Tag: Artificial Intelligence

  • Wardah Colourverse hadirkan perubahan personal colour berbasis Teknologi AI

    Wardah Colourverse hadirkan perubahan personal colour berbasis Teknologi AI

    DKI Jakarta – Brand kecantikan Nusantara Wardah menghadirkan Wardah Colourverse yang digunakan menggabungkan pengembangan kecantikan dengan ilmu pengetahuan, seni, kemudian teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk membantu perempuan Negara Indonesia maupun Asia Tenggara, menemukan personal colour-nya sesuai dengan skintone.

    Halal Beauty Decorative Marketing Group Head of ParagonCorp Findi Novia Lusintasari menyatakan Wardah Colourverse sebagai sebuah event edukasi untuk seluruh wanita di dalam Negara Indonesia dan juga Asia Tenggara agar dapat mengekspresikan diri dengan lebih besar percaya diri.

    “Kalau kita bicara warna lapisan kulit beda-beda setiap negara, setiap komoditas didesain untuk warna dermis yg tepat, melalui turnamen ini, kami tiada semata-mata ingin memberikan solusi tepat bagi mereka itu untuk menemukan warna yang dimaksud sesuai dengan karakter dan juga kepribadian mereka, namun juga memberdayakan mereka agar dapat mengekspresikan diri dengan lebih tinggi autentik kemudian percaya diri,” kata Findi di acara Wardah Colourverse dalam Jakarta, Jumat.

    Wardah Colourverse didukung oleh teknologi Wardah Color Intelligence, terintegrasi dengan Beauty Teknologi AI Personal Colour, yang tersebut merupakan Beauty Kecerdasan Buatan pertama di dalam Asia Tenggara.

    Teknologi ini mengadopsi pendekatan ilmiah di menganalisis tiga parameter utama, yakni hue (warm atau cool undertones), saturation (vivid atau muted), dan juga brightness (light atau deep), untuk menciptakan lima kelompok warna bibir unik serta profil warna musiman.

    Berbasis riset mendalam terhadap perempuan Negara Indonesia dan juga Asia Tenggara, Wardah Color Intelligence dirancang secara presisi untuk menyesuaikan warna kosmetik dengan beragam tone dermis juga warna bibir, menciptakan pengalaman kecantikan yang mana lebih banyak personal dan juga akurat.

    Seiring dengan berkembangnya tren personal colour secara global, konsumen semakin menyadari pentingnya memilih warna yang tersebut lebih tinggi personal serta inklusif, selaras dengan skintone dan undertone mereka. Di beraneka negara, teknologi serta pendekatan berbasis sains telah lama diterapkan untuk memverifikasi akurasi di pemilihan warna.

    Adapun ke Asia Tenggara, tren ini semakin berkembang, menggalakkan pembaharuan yang mana memungkinkan hasil lebih lanjut presisi serta sesuai dengan karakter individu. Dengan ini, diharapkan wanita Nusantara tiada lagi salah membeli warna lipstik atau shade bedak kemudian semakin lebih besar sanggup eksplorasi warna-warna lain.

    “Kita ingin membersamai perempuan-perempuan Indonesi untuk jadi lebih lanjut berani coba sesuatu yang dimaksud baru yang dimaksud sebenarnya lebih lanjut baik buat kamu lalu sanggup tambahan percaya diri dari sebelumnya, harapannya dari coba warna lip jadi berani coba hal baru yang mana lebih besar positif,” kata Findi.

    Kegiatan yang dimaksud berlangsung dari tanggal 7 hingga 16 Februari ini juga akan menghadirkan sejumlah kegiatan menantang yang dapat dihadiri oleh oleh pengunjung, seperti ragam talkshow seputar kecantikan, juga enam zona interaktif berbasis teknologi ColorIQ yang digunakan dapat membantu pengunjung untuk menyelami lebih tinggi pada tentang bola warna serta makeup sekaligus menemukan warna yang dimaksud tepat, sesuai dengan karakter mereka.

    Zona yang disebutkan di antaranya Tunnel of Harmony yang menyajikan eksplorasi warna secara immersive, sementara Virtual Colourverse Studio dan juga Colourverse Studio menawarkan konsultasi dengan ahli personal colour Wardah untuk membantu pengunjung menemukan warna yang mana paling sesuai dengan karakteristik mereka.

    Adapun teknologi interaktif dalam Colour Intelligence, seperti Cushion Matic dan Automatic Lip Machine, memungkinkan pengunjung mengidentifikasi personal colour dia secara akurat kemudian memungkinkan merek untuk menciptakan cushion dan juga lipstik yang mana dipersonalisasi.

    Selain itu, Seasons of Wonders menghadirkan area estetik yang mana ideal untuk berfoto, sedangkan Colour Innovation Technology memungkinkan pengunjung mengeksplorasi komoditas Wardah yang tersebut dirancang sesuai dengan bermacam personal colour.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence pada web web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Wardah Colourverse hadirkan pembaharuan personal colour berbasis Artificial Intelligence

    Wardah Colourverse hadirkan pembaharuan personal colour berbasis Artificial Intelligence

    Ligapedia.news Ibukota – Brand kecantikan Indonesia Wardah menghadirkan Wardah Colourverse yang dimaksud menggabungkan perubahan kecantikan dengan ilmu pengetahuan, seni, lalu teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk membantu perempuan Indonesia maupun Asia Tenggara, menemukan personal colour-nya sesuai dengan skintone.

    Halal Beauty Decorative Marketing Group Head of ParagonCorp Findi Novia Lusintasari mengungkapkan Wardah Colourverse sebagai sebuah event edukasi untuk seluruh wanita di tempat Indonesia serta Asia Tenggara agar dapat mengekspresikan diri dengan lebih besar percaya diri.

    “Kalau kita bicara warna lapisan kulit beda-beda setiap negara, setiap hasil didesain untuk warna dermis yg tepat, melalui kompetisi ini, kami bukan semata-mata ingin memberikan solusi tepat bagi merek untuk menemukan warna yang sesuai dengan karakter juga kepribadian mereka, namun juga memberdayakan mereka itu agar dapat mengekspresikan diri dengan lebih banyak autentik lalu percaya diri,” kata Findi pada acara Wardah Colourverse di dalam Jakarta, Jumat.

    Wardah Colourverse didukung oleh teknologi Wardah Color Intelligence, terintegrasi dengan Beauty Kecerdasan Buatan Personal Colour, yang dimaksud merupakan Beauty Artificial Intelligence pertama dalam Asia Tenggara.

    Teknologi ini mengadopsi pendekatan ilmiah di menganalisis tiga parameter utama, yakni hue (warm atau cool undertones), saturation (vivid atau muted), dan juga brightness (light atau deep), untuk menciptakan lima kelompok warna bibir unik serta profil warna musiman.

    Berbasis riset mendalam terhadap perempuan Indonesia dan juga Asia Tenggara, Wardah Color Intelligence dirancang secara presisi untuk menyesuaikan warna kosmetik dengan berbagai tone dermis lalu warna bibir, menciptakan pengalaman kecantikan yang digunakan lebih besar personal lalu akurat.

    Seiring dengan berkembangnya tren personal colour secara global, konsumen semakin menyadari pentingnya memilih warna yang mana lebih tinggi personal juga inklusif, selaras dengan skintone dan undertone mereka. Di berbagai negara, teknologi lalu pendekatan berbasis sains telah lama diterapkan untuk memverifikasi akurasi di pemilihan warna.

    Adapun di area Asia Tenggara, tren ini semakin berkembang, menggalakkan pembaharuan yang dimaksud memungkinkan hasil lebih tinggi presisi juga sesuai dengan karakter individu. Dengan ini, diharapkan wanita Indonesia tidaklah lagi salah membeli warna lipstik atau shade bedak serta semakin lebih lanjut dapat eksplorasi warna-warna lain.

    “Kita ingin membersamai perempuan-perempuan Indonesia untuk jadi lebih lanjut berani coba sesuatu yang digunakan baru yang sebenarnya lebih lanjut baik buat kamu lalu sanggup lebih besar percaya diri dari sebelumnya, harapannya dari coba warna lip jadi berani coba hal baru yang dimaksud lebih besar positif,” kata Findi.

    Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 7 hingga 16 Februari ini juga akan menghadirkan sejumlah kegiatan menarik yang digunakan dapat disertai oleh pengunjung, seperti ragam talkshow seputar kecantikan, dan juga enam zona interaktif berbasis teknologi ColorIQ yang tersebut dapat membantu pengunjung untuk menyelami lebih lanjut pada tentang dunia warna serta makeup sekaligus menemukan warna yang dimaksud tepat, sesuai dengan karakter mereka.

    Zona yang dimaksud dalam antaranya Tunnel of Harmony yang mana menyajikan eksplorasi warna secara immersive, sementara Virtual Colourverse Studio dan juga Colourverse Studio menawarkan konsultasi dengan ahli personal colour Wardah untuk membantu pengunjung menemukan warna yang tersebut paling sesuai dengan karakteristik mereka.

    Adapun teknologi interaktif di tempat Colour Intelligence, seperti Cushion Matic dan Automatic Lip Machine, memungkinkan pengunjung mengidentifikasi personal colour merekan secara akurat dan juga memungkinkan dia untuk menciptakan cushion juga lipstik yang digunakan dipersonalisasi.

    Selain itu, Seasons of Wonders menghadirkan area estetik yang dimaksud ideal untuk berfoto, sedangkan Colour Innovation Technology memungkinkan pengunjung mengeksplorasi item Wardah yang dirancang sesuai dengan berbagai personal colour.

  • 5 sektor yang jadi prioritas pemerintah pada pemanfaatan Artificial Intelligence

    5 sektor yang jadi prioritas pemerintah pada pemanfaatan Artificial Intelligence

    Ligapedianews.com DKI Jakarta – Indonesia saat ini berada pada kesempatan penting untuk mengadopsi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) guna memaksimalkan kemungkinan dunia usaha nasional yang dimaksud ditawarkan oleh teknologi ini.

    Berdasarkan laporan PricewaterhouseCoopers (PwC) tahun 2023, Artificial Intelligence diperkirakan akan berkontribusi hingga USD1 triliun atau sekitar Rp16 kuadriliun terhadap Layanan Domestik Bruto (PDB) di area kawasan ASEAN pada tahun 2030.

    Artificial Intelligence atau kerap dikenal dengan Artificial Intelligence adalah sejenis teknologi dalam bidang ilmu komputer yang miliki kemampuan khusus untuk memecahkan masalah. Dengan kecerdasannya yang tersebut disebut-sebut mampu menyaingi kemampuan kognitif manusia, teknologi Teknologi AI nyatanya mampu membantu beragam pekerjaan manusia dari yang digunakan mudah sampai yang rumit sekalipun.

    Dalam upaya mempercepat perubahan fundamental kegiatan ekonomi digital berbasis AI, Menteri Komunikasi dan juga Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menyatakan bahwa pemerintah telah dilakukan menetapkan lima sektor utama sebagai fokus pengembangan kecerdasan buatan nasional. Kelima sektor yang dimaksud meliputi layanan kesehatan, reformasi birokrasi, peningkatan keterampilan digital, pengembangan kota cerdas, juga ketahanan pangan.

    5 Hal yang Diutamakan pemerintah untuk pengembangan AI

    Pemerintah sudah pernah menetapkan lima prioritas di strategi pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) nasional , yaitu:

    1. Layanan Kesehatan

    AI dimanfaatkan untuk meningkatkan akses layanan kebugaran juga akurasi diagnosis. Kementerian Aspek Kesehatan menerapkan model 4P (Prediktif, Pencegahan, Partisipatif, serta Personal) di media kesehatan, termasuk pemakaian perangkat lunak SATUSEHAT Mobile untuk pemantauan kehamilan, pencatatan pertumbuhan anak, juga rekam medis digital.

    2. Reformasi Birokrasi

    AI digunakan untuk mengolah data pemerintahan guna mengempiskan waktu serta biaya operasional. eksekutif akan meluncurkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) pada 2025 untuk mengintegrasikan layanan lintas kementerian dan juga daerah. Selain itu, Kementerian Komunikasi dan juga Digital juga memanfaatkan Kecerdasan Buatan di pengawasan konten negatif.

    3. Pendidikan Talenta Digital

    AI diterapkan pada pembelajaran mandiri juga penyediaan materi pelatihan daring yang mana fleksibel. Inisiatif ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan digital penduduk agar sesuai dengan keperluan lapangan usaha yang mana terus berkembang.

    4. Pembangunan Pusat Kota Terampil (Smart City)

    AI dimanfaatkan di pengelolaan lalu lintas kemudian mobilitas perkotaan. otoritas bekerja mirip dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) pada pemeringkatan kemudian analisis kota-kota yang digunakan telah lama menerapkan sistem digital untuk meningkatkan efisiensi layanan publik.

    5. Ketenteraman Pangan

    AI digunakan untuk optimalisasi pertanian, prakiraan cuaca kemudian iklim, juga proyeksi rantai pasok pangan kemudian logistik. Badan Investigasi serta Inovasi Nasional (BRIN) sama-sama Kementerian Pertanian dan juga kelompok tani mengembangkan platform digital berbasis Kecerdasan Buatan guna menyokong ketahanan pangan nasional.

  • LG Hadirkan TV Berteknologi Artificial Intelligence dengan Artificial Intelligence Magic Remote dan juga LLM Berbahasa Indonesia

    LG Hadirkan TV Berteknologi Artificial Intelligence dengan Artificial Intelligence Magic Remote dan juga LLM Berbahasa Indonesia

    Ligapedianews.com JAKARTA – Organisasi elektronik multinasional jika Korea Selatan LG Electronics berhasil mencuri perhatian rakyat sebab memperkenalkan seri TV terbarunya yang digunakan dilengkapi prosesor paling cerdas ketika ini, yaitu Alpha 11 Kecerdasan Buatan Processor Gen 2, yang tersebut menghadirkan peningkatan signifikan di kualitas gambar.

    Prosesor ini dihadirkan LG melalui perangkat TV OLED evo terbarunya dengan mengintegrasi berbagai layanan Artificial Intelligence yang mana beradaptasi dengan preferensi audio dan juga visual para pengguna. Teknologi AI Picture/Sound Wizard menyempurnakan mode audio-visual untuk setiap pengguna, sehingga meyakinkan pengalaman hiburan yang mana tak tertandingi. Fitur-fitur inovatif ini memposisikan model OLED evo 2025 sebagai smart TV paling intuitif juga berpusat pada pengguna.

    Pengalaman yang tersebut Dipersonalisasi
    Seperti yang tersebut telah lama disebutkan, prosesor Artificial Intelligence Alpha 11 Teknologi AI Processor Gen2 mampu menyuguhkan pengalaman menonton secara terpersonalisasi pada tingkat lebih lanjut lanjut. Pengalaman menonton dimulai ketika para pengguna menyalakan TV.

    Adanya teknologi Artificial Intelligence Magic Remote dengan tombol Artificial Intelligence ini mempermudah analisis preferensi tontonan, memberikan rekomendasi tayangan, juga menentukan program yang tersebut akan digunakan.

    Fitur interaktif makin ditingkatkan dengan diperkenalkan Kecerdasan Buatan Magic Remote yang pada saat ini mempunyai tombol Kecerdasan Buatan khusus (AI button). Tombol Teknologi AI ini dapat digunakan untuk menganalisis kebiasaan menonton, memberikan rekomendasi konten, juga mempermudah navigasi aplikasi. Dilengkapi dengan dukungan Voice ID, TV dapat mengenali ucapan individu, sehingga memungkinkan peralihan profil yang tambahan cepat lalu personalisasi konten yang tersebut lebih tinggi akurat.

    Selain itu, dengan menekan tombol Teknologi AI secara singkat, pengguna akan dengan segera diarahkan ke kata kunci juga fitur-fitur TV yang dimaksud relevan. Sementara itu, menekan tombol Teknologi AI lebih banyak lama memungkinkan pencarian personal berbasis large language model (LLM). Menariknya, LLM ini dapat memahami Bahasa Indonesia dengan sempurna, sehingga pengguna dapat melakukan pencarian apa pun di Bahasa Indonesia.

    LG Hadirkan TV Berteknologi Kecerdasan Buatan dengan Kecerdasan Buatan Magic Remote dan juga LLM Berbahasa Indonesia

    Teknologi Artificial Intelligence Magic Remote memudahkan analisis preferensi tontonan, rekomendasi tontonan, dan juga aplikasi mobile yang mana akan digunakan. (Foto: dok LG)

    Fitur Kecerdasan Buatan Welcome dapat menyapa pengguna dengan menyebutkan nama juga menyajikan rekomendasi konten yang dipersonalisasi berdasarkan preferensi kemudian kebiasaan menonton. Dengan tambahan Kecerdasan Buatan Voice ID, TV dapat mengenali pernyataan pengguna dengan akurat, sehingga mampu memberikan rekomendasi konten yang sesuai dengan profil penggunanya.

    Selain itu, pengguna dapat menciptakan latar belakang unik melalui Generative Image Gallery, hanya saja dengan perintah suara. Integrasi Microsoft Copilot memungkinkan pengguna menemukan juga mengatur informasi kompleks secara efisien dengan petunjuk kontekstual.

    Fitur Artificial Intelligence Bot obrolan secara proaktif mengidentifikasi tantangan pengguna juga menawarkan solusi yang digunakan tepat waktu dan juga efektif untuk meningkatkan pengalaman secara keseluruhan. Galeri Gambar Kreatif memungkinkan pengguna menyebabkan latar belakang khusus menggunakan perintah suara, memberikan sentuhan pribadi serta kreatif ke di pengalaman menonton mereka.

  • UI Bantah Ada Joki atau Orang Dalam di dalam Proses Seleksi Jalur Mandiri

    UI Bantah Ada Joki atau Orang Dalam di dalam Proses Seleksi Jalur Mandiri

    Jakarta – Universitas Indonesia (UI) menegaskan penyelenggaraan seleksi calon siswa baru melalui jalur seleksi mandiri menggunakan sistem yang mana cermat. Mereka mengkritik adanya praktik perjokian atau bantuan dari orang di pada waktu proses ujian, untuk meloloskan calon kontestan menjadi siswa UI.

    Kepala Biro Hubungan juga Keterbukaan Pengetahuan Publik UI, Amelita Lusia mengimbau terhadap publik yang mana menemukan atau mengetahui pihak yang dimaksud agar dapat melaporkannya secara resmi. “Jika memang benar terbukti melakukan ketidakjujuran atau kecurangan, maka UI akan mengambil tindakan yang tersebut sesuai,” kata beliau melalui keterangan tertulis, Selasa, 16 Juli 2024.

    Amelita mengungkapkan isu yang meresahkan atau merusak konsentrasi para calon peserta didik baru kerap terjadi pada waktu proses seleksi masuk (SIMAK) UI. Salah satunya, ada pihak yang mana mengaku mendapatkan bantuan dari seseorang untuk diterima masuk ke UI. Ada juga pihak yang dimaksud menawarkan bantuan mengaku sebagai orang dalam.

    Namun, Amelita menjelaskan UI mempertimbangkan juga memperhatikan dengan cermat kemungkinan adanya kecurangan tersebut. Oleh lantaran itu, UI telah lama menerapkan mekanisme antisipatif dengan menggabungkan skor ujian tulis berbasis komputer (UTBK) serta SIMAK. Masing-masing skor diambil sebesar 50 persen.

    Mekanisme itu untuk menentukan kelulusan seseorang melalui jalur seleksi mandiri untuk kelas reguler. “UI juga memperhatikan kewajaran dan juga konsistensi skor yang dimaksud diperoleh orang partisipan seleksi pada pada waktu mengikuti UTBK lalu pada ketika mengikuti SIMAK,” ujar Amelita.

    Menurut Amelita, UI telah lama meminimalisir prospek terjadinya kecurangan oleh kontestan ujian pada tes SIMAK. Pada seleksi kelas khusus internasional Fakultas Medis UI misalnya, partisipan yang lulus ujian tulis SIMAK harus mengikuti dua tes berikutnya, yakni Minnesota Multhiphasic Personality Inventory (MMPI) dan juga Multiple Mini Interview (MMI).

    Isu perjokian atau orang pada tersebar di area media sosial X pada Senin, 15 Juli 2024. Sebuah akun @petunjukutbk mengunggah tangkapan layar yang digunakan berisi salah satu manusia kontestan jalur mandiri kelas khusus internasional UI lolos pada seksi, meskipun menggunakan bantuan kecerdasan buatan (AI) di menjawab soal.