Blog

  • Pemain kunci juga jadwal pertandingan Thailand dalam Grup A Piala AFF

    Pemain kunci juga jadwal pertandingan Thailand dalam Grup A Piala AFF

    LIgapedianews.com Ibukota – Timnas Thailand sudah lama menjadi kekuatan dominan di dunia sepak bola Asia Tenggara. Keunggulan mereka tampak jelas dalam berbagai aspek, khususnya pada event Piala AFF.

    Hingga ketika ini, Thailand memegang rekor sebagai pasukan paling sukses di sejarah kompetisi tersebut. Mereka berhasil mengoleksi tujuh penghargaan juara, sebuah pencapaian yang digunakan sulit ditandingi oleh negara-negara lain di area kawasan ini.

    Mereka adalah juara bertahan di dua edisi terakhir juga hanya saja sekali gagal menyebabkan pulang trofi pada lima edisi terbaru, yakni pada 2018 ketika penghargaan yang dimaksud berhasil direbut oleh Vietnam.

    Dari total 14 edisi yang tersebut sudah ada berlangsung, Thailand tetap saja menjadi regu tersukses dengan koleksi tujuh gelar kejuaraan juara dalam kejuaraan yang mana dulu dikenal dengan nama Piala Tiger.

    Pada edisi ke-15 ini, Thailand akan memulai perjalanan mereka itu dalam Grup A. Tim Gajah Perang dijadwalkan melakoni dua laga kandang, yaitu melawan Negara Malaysia pada 14 Desember juga menghadapi Kamboja pada 20 Desember.

    Selain itu, merek juga akan menjalani dua pertandingan tandang, masing-masing melawan Timor Leste pada 8 Desember serta Singapura pada 17 Desember.

    Thailand telah terjadi merilis daftar 26 pemain yang dimaksud akan menguatkan pasukan merekan untuk Piala AFF 2024. Dari skuad ini, empat pemain bermain pada luar negeri, menambah kekuatan kelompok dengan pengalaman internasional mereka. Berikut adalah daftar lengkap pemain yang mana dipilih:

    Kiper

    • Korakot Phipatnadda (Rayong FC)
    • Kamphon Pathamarakkul (Ratchaburi FC)
    • Patiwat Khammai (True Bangkok United)

    Bek

    • Kritsada Nontharat (True Bangkok United)
    • James Burredford (Uthai Thani FC)
    • Jonathan Khemdee (Ratchaburi FC)
    • Chalermsak Aukkee (Port Authority FC)
    • Thitathorn Aksornsri (Uthai Thani FC)
    • Nicholas Mickelson (OB Odense, Denmark)
    • Pansa Hemviboon (Buriram United)
    • Suphanan Bureerat (Port Authority FC)
    • Saringkar Promsupa (Sukhothai FC)
    • Abhisit Soradha (Ratchaburi FC)

    Gelandang

    • Ben Davis (Uthai Thani FC)
    • Peeradon Chamrasamee (Port Authority FC)
    • Worachit Kanitsribampen (Port Authority FC)
    • William Wedercher (Uthai Thani FC)
    • Weerathep Pomphan (True Bangkok United)
    • Supachok Sarachat (Consadole Sapporo, Jepang)
    • Seksan Ratree (Buriram United)
    • Anan Yodsangwal (Lamphun Warriors)
    • Akaraphong Pumwisat (Lamphun Warriors)
    • Ekanit Panya (Urawa Red Diamonds, Jepang)

    Penyerang

    • Teerasak Phaimai (Port Authority FC)
    • Patrik Gustavsson (Nara Club, Jepang)
    • Suphanat Mueantha (Buriram United)

  • Skuad awal Singapura untuk Piala AFF, fokus pada pemain lokal

    Skuad awal Singapura untuk Piala AFF, fokus pada pemain lokal

    LIgapedianews.com DKI Jakarta – Timnas Singapura mengambil langkah berbeda pada ASEAN Championship atau Piala AFF 2024 dengan hanya sekali mengandalkan penggawa lokal tanpa melibatkan pemain naturalisasi.

    Meski begitu, ambisi besar tetap saja mereka itu bawa ke pertandingan ini, dengan target untuk tampil kompetitif melawan tim-tim terbaik di tempat Asia Tenggara.

    Menurut rilis resmi Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) pada Hari Sabtu (30/11), daftar 30 pemain yang dipanggil sepenuhnya berasal dari Singapore Premier League, liga domestik utama dalam negara tersebut.

    Klub Tampines Rovers menyumbang pemain terbanyak dengan sembilan nama, sementara Lion City Sailor berada dalam kedudukan kedua dengan delapan pemain. Langkah ini menunjukkan keyakinan instruktur Tsutomu Ogura terhadap bakat lokal untuk menghadirkan Singapura bersaing di tempat level regional juga merancang pondasi untuk masa depan sepak bola nasional.

    Sejak awal Piala AFF, Singapura sudah pernah menjadi salah satu dari empat negara yang berhasil meraih gelar kejuaraan juara. Dengan koleksi empat trofi (1998, 2004, 2007, serta 2012), Singapura mendekati Thailand yang tersebut menjadi pemegang rekor dengan tujuh gelar.

    Meskipun Thailand mendominasi pertandingan ini, Singapura menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing di tempat tingkat tertinggi Asia Tenggara. Tahun 2024 menjadi kesempatan bagi The Lions untuk mengejar ketertinggalan dari rivalnya, teristimewa dengan fokus pada pemain lokal yang digunakan diyakini dapat menghadirkan merek kembali ke puncak kejayaan.

    Berikut daftar pemain sementara Timnas Singapura untuk Piala AFF 2024, lengkap dengan sikap serta klub asal. Skuad ini terdiri dari 30 pemain yang tersebut nantinya akan dipangkas menjadi 26 sesuai kuota turnamen.

    Kiper

    • Izwan Mahbud (Lion City Sailors)
    • Syazwan Buhari (BG Tampines Rovers)
    • Rudy Khairullah (Geylang International)

    Bek

    • Shakir Hamzah (Geylang International)
    • Nazrul Nazari (Hougang United)
    • Amirul Adli (BG Tampines Rovers)
    • Christopher van Huizen (Lion City Sailors)
    • Ryhan Stewart (Albirex Niigata Singapore)
    • Lionel Tan (Lion City Sailors)
    • Nur Adam Abdullah (Young Lions)
    • Irfan Najeeb (BG Tampines Rovers)
    • Ryaan Sanizal (Young Lions)
    • Jordan Emaviwe (Balestier Khalsa)
    • Raoul Suhaimi (Young Lions)

    Gelandang

    • Hariss Harun (Lion City Sailors)
    • Shahdan Sulaiman (Hougang United)
    • Anumanthan Kumar (Lion City Sailors)
    • Shah Shahiran (BG Tampines Rovers)
    • Hami Syahin (Lion City Sailors)
    • Glenn Kweh (BG Tampines Rovers)
    • Joel Chew (BG Tampines Rovers)
    • Kyoga Nakamura (BG Tampines Rovers)
    • Farhan Zulkifli (Hougang United)
    • Naqiuddin Eunos (Geylang International)
    • Syed Firdaus Hassan (Albirex Niigata Singapore)

    Striker

    • Faris Ramli (BG Tampines Rovers)
    • Shawal Anuar (Lion City Sailors)
    • Taufik Suparno (BG Tampines Rovers)
    • Iqbal Hussain (Geylang International)
    • Abdul Rasaq Akeem (Lion City Sailors)

    Daftar ini menunjukkan dominasi klub-klub seperti BG Tampines Rovers lalu Lion City Sailors yang menjadi penyumbang pemain terbanyak untuk skuad The Lions. Keputusan akhir tentang pemain yang tersebut akan berangkat akan diputuskan mendekati turnamen.

  • Sejarah ASEAN Cup beserta daftar juaranya

    Sejarah ASEAN Cup beserta daftar juaranya

    LIgapedianews.com DKI Jakarta – ASEAN Cup atau yang mana mempunyai nama resmi ASEAN Mitsubishi Electric Cup, dulunya dikenal dengan nama Piala AFF adalah pertandingan sepak bola terbesar kemudian terpopuler antar negara di dalam kawasan Asia Tenggara.

    Turnamen ini diselenggarakan oleh Federasi Sepak Bola ASEAN, yaitu AFF (ASEAN Football Federation) dan juga pertama kali diselenggarakan pada tahun 1996.

    Sejak ketika itu, Piala AFF menjadi turnamen bergengsi untuk negara-negara anggota ASEAN di menunjukkan kemampuan sepak bola mereka.

    Sejarah singkat ASEAN Cup

    ASEAN Cup atau Piala AFF pertama kali diadakan di dalam Singapura pada tahun 1996 dengan sponsor utama dari perusahaan bir dengan syarat Singapura, yakni Tiger Beer, sehingga pada edisi awal pertandingan ini dikenal sebagai "Piala Tiger".

    Turnamen ini didirikan oleh enam negara kontestan pada edisi perdananya, yaitu Brunei, Filipina, Indonesia, Malaysia, Singapura, dan juga Thailand. Negara Asean lain yang dimaksud juga tampil sebagai pasukan undangan adalah Kamboja, Laos, Myanmar, juga Vietnam.

    Saat itu, Thailand berhasil menjadi juara pasca mengalahkan Tanah Melayu dalam partai final dengan skor satu gol tanpa balas berkat gol yang tersebut dicetak oleh Kiatisuk Senamuang.

    Kesuksesan Piala Tiger edisi perdana menghasilkan kejuaraan ini terus mengalami perkembangan pada kualitas kompetisi kemudian penyelenggaraannya berlanjut di area edisi berikutnya

    Pada tahun 2007, Tiger Beer menghentikan sponsorship merek serta nama kompetisi berubah menjadi Piala AFF (AFF Championship).

    Sejak ketika itu, pertandingan ini juga mulai mendapatkan perhatian lebih tinggi besar dari penggemar sepak bola dalam seluruh kawasan, lalu menjadi salah satu kompetisi regional yang tersebut paling dinantikan pada Asia Tenggara.

    Nama pertandingan ini beberapa kali mengalami inovasi terkait sponsor, mulai dari AFF Suzuki Cup sejak 2008 hingga 2020, kemudian AFF Mitsubishi Electric Cup pada tahun 2022 lalu ASEAN Mitsubishi Electric Cup pada kompetisi terbaru dalam tahun 2024 ini.

    Format turnamen

    Awalnya, Piala AFF menggunakan format kejuaraan round-robin pada sesi grup, kemudian dua regu teratas melaju ke putaran semifinal lalu final.

    Seiring berjalannya waktu, format kompetisi sedikit berubah, khususnya pada fase semifinal dan juga final yang tersebut pada masa kini menggunakan format home and away (tandang juga kandang), juga memberikan keuntungan bagi regu dengan hasil terbaik.

    Kompetisi ini diadakan setiap dua tahun sekali juga menjadi wadah bagi negara-negara ASEAN untuk mengembangkan peluang sepak bola negara mereka.

    Daftar juara Piala AFF

    Sejak pertama kali digelar, ada beberapa negara yang mendominasi kejuaraan ini, yaitu Thailand dengan tujuh peringkat juara dan juga Singapura yang mana empat kali juara.

    Selain Thailand serta Singapura yang berhasil mendominasi, negara lain seperti Vietnam lalu Tanah Melayu juga pernah merasakan kejayaan di area kompetisi ini, masing-masing dengan dua peringkat untuk Vietnam kemudian satu penghargaan untuk Malaysia.

    Berikut adalah daftar juara Piala AFF dari edisi pertama hingga yang digunakan terbaru:

    • 1996: Thailand
    • 1998: Singapura
    • 2000: Thailand
    • 2002: Thailand
    • 2004: Singapura
    • 2007: Singapura
    • 2008: Vietnam
    • 2010: Malaysia
    • 2012: Singapura
    • 2014: Thailand
    • 2016: Thailand
    • 2018: Vietnam
    • 2020: Thailand
    • 2022: Thailand

    Perkembangan terbaru

    Piala AFF terus mengalami peningkatan, baik dari segi penyelenggaraan maupun kualitas kompetisi. Pada edisi terakhir pada tahun 2022, Thailand kembali menunjukkan dominasinya dengan meraih gelar kejuaraan ketujuh mereka.

    Pada edisi terbaru dalam tahun 2024, pertandingan ini juga mulai diperkuat oleh peserta naturalisasi kemudian kelompok etnis yang tersebar di berbagai negara dari setiap negara yang digunakan menambah daya saing dalam antara partisipan turnamen.

    Piala AFF atau ASEAN Cup 2024 akan dimulai pada 8 Desember hingga 5 Januari 2025.

    Dengan sejarah panjang kemudian rivalitas yang mana semakin ketat di dalam kawasan Asia Tenggara, Piala AFF telah dilakukan menjadi simbol kebanggaan sepak bola ASEAN serta terus menginspirasi generasi pemain lalu penggemar sepak bola dalam seluruh wilayah ini.

  • Indonesia Junior League 2024 Terwujud Digelar, Ajang Jaring Bibit Pesepak Bola Muda

    Indonesia Junior League 2024 Terwujud Digelar, Ajang Jaring Bibit Pesepak Bola Muda

    Ligapedianews.com – JAKARTA – Babak grand final Indonesia Junior League (IJL) 2024 yang mana menghadirkan semangat kompetisi juga perayaan bakat sepak bola usia dini sukses dilakukan di dalam Lapangan Bola Yonif Mekanis 201 Jaya Yudha, Ibukota Indonesia Timur, pada akhir pekan lalu. Sebanyak 1.200 peserta, termasuk para pemain, pelatih, serta pendukung, memadati acara puncak ini untuk menyaksikan aksi memukau dari 8 kelompok U10 lalu 8 pasukan U12 yang mana berjuang berkompetisi merebut peringkat juara.

    Di kategori U-10, FFF Academy tampil sebagai juara Championship Series, mengungguli Tunas Ibukota pada sikap runner-up. Sementara Indonesia Muda Utara serta ISA MB menempati kedudukan ketiga dan juga keempat.

    Sedangkan dalam Plate Series, Java Soccer Academy meninggalkan sebagai juara, dihadiri oleh oleh Prima Soccer School, Surya Bakti Cilegon, juga Brazilian SS Serpong. Penghargaan individu diberikan terhadap Gabrian Alvaro (Village FS) sebagai Top Scorer, Dhaneswara Aryasuta (FFF Academy) sebagai Best Player, Syafiq Ibrahim (Tunas Jakarta) sebagai Best Goalkeeper, dan juga Dimas Yogo (FFF Academy) sebagai Best Coach.

    Sementara itu, kategori U-12 menghadirkan ISA MB sebagai pemenang Championship Series, dengan Pantera Subang sebagai runner-up. Kemudian ABZ FA dan juga Maesa di area peringkat ketiga serta keempat.

    Dalam Plate Series kelompok umur ini, Tunas Muda Cibitung meraih juara pertama, dihadiri oleh oleh Putra Agung, Surya Bakti Cilegon, dan juga Indonesia Muda Utara. Penghargaan individu diraih oleh M Azmi (Tunas Muda Cibitung) sebagai Top Scorer, Alba Cavani (ISA MB) sebagai Best Player, Ayi Maulana (Pantera Subang) sebagai Best Goalkeeper, serta Viqi Dwi (ISA MB) sebagai Best Coach.

    Distribusi peringkat yang merata ini mencerminkan keberagaman talenta muda berbakat dari berbagai daerah. Selain itu juga menguatkan peran IJL sebagai wadah strategis untuk melahirkan generasi emas sepak bola Indonesia.

    Dalam beberapa tahun terakhir ini, Aice Group terus menunjukkan komitmennya memajukan generasi muda Indonesia lalu mendirikan habitat olahraga tanah air dengan kembali hadir sebagai mitra utama IJL tahun ini. Sylvana, Senior Brand Manager Aice Group mengungkapkan Grand final IJL adalah kesempatan luar biasa bagi para pemain muda untuk unjuk gigi sekaligus mempererat persahabatan serta sportifitas antar-peserta.

    “Aice sangat bangga menjadi bagian dari perjalanan Indonesia Junior League (IJL), sebuah kompetisi olahraga yang mana berfokus pada pengembangan talenta muda Indonesia, khususnya sepak bola. Selama tiga tahun terakhir, Aice secara konsisten terus menyokong IJL yang berhasil menghadirkan ribuan talenta muda berprestasi. Kami percaya bahwa setiap pengalaman di area lapangan tak semata-mata memulai pembangunan karakter yang dimaksud kuat, tetapi juga meningkatkan mentalitas merek untuk menjadi pribadi yang digunakan tangguh,” ujar Sylvana.

    “Dalam acara ini, Aice membagikan ribuan produk-produk es krim inovatif terbarunya, Aice Crispy Balls, untuk para pemain kemudian penonton sebagai bentuk dukungan agar acara ini menjadi kenangan manis yang mana mempererat rasa kebersamaan serta sportivitas di dalam antara para pemain muda,” tambahnya.

    CEO Indonesia Junior League, Tia Herfiana mengapresiasi dukungan penuh dari Aice. Sebab, Aice telah lama menjadi bagian penting di pengembangan sepak bola usia dini pada Indonesia.

  • Keren! Animasi Karya Anak Negeri Angkat Budaya Bali

    Keren! Animasi Karya Anak Negeri Angkat Budaya Bali

    Ligapedianews.com – BALI – Seorang siswa dengan syarat Pulau Dewata Ida Bagus Ista Khrisna menghasilkan karya animasi tiga dimensi bergaya disney dengan mengangkat budaya Bali berjudul Made and The Lost Spirit. Hebatnya lagi, animasi ini dibuat sama-sama rekan sekampusnya dengan biaya kemudian infrastruktur seadanya.

    Bersama rekan sekampusnya, peserta didik desain komunikasi visual Institut Dewan kemudian Bisnis Bali itu bahkan mendirikan Lys Animation Studios.

    Made and The Lost Spirit berkisah tentang perjalanan Made, orang anak desa di dalam Bali yang digunakan bertekad memulihkan kedamaian di dalam desanya pasca hancur diserang buta kala atau iblis dengan mencari bagian penjor, pelindung desanya yang dimaksud hilang.

    Saat ini animasi Made and The Lost Spirit semata-mata dibuat di bentuk teaser lalu direncanakan dibuat 16 episode. “Animasi ini dibuat dengan biaya pas-pasan juga cuma menggunakan empat komputer pada bawah spek menghasilkan animasi,” kata Ida Bagus Ista Krisna.

    Selain mengangkat nilai-nilai budaya Bali ke animasi buatannya, Khrisna berharap dapat menginspirasi anak-anak muda Bali untuk bukan mengandalkan pariwisata serta mengembangkan bakat seni merekan ke sektor kreatif khususnya animasi.

    Dia juga berharap ada sponsor yang tersebut melirik karya animasinya untuk diangkat ke layar lebar atau televisi agar bisa jadi dinikmati warga luas.

  • Shin Tae-yong Terbebani dengan Ekspektasi Juara Piala AFF 2024

    Shin Tae-yong Terbebani dengan Ekspektasi Juara Piala AFF 2024

    Ligapedianews.com – Shin Tae-yong merasa terbebani dengan ekspektasi tinggi penggemar sepak bola pada Tanah Air yang digunakan ingin Timnas Indonesia juara Piala AFF 2024. Ia pun memohonkan agar penggemar tak terlalu berlebihan mengingat kedalaman Skuad Garuda yang dimaksud dihuni pemain muda.

    “Ya, itu menjadi beban juga sebenarnya,” kata Shin Tae-yong.

    Piala AFF 2024 berlangsung pada 8 Desember 2024 sampai 5 Januari 2025. Timnas Indonesia tergabung di dalam Grup B bersatu Vietnam, Laos, Filipina, juga Myanmar.

    Di Piala AFF 2024, Shin Tae-yong menurunkan skuad yang berbeda. Juru taktik dengan syarat Korea Selatan ini memilih menurunkan pemain muda yang tersebut merupakan skuad U-22, yang digunakan tentunya ada perbedaan kualitas.

    Shin Tae-yong mengingatkan terhadap suporter akan fakta tersebut. Pelatih berusia 54 tahun itu memohonkan para fans untuk menurunkan ekspektasinya kendati dirinya masih berjuang menyebabkan Timnas Indonesia merebut peringkat juara Piala AFF 2024.

    “Fans pasti berharap kita bisa jadi juara, tetapi kita bukanlah timnas senior, ini timnas u-22. Kita agak kesulitan pemanggilan pemain, mungkin saja bicara ekspektasinya tidaklah boleh terlalu tinggi,” ungkap Shin Tae-yong.

    Timnas Indonesia pada waktu ini sedang mematangkan persiapannya dengan mengadakan pemusatan latihan (TC) di area Bali yang dimaksud diketahui berakhir pada 4 Desember mendatang. Dari 33 nama yang digunakan dipanggil, Shin Tae-yong akan memangkas menjadi 23 pemain untuk dibawa ke Piala AFF 2024.

  • Majalah Game Informer Ditutup Industri Game pada Seluruh Bumi Berduka

    Majalah Game Informer Ditutup Industri Game pada Seluruh Bumi Berduka

    Ligapedianews.com – LONDON – Pernyataan penutupan Majalah Game Informer setelah 33 tahun beroperasi memang sebenarnya mengejutkan kemudian menyedihkan bagi banyak penggemar game.

    Seperti dilansir dari The Verge Mingguan (4/8/2024), berbagai salah satu majalah game paling berpengaruh serta ikonik, Game Informer sudah pernah menjadi sumber informasi kemudian ulasan terpercaya selama bertahun-tahun.

    Game Informer telah dilakukan menjadi bagian integral dari bidang game sejak awal 1990-an. Majalah ini telah dilakukan meliput berbagai generasi konsol, tren game, serta perkembangan teknologi pada sektor ini.

    Game Informer dikenal oleh sebab itu ulasan mendalam, wawancara eksklusif, serta liputan mendalam tentang dunia game. Majalah ini rutin kali menjadi yang tersebut pertama memberikan informasi tentang game yang digunakan akan datang.

    Game Informer sudah merancang komunitas penggemar yang sangat setia. Banyak gamer yang dimaksud bertambah bersatu majalah ini juga merasa mempunyai hubungan emosional yang dimaksud kuat dengannya.
    Dampak Penutupan Game Informer:

    Dengan hilangnya Game Informer, sektor game akan kehilangan salah satu sumber informasi paling terpercaya. Penutupan ini menunjukkan perpindahan lanskap media game yang tersebut semakin digital juga berbasis online.

    Game Informer sudah pernah menjadi bagian integral dari lapangan usaha game selama lebih lanjut dari tiga dekade. Majalah ini tiada cuma memberikan ulasan serta berita game, tetapi juga membentuk budaya dan juga persepsi pemain terhadap berbagai judul.

    Game Informer dikenal lantaran ulasan mendalam, wawancara eksklusif, kemudian karya seni sampul yang digunakan ikonik. Penutupan ini berarti hilangnya sumber informasi yang tersebut terpercaya juga berkualitas tinggi bagi para penggemar game.

    Penutupan Game Informer menunjukkan tantangan yang dimaksud dihadapi oleh media cetak tradisional di dalam era digital. Ini adalah juga memicu pertanyaan tentang keberlanjutan model usaha majalah game juga bagaimana para penggemar akan mendapatkan informasi tentang game pada masa depan.

  • Timnas Indonesia Turunkan Pemain Muda di area Piala AFF 2024, Kusnaeni: Persaingan Jadi Lebih Hidup

    Timnas Indonesia Turunkan Pemain Muda di area Piala AFF 2024, Kusnaeni: Persaingan Jadi Lebih Hidup

    Ligapedianews.com – Timnas Indonesia akan segera tampil dengan warna baru dalam Piala AFF 2024. Hal itu sebagaimana disampaikan pengamat sepak bola nasional, Kusnaeni.

    “Kebijakan ini juga baik untuk memberi warna baru bagi Kejuaraan ASEAN,” tutur Kusnaeni.

    Kusnaeni mengatakan, persaingan antar negara akan segera lebih besar hidup nantinya. Calon lawan Timnas Indonesia juga akan cukup kesulitan pada menebak pola permainan. Mengingat itu tadi, Skuad Garuda tidak ada menurunkan skuad seniornya yang dimaksud dihuni berbagai pemain abroad.

    “Persaingan jadi lebih besar hidup, bukan lagi mudah ditebak, dan juga yang digunakan jadi bintang bukanlah peserta yang tersebut itu-itu saja,” tutur dia.

    Lebih lanjut, Piala AFF 2024 dirasa menjadi turnamen pemanasan yang bagus bagi Timnas Indonesia untuk menatap SEA Games mendatang. Dengan matangnya tim, Skuad Garuda mampu mempertahankan medali emas.

    “Ini juga jadi persiapan yang digunakan bagus untuk SEA Games. Kejuaraan ASEAN bisa jadi jadi turnamen pemanasan sekaligus pematangan pasukan untuk mempertahankan medali emas SEA Games,” beber Kusnaeni.

    Skuad Timnas Indonesia diketahui sudah ada berkumpul di dalam Bali. Mayoritas pemain yang mana telah bergabung adalah pemain Kompetisi 1 seperti Arkhan Kaka, Kadek Arel, Arkhan Fikri, hingga Dony Tri Pamungkas. Adapun Piala AFF 2024 dijadwalkan berlangsung pada 8 Desember 2024 sampai 5 Januari 2025 mendatang.

    Timnas Indonesia tergabung di Grup B dengan Vietnam, Filipina, Myanmar, dan juga Laos. Skuad Garuda akan memulai perjuangannya dengan melawan Myanmar di tempat Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar, Hari Senin 9 Desember 2024.

  • Mirip Aslinya, Lego Mercedes-Benz G-Class Dibanderol Rp4 Jutaan

    Mirip Aslinya, Lego Mercedes-Benz G-Class Dibanderol Rp4 Jutaan

    Ligapedianews.com – JAKARTA – Organisasi mainan selama Denmark, Lego merilis model terbaru untuk merayakan hari jadi Mercedes-Benz G-Class ke-45. Model ini dihadirkan dengan 2.891 keping juga dijual Rp4 jutaan.

    Melansir Carscoops, Awal Minggu (5/8/2024) mainan yang membutuhkan keterampilan di merakit ini merupakan persembahan Lego terhadap pencinta Mercedes-Benz. Lego yang dimaksud miliki desain kokoh lalu berdimensi kotak menyerupai bentuk aslinya.

    Menariknya, beberapa jumlah kepingan menggunakan pelat yang tersebut memberikan kesan kokoh pada mainan rakitan ini. Untuk menghadirkan kesan nyata, terdapat fender flare yang menonjol, bumber yang dimaksud kekar, dan juga ban serep yang mana menggantung pada pintu belakang.

    Di balik kap, mainan ini memiliki mesin enam silinder segaris yang digunakan ‘berfungsi’ juga gearbox dengan pengaturan penggerak, netral, dan juga mundur. Keduanya digabungkan dengan dua kunci diferensial kemudian sistem kemudi fungsional.

    Lego sudah menyebar model Mercedes-Bens G-Class ini ke seluruh penjuru dunia dengan ukuran panjang 43 cm, lebar 20 cm, dan juga tinggi 22 cm. Hal ini merupakan model premium untuk menghormati salah satu model mobil legendaris dalam dunia.

    Perusahaan yang disebutkan membanderol mainan rakitan ini dengan nilai tukar 249,99 dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp4.051.087. Tapi, Lego juga berjualan model yang tersebut terjangkau melalui kit Speeed Champions yang mana terdiri dari 808 keping, yang mencakup G63 dan juga SL63 dengan harga jual 44,99 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp729 ribuan.

    Lego memang benar kerap menghadirkan model kendaraan legendaris dari sebuah brand ternama. Hal ini ditujukan bagi penggemar brand kemudian kendaraan yang dimaksud diciptakan untuk memberi kepuasan melalui versi mini.

  • 3 Alasan Vietnam Sangat Serius di dalam Piala AFF 2024: Lawan Terkuat Timnas Indonesia?

    3 Alasan Vietnam Sangat Serius di dalam Piala AFF 2024: Lawan Terkuat Timnas Indonesia?

    Ligapedianews.com – JAKARTA – Timnas Vietnam disebut-sebut sebagai calon lawan terkuat Timnas Indonesia di area Piala AFF 2024. Berikut tiga alasan Vietnam akan tampil serius di area kejuaraan yang mana sekarang berubah nama menjadi ASEAN Championship Cup 2024.

    Vietnam menunjukkan tekad besar untuk meraih peringkat juara Piala AFF 2024 . Persiapan matang dilaksanakan oleh skuad berjuluk The Golden Star Warriors di area bawah asuhan ahli Kim Sang Sik, dengan target tinggi untuk merebut trofi pertandingan bergengsi ini.

    Berikut tiga alasan mengapa Vietnam sangat kritis menghadapi Piala AFF 2024:

    1. Naturalisasi Striker Berdarah Brasil

    3 Alasan Vietnam Sangat Serius di area Piala AFF 2024: Lawan Terkuat Timnas Indonesia?

    Vietnam baru sekadar menaturalisasi Rafaelson Bezerra Fernandes, yang tersebut pada saat ini dikenal sebagai Nguyen Xuan Son. Pemain berusia 27 tahun ini sudah ada berkarier di tempat Turnamen Vietnam sejak 2020 juga dianggap memenuhi kriteria untuk menguatkan skuad The Golden Star.

    Xuan Son diproyeksikan menjadi ujung tombak andalan Timnas Vietnam dalam Piala AFF 2024. Pakar sepak bola Vietnam, Quang Huy, mengumumkan peluncuran Xuan Son akan mempermudah permainan gelandang-gelandang kreatif seperti Quang Hai juga Hoang Duc.

    “Xuan Son adalah sosok pemecah kebuntuan. Dengan kualitasnya, lini serang Vietnam akan berjauhan lebih banyak berbahaya,” kata Quang Huy.

    Meski baru sanggup bermain pada laga ketiga melawan Myanmar, diperkenalkan Xuan Son dinilai akan memberi dampak signifikan, khususnya jikalau Vietnam berhasil melaju ke final.

    2. Keinginan Pelatih Kim Sang Sik untuk Menjuarai Piala AFF

    3 Alasan Vietnam Sangat Serius di dalam Piala AFF 2024: Lawan Terkuat Timnas Indonesia?

    Pelatih Kim Sang Sik secara terang-terangan memiliki target gelar kejuaraan juara Piala AFF 2024. Ia menegaskan bahwa target utama Vietnam adalah lolos dari fase grup di dalam tempat dua besar, melaju ke semifinal, dan juga akhirnya menjuarai turnamen.

    “Kami akan mencoba sekuat tenaga. Jika juara, saya berjanji akan menari merayakannya,” ujar Kim Sang Sik.

    Keberadaan dua pembimbing Korea Selatan lainnya, Shin Tae-yong (Indonesia) lalu Ha Hyuk Jun (Laos), menambah semangat Kim Sang Sik untuk membuktikan kapasitasnya sebagai instruktur terbaik.

    3. Kekuatan Tim yang tersebut Berimbang juga Kompetitif

    Vietnam tergabung pada Grup B dengan Indonesia, Laos, Myanmar, kemudian Filipina. Meski Grup B dianggap tidak ada terlalu berat, Vietnam masih mewaspadai persaingan ketat, teristimewa dari Timnas Indonesia.

    Dengan kombinasi pemain lokal kemudian naturalisasi seperti Xuan Son, dan juga gelandang-gelandang berkualitas, Vietnam diyakini akan menjadi salah satu pasukan terkuat di area kejuaraan ini. Kim Sang Sik juga mengatakan tekad timnya untuk bermain dengan semangat tinggi di tempat setiap laga.

    Dengan persiapan matang, rekrutmen pemain berkualitas, lalu ambisi besar dari instruktur Kim Sang Sik, Vietnam menunjukkan bahwa mereka itu tak main-main di tempat Piala AFF 2024. Perjalanan merekan untuk meraih peringkat juara dipastikan akan menjadi sorotan utama di area pertandingan tahun ini.