Tag: Antioksidan

  • Es Kopi VS Kopi Panas, Mana Lebih Aman untuk GERD/Asam Lambung?

    Es Kopi VS Kopi Panas, Mana Lebih Aman untuk GERD/Asam Lambung?

    Jakarta, CNBC Indonesia – Minum kopi ternyata tidaklah hanya sekali persoalan rasa serta energi, tapi juga dapat berkaitan dengan umur panjang. Menurut studi terbaru yang dipublikasikan di European Heart Journal, minum kopi ke pagi hari dapat membantu menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung.

    Kopi umumnya disajikan sebagai minuman dingin yang digunakan menyegarkan atau sebagai minuman panas. Apa beda kopi panas dan juga es kopi terhadap tubuh? Dan mana yang tersebut lebih lanjut aman untuk lambung?

    Mengutip Very Well Health, tidaklah ada perbedaan kadar kafein antara kopi es juga kopi panas. Namun, khalayak kerap melaporkan bahwa kopi es memberi mereka itu dorongan energi yang dimaksud lebih lanjut besar daripada kopi panas.

    Penelitian yang digunakan diterbitkan pada jurnal LWT menunjukkan bahwa kopi panas lebih banyak asam daripada cold brew. Hal ini artinya kopi panas tambahan mungkin saja mengakibatkan permasalahan gastrointestinal yang digunakan berkaitan dengan asam lambung, seperti sakit perut atau mulas.

    Cold brew sendiri merupakan teknik penyeduhan kopi dengan cara merendam bubuk kopi pada air dingin selama 12 hingga 24 jam. Tidak adanya panas selama penyeduhan berarti senyawa kimia tertentu tidaklah dilepaskan, sehingga kadar asamnya lebih banyak rendah daripada kopi panas.

    Namun, tak semua es kopi diseduh menggunakan metode cold brew. Kebanyakan es kopi diseduh dengan mendinginkan kopi panas yang digunakan diseduh secara tradisional. Belum jelas apakah jenis es kopi ini memiliki tingkat keasaman yang mana identik dengan kopi panas.

    Ada beberapa studi yang menemukan bahwa kopi panas mengandung tambahan berbagai penangkal radikal daripada es kopi. Antioksidan adalah senyawa yang mana mengikat radikal bebas (molekul tidaklah stabil yang digunakan menyebabkan kehancuran sel) juga membantu mengurangi dan juga menunda kerusakan sel. Namun, studi yang ada masih terbatas serta berkemungkinan cacat, sehingga diperlukan penelitian lebih besar lanjut untuk meyakinkan apakah kopi panas mengandung lebih banyak sejumlah antioksidan.

    (hsy/hsy)
    [Gambas:Video CNBC] Next Article Penderita GERD & Asam Lambung Jangan Coba-Coba Konsumsi 13 Makanan Ini

  • 7 buah kaya penangkal radikal untuk jaga kondisi tubuh dan juga cegah penyakit kronis

    7 buah kaya penangkal radikal untuk jaga kondisi tubuh dan juga cegah penyakit kronis

    ligapedianews.com Ibukota Indonesia – Mempertahankan kemampuan fisik tubuh dapat dijalankan dengan berbagai cara, salah satunya melalui konsumsi buah-buahan yang kaya akan antioksidan. Buah-buahan yang dimaksud tiada belaka menyegarkan, tetapi juga memberikan nutrisi penting yang mana membantu tubuh tetap saja fit kemudian bugar.

    Antioksidan berperan penting di melawan radikal bebas yang dimaksud dapat merusak sel-sel tubuh. Dengan melindungi sel dari kerusakan, pencegah oksidasi membantu mengempiskan risiko penyakit kronis sehingga kemampuan fisik jangka panjang lebih tinggi terjaga.

    Dengan demikian, berikut adalah tujuh buah yang mana dikenal memiliki isi pencegah oksidasi tinggi.

    7 buah dengan zat penangkal radikal tinggi

    1. Blueberry

    Blueberry mengandung antosianin, sejenis flavonoid yang dimaksud miliki efek antiinflamasi dan juga dapat membantu meningkatkan fungsi otak juga menghindari penuaan dini.

    2. Stroberi

    Stroberi kaya akan vitamin C lalu asam ellagik, dua jenis penangkal radikal yang mana dapat membantu melawan radikal bebas juga berpotensi mengurangi neoplasma kemudian memperbaiki kemampuan fisik kulit.

    3. Delima

    Delima mengandung punikalagin, antosianin, juga tanin terhidrolisis, yang mempunyai sifat antiinflamasi lalu antihipertensi, juga dapat membantu mempercepat penyembuhan luka serta menjaga kebugaran jantung.

    4. Mangga

    Mangga mengandung beta-karoten, yang mana memberikan warna oranye pada buahnya dan juga berfungsi sebagai radikal bebas untuk melawan radikal bebas yang digunakan dapat menyebabkan kanker.

    5. Kiwi

    Kiwi kaya akan vitamin C dan juga E, juga mempunyai isi penangkal radikal yang mana membantu meningkatkan sistem imun tubuh dan juga menjaga kebugaran kulit.

    6. Anggur merah

    Anggur merah mengandung resveratrol, sejenis polifenol yang tersebut memiliki sifat pencegah oksidasi lalu dapat membantu melindungi jantung dan juga menjaga kadar gula darah tetap memperlihatkan stabil.

    7. Jeruk

    Jeruk merupakan sumber vitamin C yang mana tinggi, yang tersebut berfungsi sebagai penangkal radikal untuk meningkatkan daya tahan tubuh kemudian menjaga kondisi tubuh kulit.

    Mengonsumsi berbagai buah-buahan kaya penangkal radikal secara rutin dapat membantu menjaga kondisi tubuh tubuh secara keseluruhan. Buah-buahan ini menyediakan nutrisi penting yang dimaksud menyokong sistem kekebalan lalu melindungi tubuh dari berbagai penyakit.

    Selain itu, penting juga untuk menerapkan gaya hidup sehat lainnya, seperti rutin berolahraga, tidur yang mana cukup, juga menjalankan stres. Kombinasi kebiasaan ini akan meningkatkan kekuatan kemampuan fisik serta meningkatkan kualitas hidup secara menyeluruh.