Tag: Alex Marquez

  • Alex Marquez mengaku semakin nyaman dengan Desmosedici GP24

    Alex Marquez mengaku semakin nyaman dengan Desmosedici GP24

    Ligapedia.news Ibukota Indonesia – Pembalap Gresini Racing yang mana memperoleh dukungan Federal Oil Alex Marquez mengaku semakin nyaman dengan Desmosedici GP24.

    Alex Marquez tampil cukup menjanjikan selama sesi kualifikasi dengan menempati kedudukan keempat kemudian meraih podium kedua sprint race pada GP Spanyol yang berlangsung di tempat Sirkuit Jerez, Hari Sabtu waktu malam WIB.

    "Saya telah merasa makin nyaman pada melawan motor sejak hari Hari Jumat meskipun Jerez merupakan trek yang tersebut sangat berbeda dengan empat balapan pertama musim ini serta meskipun demikian, kami cepat serta mempunyai kecepatan motor yang tersebut baik," ujar Alex Marquez dukutip dari Gresini Racing, Minggu.

    "Kami masih kurang sejumlah pengalaman, tetapi untuk terus berjuang untuk kedudukan 5 teratas akan menjadi impian. Sasaran sebenarnya untuk besok adalah sepuluhan besar, tetapi kami ingin lebih besar dari itu," imbuh peserta balap dengan syarat Spanyol itu.

    Alex Marquez yang digunakan sudah mengendarai Ducati Desmosedici GP24 pada musim sebelumnya memang sebenarnya menjadi sorotan pada musim ini usai menunjukkan penampilan yang mana begitu konsisten pada empat balapan terakhir.

    Tanpa perlu adaptasi yang mana menelan waktu, peserta balap bernomor 73 yang disebutkan juga digadang-gadang akan menjadi pesaing terkuat sang kakak peserta balap Ducati Lenovo Marc Marquez di persaingan peringkat juara musim ini.

    Penampilan yang mana stabil dari Alex Marquez juga membuatnya saat ini berada dalam kedudukan kedua klasemen sementara MotoGP 2025 dengan total koleksi 115 poin.

  • Alex Marquez raih kemenangan perdana musim ini

    Alex Marquez raih kemenangan perdana musim ini

    Ligapedia.news DKI Jakarta – Pembalap Gresini Racing Alex Marquez meraih kemenangan perdana musim ini usai menjadi yang tercepat di tempat GP Spanyol yang dimaksud berlangsung pada Sirkuit Jerez, Jerez, Akhir Pekan waktu malam WIB.

    Mengawali start dari tempat keempat, Alex Marquez terus membayangi tempat tiga besar yang dimaksud secara berurutan diisi oleh peserta balap Ducati Marc Marquez, peserta balap Yamaha Fabio Quartararo, serta atlet sepeda Ducati Francesco Bagnaia.

    Memasuki lap pertama, Pecco mencoba untuk melakukan manuver merebut kedudukan terdepan dari Marc Marquez.

    Namun manuver yang disebutkan justru mengakibatkan kontak yang mana dimanfaatkan oleh Quartararo untuk merebut sikap terdepan.

    Tak lama kemudian, Marc Marquez kehilangan kendali juga mengalami tabrakan sehingga membuatnya kehilangan tempat tiga besar.

    Memasuki lap keenam, giliran Fermin Aldeguer yang tersebut kehilangan keseimbangan juga jatuh di tempat lintasan.

    Alex Marquez yang dimaksud mampu merebut kedudukan Pecco di area urutan kedua segera bertarung menghadapi Quartararo di area sikap terdepan.

    Alex tampil begitu dominan kemudian perlahan-lahan mampu memperkecil selisih waktu dari Quartararo. Di lap ke-11, aksi dari Alex mampu merebut sikap terdepan dari Quartararo.

    Balapan berlangsung sengit usai Joan Mir juga kehilangan kendali ketika memasuki tikungan dan juga membuatnya terjatuh.

    Pecco terus membayangi Quartararo di area tempat kedua, namun peserta balap jika Italia yang disebutkan begitu kesulitan untuk melakukan manuver merebut podium kedua.

    Alex Marquez mampu mengundurkan diri dari menjadi juara usai mempertahankan kedudukan terdepan dari kejaran Quartararo.

    Kemenangan ini menjadi kemenangan perdana bagi atlet sepeda dengan syarat Spanyol itu dalam kelas MotoGP.

    Hasil GP Spanyol, Sabtu:

    1. Alex Marquez

    2. Fabio Quartararo

    3. Francesco Bagnaia

    4. Maverick Vinales

    5. Fabio Di Giannantonio

    ​​​​​​​

  • Duo Marquez catat rekor sebagai atlet sepeda bersaudara yang mana menang GP

    Duo Marquez catat rekor sebagai atlet sepeda bersaudara yang mana menang GP

    Ligapedia.news Ibukota – Duo Marquez yakni peserta balap Ducati Marc Marquez juga atlet sepeda Gresini Racing Alex Marquez mencatatkan rekor sebagai atlet sepeda bersaudara pertama yang dimaksud meraih kemenangan grand prix.

    Alex Marquez baru semata mengungguli GP Spanyol usai menjadi yang digunakan tercepat pada kompetisi balapan utama yang dimaksud berlangsung di dalam Sirkuit Jerez, Jerez, Akhir Pekan di malam hari WIB.

    "DNA kemenangan!" tulis MotoGP pada laman Instagram, Minggu.

    Lihat postingan ini dalam Instagram

    Sebuah kiriman dibagikan oleh MotoGP™ (@motogp)

    Di musim ini, Marc Marquez total telah terjadi mengungguli tiga grand prix yakni GP Thailand, GP Argentina, dan juga GP Qatar.

    Sedangkan Alex memperoleh kemenangan perdananya musim ini dalam GP Spanyol.

    Pembalap bernomor 73 yang dimaksud juga mengamankan kemenangan perdana pada kelas MotoGP.

    Dengan catatan rekor ini sekaligus menimbulkan duo Marquez kian kencang diprediksi akan menjadi duo yang tersebut terkuat pada perebutan penghargaan juara musim ini.

    Tambahan total 25 poin menempatkan Alex Marquez pada saat ini berada pada puncak klasemen sementara dengan total 140 poin dari lima grand prix.

    Sedangkan Marc Marquez menempati urutan kedua dengan terpaut satu poin dari Alex Marquez.

    Selanjutnya akan berlangsung grand prix Perancis di area Sirkuit Bugatti pada 11 Mei mendatang.

  • Alex Marquez geser Marc Marquez dari puncak klasemen

    Alex Marquez geser Marc Marquez dari puncak klasemen

    Ligapedia.news Ibukota Indonesia – Pembalap Gresini Racing Alex Marquez menggeser sang kakak atlet sepeda Ducati Lenovo Marc Marquez dari puncak klasemen MotoGP.

    Alex Marquez baru semata meraih kemenangan grand prix perdananya musim ini usai menjadi yang digunakan tercepat di area GP Spanyol yang mana berlangsung dalam Sirkuit Jerez, Jerez, Mingguan waktu malam WIB.

    Kemenangan yang disebutkan mengantarkan peserta balap dengan syarat Spanyol itu memperoleh tambahan 25 poin sekaligus pada masa kini sudah mengakumulasi total 140 poin.

    Nasib sial justru dialami oleh Marc Marquez yang mana memulai balapan dari pole position serta harus tergelincir usai kehilangan kendali.

    Marc Marquez kemudian hanya saja mampu finis di tempat urutan ke-12 sekaligus harus mengorbankan puncak klasemen sementara.

    Saat ini Marc total sudah pernah mengoleksi 139 poin atau selisih satu poin dari Alex.

    Sementara peringkat ketiga ditempati oleh rekan setim Marc, Francesco Bagnaia yang digunakan baru cuma mengamankan podium ketiga.

    Tambahan poin yang disebutkan menempatkan Bagnaia sekarang berada di area peringkat ketiga dengan total 120 poin.

    Di urutan keempat lalu kelima secara berurutan ditempati oleh duo atlet sepeda Pertamina Enduro VR46 Racing Team yakni Franco Morbidelli kemudian Fabio Di Giannantonio.

    Morbidelli sekarang ini menempati urutan keempat dengan total koleksi 84 poin, sedangkan Di Giannantonio total sudah menghimpun 63 poin.

    Pembalap Yamaha, Fabio Quartararo yang baru semata mengamankan podium perdana musim ini usai menempati podium kedua GP Spanyol naik dengan cepat ke sikap keenam klasemen sementara.

    Quartararo pada masa kini telah lama mengamankan total 50 poin atau unggul tujuh poin dari peserta balap Honda LCR Johan Zarco yang mana menempati peringkat ketujuh.

    Dilansir dari laman MotoGP, Senin, berikut satu puluh besar klasemen sementara usai GP Spanyol:
    1. Alex Marquez – 140 poin
    2. Marc Marquez – 139 poin
    3. Francesco Bagnaia – 120 poin
    4. Franco Morbidelli – 84 poin
    5. Fabio Di Giannnatonio – 63 poin
    6. Fabio Quartararo – 50 poin
    7. Johan Zarco – 43 poin
    8. Ai Ogura – 37 poin
    9. Marco Bezzecchi – 36 poin
    10. Pedro Acosta – 33 poin

  • Memasang mata melawan kecerdikan Alex Marquez

    Memasang mata melawan kecerdikan Alex Marquez

    Ligapedia.news Ibukota – ​​​​​​Sirkuit Jerez-Angel Nieto selalu menyajikan drama-drama spesial yang mana tak terduga.

    Di balapan utama GP Spanyol, Mingguan di malam hari WIB, drama segera terjadi ketika duo peserta balap Ducati Lenovo Marc Marquez berhadapan dengan Francesco "Pecco" Bagnaia.

    Marc Marquez yang dimaksud mengawali start dari pole position​​​​​​​ terud menjaga tempat terdepan, sedangkan Pecco paham bahwa Marc tak terlalu menjalani start dengan baik kemudian mencoba melakukan manuver dan juga terlibat kontak.

    Kondisi duel Ducati yang dimaksud dengan segera dimanfaatkan oleh peserta balap Yamaha Fabio Quartararo untuk bisa jadi mengamankan gap pada kedudukan terdepan.

    Marc justru mengalami crash ketika terus berupaya menyalip Pecco. Jatuhnya Marc, tak menyembunyikan putaran drama selanjutnya bagi Pecco di dalam Sirkuit Jerez, sebab si bungsu dari keluarga Marquez (pembalap Gresini Racing Alex Marquez) terus memburunya dari belakang.

    Alex bukanlah tipikal atlet sepeda yang buas seperti Marc dengan melakukan manuver-manuver untuk merebut posisi. Tapi Alex lebih besar cerdik dan juga jeli, atlet sepeda dengan syarat Spanyol itu akan melakukan manuver jikalau memang sebenarnya sudah ada dirasa tepat.

    Pertahanan Pecco pun goyah ketika Alex melakukan manuver di area lap keempat. Fromasi terdepan membentuk barisan Quartararo, Alex dan juga Pecco.

    Di lap 11, Alex kembali menunjukkan kecerdikannya dengan memanuver Quartararo pada tikungan pertama.

    Jawara MotoGP 2021 itu pun kemudian tak mampu untuk mampu memperkecil gap waktu dari Alex yang dimaksud seakan naik dengan cepat terdepan.

    Quartararo justru lebih banyak sibuk mengatasi manuver-manuver yang tersebut coba dijalankan oleh Pecco untuk merebut tempat kedua.

    Alex kemudian menjaga posisinya lalu finis paling depan dengan mencatatkan waktu 40 menit 56,374 detik.

    Di podium kedua ditempati oleh Quartararo. Sedangkan di tempat podium ketiga terdapat Bagnaia.

    Memasang mata

    Musim ini rasanya akan menjadi drama pertikaian antara Marquez bersaudara yang mana diprediksi akan saling sikut berebut gelar kejuaraan juara dunia MotoGP.

    Dua hari sebelumnya, Alex menunjukkan tekad yang disebutkan di dalam Sirkuit Jerez. Alex mampu memecahkan rekor catatan tercepat pada pertemuan kualifikasi GP Spanyol dengan mencatatkan waktu 1 menit 35,991 detik.

    Namun sang kakak tak ingin kalah dari sang adik. Beberapa jam kemudian, Marc tampil yang terdepan pada kompetisi sprint race GP Spanyol.

    Kemenangan Marc kali ini sekaligus menjadikannya menyamai rekor dari atlet sepeda Aprilia Racing Jorge Martin yang digunakan mencatatkan lima kemenangan berturut-turut di kompetisi sprint race.

    Di balapan utama, Alex lagi-lagi menunjukkan bahwa kecerdikannya mampu membawanya untuk membuka persaingan tangga juara menghadapi Marc.

    Alex meraih kemenangan GP perdananya musim ini sekaligus menjadi kemenangan pertamanya semenjak pemasaran ke kelas GP pada musim 2020 lalu.

    Setelah penantian selama lima musim berturut-turut, Alex mengungkapkan bahwa kemenangan perdana ini begitu istimewa bahkan menyamai peringkat juara dunia Moto2 serta Moto3 yang sempat diraihnya.

    Terlebih kemenangan ini terasa manis ketika dimenangkan dalam rute favoritnya yakni Sirkuit Jerez mengalahkan empu dari jalur ini sendiri yakni Quartararo lalu Bagnaia.

    "Jika anda bertanya untuk saya di tempat mana saya ingin mengungguli balapan MotoGP pertama saya, saya pasti akan menjawab Jerez," kata Alex Marquez.

    "Saya juga memenangi balapan Moto2 pertama saya di dalam sini, juga itu sudah ada istimewa. Tapi, mengungguli MotoGP (di sini) seperti berada pada level yang dimaksud berbeda. Maksud saya, saya ada dalam sana di tempat Tikungan 9 serta Tikungan 10 (bagian stadion) pasca bendera dikibarkan… Anda tahu, itu luar biasa," kata peserta balap jika Spanyol itu.

    Kemenangan ini juga terasa sangat spesial bagi Alex lantaran is baru sekadar merayakan ulang tahun pada 23 April lalu.

    Kado ulang tahun yang digunakan indah itu ditutup oleh Alex lewat selebrasi kemenangan dengan mengibarkan bendera ala matador pada rute Jerez.

    Persaingan juara

    Tambahan 25 poin melawan kemenangan di dalam GP Spanyol menempatkan Alex berada di area puncak klasemen menggeser kedudukan sang kakak, Marc.

    Marc yang dimaksud belaka mampu finis di area urutan ke-12 gagal untuk mempertahankan kembali kedudukan teratas di perebutan penghargaan juara.

    Alex pada saat ini menjadi pemimpin klasemen dengan meraih total 140 poin dari total lima grand prix, atau cuma unggul satu poin dari Marc yang tersebut menempati urutan kedua.

    Posisi Marquez bersaudara juga terus dibayangi oleh Pecco yang digunakan menempati tempat ketiga dengan mengoleksi 120 poin.

    Perayaan berhadapan dengan kemenangan ini tak menyebabkan Alex jumawa bahwa ia bisa saja bersaing menghadapi kakaknya maupun Pecco pada perebutan penghargaan juara musim ini.

    Dalam laporan Motorsport, Senin, peserta balap berusia 29 tahun itu menyatakan bukan ketika ditanya apakah menjadi salah satu kandidat favorit untuk meraih peringkat juara musim ini.

    Faktor yang dimaksud tentunya didasarkan pada Alex yang saat ini dipercaya untuk mengendarai motor independen Ducati Desmosideci GP24.

    Kelebihan Alex ketika ini yakni telah lama beradaptasi cukup lama lalu telah lama mengenal karakter dari Desmosideci GP24 yang dimaksud sudah ia gunakan sejak musim lalu.

    Faktor penghambatnya pada menempuh gelar kejuaraan juara yakni pengembangan Desmosideci GP24 itu sendiri yang digunakan tentunya tak akan mendapatkan berbagai kejutan apabila dibandingkan dengan Desmosideci GP25.

    Desmosideci GP25 pada waktu ini menjadi motor yang digunakan digunakan oleh Marc Marquez, Francesco Bagnaia, serta peserta balap Pertamina Enduro VR46 Racing Team Fabio Di Giannantonio.

    Alex mengakui ke depannya tidaklah akan ada berbagai pembaruan yang tersebut bisa jadi dicoba oleh timnya terhadap Desmosideci GP24.

    Sementara kelompok pabrikan Marc diperkirakan akan melakukan pengembangan penting untuk pertama kalinya terhadap Desmosideci GP25.

    Pembalap nomor 73 yang disebutkan tentunya harus cermat mengingat persaingan musim ini masih panjang lalu potensinya untuk dapat terus melanjutkan drama perebutan peringkat juara menghadapi Marc masih berlangsung.

    Terlebih Marc pada GP Amerika serta GP Spanyol tampak belum terlalu dapat memahami karakter Desmosideci GP25.

    Bisa hanya Alex menjadi antitesis dari sang kakak, Marc yang tersebut musim ini digadang-gadang akan segera meraih penghargaan juara dunia.

  • Marquez sadar akan bertarung dengan adiknya sendiri sampai akhir musim

    Marquez sadar akan bertarung dengan adiknya sendiri sampai akhir musim

    Ligapedia.news DKI Jakarta – Pembalap Ducati Marc Marquez sangat sadar akan bertarung dengan adiknya sendiri, Alex Marquez, untuk bersaing untuk tahta juara dunia MotoGP pada musim ini.

    “Saya pikir tahun lalu sangat membantunya sebab kami berbagi tim, dikarenakan kami saling membantu di tempat garasi yang tersebut sama, bekerja dengan cara yang mana sama," kata Marquez mendekati balapan dalam Jerez, Spanyol, akhir pekan ini, disitir dari Crash.

    “Tahun ini kami tetap saja menjalankan rutinitas yang dimaksud mirip seperti biasanya. Di rumah, kami saling membantu," lanjut dia.

    "Di lintasan, kami kemungkinan besar berbagi beberapa kiat, tetapi masing-masing dari kami bekerja dengan kelompok kami sendiri, mengikuti strategi teknis masing-masing, serta kemudian kami bertemu lagi di dalam lintasan, di tempat Q2 atau Sprint, berjuang untuk kemenangan MotoGP yang tersebut luar biasa," tambah dia.

    Setelah awal yang digunakan luar biasa di seragam merahnya bersatu regu selama Italia, Marquez dengan cepat menegaskan dirinya menjadi favorit juara musim ini setelahnya memenangi tujuh dari delapan balapan (sprint lalu balapan utama) musim ini.

    Namun, sejauh ini tidak Francesco Bagnaia yang dimaksud menjadi pesaing kuatnya, melainkan Alex yang digunakan mencatatkan tujuh kali finis kedua dan juga bahkan sempat mengatur klasemen setelahnya seri ketiga pada COTA.

    Marquez sekarang menjadi pemimpin klasemen sementara dengan 123 poin, unggul 17 poin dari adiknya yang mana berada di tempat kedudukan kedua dalam melawan Bagnaia.

    “Saya setiap saat sangat bangga dengan Alex, tentang bagaimana ia menangani berbagai hal selama bertahun-tahun juga sekarang ia menunjukkan apa yang mampu ia lakukan,” kata Marquez.

    Sementara itu, Alex yang masih berseragam Gresini menyatakan akan senang jikalau nantinya sampai akhir musim ia bertarung merebutkan juara dengan kakak kandungnya sendiri. Menurut dia, itu akan menjadi "masalah yang mana menyenangkan" apabila terwujud.

    "Yang pasti, itu akan menjadi kesulitan yang digunakan menyenangkan. Jadi sejujurnya, saya berharap sanggup mengatasi hambatan itu," kata Alex yang tiga tahun lebih banyak muda dari kakaknya itu.

  • Alex Marquez pecahkan all-time lap record di dalam Jerez

    Alex Marquez pecahkan all-time lap record di dalam Jerez

    Ligapedia.news DKI Jakarta – Pembalap Gresini Alex Marquez memecahkan all-time lap record dalam Sirkuit Jerez, Spanyol yang tersebut sebelumnya dipegang oleh peserta balap Ducati Francesco Bagnaia pada tahun 2024 dengan waktu 1 menit 36,025 detik.

    Alex memecahkan rekor yang digunakan dipegang Bagnaia pada pembukaan latihan (P) MotoGP Spanyol 2025 pada Jerez, Jumat, ketika ia menjadi yang dimaksud tercepat pada pertemuan itu dengan waktu 1 menit 35,991 detik.

    Pada sesi itu, putaran waktunya yang dimaksud mengalahkan Bagnaia dalam tempat kedua dengan selisih 0,103 detik juga atlet sepeda Pertamina Enduro VR46 Franco Morbidelli dengan selisih 0,162 detik.

    Di bawah ketiga peserta balap teratas itu, ada Marc Marquez, Fabio Quartararo, Fermin Aldeguer, Johann Zarco, Pedro Acosta, Fabio Di Giannantonio, kemudian Joan Mir. Kesepuluh atlet sepeda teratas pada pertemuan latihan ini dipastikan lolos ke kualifikasi 2 (Q2) untuk merebutkan kedudukan start di tempat 12 grid terdepan.

    Menjadi yang dimaksud tercepat di area pertemuan latihan menyempurnakan hari pertama Alex dalam Jerez pasca pada pembukaan sebelumnya, latihan bebas 1 (FP1), ia mengawasi sesi dengan mengalahkan kakaknya Marc Marquez lalu Fabio Quartararo di tempat sikap kedua lalu ketiga.

    Pada hari, para peserta balap akan melanjutkan pertemuan latihan bebas 2 (FP2) pada pukul 15.10-15.40 WIB. Mereka kemudian melanjutkan pada pukul 15.50-16.05 Waktu Indonesia Barat kemudian 16.15-16.30 Waktu Indonesia Barat untuk sesi kualifikasi 1 (Q1) kemudian Q2.

    Setelah sesi kualifikasi selesai, Sprint 12 lap akan dimainkan pada pukul 20.00 WIB. Sesi balapan utama 25 lap akan dijalankan keesokan harinya pada Mingguan (27/4) pukul 19.00 WIB.