Tag: apple

  • Indonesia Menolak Memproduksinya, Apa Itu AirPods Peroduk Receh Apple?

    Indonesia Menolak Memproduksinya, Apa Itu AirPods Peroduk Receh Apple?

    Ligapedianews.com JAKARTA – Indonesia telah menolak untuk memasarkan iPhone 16 oleh sebab itu Apple cuma mempercayakan Indonesia untuk memproduksi aksesoris AirPods. Lalu apakah AirPods yang mana menjadi salah satu earbud milik Apple?

    AirPods Apple adalah perangkat audio nirkabel (wireless) yang dirancang oleh Apple Inc. untuk menghubungkan perangkat Apple seperti iPhone, iPad, Apple Watch, lalu MacBook. Fitur utama AirPods:

    Fitur Utama
    1. Koneksi Nirkabel: Menggabungkan perangkat Apple tanpa kabel.
    2. Suara Jernih: Menghasilkan pernyataan berkualitas tinggi.
    3. Baterai Tahan Lama: Baterai yang dimaksud tahan hingga 5 jam pemutaran musik.
    4. Casings: Dilengkapi dengan wadah pengisi yang mana dapat mengisi akumulator hingga 24 jam.
    5. Siri: Membantu perintah kata-kata Siri.
    6. Pengenalan Suara: Mengenali pengumuman pengguna untuk membedakan antara pernyataan latar dan juga pendapat yang diinginkan.

    Model AirPods
    1. AirPods (Generasi 1): Diluncurkan pada 2016.
    2. AirPods (Generasi 2): Diluncurkan pada 2019 dengan fasilitas wireless charging.
    3. AirPods Pro: Diluncurkan pada 2019 dengan fasilitas noise cancellation kemudian desain yang lebih besar kecil.
    4. AirPods (Generasi 3): Diluncurkan pada 2021 dengan layanan wireless charging juga desain baru.
    5. AirPods Pro 2: Diluncurkan pada 2022 dengan layanan noise cancellation yang dimaksud lebih lanjut baik dan juga sel yang lebih banyak tahan lama.

    Menurut laporan dari Bloomberg, akan ada AirPods juga varian Max versi baru di area tahun 2024. Kemudian, pada tahun 2025, akan ada varian Pro versi baru.

    Kabarnya, generasi keempat dari versi standar earbuds yang dimaksud akan hadir dengan tangkai yang mana lebih tinggi pendek dari generasi sebelumnya. Peralatan itu juga akan mengadopsi beberapa fasilitas dari varan Pro generasi sebelumnya.

    Kemungkinan ciri yang dimaksud adalah Active Noise Cancellation (ANC) yang mana sebelumnya cuma ada di area AirPods Pro juga Max. Sedangkan untuk varian Max, hanya saja akan mendapatkan pembaharuan dengan menghadirkan port USB C kemudian beberapa pilihan warna baru.

    Untuk generasi ketiga dari varian Pro, kabarnya akan mempunyai desain baru serta akan menggunakan chip jenis baru. Hal yang dimaksud menarik adalah kabarnya perangkat ini kemungkinan akan menghadirkan layanan “hearing health”.

    Melalui layanan hearing health ini, earbuds Apple akan mengambil data dari pendengaran penggunanya. Nantinya data yang disebutkan mampu diolah dan juga bisa saja digunakan untuk menyembuhkan beberapa kesulitan pendengaran di tempat situasi tertentu. Selain itu, Apple juga telah mendaftarkan hak paten untuk teknologi yang mana dapat membaca biosignal seperti gelombang otak melalui in-ear electrodes..

    AirPods standar generasi 4 dan juga varian Max baru diperkirakan akan dirilis bersamaan dengan iPhone 15 Series di area tahun 2024 nanti. Sedangkan untuk AirPods Pro generasi 4 diperkirakan akan dirilis bersatu dengan iPhone 16 Series di tempat tahun 2025.

    Kemungkinan bear, varian-varian baru earbuds mereka itu yang disebutkan akan jadi yang digunakan pertama diproduksi di dalam India. Apple memang sebenarnya telah dikabarkan siap memproduksi jajaran earbuds mereka pada negara yang disebutkan melalui beberapa rekan manufaktur mereka.

  • Dituduh Jual Fakta Konsumen iPhone, Apple Bela Diri

    Dituduh Jual Fakta Konsumen iPhone, Apple Bela Diri

    Ligapedianews.com MENLO PARK – Buntut tudingan teknologi Siri Apple menjual data pengguna, Apple mengumumkan pihaknya tidaklah pernah memasarkan data yang dimaksud dikumpulkan asisten pendapat Siri. atau menggunakannya untuk menghasilkan profil pemasaran.


    Pernyataan itu muncul beberapa hari pasca Apple mencapai kesepakatan pada gugatan perwakilan kelompok (class action) terkait Siri.

    Dalam gugatan tersebut, pihak penggugat menuduh Apple secara rutin merekam percakapan pribadi mereka dan juga membagikan rekaman yang dimaksud ke pihak ketiga, termasuk pengiklan.

    Mereka juga mengklaim bahwa rekaman diambil akibat Siri secara tidaklah sengaja diaktifkan ketika pengguna mengucapkan sesuatu yang mirip dengan frasa “Hey, Siri”.

    Apple setuju membayar USD95 jt (sekitar Rupiah 1,5 triliun) untuk penyelesaian perkara itu.

    Banyak pengguna media sosial menganggap pembayaran itu sebagai pengakuan bersalah, tetapi Apple terus membantah tuduhan tersebut.

    Dalam pernyataan terbarunya, Apple menegaskan bahwa mereka bukan pernah mengedarkan data Siri untuk siapa pun serta untuk tujuan apa pun.

    Mereka juga menyatakan rekaman pernyataan pengguna tiada disimpan, kecuali pengguna secara eksplisit memberikan izinnya. Kalaupun disimpan, Apple menyatakan rekaman semata-mata digunakan untuk meningkatkan kemampuan Siri.

    Sementara itu, gugatan sama terhadap Google terkait asisten suaranya sedang berlangsung di dalam California. Para penggugat diwakili oleh pengacara yang tersebut sejenis dengan perkara Apple.

  • Apa Perbedaan iPhone Garansi iBox kemudian Inter? Simak sebelum Membeli

    Apa Perbedaan iPhone Garansi iBox kemudian Inter? Simak sebelum Membeli

    Ligapedianews.com JAKARTA – Apa perbedaan iPhone garansi iBox juga inter? Pertanyaan ini berbagai ditanyakan oleh para calon hasil smartphone Apple tersebut.

    Hingga pada waktu ini iPhone masih jadi barang smartphone yang tersebut digandrungi warga Indonesia. Meski iPhone 16 resmi diblokir dari Indonesia, masih sejumlah penggemar Apple yang tersebut menggunakan varian iPhone sebelumnya.

    Salah satu nilai plus dari iPhone adalah fleksibilitasnya, terlebih bagi pengguna gadget ekosistem Apple seperti Apple Watch, MacBook, atau iMac.

    Terlebih kualitas kamera iPhone sampai ketika ini juga masih jadi yang digunakan terbaik. Mengingat hasil kamera dari iPhone apabila diunggah ke sosial media juga tak mengalami penurunan resolusi lalu kualitas.

    Perbedaan iPhone Garansi iBox juga Inter

    Perbedaan iPhone iBox serta inter yang paling mencolok memang sebenarnya terletak pada garansinya. Sebab selain itu, kurang lebih lanjut sama.

    Jika membeli iPhone pada toko resmi seperti iBox dan juga Digimap maka mendapatkan masa garansi selama 1 tahun.

    Garansi inilah yang mana tak akan didapatkan ketika membeli iPhone Inter. Biasanya garansi hanya saja diberikan oleh pihak penjual, itupun semata-mata satu atau beberapa bulan saja.

    Apabila membeli iPhone melalui iBox telah dipastikan konsumen akan mendapat kelengkapannya juga, sebagai box lalu seisinya.

    Sementara untuk iPhone inter ini kebanyakan semata-mata dijual batangan saja. Jika ada yang tersebut jual beserta kelengkapan, kemungkinan kelengkapan yang mana ada pada di box adalah kw.

    iBox sebagai produsen iPhone resmi yang tersebut ada pada Indonesia telah dipastikan miliki kelengkapan International Mobile Equipment Identity (IMEI) untuk setiap item yang digunakan dijualnya.

  • Kritik Mark Zuckerberg Benar? Pasar Apple Nyungsep Karena Memang iPhone Minim Inovasi!

    Kritik Mark Zuckerberg Benar? Pasar Apple Nyungsep Karena Memang iPhone Minim Inovasi!

    Ligapedianews.com JAKARTA – Pangsa pangsa global Apple untuk iPhone dilaporkan mengecil menjadi 18% sepanjang 2024. Ini adalah pada sedang meningkatnya persaingan dari produsen smartphone dengan syarat Tiongkok seperti Xiaomi, Huawei, hingga vivo. Data yang disebutkan diungkapkan di laporan terbaru Counterpoint Research yang tersebut dirilis pada Awal Minggu (13/1/2025).

    Penurunan Penjualan iPhone di dalam Tengah Pertumbuhan Pasar Smartphone

    Pada 2024, perdagangan iPhone tercatat mengalami penurunan sebesar 2% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Penurunan ini kontras dengan peningkatan bursa smartphone secara keseluruhan, yang mana naik 4% pada periode yang digunakan sama.

    Salah satu pemicu utama penurunan ini adalah peluncuran seri iPhone 16 pada September 2024 yang bukan memenuhi ekspektasi permintaan pasar.

    Laporan yang dimaksud mengindikasikan bahwa produk-produk Apple kalah bersaing pada hal layanan dibandingkan dengan item kompetitor yang tersebut diperkenalkan pada periode yang sama. Kondisi ini menimbulkan Apple kehilangan peluang pada segmen lingkungan ekonomi yang semakin kompetitif.

    Persaingan Ketat pada Pasar China

    Di lingkungan ekonomi China, yang mana merupakan salah satu wilayah strategis untuk pertumbuhan, Apple menghadapi tantangan besar. Fitur unggulan seperti Apple Intelligence Teknologi AI tak tersedia di area negara tersebut. Alhasil, produsen lokal seperti Xiaomi dan juga vivo punya kans lebih besar besar untuk merebut pangsa pasar.

    vivo, misalnya, berhasil memanfaatkan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan pengalaman pengguna juga menawarkan layanan iklan yang mana lebih banyak relevan bagi konsumen muda yang dimaksud melek teknologi. Langkah ini menguatkan daya tarik merek-merek selama China di area pangsa domestik mereka.

    Tantangan dalam Segmen Mid-Range dan juga Entry-Level

    Apple juga menghadapi persaingan ketat pada segmen smartphone kelas menengah lalu entry-level. Sementara merek seperti Xiaomi menawarkan perangkat dengan spesifikasi yang digunakan kompetitif pada tarif yang digunakan lebih tinggi terjangkau, Apple tetap memperlihatkan berfokus pada segmen premium. Pendekatan ini membatasi daya tarik item Apple di dalam kalangan konsumen yang mana lebih tinggi sensitif terhadap harga, teristimewa dalam pangsa berkembang.

    Pentingnya Reposisi Strategi Pasar

    Menurut laporan Counterpoint Research, Apple perlu segera menyesuaikan strategi pasarnya untuk mengatasi tantangan ini. Salah satu langkah penting adalah menghadirkan pembaharuan yang dimaksud tambahan menarik pada lini item mereka, khususnya di area wilayah-wilayah peningkatan strategis seperti Tiongkok.

    Reposisi strategi ini menjadi krusial bagi Apple untuk mempertahankan pangsa bursa kemudian bersaing di area lingkungan ekonomi global yang digunakan dinamis. Inovasi pada barang berikutnya, seperti iPhone 17 yang digunakan dijadwalkan diresmikan pada 2025, diharapkan mampu menarik kembali minat konsumen lalu memperbaiki tempat lingkungan ekonomi Apple.

    Dampak pada Performa Keuangan Apple

    Penurunan pangsa bursa ini juga berdampak pada kinerja keuangan perusahaan. Saham Apple (AAPL) mencatat penurunan sebesar 0,48% pada hari pengumuman laporan tersebut. Hal ini mencerminkan perasaan khawatir pemodal terhadap kemampuan Apple untuk bersaing di jangka panjang di dalam sedang meningkatnya tekanan darikompetitor.

  • Apple Siap Memproduksi Televisi Berteknologi Kecerdasan Buatan juga Siri?

    Apple Siap Memproduksi Televisi Berteknologi Kecerdasan Buatan juga Siri?

    ligapedianews.com LONDON – Apple sedang mempertimbangkan untuk meluncurkan perangkat televisi lengkap pada tahun 2025, dengan integrasi Apple Intelligence, FaceTime, lalu Siri.

    Seperti dilansir dari The Verge, apabila komoditas ini tak sukses di area pasar, Apple kemungkinan besar akan mengevaluasi kembali strateginya untuk bursa ruang tamu.

    Apple pada masa kini menawarkan set-top box yang mana dapat dihubungkan ke televisi yang sudah ada ada, sementara Samsung dan juga Xiaomi telah menawarkan televisi dengan integrasi konten serta perangkat lunaknya.

    Untuk tahun 2025 sendiri, Apple diperkirakan akan memperkenalkan perangkat khusus yang dimaksud hadir dengan layar kecil, lalu dapat berinteraksi dengan pengguna melalui integrasi Apple Intelligence, selain menyokong FaceTime kemudian Siri.

    Namun, apabila produknya bukan berhasil dan juga memperoleh pangsa bursa yang tersebut tinggi, Apple mungkin saja perlu mengevaluasi kembali idenya untuk bursa ruang tamu.

    Saat ini, Apple menawarkan set-top box khusus yang mana dapat dihubungkan ke layar televisi yang digunakan ada, kemudian memungkinkan pengguna menikmati beragam konten, termasuk dari Apple TV+.

    Menawarkan satu set televisi lengkap kemungkinan besar hanya saja memiliki target sebagian kecil konsumen – sehingga kemungkinan besar menghalangi Apple untuk mewujudkan ide tersebut.

    Jika dilihat sebagai perbandingan, Samsung dan juga Xiaomi pada waktu ini siap menawarkan layar televisi terhadap penggunanya dengan merek masing-masing, yang juga menawarkan beberapa orang integrasi konten lalu perangkat lunaknya.

  • Apple Vision Pro 2 Bakal Gunakan Chip M5 yang mana Lebih Lanjutan

    Apple Vision Pro 2 Bakal Gunakan Chip M5 yang mana Lebih Lanjutan

    Ligapedianews.com CUPERTINO – Apple Vision Pro generasi kedua diperkirakan siap dirilis antar 2025 atau 2026. Prediksi ini diungkapkan oleh Mark Gurman dari Bloomberg pada buletin Power On terbaru.

    Apple Vision Pro pertama kali diperkenalkan pada tahun 2023 dengan nilai yang mana cukup tinggi, yakni sekitar USD3.500 ( Rp55 juta).

    Dengan nilai tukar yang digunakan fantastis tersebut, Apple berharap perangkat ini dapat merevolusi bursa teknologi augmented reality (AR).

    Namun, seiring dengan cepatnya perkembangan teknologi, khususnya dengan diperkenalkan chip M3 serta M4, Apple Vision Pro pertama mulai terasa sedikit tertinggal pada hal performa.

    Untuk mengatasi tantangan tersebut, Apple berencana untuk melengkapi Apple Vision Pro 2 dengan chip M5 yang lebih banyak canggih. Chip M5, yang dimaksud juga akan digunakan pada Mac pertama yang rilis dengan chip tersebut, diharapkan mampu memberikan performa yang mana sangat jauh lebih besar baik dibandingkan chip M2 yang digunakan digunakan pada versi pertama.

    Dengan pembaruan ini, Apple bertujuan agar Vision Pro 2 masih relevan dan juga kompetitif dalam bursa yang semakin dinamis.

    Meski ada peningkatan pada sektor internal, Bloomberg melaporkan bahwa Apple Vision Pro 2 kemungkinan besar akan mempertahankan desain yang mana mirip dengan generasi pertama.

    Perubahan utama akan terjadi pada peningkatan prosesor serta kemampuan internal lainnya, dengan tujuan memberikan pengalaman pengguna yang tersebut tambahan lancar kemudian powerful.

    Meskipun Apple terus mengembangkan ide-ide baru untuk lini komoditas Vision-nya, setidaknya satu varian dari Vision Pro generasi kedua akan hadir dengan tampilan yang dimaksud hampir mirip dengan versi pertama.