Author: admin

  • 5 Rekomendasi Tempat Wisata Liburan Akhir Tahun di area Manado, Nomor 2 Jadi Incaran Turis

    5 Rekomendasi Tempat Wisata Liburan Akhir Tahun di area Manado, Nomor 2 Jadi Incaran Turis

    Ligapedianews,com JAKARTA – Rekomendasi tempat wisata liburan akhir tahun pada Manado sejumlah dicari. Apalagi, Tahun Baru tinggal menghitung minggu.

    Banyak sekali tempat wisata yang tersebut dapat kalian kunjungi dalam Manado. Daerah yang digunakan mempunyai banyak sekali pilihan tempat wisata ini memang sebenarnya terus-menerus menjadi incaran baik oleh warga lokal maupun warga dari luar negeri.

    Dikutip dari berbagai sumber, berikut rekomendasi tempat wisata untuk liburan akhir tahun pada Manado yang tersebut dapat menjadi perjalanan tak terlupakan.

    Rekomendasi Tempat Wisata Liburan Akhir Tahun di tempat Manado

    1. Danau Tondano
    Danau yang mana terletak dalam antara dua kabupaten, yaitu Wilayah Kawangke lalu Kota Tomohon dan juga terletak sejauh 3 km dari Daerah Perkotaan Tomohon ini merupakan danau yang tersebut mempunyai luas paling besar dalam Sulawesi Utara.

    Danau ini juga menawarkan pemandangan alam yang mana indah dengan suasana yang mana sejuk. Danau yang mana tercipta dari aktivitas vulkanis ini dikelilingi oleh beberapa gunung lalu bukit, seperti Pegunungan Lembean, Bukit Tampusu, Gunung Kaweng, kemudian Gunung Masarang.

    Untuk berkunjung ke tempat ini, para pengunjung akan dikenakan biaya masuk sebesar Rp5.000 / orang dan juga jikalau para pengunjung ingin menyewa speed boat untuk berkeliling danau, dapat membayar sebesar Rp50.000 / kapal. Untuk jam operasional, danau ini dibuka setiap hari mulai pukul 09.00 – 17.00 WITA.

    5 Rekomendasi Tempat Wisata Liburan Akhir Tahun di tempat Manado, Nomor 2 Jadi Incaran Turis

    2. Taman Laut Bunaken
    Taman Laut Bunaken menawarkan pengalaman diving kelas dunia dengan pesona bentang alam bawah lautnya yang mana dipenuhi oleh beragam terumbu karang lalu biota – biota laut yang digunakan bagaikan berada pada dunia mimpi, sehingga sejumlah sekali orang yang tersebut ingin mengunjungi tempat ini setidaknya sekali seumur hidup. Untuk memasuki kawasan wisata ini, para pengunjung lokal dikenakan biaya sebesar Rp5.000 / orang juga bagi wisatawan asing dikenakan biaya Rp150.000 / orang. Tempat ini dibuka setiap hari selama 24 jam, sehingga kalian bisa jadi datang kapan saja.

    5 Rekomendasi Tempat Wisata Liburan Akhir Tahun di tempat Manado, Nomor 2 Jadi Incaran Turis

    3. Pantai Patokan
    Pantai Patokan yang dimaksud berlokasi pada Desa Jiko, Kecamatan Nuangan, Kota Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara ini terbilang merupakan tempat yang mana tersembunyi serta memiliki akses yang dimaksud cukup sulit. Namun, alamnya begitu indah, di dalam mana panorama tebing – tebing pasir yang mana kokoh dengan hamparan pasir putih. Bagi para pengunjung yang ingin menuju tempat ini, akan dikenakan biaya Rp2.000 / orang.

    5 Rekomendasi Tempat Wisata Liburan Akhir Tahun di tempat Manado, Nomor 2 Jadi Incaran Turis

    4. Pulau Lihaga
    Bagi para pengunjung yang ingin merasakan sensasi berada di dalam pulau tak berpenghuni mungkin saja Pulau Lihaga dapat menjadi pilihan yang dimaksud tepat. Pulau ini miliki luas sebesar 8 hektar dengan hamparan pasir yang mana bersih, pepohonan yang digunakan rindang, dengan air laut yang dimaksud biru.

    Bagi yang dimaksud ingin berkunjung, diharuskan menyewa kapal dengan muatan maksimal 15 orang dengan biaya Rp100.000

    5 Rekomendasi Tempat Wisata Liburan Akhir Tahun di area Manado, Nomor 2 Jadi Incaran Turis

    5. Arung Jeram Timbukar
    Buat kalian yang menyukai olahraga ekstrim yang mana memacu adrenalin, kalian dapat berkunjung ke Sungai Nimanga, Desa Timbukar kemudian mencoba untuk melakukan kegiatan Arung Jeram di area tempat ini. Para wisatawan akan dibawa untuk mengarungi sungai dengan panjang 9 km dengan arus sungai yang dimaksud cukup kuat serta memakan durasi selama 2 jam. Untuk sensasi bermain arung jeram, dikenakan biaya Rp175.000 – Rp200.000 / orang.

    5 Rekomendasi Tempat Wisata Liburan Akhir Tahun di tempat Manado, Nomor 2 Jadi Incaran Turis

    MG / Devina

  • Mengenal kultur Sunday League Football yang tersebut mirip tarkam di area Indonesia

    Mengenal kultur Sunday League Football yang tersebut mirip tarkam di area Indonesia

    Ibukota Indonesia – Sepak bola tak hanya saja berbicara tentang kompetisi tingkat profesional seperti pertandingan atau liga yang digunakan diadakan federasi. Lebih dari itu, sepak bola juga mencakup ranah amatir yang digunakan memainkan peran penting pada menjaga semangat lalu kultur olahraga ini tetap memperlihatkan hidup dalam masyarakat.

    Di Inggris, salah satu bentuk sepak bola amatir yang sangat populer adalah Sunday League Football. Kompetisi ini menjadi bagian dari identitas budaya olahraga Inggris sekaligus mencerminkan antusiasme rakyat terhadap sepak bola.

    Apa itu Sunday League?

    Sunday League Football adalah kompetisi sepak bola amatir yang mana umumnya dimainkan pada hari Minggu. Pada dasarnya, konsepnya sederhana, sekumpulan orang membentuk kesebelasan untuk berlaga melawan kelompok amatir lainnya. Itulah mengapa Sunday League juga kerap disebut sebagai pub league.

    Walaupun mirip dengan liga amatir pada berbagai negara lain atau tarkam di tempat Indonesia, Sunday League memiliki keunikan tersendiri, khususnya dari segi organisasi.

    Di tingkat yang lebih banyak kompetitif, liga ini terstruktur dengan beberapa divisi, bergantung pada wilayah atau wilayah tempat liga yang disebutkan diselenggarakan. Bahkan, ada kompetisi nasional bernama FA Sunday Cup yang tersebut diadakan oleh The Football Association (FA), menjadikannya salah satu liga amatir paling terorganisir pada dunia.

    Sebaliknya, pada sejumlah negara lain, liga amatir biasanya lebih lanjut sederhana, seringkali hanya sekali miliki satu divisi tanpa kompetisi nasional.

    Namun, baik di tempat Inggris maupun negara lain, liga-liga ini biasanya bermula dari kesamaan hobi atau minat pada bermain sepak bola yang dimaksud diadakan oleh orang dari berbagai latar belakang secara non-profesional, kemudian tumbuh menjadi kompetisi yang digunakan lebih banyak serius kemudian terorganisasi.

    Perbedaan Saturday League dan juga Sunday League

    Selain Sunday League, Inggris juga memiliki Saturday League yang digunakan juga merupakan kompetisi sepak bola amatir. Perbedaan utama antara keduanya terletak pada tingkat kompetisi.

    Secara teori, Saturday League dianggap tambahan kompetitif dengan standar permainan yang tersebut lebih tinggi tinggi dibandingkan Sunday League. Namun, perbedaan kualitas ini dapat berbeda tergantung pada wilayah penyelenggaraan liga tersebut.

    Standar kompetisi berdasarkan lokasi

    Standar pada liga amatir, baik di area Inggris maupun negara lain, sangat bergantung pada lokasi. Di kota-kota besar, pada mana jumlah agregat pemain tambahan banyak, biasanya terdapat berbagai level kompetisi yang dimaksud memungkinkan semua orang bermain sesuai kemampuan mereka. Sebaliknya, di tempat area pedesaan atau kota kecil, standar permainan cenderung lebih besar rendah.

    Misalnya, pada negara-negara Amerika Selatan, seperti Argentina, liga amatir di dalam kota-kota besar menawarkan berbagai level kompetisi. Namun, dalam kota kecil, manusia pemain berbakat mungkin saja harus puas bermain dengan rekan-rekan yang digunakan miliki kemampuan rata-rata atau menghadapi regu dengan kualitas yang tersebut berjauhan di dalam bawah standar.

    Sunday League sebagai wadah alternatif

    Sunday League, seperti liga amatir lainnya, menawarkan lebih banyak dari sekadar permainan sepak bola. Kompetisi ini menciptakan potensi kemudian alternatif bagi individu yang tiada mempunyai kesempatan bermain pada level profesional untuk tetap saja terlibat bermain sepak bola.

    Liga-liga ini rutin diorganisasi oleh federasi lokal, klub olahraga, hingga komunitas kecil yang tersebut menunjukkan bagaimana sepak bola dapat mempersatukan orang-orang dengan latar belakang berbeda.

    Selain untuk sarana kompetisi di tempat level amatir, Sunday League juga biasa digunakan sebagai event menjalin kebersamaan antar komunitas serta memulai pembangunan hubungan yang tersebut positif

    Sunday League sebagai cerminan komunitas

    Lebih dari sekadar olahraga, Sunday League mencerminkan semangat kebersamaan di area tingkat komunitas. Kompetisi ini menjadi wadah bagi berbagai kalangan untuk tetap memperlihatkan berpartisipasi bermain sepak bola, baik mereka itu yang sudah ada menyeberangi masa karier profesional, merek yang tersebut tak mempunyai prospek masuk ke klub profesional, maupun dia yang mana belaka mencari hiburan atau sekedar ingin berolah raga lalu menyalurkan hobi.

    Di beberapa wilayah, Sunday League juga berfungsi sebagai medium sosial guna menghubungkan individu dengan latar belakang beragam.

    Dalam berbagai kasus, kompetisi ini tidak semata-mata tentang menang atau kalah, tetapi juga tentang menjalin persahabatan, berbagi cerita, kemudian menjaga kecintaan terhadap sepak bola agar tetap saja menyala.

    Sunday League Football mencerminkan bagaimana sepak bola mampu melintasi batasan-batasan profesionalisme lalu tetap memperlihatkan relevan pada tingkat akar rumput.

    Liga ini tak semata-mata menjadi tempat bagi merek yang mencintai sepak bola, tetapi juga menciptakan komunitas serta menjaga semangat olahraga tetap saja hidup.

    Baik dalam Inggris maupun pada negara lain, keberadaan liga amatir seperti ini menunjukkan bahwa sepak bola adalah milik semua orang, tanpa memandang kemampuan atau status profesional.

  • Daftar skuad Vietnam untuk Piala AFF 2024, termasuk satu naturalisasi

    Daftar skuad Vietnam untuk Piala AFF 2024, termasuk satu naturalisasi

    LIgapedianews.com Ibukota Indonesia – Tim Nasional Vietnam sekarang mempunyai total 33 pemain sementara setelahnya menambahkan tiga pemain baru usai pemusatan latihan di dalam Korea Selatan, satu dalam antaranya pemain yang dimaksud dalam naturalisasi.

    Pelatih Kim Sang Sik berencana untuk memilih 26 pemain terbaik dari skuad ini untuk tampil dalam Piala AFF 2024. Vietnam akan menjalani rangkaian pertandingan penting di dalam fase grup yang digunakan sangat menentukan.

    Pertandingan-pertandingan yang disebutkan akan menjadi ujian berat bagi pasukan untuk melakukan konfirmasi tempat merekan pada sesi selanjutnya, dengan fokus utama pada persiapan fisik kemudian strategi permainan yang matang.

    Pelatih Kim Sang Sik berharap mampu menemukan kombinasi yang tepat untuk menghadapi lawan-lawan tangguh di dalam kompetisi tersebut. Vietnam sendiri berada pada Grup B Piala AFF 2024 sama-sama Timnas Indonesia. Grup B juga dihuni oleh tiga pasukan lainnya, yaitu Laos, Filipina, juga Myanmar.

    Pertandingan antara Timnas Vietnam serta skuad Garuda akan berlangsung pada matchday ketiga Grup B, yang digunakan akan diselenggarakan di dalam Stadion Viet Tri pada 15 Desember mendatang.

    Vietnam sangat serius mempersiapkan diri untuk Piala AFF 2024. Setelah menyelesaikan pemusatan latihan kemudian uji coba di tempat Korea Selatan, pada saat ini mereka itu berada dalam fokus menghadapi pertandingan pertama di dalam pertandingan ini, yang dimaksud akan mempertemukan mereka dengan Laos pada laga tandang.

    Menjelang pertandingan tersebut, tiga pemain baru dipanggil untuk menguatkan tim, termasuk pemain penyerang naturalisasi selama Brasil, Nguyen Xuan Son, yang mana lebih besar dikenal dengan nama Rafaelson Bezerra Fernandes. Dua pemain lainnya yang dimaksud dipanggil adalah Nguyen Van Toan lalu Nguyen Van Vi.

    Berikut daftar panggilan pemain Timnas Vietnam untuk Piala AFF 2024:

    Daftar pemain Timnas Vietnam

    Kiper

    • Nguyen Filip
    • Dang Van Lam
    • Nguyen Dinh Trieu
    • Tran Trun Kien

    Bek

    • Vu Van Thanh
    • Bui Hoang Viet Anh
    • Nguyen Thanh Binh
    • Truong Tien Anh
    • Bui Tien Dung
    • Nguyen Thanh Chung
    • Pham Xuan Manh
    • Do Duy Manh
    • Ho Tan Tai
    • Nguyen Van Vi

    Gelandang

    • Nguyen Quang Hai
    • Le Pham Thanh Long
    • Phan Van Duc
    • Khuat Van Khang
    • Nguyen Hai Long
    • Nguyen Van Truong
    • Chao Ngoc Quang
    • Tran Bao Toan
    • Nguyen Thai Son
    • Doan Ngoc Tan
    • Nguyen Hoang Duc

    Penyerang

    • Nguyen Dinh Bac
    • Pham Tuan Hai
    • Nguyen Tien Linh
    • Bui Vi Dao
    • Dinh Thanh Binh
    • Nguyen Quoc Viet
    • Nguyen Xuan Son/Rafaelson (pemain naturalisasi)
    • Nguyen Van Toan

  • Vietnam tampil dengan skuad penuh pada Piala AFF 2024

    Vietnam tampil dengan skuad penuh pada Piala AFF 2024

    LIgapedianews.com DKI Jakarta – Timnas Vietnam merupakan salah satu regu unggulan pada turnamen Piala AFF 2024. Dengan daftar skuad yang mana diisi atlet mentereng seperti Nguyen Tien Linh, Nguyen Van Toan, hingga pemain naturalisasi dengan syarat Brazil, Nguyen Xuan Son. Vietnam jelas tampil dengan kekuatan penuh di turnamen kali ini.

    Nguyen Xuan Son sendiri memiliki nama asli Rafaelson Fernandes serta merupakan pemain selama Brazil yang digunakan telah lama bermain dalam Vietnam sejak 2020 pada membela Nan Dinh.

    Performanya yang digunakan gemilang dan juga konsistensinya dalam Kompetisi Vietnam, menghasilkan namanya mencuat untuk dinaturalisasi oleh asosiasi sepak bola Vietnam VFF.

    Vietnam sendiri tergabung pada Grup B sama-sama Indonesia, Laos, Filipina, dan juga Myanmar.

    Mereka memulai petualangannya di dalam Piala AFF 2024 dengan bertandang ke Laos pada 9 Desember, kemudian menjamu Indonesia pada 15 Desember, terbang ke Filipina pada 18 Desember, juga terakhir menghadapi Myanmar di dalam kandang sendiri tanggal 21 Desember 2024.

    Sebelum berlaga dalam Piala AFF, Timnas Vietnam sempat mengadakan pemusatan latihan lalu kumpulan uji coba pada Korea Selatan.

    Dalam tiga laga uji cobanya di dalam negeri gingseng, skuad Vietnam berhasil menyapu bersih semua laga dengan kemenangan.

    Hasil uji coba Timnas Vietnam di area Korea Selatan:

    • Vietnam 2-0 Ulsan Citizen
    • Vietnam 2-0 Daegu FC
    • Vietnam 3-1 Jeonbuk Hyundai

    Hal yang dimaksud menunjukkan keseriusan Vietnam di menghadapi Piala AFF kali ini. Dari pemusatan latihan dan juga uji coba di dalam Korea Selatan, sampai menurunkan materi pemain terbaiknya untuk event ini.

    Berikut ini adalah skuad Vietnam untuk Piala AFF 2024.

    Kiper

    • Nguyen Filip
    • Dang Van Lam
    • Nguyen Dinh Trieu
    • Tran Trun Kien

    Pemain belakang

    • Vu Van Thanh
    • Bui Hoang Viet Anh
    • Nguyen Thanh Binh
    • Truong Tien Anh
    • Bui Tien Dung
    • Nguyen Thanh Chung
    • Pham Xuan Manh
    • Do Duy Manh
    • Ho Tan Tai
    • Nguyen Van Vi

    Gelandang/Pemain tengah

    • Nguyen Quang Hai
    • Le Pham Thanh Long
    • Phan Van Duc
    • Khuat Van Khang
    • Nguyen Hai Long
    • Nguyen Van Truong
    • Chao Ngoc Quang
    • Tran Bao Toan
    • Nguyen Thai Son
    • Doan Ngoc Tan
    • Nguyen Hoang Duc

    Penyerang/Pemain depan

    • Nguyen Dinh Bac
    • Pham Tuan Hai
    • Nguyen Tien Linh
    • Bui Vi Dao
    • Dinh Thanh Binh
    • Nguyen Quoc Viet
    • Nguyen Xuan Son
    • Nguyen Van Toan
  • Skuad Malaya di area Piala AFF, gabungan pemain lokal serta naturalisasi

    Skuad Malaya di area Piala AFF, gabungan pemain lokal serta naturalisasi

    LIgapedianews.com DKI Jakarta – Tim Nasional Tanah Melayu telah terjadi mengumumkan skuad resmi yang dimaksud akan berlaga pada Piala AFF 2024, yang tersebut akan berlangsung dari 8 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.

    Pelatih Timnas Malaysia, Pau Marti memanggil 26 pemain untuk meningkatkan kekuatan Harimau Malaya di kejuaraan bergengsi Asia Tenggara ini. Skuad yang disebutkan mencakup gabungan pemain lokal lalu pemain naturalisasi, dengan beberapa nama besar yang diharapkan dapat memberikan dampak signifikan di area Piala AFF 2024.

    Di antara pemain yang dimaksud dipanggil, terdapat banyak pemain naturalisasi seperti Fergus Tierney, Sergio Aguero, Endrick dos Santos, dan juga Paulo Josue. Kehadiran mereka diharapkan dapat memperkaya kualitas permainan Malaysia, dengan pengalaman internasional yang dimaksud mereka miliki.

    Para pemain naturalisasi ini diharapkan bukan hanya sekali meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga memberikan sumbangan besar di memulai pembangunan kedalaman skuad kemudian kekuatan mental tim.

    Sejarah Piala AFF bagi Tanah Melayu cukup kuat, meskipun merekan belum mengungguli gelar kejuaraan sejak terakhir kali meraihnya pada 2010.

    Pada edisi 2020, dia berhasil mencapai semifinal, sebuah pencapaian yang tersebut menunjukkan bahwa Malaya masih menjadi pesaing yang tangguh di dalam Asia Tenggara.

    Kini, dengan kombinasi pemain muda lalu berpengalaman, Malaya berharap dapat kembali ke jalur kemenangan di area pertandingan kali ini. Pelatih Pau Marti jelas mempunyai harapan besar untuk skuadnya, yang digunakan sekarang siap untuk menunjukkan performa terbaik mereka.

    Berikut adalah daftar pemain yang digunakan terpilih untuk skuad Tanah Melayu dalam Piala AFF 2024:

    Kiper: Kalamullah, Haziq Nadzli, Rahadiazli

    Bek: Dominic Tan, Daniel Ting, Khuzaimi Pee, Aiman Hakimi, Declan Lambert, Jimmy Raymond, Adib Ra'op, Harith Samsuri

    Gelandang: Endrick Dos Santos, Syamer Kutty Abba, Stuart Wilkin, Sergio Aguero, Danial Amier, Daryl Sham, Muhammad Khalil

    Penyerang: Paulo Josue, Haqimi Azim, Darren Lok, Syafiq Ahmad, Fergus Tierney, Fazrul Amir, Najmudin Akmal, G Pavithran

    Dengan skuad yang digunakan solid serta pengalaman internasional yang digunakan dimiliki atlet naturalisasi, Tanah Melayu siap untuk bersaing pada level tertinggi Piala AFF 2024.

  • Pemain kunci juga jadwal pertandingan Thailand dalam Grup A Piala AFF

    Pemain kunci juga jadwal pertandingan Thailand dalam Grup A Piala AFF

    LIgapedianews.com Ibukota – Timnas Thailand sudah lama menjadi kekuatan dominan di dunia sepak bola Asia Tenggara. Keunggulan mereka tampak jelas dalam berbagai aspek, khususnya pada event Piala AFF.

    Hingga ketika ini, Thailand memegang rekor sebagai pasukan paling sukses di sejarah kompetisi tersebut. Mereka berhasil mengoleksi tujuh penghargaan juara, sebuah pencapaian yang digunakan sulit ditandingi oleh negara-negara lain di area kawasan ini.

    Mereka adalah juara bertahan di dua edisi terakhir juga hanya saja sekali gagal menyebabkan pulang trofi pada lima edisi terbaru, yakni pada 2018 ketika penghargaan yang dimaksud berhasil direbut oleh Vietnam.

    Dari total 14 edisi yang tersebut sudah ada berlangsung, Thailand tetap saja menjadi regu tersukses dengan koleksi tujuh gelar kejuaraan juara dalam kejuaraan yang mana dulu dikenal dengan nama Piala Tiger.

    Pada edisi ke-15 ini, Thailand akan memulai perjalanan mereka itu dalam Grup A. Tim Gajah Perang dijadwalkan melakoni dua laga kandang, yaitu melawan Negara Malaysia pada 14 Desember juga menghadapi Kamboja pada 20 Desember.

    Selain itu, merek juga akan menjalani dua pertandingan tandang, masing-masing melawan Timor Leste pada 8 Desember serta Singapura pada 17 Desember.

    Thailand telah terjadi merilis daftar 26 pemain yang dimaksud akan menguatkan pasukan merekan untuk Piala AFF 2024. Dari skuad ini, empat pemain bermain pada luar negeri, menambah kekuatan kelompok dengan pengalaman internasional mereka. Berikut adalah daftar lengkap pemain yang mana dipilih:

    Kiper

    • Korakot Phipatnadda (Rayong FC)
    • Kamphon Pathamarakkul (Ratchaburi FC)
    • Patiwat Khammai (True Bangkok United)

    Bek

    • Kritsada Nontharat (True Bangkok United)
    • James Burredford (Uthai Thani FC)
    • Jonathan Khemdee (Ratchaburi FC)
    • Chalermsak Aukkee (Port Authority FC)
    • Thitathorn Aksornsri (Uthai Thani FC)
    • Nicholas Mickelson (OB Odense, Denmark)
    • Pansa Hemviboon (Buriram United)
    • Suphanan Bureerat (Port Authority FC)
    • Saringkar Promsupa (Sukhothai FC)
    • Abhisit Soradha (Ratchaburi FC)

    Gelandang

    • Ben Davis (Uthai Thani FC)
    • Peeradon Chamrasamee (Port Authority FC)
    • Worachit Kanitsribampen (Port Authority FC)
    • William Wedercher (Uthai Thani FC)
    • Weerathep Pomphan (True Bangkok United)
    • Supachok Sarachat (Consadole Sapporo, Jepang)
    • Seksan Ratree (Buriram United)
    • Anan Yodsangwal (Lamphun Warriors)
    • Akaraphong Pumwisat (Lamphun Warriors)
    • Ekanit Panya (Urawa Red Diamonds, Jepang)

    Penyerang

    • Teerasak Phaimai (Port Authority FC)
    • Patrik Gustavsson (Nara Club, Jepang)
    • Suphanat Mueantha (Buriram United)

  • Skuad awal Singapura untuk Piala AFF, fokus pada pemain lokal

    Skuad awal Singapura untuk Piala AFF, fokus pada pemain lokal

    LIgapedianews.com DKI Jakarta – Timnas Singapura mengambil langkah berbeda pada ASEAN Championship atau Piala AFF 2024 dengan hanya sekali mengandalkan penggawa lokal tanpa melibatkan pemain naturalisasi.

    Meski begitu, ambisi besar tetap saja mereka itu bawa ke pertandingan ini, dengan target untuk tampil kompetitif melawan tim-tim terbaik di tempat Asia Tenggara.

    Menurut rilis resmi Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) pada Hari Sabtu (30/11), daftar 30 pemain yang dipanggil sepenuhnya berasal dari Singapore Premier League, liga domestik utama dalam negara tersebut.

    Klub Tampines Rovers menyumbang pemain terbanyak dengan sembilan nama, sementara Lion City Sailor berada dalam kedudukan kedua dengan delapan pemain. Langkah ini menunjukkan keyakinan instruktur Tsutomu Ogura terhadap bakat lokal untuk menghadirkan Singapura bersaing di tempat level regional juga merancang pondasi untuk masa depan sepak bola nasional.

    Sejak awal Piala AFF, Singapura sudah pernah menjadi salah satu dari empat negara yang berhasil meraih gelar kejuaraan juara. Dengan koleksi empat trofi (1998, 2004, 2007, serta 2012), Singapura mendekati Thailand yang tersebut menjadi pemegang rekor dengan tujuh gelar.

    Meskipun Thailand mendominasi pertandingan ini, Singapura menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing di tempat tingkat tertinggi Asia Tenggara. Tahun 2024 menjadi kesempatan bagi The Lions untuk mengejar ketertinggalan dari rivalnya, teristimewa dengan fokus pada pemain lokal yang digunakan diyakini dapat menghadirkan merek kembali ke puncak kejayaan.

    Berikut daftar pemain sementara Timnas Singapura untuk Piala AFF 2024, lengkap dengan sikap serta klub asal. Skuad ini terdiri dari 30 pemain yang tersebut nantinya akan dipangkas menjadi 26 sesuai kuota turnamen.

    Kiper

    • Izwan Mahbud (Lion City Sailors)
    • Syazwan Buhari (BG Tampines Rovers)
    • Rudy Khairullah (Geylang International)

    Bek

    • Shakir Hamzah (Geylang International)
    • Nazrul Nazari (Hougang United)
    • Amirul Adli (BG Tampines Rovers)
    • Christopher van Huizen (Lion City Sailors)
    • Ryhan Stewart (Albirex Niigata Singapore)
    • Lionel Tan (Lion City Sailors)
    • Nur Adam Abdullah (Young Lions)
    • Irfan Najeeb (BG Tampines Rovers)
    • Ryaan Sanizal (Young Lions)
    • Jordan Emaviwe (Balestier Khalsa)
    • Raoul Suhaimi (Young Lions)

    Gelandang

    • Hariss Harun (Lion City Sailors)
    • Shahdan Sulaiman (Hougang United)
    • Anumanthan Kumar (Lion City Sailors)
    • Shah Shahiran (BG Tampines Rovers)
    • Hami Syahin (Lion City Sailors)
    • Glenn Kweh (BG Tampines Rovers)
    • Joel Chew (BG Tampines Rovers)
    • Kyoga Nakamura (BG Tampines Rovers)
    • Farhan Zulkifli (Hougang United)
    • Naqiuddin Eunos (Geylang International)
    • Syed Firdaus Hassan (Albirex Niigata Singapore)

    Striker

    • Faris Ramli (BG Tampines Rovers)
    • Shawal Anuar (Lion City Sailors)
    • Taufik Suparno (BG Tampines Rovers)
    • Iqbal Hussain (Geylang International)
    • Abdul Rasaq Akeem (Lion City Sailors)

    Daftar ini menunjukkan dominasi klub-klub seperti BG Tampines Rovers lalu Lion City Sailors yang menjadi penyumbang pemain terbanyak untuk skuad The Lions. Keputusan akhir tentang pemain yang tersebut akan berangkat akan diputuskan mendekati turnamen.

  • Sejarah ASEAN Cup beserta daftar juaranya

    Sejarah ASEAN Cup beserta daftar juaranya

    LIgapedianews.com DKI Jakarta – ASEAN Cup atau yang mana mempunyai nama resmi ASEAN Mitsubishi Electric Cup, dulunya dikenal dengan nama Piala AFF adalah pertandingan sepak bola terbesar kemudian terpopuler antar negara di dalam kawasan Asia Tenggara.

    Turnamen ini diselenggarakan oleh Federasi Sepak Bola ASEAN, yaitu AFF (ASEAN Football Federation) dan juga pertama kali diselenggarakan pada tahun 1996.

    Sejak ketika itu, Piala AFF menjadi turnamen bergengsi untuk negara-negara anggota ASEAN di menunjukkan kemampuan sepak bola mereka.

    Sejarah singkat ASEAN Cup

    ASEAN Cup atau Piala AFF pertama kali diadakan di dalam Singapura pada tahun 1996 dengan sponsor utama dari perusahaan bir dengan syarat Singapura, yakni Tiger Beer, sehingga pada edisi awal pertandingan ini dikenal sebagai "Piala Tiger".

    Turnamen ini didirikan oleh enam negara kontestan pada edisi perdananya, yaitu Brunei, Filipina, Indonesia, Malaysia, Singapura, dan juga Thailand. Negara Asean lain yang dimaksud juga tampil sebagai pasukan undangan adalah Kamboja, Laos, Myanmar, juga Vietnam.

    Saat itu, Thailand berhasil menjadi juara pasca mengalahkan Tanah Melayu dalam partai final dengan skor satu gol tanpa balas berkat gol yang tersebut dicetak oleh Kiatisuk Senamuang.

    Kesuksesan Piala Tiger edisi perdana menghasilkan kejuaraan ini terus mengalami perkembangan pada kualitas kompetisi kemudian penyelenggaraannya berlanjut di area edisi berikutnya

    Pada tahun 2007, Tiger Beer menghentikan sponsorship merek serta nama kompetisi berubah menjadi Piala AFF (AFF Championship).

    Sejak ketika itu, pertandingan ini juga mulai mendapatkan perhatian lebih tinggi besar dari penggemar sepak bola dalam seluruh kawasan, lalu menjadi salah satu kompetisi regional yang tersebut paling dinantikan pada Asia Tenggara.

    Nama pertandingan ini beberapa kali mengalami inovasi terkait sponsor, mulai dari AFF Suzuki Cup sejak 2008 hingga 2020, kemudian AFF Mitsubishi Electric Cup pada tahun 2022 lalu ASEAN Mitsubishi Electric Cup pada kompetisi terbaru dalam tahun 2024 ini.

    Format turnamen

    Awalnya, Piala AFF menggunakan format kejuaraan round-robin pada sesi grup, kemudian dua regu teratas melaju ke putaran semifinal lalu final.

    Seiring berjalannya waktu, format kompetisi sedikit berubah, khususnya pada fase semifinal dan juga final yang tersebut pada masa kini menggunakan format home and away (tandang juga kandang), juga memberikan keuntungan bagi regu dengan hasil terbaik.

    Kompetisi ini diadakan setiap dua tahun sekali juga menjadi wadah bagi negara-negara ASEAN untuk mengembangkan peluang sepak bola negara mereka.

    Daftar juara Piala AFF

    Sejak pertama kali digelar, ada beberapa negara yang mendominasi kejuaraan ini, yaitu Thailand dengan tujuh peringkat juara dan juga Singapura yang mana empat kali juara.

    Selain Thailand serta Singapura yang berhasil mendominasi, negara lain seperti Vietnam lalu Tanah Melayu juga pernah merasakan kejayaan di area kompetisi ini, masing-masing dengan dua peringkat untuk Vietnam kemudian satu penghargaan untuk Malaysia.

    Berikut adalah daftar juara Piala AFF dari edisi pertama hingga yang digunakan terbaru:

    • 1996: Thailand
    • 1998: Singapura
    • 2000: Thailand
    • 2002: Thailand
    • 2004: Singapura
    • 2007: Singapura
    • 2008: Vietnam
    • 2010: Malaysia
    • 2012: Singapura
    • 2014: Thailand
    • 2016: Thailand
    • 2018: Vietnam
    • 2020: Thailand
    • 2022: Thailand

    Perkembangan terbaru

    Piala AFF terus mengalami peningkatan, baik dari segi penyelenggaraan maupun kualitas kompetisi. Pada edisi terakhir pada tahun 2022, Thailand kembali menunjukkan dominasinya dengan meraih gelar kejuaraan ketujuh mereka.

    Pada edisi terbaru dalam tahun 2024, pertandingan ini juga mulai diperkuat oleh peserta naturalisasi kemudian kelompok etnis yang tersebar di berbagai negara dari setiap negara yang digunakan menambah daya saing dalam antara partisipan turnamen.

    Piala AFF atau ASEAN Cup 2024 akan dimulai pada 8 Desember hingga 5 Januari 2025.

    Dengan sejarah panjang kemudian rivalitas yang mana semakin ketat di dalam kawasan Asia Tenggara, Piala AFF telah dilakukan menjadi simbol kebanggaan sepak bola ASEAN serta terus menginspirasi generasi pemain lalu penggemar sepak bola dalam seluruh wilayah ini.

  • Indonesia Junior League 2024 Terwujud Digelar, Ajang Jaring Bibit Pesepak Bola Muda

    Indonesia Junior League 2024 Terwujud Digelar, Ajang Jaring Bibit Pesepak Bola Muda

    Ligapedianews.com – JAKARTA – Babak grand final Indonesia Junior League (IJL) 2024 yang mana menghadirkan semangat kompetisi juga perayaan bakat sepak bola usia dini sukses dilakukan di dalam Lapangan Bola Yonif Mekanis 201 Jaya Yudha, Ibukota Indonesia Timur, pada akhir pekan lalu. Sebanyak 1.200 peserta, termasuk para pemain, pelatih, serta pendukung, memadati acara puncak ini untuk menyaksikan aksi memukau dari 8 kelompok U10 lalu 8 pasukan U12 yang mana berjuang berkompetisi merebut peringkat juara.

    Di kategori U-10, FFF Academy tampil sebagai juara Championship Series, mengungguli Tunas Ibukota pada sikap runner-up. Sementara Indonesia Muda Utara serta ISA MB menempati kedudukan ketiga dan juga keempat.

    Sedangkan dalam Plate Series, Java Soccer Academy meninggalkan sebagai juara, dihadiri oleh oleh Prima Soccer School, Surya Bakti Cilegon, juga Brazilian SS Serpong. Penghargaan individu diberikan terhadap Gabrian Alvaro (Village FS) sebagai Top Scorer, Dhaneswara Aryasuta (FFF Academy) sebagai Best Player, Syafiq Ibrahim (Tunas Jakarta) sebagai Best Goalkeeper, dan juga Dimas Yogo (FFF Academy) sebagai Best Coach.

    Sementara itu, kategori U-12 menghadirkan ISA MB sebagai pemenang Championship Series, dengan Pantera Subang sebagai runner-up. Kemudian ABZ FA dan juga Maesa di area peringkat ketiga serta keempat.

    Dalam Plate Series kelompok umur ini, Tunas Muda Cibitung meraih juara pertama, dihadiri oleh oleh Putra Agung, Surya Bakti Cilegon, dan juga Indonesia Muda Utara. Penghargaan individu diraih oleh M Azmi (Tunas Muda Cibitung) sebagai Top Scorer, Alba Cavani (ISA MB) sebagai Best Player, Ayi Maulana (Pantera Subang) sebagai Best Goalkeeper, serta Viqi Dwi (ISA MB) sebagai Best Coach.

    Distribusi peringkat yang merata ini mencerminkan keberagaman talenta muda berbakat dari berbagai daerah. Selain itu juga menguatkan peran IJL sebagai wadah strategis untuk melahirkan generasi emas sepak bola Indonesia.

    Dalam beberapa tahun terakhir ini, Aice Group terus menunjukkan komitmennya memajukan generasi muda Indonesia lalu mendirikan habitat olahraga tanah air dengan kembali hadir sebagai mitra utama IJL tahun ini. Sylvana, Senior Brand Manager Aice Group mengungkapkan Grand final IJL adalah kesempatan luar biasa bagi para pemain muda untuk unjuk gigi sekaligus mempererat persahabatan serta sportifitas antar-peserta.

    “Aice sangat bangga menjadi bagian dari perjalanan Indonesia Junior League (IJL), sebuah kompetisi olahraga yang mana berfokus pada pengembangan talenta muda Indonesia, khususnya sepak bola. Selama tiga tahun terakhir, Aice secara konsisten terus menyokong IJL yang berhasil menghadirkan ribuan talenta muda berprestasi. Kami percaya bahwa setiap pengalaman di area lapangan tak semata-mata memulai pembangunan karakter yang dimaksud kuat, tetapi juga meningkatkan mentalitas merek untuk menjadi pribadi yang digunakan tangguh,” ujar Sylvana.

    “Dalam acara ini, Aice membagikan ribuan produk-produk es krim inovatif terbarunya, Aice Crispy Balls, untuk para pemain kemudian penonton sebagai bentuk dukungan agar acara ini menjadi kenangan manis yang mana mempererat rasa kebersamaan serta sportivitas di dalam antara para pemain muda,” tambahnya.

    CEO Indonesia Junior League, Tia Herfiana mengapresiasi dukungan penuh dari Aice. Sebab, Aice telah lama menjadi bagian penting di pengembangan sepak bola usia dini pada Indonesia.

  • Keren! Animasi Karya Anak Negeri Angkat Budaya Bali

    Keren! Animasi Karya Anak Negeri Angkat Budaya Bali

    Ligapedianews.com – BALI – Seorang siswa dengan syarat Pulau Dewata Ida Bagus Ista Khrisna menghasilkan karya animasi tiga dimensi bergaya disney dengan mengangkat budaya Bali berjudul Made and The Lost Spirit. Hebatnya lagi, animasi ini dibuat sama-sama rekan sekampusnya dengan biaya kemudian infrastruktur seadanya.

    Bersama rekan sekampusnya, peserta didik desain komunikasi visual Institut Dewan kemudian Bisnis Bali itu bahkan mendirikan Lys Animation Studios.

    Made and The Lost Spirit berkisah tentang perjalanan Made, orang anak desa di dalam Bali yang digunakan bertekad memulihkan kedamaian di dalam desanya pasca hancur diserang buta kala atau iblis dengan mencari bagian penjor, pelindung desanya yang dimaksud hilang.

    Saat ini animasi Made and The Lost Spirit semata-mata dibuat di bentuk teaser lalu direncanakan dibuat 16 episode. “Animasi ini dibuat dengan biaya pas-pasan juga cuma menggunakan empat komputer pada bawah spek menghasilkan animasi,” kata Ida Bagus Ista Krisna.

    Selain mengangkat nilai-nilai budaya Bali ke animasi buatannya, Khrisna berharap dapat menginspirasi anak-anak muda Bali untuk bukan mengandalkan pariwisata serta mengembangkan bakat seni merekan ke sektor kreatif khususnya animasi.

    Dia juga berharap ada sponsor yang tersebut melirik karya animasinya untuk diangkat ke layar lebar atau televisi agar bisa jadi dinikmati warga luas.