Blog

  • Kejayaan Jake Paul Atas Mike Tyson Sudah Diatur, Hal ini Buktinya!

    Kejayaan Jake Paul Atas Mike Tyson Sudah Diatur, Hal ini Buktinya!

    ligapedianews.com Penggemar mengklaim kemenangan Jake Paul melawan Mike Tyson telah lama diatur setelahnya bukti rekaman baru pertarungan muncul. Cuplikan video yang dimaksud diklaim para penggemar membuktikan bahwa pertarungan yang disebutkan telah lama diatur di tempat atas.

    Mantan juara kelas berat tak terbantahkan, Mike Tyson, kembali dari masa istirahat profesionalnya selama 19 tahun untuk mengunci kemenangan berhadapan dengan sang bintang YouTube di pertarungan di dalam Texas, Hari Jumat lalu. Legenda tinju ini terlihat seperti 58 tahun yang dimaksud lalu ketika ia berjuang untuk memberikan ancaman serius juga mengalami kekalahan angka.

    Tampaknya Paul dapat sekadar mengalahkan Tyson yang mana dicintainya apabila ia dapat menekan lawannya. Namun beberapa penonton pertarungan yang disebutkan mengklaim bahwa rekaman baru yang dimaksud memperlihatkan Paul mengeluarkan kepalanya dari jalur pukulan kanan yang mana lambat dan juga telegrafis menunjukkan bahwa Tyson juga tiada terlalu kesulitan.

    Sebuah klip gerak lambat dari aksi bertahan Paul mulai beredar dalam media sosial, yang digunakan memicu klaim tak berdasar bahwa ia telah terjadi mencapai kesepakatan dengan Tyson. Dalam keterangan yang tersebut menyertai video tersebut, seseorang menulis di area X: “Kalau-kalau ada yang meragukan…”

    Yang lain berkata: “Jika itu nyata, Tyson akan menghancurkannya serta pergi dari dari ring pada waktu kurang dari 2 menit.”
    Dan yang mana lainnya berkata: “Itu kemungkinan besar adalah pukulan KO yang dimaksud jelas-jelas diadakan Tyson.”

    Ada juga yang berkomentar: “Dicurangi dengan sangat curang.”
    Yang lain menimpali: “Menarik pukulan?!”

    Tuduhan-tuduhan yang dimaksud dengan cepat menjadi perhatian Paul, yang tersebut mengeluarkan tanggapan pedas pada podcast Impaulsive milik saudara laki-laki Logan. Kata ‘The Problem Child’: “Orang-orang berkata, ‘Oh, itu curang lantaran lihatlah beliau di tempat menghadapi bantalan. Dia tidaklah melakukan hal ini di pertarungan.

  • Kalahkan Rekor Mike Tyson, Oliver McCall Petinju Tertua yang mana Memenangkan KO pada Usia 59 Tahun

    Kalahkan Rekor Mike Tyson, Oliver McCall Petinju Tertua yang mana Memenangkan KO pada Usia 59 Tahun

    ligapedianews.com Kalahkan rekor Mike Tyson , Oliver McCall petinju tertua yang tersebut menang KO dalam usia 59 tahun. Mantan juara kelas berat WBC Oliver McCall mencetak sejarah sebagai petinju tertua yang tersebut berkompetisi kemudian menang pada usia 59 tahun.

    Oliver McCall kembali dari masa istirahatnya selama lima tahun untuk memukul KO Stacy Frazier di dua ronde pada usia 59 tahun. Oliver McCall yang berasal dari Chicago pada masa kini membukukan rekor 60-14 (39 KO) di kariernya. McCall mencetak kemenangan TKO pada ronde kedua, yang mana membuatnya mengalahkan Frazier, veteran berusia 54 tahun yang digunakan kurang dikenal, pada Texas Troubadour Theatre, Nashville, Tennessee.

    Frazier, 16-23 (15 KO), memulai dengan baik pada ronde pertama, mendaratkan serangan bersih ke tubuh McCall – yang dimaksud lebih lanjut sejumlah menggunakan jab-nya. Saat McCall menyerang, pukulan kanannya yang digunakan keras menjatuhkan Frazier ke melawan kanvas.

    Pada ronde kedua, McCall menyerang Frazier serta mendaratkan pukulan kanan lainnya yang dimaksud mencetak knockdown kedua. Saat Frazier kembali berdiri, ia harus menerima sebuah hook kanan yang mana menggoyahkannya. Mccall mengejar juga mendaratkan kombinasi ke arah lawannya yang kali ini gagal mengalahkan hitungan juri.

    McCall yang digunakan sangat gembira menggambarkan kemenangannya sebagai sebuah berkah ketika ditanya tentang mengalahkan rekor pertarungan Mike Tyson pada usia 58 tahun. ”Sebenarnya, ini adalah rekor yang tersebut lebih besar besar sebab saya adalah orang pertama yang dimaksud pernah menjatuhkan juara kelas berat termuda di area dunia, yaitu Mike Tyson. Dan sekarang saya adalah orang tertua yang tersebut bertarung dan juga menang,” kata McCall pasca pertandingan.

    Kembalinya McCall merupakan respon cepat menghadapi kembalinya Mike Tyson melawan petinju yang digunakan pada masa kini menjadi YouTuber, Jake Paul, pada hari Hari Jumat lalu di area Texas. Tyson yang legendaris kalah nomor mutlak dari Paul yang berusia 27 tahun pada sebuah acara yang dimaksud terjual habis pada Stadion AT&T di dalam Arlington, Texas.

    McCall menjadi pemegang gelar kejuaraan kelas berat WBC pada bulan September 1994, ketika ia menghentikan juara pada waktu itu, Lennox Lewis, pada dua ronde. Dia berhasil mempertahankan gelar kejuaraan yang disebutkan sekali melawan Larry Holmes sebelum kehilangan penghargaan dari Frank Bruno setahun kemudian.

  • Shin Jae Won Bicara Tekanan Shin Tae-yong dan juga Doakan Timnas Indonesia Berhasil Piala Global 2026

    Shin Jae Won Bicara Tekanan Shin Tae-yong dan juga Doakan Timnas Indonesia Berhasil Piala Global 2026

    ligapedianews.com Shin Jae Won mengaku sangat bahagia dapat menyaksikan segera kemenangan Timnas Indonesia 2-0 melawan Arab Saudi dalam Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (19/11/2024). Putra dari Shin Tae-yong itu bahkan menyatakan kalau ayahnya pasti merasa sangat tertekan oleh sebab itu Skuad Garuda belum memetik kemenangan dalam Grup C fase ketiga Kualifikasi Piala Global 2026.

    Dua gol kemenangan Skuad Garuda dicetak lewat brace Marselino Ferdinan pada menit 32 juga 57. Hal ini merupakan poin perdana yang diraih Timnas Indonesia pada Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Planet 2026.

    Ditambah, ini juga kemenangan perdana Skuad Garuda melawan Arab Saudi. Hasil positif ini sekaligus membuka asa Jay Idzes dkk lolos Piala Planet 2026 semakin terjaga.


    “Saya sangat bahagia sanggup berada di dalam hari bersejarah sepak bola Indonesia. Ayah pasti merasa berbagai tekanan dalam pertandingan ini, tapi dengan keterampilan, beliau menunjukkan kemenangan sempurna, dan juga saya sangat bangga,” tulis Shin Jae Won di akun instagram pribadinya, Kamis (21/11/2024).

    Lebih lanjut, Shin Jae Won berharap Timnas Indonesia sanggup terus menjaga tren positifnya di tempat empat laga sisa Grup C. Dia yakin ayahnya dapat meningkatkan performa Skuad Garuda untuk bersaing pada perebutan tiket ke Piala Global 2026.

    “Semoga pada 4 pertandingan sisa kualifikasi Piala Global 2026 zona Asia, ayah juga regu dapat menunjukkan permainan yang tersebut bagus dan juga saya akan terus menggalang agar Indonesia bisa jadi lolos ke Piala Global 2026 Amerika Utara kemudian Tengah,” tutup Shin Jae Won.


    Jepang mengatur klasemen Grup C dengan 16 poin. Sementara Timnas Indonesia ketika ini duduk di area kedudukan tiga dengan koleksi enam poin, terpaut satu hitungan dari Australia di area sikap dua. Skuad Garuda punya poin yang dimaksud sejenis seperti Arab Saudi, Bahrain, dan juga China yang dimaksud menempati kedudukan empat sampai enam.

    Karena itu, Timnas Indonesia diharapkan bisa jadi mempertahankan hasil positif di area empat laga sisa Grup C guna menjaga asa ke Piala Global 2026. Sebab diketahui, dua regu teratas akan lolos langsung, sementara kelompok peringkat ketiga juga keempat akan kembali berjuang di tempat sesi keempat.

  • Biodata Oliver McCall, Petinju yang mana Memukul KO Lennox Lewis kemudian Ancam Polisi

    Biodata Oliver McCall, Petinju yang mana Memukul KO Lennox Lewis kemudian Ancam Polisi

    ligapedianews.com Oliver McCall merupakan petinju profesional Amerika Serikat. Ia mulai dikenal usai mengungguli sabuk juara kelas berat WBC pada 1994 dengan mencetak TKO melawan Lennox Lewis di area Stadion Wembley, 24 September 1994.

    Pada pertarungan yang mendebarkan itu, McCall yang tak diunggulkan berhasil mengurangi pukulan kanan khasnya dan juga menganvaskan Lewis. Lewis bangkit namun ia tidak ada stabil pada waktu berdiri, sehingga memaksa wasit untuk menghentikan pertarungan.

    Tahun berikutnya, McCall mempertahankan penghargaan melawan Larry Holmes sebelum kalah dari Frank Bruno. McCall juga dikenal akibat mengalami gangguan mental di tempat menghadapi ring selama pertandingan ulangnya dengan Lewis pada 1997.

    Kemenangan McCall berhadapan dengan Lewis menandai kembalinya Don King ke tampuk kekuasaan di area divisi kelas berat, lantaran tidaklah ada satu pun petinju di dalam kelompoknya yang mana mampu mengungguli penghargaan kelas berat sejak Mike Tyson kehilangannya pada 1990. Meskipun ada mengkritik dari kubu Lewis, editor Boxing Monthly Glynn Leach menunjukkan bahwa Lewis tampaknya baru sadar pasca pertarungan dihentikan: “Menurut pendapat semua orang yang digunakan saya ajak bicara dalam pinggir ring, tindakan itu benar.”

    McCall berhasil mempertahankan gelar kejuaraan pada pertarungan melawan mantan juara berusia 45 tahun Larry Holmes di tempat Las Vegas dengan kemenangan 115-112, 115-114, serta 114-113. Sebelum kembali ke London untuk menghadapi Frank Bruno pada 1995. Selama konferensi pers sebelum pertarungan, McCall mengklaim bahwa ia akan membalas dendam untuk Amerika pasca Gerald McClellan mengalami kerusakan otak setelahnya bertarung dengan Nigel Benn beberapa bulan sebelumnya.

    Tapi dewi keberuntungan tak berpihak pada McCall. Dia kalah dengan tindakan bulat dari Bruno. McCall kembali ke melawan ring 6 bulan pasca kehilangan gelarnya ketika beliau mengalahkan calon juara kelas berat WBC Oleg Maskaev pada waktu kurang dari 3 menit dengan pukulan tangan kanan. Sebulan kemudian, McCall mengalahkan James Stanton di 6 ronde.

    Ancam Bunuh Polisi

    Kendati Oliver McCall punya karier yang dimaksud cukup mengesankan dengan rekor 60 menang (39 KO) di 76 pertarungan yang digunakan dijalaninya. Namun karier The Atomic Bull diwarnai oleh beberapa masa rehabilitasi narkoba lalu penangkapan dikarenakan perilaku bukan tertib.

    McCall mencoba beberapa kali untuk kembali beraksi, meskipun upayanya berulang kali digagalkan oleh hambatan hukum. Pada Januari 2006, McCall ditangkap oleh polisi di dalam Nashville, Tennessee, yang mengungkapkan mereka harus menggunakan Taser pada McCall pasca ia mencoba melarikan diri dari petugas yang digunakan mencoba menangkapnya oleh sebab itu masuk tanpa izin pada sebuah kompleks perumahan umum.

  • Ragnar Oratmangoen Geregetan Kutukan SUGBK Belum Terpecahkan

    Ragnar Oratmangoen Geregetan Kutukan SUGBK Belum Terpecahkan

    ligapedianews.com Ragnar Oratmangoen merasa geregetan belum mengakhiri kutukan mencetak gol di dalam Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Padahal pada dua pertandingan fase Grup C Kualifikasi Piala Bumi 2026 zona Asia, melawan Negeri Sakura kemudian Arab Saudi, prospek menggetarkan gawang lawan cukup terbuka.

    Ragnar sampai pada waktu ini masih belum bisa saja mencatatkan namanya dalam papan skor ketika Timnas Indonesia berlaga dalam SUGBK. Tapi berbeda ketika pemain FC Dender itu bermain pada laga tandang bersatu Timnas Indonesia.

    Ragnar diketahui telah mencetak dua gol di dua laga tandang Skuad Garuda pada Kualifikasi Piala Global 2026 Zona Asia. “Tentu saja, saya seseorang penyerang serta kami harus mencetak prospek yang kami dapatkan. Saya pikir pada pertandingan terakhir, saya mempunyai kesempatan yang dimaksud sangat besar sehingga saya seharusnya bisa saja mencetak gol,” kata Ragnar, Kamis (21/11/2024).

    Ragnar mengakui bahwa dirinya masih penasaran mencetak gol di tempat SUGBK. Meski begitu, ia tak patah semangat lalu akan terus mengevaluasi diri agar dapat merayakan golnya pada hadapan Garuda Fans, khususnya di dalam SUGBK.

    “Hari ini saya juga mendapat beberapa potensi yang dimaksud sebenarnya dapat saya lakukan dengan tambahan baik, tapi saya belajar. Saya setiap saat menontonnya kembali kemudian berharap dapat mencetak gol di tempat GBK pada pertandingan-pertandingan mendatang,” ujar Ragnar.

    Kendati gagal mencetak gol, Ragnar turut senang sukses mencetak satu assist untuk gol pertama Marselino Ferdinan di dalam laga kontra Arab Saudi. Menurutnya, orang penyerang tak hanya saja sebatas mencetak gol untuk berkontribusi untuk tim.

    “Saya senang ada orang lain yang tersebut mengambil aksi hari ini untuk mencetak gol bagi tim. Itulah yang digunakan menimbulkan saya sangat senang,” pungkas Ragnar.

  • 3 Tim yang digunakan Tak Terkalahkan di dalam Babak 3 Kualifikasi Piala Planet 2026 Zona Asia

    3 Tim yang digunakan Tak Terkalahkan di dalam Babak 3 Kualifikasi Piala Planet 2026 Zona Asia

    ligapedianews.com Tiga kelompok mencatatkan rekor tak terkalahkan pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Planet 2026 Zona Asia. Iran (Grup A), Korea Selatan (Grup B), dan juga Negeri Sakura (Grup C) masih menunjukkan performa impresif dengan catatan tak terkalahkan hingga pertandingan keenam.

    Iran, Korea Selatan, juga Negeri Matahari Terbit dipastikan lolos ke fase keempat Kualifikasi Piala Bumi 2026 zona Asia. Bahkan ketiga pasukan yang dimaksud mampu hanya merebut tiket lolos otomatis ke Piala Bumi 2026 jikalau mampu tampil konsisten di area empat laga tersisa.

    Saat ini Iran kemudian Jepun sama-sama mengoleksi 16 poin dari lima kali menang dan juga sekali imbang. Tapi apabila memmbandingkan dua regu raksasa Asia, kelompok berjuluk Samurai Biru di dalam melawan kertas lebih lanjut unggul.

    Dari enam pertandingan yang dimaksud telah dimainkan, Negeri Matahari Terbit membukukan 22 gol dan juga dua kali kebobolan. Sementara Iran baru mengoleksi 12 gol juga lima kali kebobolan.

    Sementara Korea Selatan sejauh ini telah menghimpun 14 poin dari empat kali menang juga dua kali. Berbeda dengan Iran dan juga Jepang, potensi Taeguk Warriors lolos dengan segera ke Piala Global 2026 terbilang menemui rintangan.

    Sebab, ada dua pasukan lain pada bawahnya yakni Irak serta Yordania yang mana sudah ada menghimpun 11 poin juga sembilan angka. Sehingga dengan empat laga tersisa dalam putaran ketiga Kualifikasi Piala Bumi 2026 zona Asia, persaingan perebutan tiket segera ke Piala Planet 2026 masih memanas.

    3 Tim Tak Terkalahkan

    Grup A

    Iran: 16 Poin (5 Berhasil dan juga 1 Imbang)

    Grup B

    Korea Selatan: 14 Poin (4 Memenangkan dan juga 2 Imbang)

    Grup C

    Jepang: 16 Poin (5 Berhasil lalu 1 Imbang)

  • Babak Grand Finale SKF Road to Gothia Cup 2025 Siap Digelar dalam Jakarta, 20 Tim Unjuk Kebolehan

    Babak Grand Finale SKF Road to Gothia Cup 2025 Siap Digelar dalam Jakarta, 20 Tim Unjuk Kebolehan

    ligapedianews.com Penyelenggaraan Meet the World With SKF Road to Gothia Cup 2025 sudah menyelesaikan sesi regional. Tercatat, ada 20 pasukan yang digunakan unjuk kualitas untuk bersaing untuk tiket ke kejuaraan anyar Gothia Cup 2025.

    Sebelumnya telah dijalankan terlebih dahulu sesi regional yang mana diselenggarakan di area enam kota yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Solo, Makassar, serta Pekanbaru. Hasilnya, sebanyak 20 pasukan sudah ada menegaskan lolos ke sesi Grand Finale yang dimaksud akan diselenggarakan di tempat Stadion ASIOP, Cempaka Putih, Ibukota Indonesia Pusat, pada 23-24 November 2024.

    Tim yang tersebut berhasil melaju ke fase Grand Finale dari regional DKI Jakarta adalah ASIOP, Nawasena FC, Cipta Cendikia, juga Labskill. Sementara itu, regional Bandung ada Akademi Persib Cimahi Biru, RMIFA Merah, Star Warriors FA, serta Akademi Persib Cimahi Putih.

    Dari regional Surabaya diwakili Diklat Reklamindo Perkotaan Batu, Farfaza FC Perkotaan Surabaya, Diklat Gama Perkotaan Malang, kemudian FORSGI Sidoarjo. Kemudian ada G Soccer, Diklat Wajar, Mars Merah, serta Mataram Utama dari regional Solo. Untuk duta dari regional Makassar ada SSB Hasanudin Red kemudian FORSGI Lamasi, dan juga perwakilan regional Pekanbaru adalah Bintang Timur Payakumbuh lalu Duri Galaxy Riau.

    “Selamat untuk semua pasukan yang digunakan berhasil lolos ke sesi Grand Finale di dalam Jakarta. Saya berharap seluruh pasukan tetap saja menjunjungtinggi sportivitas ketika berjuang dalam sesi Grand Finale dikarenakan itu sesuai dengan nilai-nilai positif yang ditanamkan Meet the World With SKF Road to Gothia Cup 2025, yaitu Teamwork, Sportsmanship, Fair Play, Leadership, Character Development, juga Friendships. Jadi selamat berjuang di dalam sesi Grand Finale,” kata Satheswaran Mayachandran, Presiden Director SKF di area Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (20/11/2024).

    Dalam fase Grand Finale, 20 kelompok yang disebutkan dibagi di empat grup dengan masing-masing grup dihuni lima tim. Menerapkan sistem setengah kompetisi, juara lalu runner-up masing-masing grup lolos ke putaran 8 besar. Pada sesi 8 besar akan menerapkan sistem gugur hingga final. Lama pertandingan selama fase Grand Finale ini adalah 2×10 menit.

    Sementara itu, Menteri Pemuda dan juga Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Dito Ariotedjo, merespons positif dengan baik turnamen SKF Road to Gothia Cup 2025. Menurutnya, turnamen ini sangat bermanfaat bagi pembinaan usia muda di area Indonesia.

    “Ini inisiatif yang sangat baik, tanpa ada pembinaan usia muda seperti ini, tidaklah ada regenerasi serta Timnas yang digunakan kuat di area masa depan. Pembentukan usia dini, kesempatan terciptanya opportunity, menggantikan para senior-senior di tempat Timnas,” tutur Menpora Dito.

    “Saya berterima kasih untuk SKF, Perusahaan besar yang tersebut mendukung. Saya berharap SKF, tiada belaka berkontribusi pada sepak bola, tetapi membantu di tempat cabor-cabor lainnya dalam Indonesia. Ke depan, Kemenpora melakukan terobosan dengan menggandeng pihak swasta untuk berinvestasi memberikan kontribusi terhadap olahraga Indonesia. Semoga hal ini dapat terwujud,” sambungnya.

    Kabar baiknya, pihak pelaksana merencanakan untuk menambah kuota pemain yang akan diberangkatkan ke Gothia Cup 2025. Hal itu diungkapkan Chandra Syahriar selaku pemimpin Cantrik ACL, pihak pengurus Meet the World With SKF di dalam Indonesia.

  • Jadwal Lengkap lalu Link Nonton FIBA Asia Cup 2025 Qualifiers di area Vision+

    Jadwal Lengkap lalu Link Nonton FIBA Asia Cup 2025 Qualifiers di area Vision+

    ligapedianews.com FIBA Asia Cup 2025 Qualifiers siap menjadi sajian olahraga yang ditunggu-tunggu para penggemar basket di area Asia. Sebagai salah satu kompetisi bola basket terbesar, turnamen ini mempertemukan tim-tim nasional terbaik dari seluruh Asia untuk bersaing di pertandingan yang digunakan penuh gengsi. Streaming semua pertandingan FIBA Asia Cup 2025 dengan klik di area di lokasi ini .

    Babak kualifikasi ini menjadi langkah penting bagi negara-negara kontestan untuk menjamin tempat di area FIBA Asia Cup 2025. Persaingan diprediksi akan berlangsung ketat, dengan berbagai regu berambisi mencatatkan sejarah baru pada panggung bola basket Asia. Tidak belaka itu, kompetisi ini juga menjadi turnamen untuk menyaksikan aksi pemain bintang yang siap memberikan penampilan terbaik mereka.

    Tim-tim raksasa seperti China, Jepang, lalu Korea Selatan yang digunakan dikenal dengan permainan dominan mereka, akan berhadapan dengan tim-tim lain yang tak kalah ambisius. Negara-negara seperti Indonesia, Filipina, lalu Iran diprediksi akan memberikan perlawanan sengit untuk membuktikan bahwa merekan layak berada di area puncak kompetisi basket Asia.

    Bagi pasukan Indonesia, fase kualifikasi ini menjadi momen krusial untuk memperlihatkan perkembangan permainan mereka. Untuk kamu penggemar basket streaming pada Vision+, simak jadwal Lengkap FIBA Asia Cup 2025 Qualifiers berikut:

    Kamis, 21 November 2024

    17.30 Waktu Indonesia Barat : Indonesia vs Korea (SPORTSTARS)
    18.30 Waktu Indonesia Barat : Filipina vs New Zealand (V+ Live 4)
    19.00 Waktu Indonesia Barat : Thailand vs Australia (SPORTSTARS 2)

    Jumat, 22 November 2024

    07.00 Waktu Indonesia Barat (DELAY) : Negeri Matahari Terbit vs Mongolia (SPORTSTARS)
    19.30 Waktu Indonesia Barat : India vs Qatar (SPORTSTARS 2)
    23.00 Waktu Indonesia Barat : Jordan vs Iraq (SPORTSTARS)
    23.00 Waktu Indonesia Barat : Bahrain vs Syria (V+ Live 4)
    23.45 Waktu Indonesia Barat : Palestina vs Saudi Arabia (SOCCER)
    Nonton dengan klik di area di tempat ini .

    Sabtu, 23 November 2024

    07.00 Waktu Indonesia Barat (DELAY) : Chinese Taipei vs Hongkong (SPORTSTARS)

    Minggu, 24 November 2024
    07.00 Waktu Indonesia Barat (DELAY) : China vs Guam (SPORTSTARS)
    12.00 Waktu Indonesia Barat : Guam vs Negeri Sakura (V+ Live 4)
    14.00 Waktu Indonesia Barat : Mongolia vs China (V+ Live 4)
    13.00 Waktu Indonesia Barat : Korea vs Australia (SPORTSTARS 2)
    17.00 Waktu Indonesia Barat : Indonesia vs Thailand (SPORTSTARS)
    18.30 Waktu Indonesia Barat : Filipina vs Hongkong (SPORTSTARS 2)
    Nonton dengan klik dalam di sini .

    Senin, 25 November 2024

    13.00 Waktu Indonesia Barat : New Zealand vs Chinese Taipei (SPORTSTARS)
    18.45 Waktu Indonesia Barat : Palestine vs Jordan (SPORTSTARS)
    Selasa, 26 November 2024
    02.00 Waktu Indonesia Barat : Lebanon vs Suriah (SPORTSTARS)
    15.00 Waktu Indonesia Barat (DELAY) : Uni Emirat Arab vs Bahrain (SPORTSTARS)

    Streaming di dalam Vision+ dengan langganan paket Premium Sports seharga Rp40.000,- lalu kamu sanggup akses dua perangkat secara bersamaan! Tunggu apa lagi? Download Vision+ di area AppStore atau PlayStore sekarang.

    Vision+, Unlimited Entertainment
    #visionplus #FIBA #SPORTS

  • 3 Calon Pengganti Justin Hubner ketika Timnas Indonesia Melawan Australia Maret 2025, Nomor Terakhir Paling Dinanti

    3 Calon Pengganti Justin Hubner ketika Timnas Indonesia Melawan Australia Maret 2025, Nomor Terakhir Paling Dinanti

    ligapedianews.com Tiga calon pengganti Justin Hubner yang digunakan absen ketika Timnas Indonesia melawan Australia pada Maret 2025 mendatang akan dibahas di tempat artikel ini. Salah satunya pemain yang tersebut telah dirindukan pendukung skuad Garuda sejak beberapa waktu terakhir.

    Timnas Indonesia dipastikan kehilangan dua pemain penting di lanjutan putaran ketiga Grup C Kualifikasi Piala Planet 2026 Zona Asia. Keduanya adalah Justin Hubner juga Ragnar Oratmangoen.

    Pada sisi Hubner, ia absen lantaran diganjar kartu merah pada waktu Timnas Indonesia menang 2-0 melawan Arab Saudi pada Selasa (19/11/2024) dalam Gelora Bung Karno (GBK). Berikut ini beberapa calon penggantinya yang digunakan bisa jadi dipertimbangkan instruktur Shin Tae-yong.

    Calon Pengganti Justin Hubner pada waktu Timnas Indonesia Melawan Australia Maret 2025

    1. Mees Hilgers

    Mees Hilgers sempat absen pada dua pertandingan terakhir Timnas Indonesia melawan Negeri Sakura dan juga Arab Saudi dikarenakan dibekap cedera. Pada kedua laga itu, posisinya digantikan Justin Hubner.

    Pada Maret 2025 nanti, Hilgers seharusnya telah bisa saja pulih dari cederanya. Alhasil, ia seharusnya bisa saja kembali ke starting eleven kemudian mengisi satu slot di area tempat bek tengah.

    Sementara ini, Hilgers telah dilakukan bermain sebanyak 2 pertandingan sama-sama Timnas Indonesia. Masing-masing pada lanjutan putaran ketiga Grup C Kualifikasi Piala Planet 2026 Zona Asia, tepatnya ketika ditahan imbang Bahrain dan juga dikalahkan China.

    2. Muhammad Ferarri

    Apabila Hilgers belum memungkinkan tampil, Ferarri dapat menjadi satu pilihan lain. Di skuad Timnas Indonesia pada waktu ini, penggawa Persija Ibukota itu merupakan salah satu bek sedang yang dimiliki Shin Tae-yong.

    Namun, lain halnya apabila STY mempertimbangkan memanggil bek sedang lain seperti Wahyu Prasetyo misalnya. Selain itu, ahli jika Korea Selatan yang disebutkan juga bisa jadi memasang Calvin Verdonk atau Nathan Tjoe A-On pada tempat tersebut.

    3. Elkan Baggott

    Elkan Baggott telah beberapa waktu menghilang dari Timnas Indonesia. Terakhir kali, ia tampil dengan skuad senior Garuda pada Piala Asia 2023, tepatnya pada waktu digulung Australia 0-4 pada sesi 16 besar.

    Setelahnya, Elkan seakan menghilang kemudian tak pernah masuk Timnas Indonesia lagi. Terlepas dari beragam isu yang tersebar, bukan menghentikan kemungkinan suatu hari nanti Shin Tae-yong kembali memanggil bek jangkung tersebut.

    Mengingat absennya Hubner pada Maret 2025 nanti, STY sanggup mempertimbangkan memanggil Elkan kembali. Hal ini mampu tentunya sanggup menambah kekuatan Timnas Indonesia yang sedang berjuang untuk lolos ke Piala Global 2026.

    Itulah beberapa calon pengganti Justin Hubner yang digunakan absen pada waktu Timnas Indonesia melawan Australia pada Maret 2025.

  • Hasil Piala AFF Putri 2024: Timnas Futsal Putri Indonesia Rebut Kedudukan Ketiga

    Hasil Piala AFF Putri 2024: Timnas Futsal Putri Indonesia Rebut Kedudukan Ketiga

    ligapedianews.com Timnas Futsal Putri Indonesia merebut tempat ketiga Piala AFF Putri 2024. Hasil positif itu diraih usai mengalahkan Myanmar dengan skor 4-1 di area PSC PhilSports Arena, Kamis (21/11/2024).

    Timnas Futsal Putri Indonesia berhasil unggul lebih besar dahulu menghadapi Myanmar pada awal sesi pertama. Kepastian itu setelahnya Fitriya Hilda mampu menjebol gawang lawan.

    Semenjak tertinggal, Myanmar mencoba memberikan perlawanan di laga itu. Namun, Timnas Futsal Putri Indonesia masih cukup kokoh menghalau serangan yang datang.

    Skuad Garuda Pertiwi -julukan Timnas Futsal Indonesia- mampu menggandakan keunggulan pada menit ke-7. Gol itu kali ini diciptakan oleh Dinar Kartika.

    Sampai akhir sesi pertama tidak ada ada tambahan gol lagi pada laga itu. Sementara waktu, Timnas Futsal Putri Indonesia masih unggul 2-0 berhadapan dengan Myanmar

    Di sesi kedua, Timnas Futsal Putri Indonesia mendominasi permainan menghadapi pasukan lawan pada awal sesi kedua. Sebab, mereka itu secara langsung menggempur pertahanan Myanmar untuk mencetak gol tambahan.

    Timnas Futsal Indonesia berhasil menambah dua gol pada sesi kedua, yakni lewat Fitri Rosdiana lalu Karmen Karath. Sementara itu, Myanmar hanya saja mampu mencetak satu gol saja.

    Skuad Merah-Putih pun berhasil mempertahankan keunggulan 4-1 berhadapan dengan regu lawan sampai dengan akhir laga. Kemenangan gemilang itu menyebabkan merek merebut sikap ketiga.