Blog

  • 25 Contoh Ucapan Selamat Natal untuk Keluarga Besar, Penuh Doa lalu Menyentuh

    25 Contoh Ucapan Selamat Natal untuk Keluarga Besar, Penuh Doa lalu Menyentuh

    Ligapedianews.com JAKARTA – 25 contoh ucapan selamat Natal untuk keluarga besar ini menarik diketahui. Anda dapat memakainya untuk berbagi instruksi untuk anggota keluarga, baik melalui kartu ucapan atau arahan singkat lewat WhatsApp serta sejenisnya.

    Hari Natal diperingati setiap 25 Desember. Tahun ini, momen yang tersebut sangat dinantikan umat Kristiani pada seluruh dunia yang disebutkan jatuh pada Rabu (25/12/2024).

    Pada peringatan serius Natal, umat Kristiani biasa berkumpul dengan keluarga untuk berbagi kebahagiaan. Nah, agar suasananya semakin hangat, para anggota keluarga juga bisa saja saling memberikan ucapan selamat Natal.

    Tak perlu bingung, ada berbagai contoh ucapan yang bisa jadi dipakai untuk berbagi instruksi kehangatan Natal. Dihimpun dari berbagai sumber, Selasa (24/12/2024), berikut ini deretannya yang digunakan dapat dijadikan referensi.

    25 Contoh Ucapan Selamat Natal untuk Keluarga Besar

    1. Selamat Hari Natal untuk keluargaku tercinta. Aku belajar menikmati setiap menit keberadaan menjadi bahagia, teristimewa dengan kalian semua pada sisiku.

    2. Selamat Natal, keluargaku. Aku mencintai kalian semua. Semoga pada momen penuh cinta juga kasih ini, kedamaian selalu mengiringi kita selamanya.

    3. Semoga kasih dan juga sukacita Natal tahun ini menerangi kita sekalian. Merry Christmas!

    4. Memiliki keluarga seperti kalian membuatku merasa diberkati. Semoga kita semua senantiasa bahagia lalu diberkati dengan kesehatan. Selamat Hari Natal 2024!

  • Daftar gunung api yang terlibat di tempat Indonesia beserta tipenya

    Daftar gunung api yang terlibat di tempat Indonesia beserta tipenya

    Ligapedianews.com Ibukota Indonesia – Berada di area wilayah jalur cincin api pasifik atau pacific ring of fire, Indonesia dikelilingi banyak keberadaan gunung api. Terdapat 500 gunung api, di dalam mana 127 berstatus sebagai gunung api bergerak yang tersebar di tempat berbagai wilayah Indonesia.

    Gunung api berpartisipasi ini memiliki beragam karakter, seperti ada yang mana menjadi terlibat dengan rata-rata 100 tahun, 50 tahun dan juga di dalam bawah 10 tahunan. Gunung api bergerak ini sendiri dibagi menjadi 3 jenis, yaitu tipe A, tipe B, juga tipe C.

    Gunung api tipe A merupakan gunung api yang tersebut mempunyai catatan sejarah letusan sejak tahun 1600, tercatat tipe gunung api ini berjumlah 76 pada Indonesia. Kemudian, gunung api tipe B ini yang dimaksud memiliki catatan sejarah letusan sebelum tahun 1600, ada 30 gunung api di tempat Indonesia dengan tipe ini.

    Sementara itu, gunung api tipe C ini tidak ada mempunyai catatan sejarah letusan, tetapi masih memperlihatkan jejak aktivitas vulkanik, seperti solfatara atau fumarole. Tercatat di dalam tipe gunung api ini berjumlah 21 di area Indonesia. Solfatara adalah lubang pada kerak bumi yang mengeluarkan gas-gas oksida belerang (seperti SO2 dan juga SO3), selain karbon dioksida (CO2) lalu uap air (H2O).

    127 gunung api berpartisipasi ini tersebar di tempat Jawa, Bali juga Nusa Tenggara, Maluku hingga Sulawesi. Melansir dari MAGMA Indonesia Pusat Vulkanologi lalu Mitigasi Bencana Geologi, berikut daftar 127 gunung yang tersebut berpartisipasi di tempat Indonesia beserta tipenya:

    Gunung api tipe A

    • Seulawah Agam – (Sumatera)
    • Peut Sague – (Sumatera)
    • Burni Telong – (Sumatera)
    • Sinabung – (Sumatera)
    • Sorik Marapi – (Sumatera)
    • Marapi – (Sumatera)
    • Tandikat – (Sumatera)
    • Talang – (Sumatera)
    • Kerinci – (Sumatera)
    • Dempo – (Sumatera)
    • Kaba – (Sumatera)
    • Anak Krakatau – (Sumatera)
    • Sumbing – (Jawa)
    • Salak – (Jawa)
    • Gede – (Jawa)
    • Tangkuban Parahu – (Jawa)
    • Guntur – (Jawa)
    • Papandayan – (Jawa)
    • Galunggung – (Jawa)
    • Ciremai – (Jawa)
    • Slamet – (Jawa)
    • Dieng – (Jawa)
    • Sundoro – (Jawa)
    • Merapi – (Jawa)
    • Kelud – (Jawa)
    • Arjuno Welirang – (Jawa)
    • Bromo – (Jawa)
    • Semeru – (Jawa)
    • Lamongan – (Jawa)
    • Raung – (Jawa)
    • Ijen – (Jawa)
    • Batur – (Bali-Nusa Tenggara)
    • Agung – (Bali-Nusa Tenggara)
    • Rinjani/Barujari – (Bali-Nusa Tenggara)
    • Tambora – (Bali-Nusa Tenggara)
    • Sangeangapi – (Bali-Nusa Tenggara)
    • Inielika – (Bali-Nusa Tenggara)
    • Inierie (Bali-Nusa Tenggara)
    • Ebulobo – (Bali-Nusa Tenggara)
    • Kelimutu – (Bali-Nusa Tenggara)
    • Iya – (Bali-Nusa Tenggara)
    • Rokatenda – (Bali-Nusa Tenggara)
    • Egon – (Bali-Nusa Tenggara)
    • Lewotobi Laki-laki – (Bali-Nusa Tenggara)
    • Lewotobi Perempuan (Bali-Nusa Tenggara
    • Lereboleng (Bali-Nusa Tenggara)
    • Ili boleng – (Bali-Nusa Tenggara)
    • Ili Lewotolok – (Bali-Nusa Tenggara)
    • Ili Werung – (Bali-Nusa Tenggara)
    • Batutara – (Bali-Nusa Tenggara)
    • Sirung – (Bali-Nusa Tenggara)
    • Hobal (BL) – (Bali-Nusa Tenggara)
    • Anak Ranakah – (Bali-Nusa Tenggara)
    • Wetar – (Maluku)
    • Nieuwerkerk (BL) – (Maluku)
    • Wurlali – (Maluku)
    • Teon – (Maluku)
    • Nila – (Maluku)
    • Serua – (Maluku)
    • Banda api – (Maluku)​​​​​​​
    • Dukono – (Maluku)
    • Ibu – (Maluku)
    • Gamkonora – (Maluku)
    • Gamalama – (Maluku)
    • Kie Besi – (Maluku)
    • Colo – (Sulawesi)
    • Ambang – (Sulawesi)
    • Soputan – (Sulawesi)
    • Lokon – (Sulawesi)
    • Mahawu – (Sulawesi)
    • Tangkoko – (Sulawesi)
    • Ruang – (Sulawesi)
    • Karangetang – (Sulawesi)
    • Awu – (Sulawesi)
    • Banua Wuhu (BL) – (Sulawesi)
    • Sangir (BL) – (Sulawesi)

    Gunung api tipe B

    • Burni Geureudong – (Sumatera)
    • Sibayak – (Sumatera)
    • Pusuk Bukit – (Sumatera)
    • Talamau – (Sumatera)
    • Sibual-buali – (Sumatera)
    • Sumbing – (Sumatera)
    • Kunyit – (Sumatera)
    • Belirang Beriti – (Sumatera)
    • Bukit Daun – (Sumatera)
    • Lumut Balai – (Sumatera)
    • Sekincau Belirang – (Sumatera)
    • Rajabasa – (Sumatera)
    • Pulosari – (Jawa)
    • Karang – (Jawa)
    • Patuha – (Jawa)
    • Wayang Windu – (Jawa)
    • Talaga Bodas – (Jawa)
    • Ungaran – (Jawa)
    • Merbabu – (Jawa)
    • Lawu – (Jawa)
    • Wilis – (Jawa)
    • Iyang Argopuro – (Jawa)​​​​​​​
    • Ilimuda – (Bali-Nusa Tenggara)
    • Ili labalekan – (Bali-Nusa Tenggara)
    • Yersey (BL) – (Maluku)
    • Emperor of China (BL) – (Maluku)
    • Manuk – (Maluku)
    • Todoko – (Maluku)
    • Sempu – (Sulawesi)
    • Klabat – (Sulawesi)

    Gunung api tipe C

    • Jaboi – (Sumatera)
    • Gayo Lesten/Kembar – (Sumatera)
    • Helatoba – (Sumatera)
    • Marga Bayur/Besar – (Sumatera)
    • Pematang Bata/Suwoh – (Sumatera)
    • Ulubelu – (Sumatera)
    • Kiaraberes Gagak – (Jawa)
    • Perbakti – (Jawa)
    • Kawah Kamojang – (Jawa)
    • Kawah Manuk – (Jawa)
    • Kawah Karaha – (Jawa)
    • Waesano – (Bali-Nusa Tenggara)
    • Poco Leok – (Bali-Nusa Tenggara)
    • Kaldera Sokoria – (Bali-Nusa Tenggara)
    • Ndetu Napi – (Bali-Nusa Tenggara)
    • Riang Kotang – (Bali-Nusa Tenggara)
    • Batu kolok – (Sulawesi)
    • Tempang – (Sulawesi)​​​​​​​
    • Tampusu – (Sulawesi)
    • Lahendong – (Sulawesi)​​​​​​​
    • Sarongsong – (Sulawesi).

    *BL menandakan gunung api bawah laut

  • Likuifaksi: Penyebab kemudian cara menghindarinya

    Likuifaksi: Penyebab kemudian cara menghindarinya

    Ligapedianews.com Ibukota – Saat gempa bumi terjadi, kita kemungkinan besar hanya saja memikirkan bangunan yang dimaksud roboh atau jalan yang retak. Namun, ada ancaman lain yang dimaksud diam-diam lebih lanjut mengerikan, seperti fenomena likuifaksi.

    Fenomena ini menimbulkan tanah yang digunakan padat berubah layaknya lumpur, sehingga menyebabkan rumah, jalan, kemudian seluruh beban dalam atas tanah dapat tersedot dan juga tenggelam.

    Salah satu insiden likuifaksi yang paling menghancurkan di area Indonesia terjadi di tempat Palu pada 2018. Bencana alam yang disebutkan mengakibatkan kehancuran besar serta mengubur sejumlah pemukiman hingga korban jiwa.

    Lantas, apa pemicu tanah yang dimaksud sanggup berubah menjadi cair? Lalu, bagaimana kita sanggup menghindari bahayanya? Berikut penjelasannya, dirangkum dari berbagai sumber:

    Penyebab terjadinya likuifaksi

    Pada fenomena likuifaksi, terdapat beberapa pemicu yang digunakan terjadi seperti tanah berbutir kasar, sikap muka air tanah yang tersebut tidaklah sangat jauh dari permukaan, serta getaran gempa bumi.

    Likuifaksi terjadi ketika lapisan tanah kehilangan kestabilan yang mana disebabkan tekanan air pori oleh beban siklis atau getaran, seperti gempa bumi.

    Saat gempa terjadi, guncangan mengakibatkan tekanan besar pada lapisan tanah, khususnya pada tanah yang dimaksud mempunyai kadar air tinggi. Getaran ini menyebabkan butiran tanah saling bergerak lalu air mengisi pori-pori tanah, sehingga tanah berubah menjadi lumpur.

    Tanah yang dimaksud mengandung banyak kadar air, seperti pada area yang tersebut dekat dengan pantai atau sungai, sangat rentan terhadap likuifaksi. Air di area pada tanah ini memisahkan butiran-butiran tanah ketika diguncang, yang dimaksud menimbulkan tanah kehilangan daya ikatnya.

    Kemudian, likuifaksi biasanya terjadi pada tanah yang berbutir kasar seperti pasir atau kerikil. Jenis tanah ini mempunyai pori tanah yang dimaksud mudah terisi air lalu lebih besar mudah terpengaruh oleh getaran.

    Dalam kondisi seperti ini, tanah menjadi tiada stabil dan juga berada pada keadaan tekstur yang cair. Oleh sebab itu, memungkinkan seluruh beban, seperti bangunan, tenggelam ke di tanah.

    Cara menghindari likuifaksi​​​

    Meski likuifaksi sulit untuk dihentikan, beberapa langkah dapat diambil untuk menghurangi risiko serta dampaknya, antara lain sebagai berikut.

    1. Melakukan perbaikan tanah

    Beberapa cara yang dapat diadakan untuk melakukan perbaikan tanah yang rentan terjadi likuifaksi yakni sebagai berikut.

    – Dynamic Compaction: Cara yang tersebut melibatkan pemadatan tanah dengan menjatuhkan beban berat berulang kali.
    – Vibroflotation: Teknik ini menggunakan alat probe electric untuk memperbaiki struktur butiran tanah, sehingga meningkatkan stabilitas tanah.
    – Desaturasi Biogas: Metode yang tersebut menggunakan mikroorganisme yakni memasukkan gelembung gas ke di tanah untuk menghurangi tekanan air di area pori-pori tanah.

    Jika memungkinkan sesuai dengan kondisi sekitar wilayah, pilihan lain yang mana dapat dilaksanakan dengan cara tanah dibuang kemudian diganti menjadi tanah yang mana memiliki sifat tiada berisiko likuifaksi.

    2. Penelitian geologi kemudian gempa

    Selanjutnya, cara menghindari likuifaksi yakni penelitian geologi juga gempa. Penelitian dapat dijalankan dengan meneliti kondisi geologi wilayah untuk mengetahui jenis serta umur tanah, seperti tanah berusia muda akan tambahan rentan terhadap likuifaksi.

    Kemudian, memahami prospek gempa dalam wilayah tersebut. Likuifaksi kerap terjadi setelahnya gempa berkekuatan minimal 5 SR dan juga lebih lanjut umum pada gempa yang tersebut berkekuatan 7,5 SR. Hal ini bisa saja menjadi kewaspadaan untuk melindungi diri dari terjadi bahaya likuifaksi.

    3. Hindari pembangunan di tempat wilayah rentan

    Hindari mendirikan pada area yang mana diketahui memiliki peluang tanah likuifaksi tinggi. Jika perkembangan ingin terus dilakukan, gunakan fondasi yang digunakan dirancang khusus untuk menembus kedalaman tanah yang mana stabil, seperti paku bumi hingga kedalaman 35 meter.

    4. Periksa tinggi permukaan air

    Wilayah pesisir sangat rentan terjadi likuifaksi, sehingga tinggi permukaan air perlu diperhatikan. Tinggi permukaan air yang rendah yakni pada bawah 3 meter, miliki risiko rentan terjadinya likuifaksi. Oleh sebab itu, lebih lanjut baik wilayah dengan kondisi yang dimaksud tidak ada dijadikan tempat pemukiman.

  • 5 Film Hollywood Bertema Natal untuk Temani Musim Liburan

    5 Film Hollywood Bertema Natal untuk Temani Musim Liburan

    Ligapedianews.com JAKARTA – Film Hollywood bertema Natal untuk menemani musim liburan sangat menarik untuk masuk ke daftar tontonan. Hollywood memiliki beberapa film Natal ikonik yang dimaksud penuh dengan keajaiban, kebahagiaan, juga arahan mendalam.

    Dari komedi yang digunakan mengundang tawa hingga drama yang dimaksud menyentuh hati, film Hollywood bertema Natal terbaik yang mana siap menemani liburan akhir tahun Anda. Film ini cocok disaksikan bersatu keluarga di area rumah.

    Berikut deretan film Hollywood bertema Natal untuk menemani musim liburan dirangkum dari berbagai sumber, Selasa (24/12/2024).

    5 Film Hollywood Bertema Natal untuk Temani Musim Liburan

    1. A Christmas Carol

    5 Film Hollywood Bertema Natal untuk Temani Musim Liburan

    Foto/IMDb

    A Christmas Carol adalah film animasi yang mana mengisahkan perjalanan Ebenezer Scrooge, manusia pria yang membenci Natal lantaran trauma kehilangan pasangan pada waktu malam itu. Dalam ceritanya, Scrooge bertemu dengan hantu yang menyampaikan peringatan tentang kedatangan tiga roh yang digunakan akan membawanya menelusuri masa lalu, masa kini, juga masa depan.

    Melalui perjalanan magis tersebut, Scrooge dihadapkan pada berbagai pelajaran berharga untuk mengubah hidupnya yang mana dipenuhi kepahitan. Film ini bukan hanya saja menawarkan animasi yang dimaksud memukau, tetapi juga arahan moral yang mendalam, menjadikannya pilihan sempurna untuk ditonton sama-sama keluarga di area musim liburan.

    2. The Holiday

    5 Film Hollywood Bertema Natal untuk Temani Musim Liburan

    Foto/IMDb

    The Holiday adalah pilihan sempurna untuk Anda yang dimaksud mencari film drama romantis bertema Natal. Dibintangi oleh bintang Hollywood ternama seperti Cameron Diaz, Kate Winslet, Jude Law, lalu Jack Black, film ini mengisahkan dua individu dengan latar belakang kemudian sifat yang berbeda yang memutuskan untuk bertukar rumah pada waktu liburan Natal.

  • Apa itu gempa vulkanik kemudian bedanya dengan tektonik

    Apa itu gempa vulkanik kemudian bedanya dengan tektonik

    Ligapedianews.com Ibukota Indonesia – Gempa vulkanik menjadi salah satu fenomena alam yang dimaksud rawan terjadi di tempat Indonesia. Gempa vulkanik merupakan getaran mikro pada kerak bumi yang digunakan diakibatkan oleh aktivitas magma atau erupsi gunung api.

    Getaran ini disebabkan oleh konflik magma dengan dinding batuan yang dimaksud diterobos pada ketika magma naik ke permukaan. Proses pecahan kemudian deformasi tanah yang dimaksud bertenaga besar sehingga memicu getaran di area permukaan alias gempa.

    Jenis gempa ini kerap memberikan informasi tentang keadaan stres di tempat gunung berapi juga kemungkinan mulainya ruang magma. Gempa bumi jenis ini dapat terjadi sebelum, selama atau sesudah erupsi gunung api. Melansir dari MAGMA Indonesia, terdapat 2 jenis gempa vulkanik berdasarkan sumbernya, yaitu pada kemudian dangkal.

    Tipe gempa vulkanik dalam, sumbernya terletak pada bawah gunung api pada kedalaman 1 sampai 20 km, biasanya muncul pada gunung api yang tersebut aktif. Sementara, tipe gempa vulkanik dangkal, ini kedalamannya kurang dari 1 km dari kawah gunung api yang tersebut aktif.

    Perbedaan gempa vulkanik dengan tektonik

    Gempa bumi tektonik disebabkan oleh adanya aktivitas tektonik, yaitu terjadi oleh sebab itu perpindahan lempeng tektonik dalam bawah permukaan bumi akibat lepasnya energi pada zone penunjaman.

    Gempa bumi ini terjadi sepanjang tiga batas lempeng, yaitu pemekaran lantai samudera/pungggung samudera, wilayah subduksi, sesar. Selain itu, gempa bumi ini juga disebabkan oleh peregangan pada interior lempeng, akibat pembaharuan suhu atau tekanan pada batuan.

    Adapun perbedaan gempa vulkanik kemudian tektonik terlihat jelas dari pemicunya. Gempa vulkanik disebabkan oleh aktivitas gunung berapi akibat adanya tekanan gas, sedangkan gempa tektonik terjadi oleh sebab itu perubahan lempeng.

    Selain itu, gempa vulkanik umumnya mempunyai kekuatan kecil hingga sedang juga semata-mata dirasakan oleh penduduk sekitar gunung berapi saja. Sementara gempa tektonik mempunyai kekuatan dari yang dimaksud sangat kecil hingga yang sangat besar lalu dapat merambah berbagai daerah.

  • Apa itu magma, lahar dingin juga material vulkanik?

    Apa itu magma, lahar dingin juga material vulkanik?

    Ligapedianews.com Ibukota Indonesia – Gunung api merupakan fenomena yang menakjubkan, namun menyeramkan ketika terjadi erupsi atau letusan. Saat terjadi erupsi, gunung api biasanya mengeluarkan semburan magma, juga lahar dingin lalu material vulkanik.

    Lantas, apa itu magma, lahar dingin dan juga material vulkanik?

    Magma

    Magma adalah batuan cair atau semi cair yang dimaksud berada di tempat bawah permukaan bumi atau kerak bumi. Magma terbentuk akibat tumbukan dua lempeng tektonik serta menciptakan suhu tinggi. Magma juga dikenal berbentuk cairan pijar dengan suhu yang mana sangat tinggi diperkirakan mencapai 1.050 °C (1.920 °F).

    Magma ini yang dimaksud menyebabkan terjadinya letusan gunung api. Apabila endapan magma di area di perut bumi didorong mengundurkan diri dari oleh gas yang mana bertekanan tinggi, akan naik melalui retakan atau lubang–lubang pada kerak bumi dan juga muncul di tempat menghadapi permukaan.

    Ketika gunung api meletus, magma yang dimaksud terkandung di area dalamnya mencapai permukaan bumi kemudian pergi dari sebagai lava, di dalam mana lava ini dapat berubah menjadi lahar.

    Lahar dingin

    Lahar ini aliran lava yg tercampur dengan air atau lumpur akibat adanya aliran air yang terjadi di area lereng gunung berapi. Lahar dingin merupakan campuran material padat (piroklastika) serta air hujan yang digunakan kemudian menjadi lumpur yang digunakan mengalir menuruni lereng gunung.

    Aliran lahar dingin sangat berbahaya, lantaran massa dari lahar dingin tambahan berat dibandingkan dengan air akibat mengandung material padat dalam bentuk pasir hingga batu.

    Lahar dingin dapat mengalir dengan kecepatan tinggi sehingga membahayakan rakyat yang tinggal di area lereng gunung khususnya yang digunakan bermukim di dalam sekitar bantaran sungai.

    Material vulkanik

    Material vulkanik merupakan material yang mana disemburkan dari perut bumi pada ketika erupsi atau meletusnya gunung api, memiliki zat mineral batuan vulkanik.

    Melansir laman media sosial Badan Geologi Kementerian ESDM, erupsi gunung berapi akan mengeluarkan material yang digunakan beragam, lalu dikelompokkan menjadi 3 yakni material cair, padat dan juga gas.

    Material cair, dalam bentuk magma yang terdapat pada dapur magma akan pergi dari ke permukaan bumi pada bentuk cair apabila proses keluarnya bukan terhalang atau tidaklah tersumbat. Adapun material cair ini meliputi lava lalu lahar, baik lahar dingin maupun lahar panas.

    Material padat (piroklastik), ini dikeluarkan oleh gunung api ketika meletus atau terjadinya erosi antara lain bom (batu besar), tefra (batu yang ukurannya bukan beraturan & lebih tinggi kecil dari bom), lapili (kerikil), debu vulkanik (tuf), batu apung (pumice) lalu pasir.

    Saat gunung api meletus, material padat bergerak dengan cepat juga terdiri dari gas panas, abu vulkanik, lalu bebatuan dapat bergerak dari puncak kawah lalu gas dapat mencapai temperatur di dalam melawan 1.000 derajat celsius ini disebut sebagai awan panas (wedhus gembel).

    Material gas (ekshalasi), ang dikeluarkan oleh gunung api pada waktu terjadi letusan meliputi fumarol berbentuk uap air, solfatar berbentuk gas belerang, lalu mofet berbentuk gas asam arang atau gas beracun.

  • Sinopsis Sinetron Terbelenggu Rindu, Selasa 24 Desember 2024: Biru Selidiki Penculikan Amira

    Sinopsis Sinetron Terbelenggu Rindu, Selasa 24 Desember 2024: Biru Selidiki Penculikan Amira

    Ligapedianews.com Biru mulai curiga akan keberadaan Vernie serta Maudy di tempat lokasi penculikan. Vernie lalu Maudy sadar bahwa Amira mengira mereka juga diculik. Keduanya pun berbohong dengan mengaku tidak ada tahu siapa yang digunakan menculik mereka.

    Biru kemudian Amira menutupi kejadian penculikan Amira pada Ratna. Biru pun semakin protektif pada Amira mendekati operasi donor hati.

    Sementara itu, Biru yang mana masih penasaran dengan segera menghubungi Pak Dion untuk mencari petunjuk tentang mobil sedan di area lokasi penculikan. Pak Dion kemudian memberitahu Biru sebuah informasi terkait penyelidikannya.

    Di sisi lain, Maudy memanas-manasi Vernie untuk mencari cara agar dapat kembali ke Noah dengan mulai menghubungi Baron untuk mencari tahu tentang Noah.

    Apakah pak Dion telah menemukan informasi siapa dalang penculikan Amira? Akankah Biru menindak tegas melawan apa yang dimaksud dilaksanakan pelaku yang dimaksud untuk Amira?

    Saksikan Layar Drama Terbelenggu Rindu setiap hari pukul 18.15 Waktu Indonesia Barat cuma di dalam RCTI kanal digital 28 UHF untuk pemirsa Jabodetabek #LayarDramaRCTI #LayarDramaTerOke

  • Kenali bencana likuifaksi dan juga tanda-tanda terjadi bahayanya

    Kenali bencana likuifaksi dan juga tanda-tanda terjadi bahayanya

    Ligapedianews.com Ibukota – Likuifaksi merupakan suatu fenomena alam yang tersebut berkaitan dengan lapisan tanah akibat gempa bumi. Tanah yang tersebut awalnya bertekstur keras berubah menjadi lembek bahkan menelan benda-benda yang digunakan berada di dalam atasnya. Lantas, apa penyulut hal yang dimaksud bisa saja terjadi?

    Kondisi likuifaksi terjadi sebab inovasi tekanan air di pori-pori tanah pada waktu terjadi guncangan yang kuat.

    Tanah yang tersebut biasanya bertekstur keras serta berfungsi sebagai penopang berubah menjadi tidak ada stabil kemudian kehilangan kekuatannya, sehingga bertekstur seperti cairan.

    Umumnya, likuifaksi rentan terjadi terhadap tanah yang tersebut jenuh air akibat pori-pori tanah dapat mudah terisi dengan air. Sehingga, ketika terjadi gempa, getaran yang disebutkan dapat meningkatkan tekanan air di dalam di pori-pori tanah.

    Akibatnya, partikel-partikel tanah bukan lagi saling mengikat dengan kuat serta mulai bergerak bebas pada tekanan air, yang mana menyebabkan tanah kehilangan kekuatannya.

    Proses ini banyak kali terjadi pada jenis tanah non kohesif yaitu tanah berbutir kasar juga tidaklah mempunyai kelekatan antar butirnya, sehingga kemampuannya sangat rendah di melewatkan air di total besar, seperti pasir dan juga kerikil.

    Fenomena ini memproduksi tanah tampak seperti mengalir, mirip dengan pasir hisap.

    Tanah yang dimaksud mengalami likuifaksi bukan dapat menahan beban berat, sehingga bangunan, pohon, kendaraan, lalu beban di tempat atasnya dapat tenggelam atau bergeser dari tempatnya.

    Beberapa faktor faktor dari likuifaksi yakni banyak terjadinya kadar air yang tersebut tinggi, jenis tanah yang dimaksud berbutir kasar, hingga guncangan gempa yang mana terlalu kuat.

    Walaupun sudah ada pernah terjadi di tempat beberapa wilayah Indonesia, bencana likuifaksi ini mulai dikenal pada waktu terjadi di dalam wilayah Sulawesi Tengah, tempat Palu dan juga Donggala pasca terjadi gempa dengan kekuatan M 7,4. Fenomena ini pun mengakibatkan kerusakan wilayah yang dimaksud sangat parah hingga menelan berbagai korban jiwa.

    Tanda-tanda bahaya likuifaksi

    Bagi rakyat yang digunakan tinggal di dalam tempat rawan gempa, teristimewa dalam dekat pesisir, mengenali tanda-tanda likuifaksi dapat meminimalisir risiko bencana ini.

    Jika terpantau ketinggian air tanah pada sekitar lokasi mencurigakan seperti naik lalu turun secara tiba-tiba, hal ini dapat menjadi tanda terjadinya pencairan tanah.

    Kemudian, pada waktu gempa bumi terjadi, likuifaksi dapat ditunjukkan dengan adanya air lalu lumpur yang digunakan muncul dari permukaan tanah. Kemunculan lumpur kemudian air ini dapat berbentuk seperti semburan ke udara atau geyser.

    Kondisi tanah pun dapat terlihat sebagai tanda dari likuifaksi. Tanah yang tersebut retak dengan bentuk berantakan lalu besar pada waktu terjadi getaran gempa, hal ini menjadi tanda yang tersebut perlu diwaspadai.

    Retakan tanah yang dimaksud tak wajar seperti ini biasa muncul di area sekitar bangunan rumah bahkan gedung tinggi yang digunakan mulai miring atau tenggelam.

    Tanda-tanda yang disebutkan dapat dikenali dengan beberapa pengamatan ilmiah, seperti melakukan analisis geologi area yang meliputi pendataan sifat tanah, karakteristik lapisan batuan, hingga pengenalan histori gempa yang pernah terjadi, memantau getaran tanah menggunakan seismometer, serta mengambil sampel tanah untuk dianalisis sifat hingga mekanik tanahnya.

    Itulah pengertian dari likuifaksi dan juga tanda-tanda bahaya yang dimaksud perlu diketahui untuk meminimalisir risiko bahaya atau kerugian yang mana akan terjadi. Dengan pemahaman yang digunakan baik tentang likuifaksi, penduduk dapat lebih tinggi waspada kemudian siap menghadapi ancaman yang mana muncul khususnya pada wilayah rawan gempa.

  • Hari Konvensi Ikan Paus 2 Desember: sejarah kemudian latar belakangnya

    Hari Konvensi Ikan Paus 2 Desember: sejarah kemudian latar belakangnya

    Ligapedianews.com Ibukota Indonesia – Tahukah Anda bahwa setiap tahunnya pada tanggal 2 Desember diperingati sebagai Hari Konvensi Ikan Paus Internasional. Konvensi ikan paus dijalankan dengan tujuan menjaga populasi paus itu sendiri.

    Berdirinya International Whaling Commision (IWC) atau Komisi Paus Internasional menjadi sejarah dari peringatan tegas ini. IWC didirikan berdasarkan International Convention for the Regulation of Whaling (IWCR) atau Konvensi Internasional tentang Pengaturan Perburuan Paus yang dimaksud ditandatangani di area Washington DC pada tanggal 2 Desember 1946.

    Pembukaan Konvensi yang dimaksud menyatakan bahwa tujuannya adalah untuk menyediakan konservasi yang digunakan tepat bagi populasi paus lalu dengan demikian memungkinkan pengembangan sektor perburuan paus yang mana tertib.

    Hal ini dilaksanakan sebagai pengingat akan adanya perburuan liar ikan paus. Sebelumnya, di iklim kekurangan pangan dan juga penjatahan pascaperang, sejumlah populasi menghadapi risiko kelaparan yang dimaksud nyata dan juga ada keperluan mendesak untuk mengamankan pasokan lemak serta protein makanan jangka panjang, termasuk daging paus.

    Sebagai objek konsumsi, paus sudah diburu selama berabad-abad untuk diambil minyak, tulang, juga dagingnya. Pada awalnya perburuan paus dijalankan dengan alat simpel menggunakan tombak yang digunakan dilempar dengan tangan serta jaring, dilansir dari laman legal.un.org.

    Namun seiring berjalannya waktu, metode perburuan paus mengalami perkembangan teknologi, seperti mengenggunakan komponen peledak.

    Kerangka hukum untuk pengaturan perburuan paus terus dibuat hingga ketika ini diatur oleh Konvensi Internasional 1946 tentang Peraturan Penangkapan Ikan Paus (ICRW).

    Mandat IWC awalnya disetujui dengan penandatangan oleh 15 negara anggota awal ICW. Anggota awal IWC ini merupakan negara pemburu paus.

    Namun awal komisi terbentuk bukan mencapai lantaran populasi paus hampir punah. Pada awal 1970-an, pada waktu kesadaran melestarikan lingkungan meningkat, negara-negara bekas pemburu paus ini mulai menyokong konservasi paus.

    Pada 1972, konferensi tentang Lingkungan Hidup Individu yang dimaksud diadakan PBB di tempat Stockholm, Swedia, menghasilkan kembali resolusi untuk menjaga dari perburuan paus komersial di waktu 10 tahun agar populasi paus membaik.

    Sejak 1979, dari beberapa orang kecil anggota yang digunakan mewakili negara-negara pemburu paus, keanggotaannya telah terjadi tumbuh hingga ketika ini menjadi 88 negara, berbagai negara yang mana bukanlah pemburu paus masuk ke pada IWC, menggalang nasib masa depan paus kemudian lingkungan masa mendatang.

    Konvensi ini menetapkan langkah-langkah khusus yang secara kolektif sudah diputuskan oleh IWC sebagai hal yang mana diperlukan untuk mengatur perburuan paus serta melestarikan populasi paus. IWC sangat bergantung pada komunitas ilmiah ahli biologi paus untuk menyediakan data bagi kebijakan mereka.

    Sebagai komisi perlindungan, ICW berupaya menangani bahaya yang digunakan dapat menimpa populasi paus. Mulai dari perburuan paus, tabrakan dengan perahu, pembaharuan perilaku paus dikarenakan wisatawan, juga pembaharuan iklim.

    Langkah-langkah ini mencakup batas tangkapan menurut spesies lalu ukuran paus yang boleh dibawa, penunjukan wilayah tertentu sebagai suaka paus, pengamanan anak paus lalu paus betina lalu pembatasan metode perburuan.

    Paus miliki berbagai sekali faedah bagi lingkungan serta ekosistem. Paus miliki partisipasi yang besar terhadap rantai makanan di area laut juga dapat meningkatkan jumlah agregat populasi ikan lainnya.

    Paus merupakan hewan mamalia termasuk ordo Cetacea dan juga tidak ikan. Meski hidup di dalam laut, tetapi mamalia tidak ada bernapas dengan insang seperti ikan, melainkan menghirup udara menggunakan paru-paru lalu tumbuh biak dengan cara melahirkan.

    Menurut laporan Kementerian Kelautan lalu Perikanan RI, dalam Indonesia terdapat 35 spesies mamalia laut yang tersebut terdiri dari cetacea 34 spesies (paus juga lumba-lumba) serta sirenia 1 (dugong). Binatang yang dimaksud dilindungi berdasarkan aturan Permen LHK 106/2018.

    Adapun jenis paus di area Indonesia, diantaranya paus berukuran besar yaitu paus biru, paus sperma dan juga paus bungkuk dapat ditemui pada Taman Nasional Perairan Laut Sawu, dan
    Taman Wisata Perairan Laut Banda.

    Ada juga 5 jenis paus kerdil yaitu paus kepala melon, paus pilot, paus pembunuh kerdil, paus sperma kerdil dan juga paus pembunuh palsu dapat ditemui dalam Taman Nasional Perairan Laut Sawu, Taman Wisata Perairan Kapoposan kemudian Taman Wisata Perairan Laut Banda.

  • Cinta juga Kenangan pada Candi Borobudur, Streaming Golden Age pada Series Piknik Pesona Vision+

    Cinta juga Kenangan pada Candi Borobudur, Streaming Golden Age pada Series Piknik Pesona Vision+

    Ligapedianews.com JAKARTA – Salah satu situs warisan dunia milik Indonesia, Candi Borobudur kali ini menjadi latar dari episode ke 4 series Piknik Pesona yang tersebut berjudul Golden Age. Disutradarai oleh M. Reza Fahriyansyah, episode Golden Age berhasil menghadirkan series dengan kisah cinta yang mana penuh haru lalu dapat kamu saksikan dengan klik dalam di sini .

    Bertajuk drama-romantis, series ini dibintangi oleh aktor dan juga aktris kawakan seperti Landung Simatupang sebagai Arif juga Engelina Prihaksiwi sebagai Yati. Keduanya berhasil menciptakan atmosfer yang mana penuh kasih lalu hangat.

    Bercerita tentang Arif dan juga Yati yang dimaksud berencana untuk merayakan hari ulang tahun pernikahan mereka, memilih Candi Borobudur sebagai tempat yang mana penuh kenangan untuk mereka itu datangi.

    Dengan rencana lalu persiapan matang, merek segera berangkat demi menyenangkan hati satu identik lain. Sayangnya, dikarenakan berada dalam umur yang digunakan telah dikatakan lansia, merek berdua tak mengetahui banyaknya informasi lalu peraturan baru yang digunakan menyebabkan berbagai planning dia berjalan bukan sesuai.

    Yati yang menghilang pasca pamit untuk ke toilet, menjadi ujian besar bagi Arif. Ditengah usia renta dan juga keterbatasannya, Arif terus menyusuri tempat demi tempat di dalam Borobudur, dengan bantuan Tri (Adi Marsono) yang dimaksud merupakan pribadi fotografer. Dapatkah Arif menemukan Yati? Bagaimana kisah Arif dan juga Yati selanjutnya? Temukan jawabannya dengan streaming Piknik Pesona juga berlangganan Vision+ mulai dari Rp20.000,-.

    Pastikan kamu sudah pernah download program Vision+ di tempat Appstore juga Playstore. Buat kamu yang ingin streaming konten premium Vision+ serta Viu sekaligus, kamu bisa
    langganan paket Combo MeVVah seharga Rp49.000,-. Segera unduh perangkat lunak Vision+ dan juga nikmati tontonan berkualitas pada mana hanya kemudian kapan saja!
    Vision+, Streaming Ini adalah Itu #LebihDariCerita #visionplus #PiknikPesona