    • Givina Lukita
    • Aji Santosa
    • Norman R. Akyuwen

    Selain menyajikan film yang dimaksud menegangkan oleh sebab itu aksi kepolisian serta teroris, "Sayap-Sayap Patah 2: Olivia" juga memperlihatkan perjuangan orang ayah untuk anaknya.

    Film ini dijadwalkan tayang serentak di dalam seluruh bioskop Indonesia mulai 8 Mei 2025. Para penonton sanggup mengawasi trailer "Sayap-Sayap Patah 2: Olivia" yang mana telah tersedia di tempat website resmi bioskop kesayangan Anda.

  • Agla Artalidia kasih perspektif ikhlas dimadu di area “Pintu-Pintu Surga”

    Agla Artalidia kasih perspektif ikhlas dimadu di area “Pintu-Pintu Surga”

    Ligapedia.news Ibukota Indonesia – Pemeran "Pintu-Pintu Surga" Agla Artalidia yang digunakan memerankan Widya, karakter istri yang digunakan hendak direbut suaminya oleh perempuan lain, mengasih perspektif tentang ikhlas dimadu pada film ini.

    Agla berpendapat bahwa ikhlas tidak ada sekadar memahami juga menerima situasi sulit yang mana menyebabkan kekecewaan, melainkan juga bahwa itu menghadirkan kebahagiaan bagi diri sendiri juga orang lain.

    "Pesan aku buat Widya-Widya lain dalam luar sana, aku cuma mau bilang, lakukan apa yang memproduksi kamu bahagia. Widya mempunyai alasan sendiri kenapa beliau mau menerima langkah Arman," kata Agla pada Jakarta, Senin.

    Dalam film ini, tokoh pendukung wanita bernama Widya harus menghadapi kenyataan bahwa suaminya, Arman (diperankan Arya Saloka), ingin menikah lagi. Widya, yang digunakan sangat mencintai Arman, awalnya merasa hancur juga tidaklah terima. Namun, seiring berjalannya waktu, Widya belajar untuk menerima takdirnya juga belajar untuk ikhlas.

    Keikhlasan Widya pada film ini tidak berarti ia pasrah kemudian menyerah pada keadaan. Tapi ia tetap memperlihatkan berjuang untuk memberi pengertian untuk anak, juga mencari cara untuk berdamai dengan situasi yang mana ada. Widya juga mencoba untuk menjalin hubungan yang tersebut baik dengan Latifa, tokoh utama pada film ini yang digunakan dikisahkan sebagai °orang ketiga" di hubungan pernikahan Widya juga Arman.

    Film "Pintu-Pintu Surga" menunjukkan bahwa ikhlas bukanlah sesuatu yang digunakan mudah untuk dicapai, tetapi merupakan sebuah proses yang digunakan panjang lalu penuh perjuangan. Film ini juga menggambarkan bahwa ikhlas tiada berarti harus mengabaikan perasaan sakit lalu kecewa.

    Widya pada film ini masih merasakan sakit hati juga cemburu, tetapi ia mencoba untuk bukan membiarkan perasaan yang dimaksud menguasai dirinya. Selain itu, film ini juga menekankan bahwa ikhlas adalah pilihan. Widya memilih untuk ikhlas akibat ia ingin mempertahankan rumah tangganya kemudian mencari kebahagiaan pada situasi yang tersebut sulit.

    Film 'Pintu-Pintu Surga' adalah sebuah film yang mana inspiratif kemudian penuh makna. Film ini mengajarkan tentang pentingnya ikhlas demi kebaikan. Film ini juga tak semata-mata menawarkan perspektif tentang poligami dari sudut pandang negatif, tetapi juga dari sudut pandang yang mana lebih tinggi positif kemudian konstruktif.

    Akhir cerita film ini juga terbilang "plot twist" sehingga patut untuk saksikan sendiri hingga akhir pada bioskop kesayangan mulai 13 Februari 2025.