Author: admin

  • Shin Tae-yong Dipecat, Pelatih Top Eropa Masuk Tangani Timnas Indonesia?

    Shin Tae-yong Dipecat, Pelatih Top Eropa Masuk Tangani Timnas Indonesia?

    Ligapedianews.com Laporan terbaru dari media Italia, Tuttosport, mencuatkan kabar mengejutkan terkait masa depan Shin Tae-yong sebagai instruktur Timnas Indonesia . Menurut laporan tersebut, Ketua Umum PSSI Erick Thohir dikabarkan berencana menggantikan pembimbing selama Korea Selatan itu dengan seseorang instruktur Eropa yang digunakan lebih tinggi berpengalaman, dengan tujuan besar menghadirkan Timnas Indonesia lolos ke Piala Global 2026.

    Erick Thohir yang mana memiliki ambisi besar untuk menghadirkan Indonesia ke Piala Bumi 2026, diyakini menginginkan inovasi besar dalam lini kepelatihan Timnas. Meskipun kedudukan Indonesia pada waktu ini dalam Kualifikasi Piala Planet 2026 zona Asia masih berpeluang, terpaut hanya sekali satu poin dari Australia dalam sikap ketiga Grup C, sejumlah pihak merasa bahwa gaya kepelatihan Shin Tae-yong, yang tersebut lebih banyak fokus pada peningkatan fisik kemudian daya tahan, belum cukup untuk meraih hasil maksimal.

    Pergantian pembimbing ini mengejutkan sejumlah kalangan, mengingat Timnas Indonesia masih miliki prospek lolos ke putaran final Piala Global 2026. Namun, laporan Tuttosport menyebutkan bahwa Erick Thohir telah merencanakan langkah besar dengan menyebabkan instruktur Eropa yang mana mampu memberikan gebrakan baru bagi tim. Rencananya, instruktur baru ini akan mulai menangani Timnas Indonesia pada pertandingan melawan Australia juga Bahrain pada Maret 2025.

    Beberapa nama besar jika Belanda dikabarkan masuk di daftar kandidat pembimbing baru Timnas Indonesia. Salah satunya adalah Phillip Cocu, mantan ahli PSV Eindhoven serta Vitesse Arnhem, yang pada masa kini menganggur. Cocu miliki rekam jejak gemilang, termasuk tiga gelar kejuaraan Eredivisie dengan PSV. Pengalamannya di bekerja dengan pemain muda di area Vitesse dapat menjadi nilai tambah untuk pengembangan pemain Indonesia.

    Kemudian ada Erik Ten Hag, yang mana baru sekadar dipecat oleh Manchester United pada Oktober 2024. Ten Hag terkenal dengan kemampuannya di mengembangkan taktik permainan yang digunakan solid dan juga pendekatan untuk pemain muda, yang membuatnya menjadi kandidat ideal untuk membimbing Timnas Indonesia menuju Piala Dunia.

    Nama Giovanni van Bronckhorst, mantan instruktur Feyenoord lalu Besiktas, juga muncul sebagai kandidat. Pelatih berdarah Indonesia ini dikenal sebagai pembimbing yang mampu merancang regu dengan keseimbangan antara pertahanan lalu serangan, juga memiliki pengalaman internasional yang digunakan luas.

    Ada juga nama Frank Rijkaard, mantan instruktur Barcelona yang dimaksud sukses meraih dua penghargaan La Turnamen kemudian satu trofi Kejuaraan Champions. Meski sudah ada lama bukan melatih, Rijkaard masih menjadi sosok yang dihormati di dunia pelatihan. Pengalaman internasionalnya, teristimewa ketika menangani pemain bintang seperti Lionel Messi, bisa saja menghadirkan nuansa baru untuk Timnas Indonesia yang digunakan membutuhkan pengalaman tingkat dunia.

    Terakhir, Frank de Boer, mantan instruktur Ajax kemudian Inter Milan, juga menjadi kandidat kuat. De Boer mempunyai hubungan dekat dengan Erick Thohir ketika menjabat presiden Inter Milan, kemudian pengalaman melatih klub-klub besar di dalam Eropa membuatnya menjadi pilihan menarik.

  • Khairul Anwar Ubah Akun IG Jadi Privasi usai Kirim Pesan Pesan Perpisahan untuk Shin Tae-yong

    Khairul Anwar Ubah Akun IG Jadi Privasi usai Kirim Pesan Pesan Perpisahan untuk Shin Tae-yong

    Ligapedianews.com Akun Instagram Khairul Anwar diubah menjadi privasi pasca menciptakan gempar jagat maya dengan mengunggah instruksi yang mana seolah-olah menjadi tanda perpisahan untuk Shin Tae-yong . Unggahan yang dimaksud sontak memicu berbagai ramalan pada kalangan penggemar sepak bola Tanah Air.

    “Terima kasih Shin Tae-yong melawan kebersamaannya selama ini. Kamu masih menjadi bagian sejarah metamorfosis sepak bola Indonesia,” tulis Khairul pada akun Instagram pribadinya.

    Apakah ini berarti Shin Tae-yong segera meninggalkan kursi kepelatihan Timnas Indonesia? Atau apakah ada maksud lain di area balik arahan tersebut? Atau anggota PSSI telah mulai terbelah suaranya gara-gara Shin Tae-yong?

    Hingga ketika ini, Khairul Anwar belum memberikan penjelasan resmi mengenai hal ini. Sementara itu, Vivin Cahyani menuturkan bahwa sejauh ini belum ada langkah resmi dari PSSI terkait isu Shin Tae-yong.

    “Belum ada tindakan resmi dari PSSI,” tutur Anggota Exco PSSI.

    Saat ini Timnas Indonesia sedang fokus mempersiapkan laga di area putaran ketiga Kualifikasi Piala Bumi 2026. Kans Skuad Garuda lolos ke pesta sepak bola bergengsi itu cukup terbuka.

    Saat ini Timnas Indonesia berada di tempat sikap ketiga dengan mengakumulasi enam poin. Poin itu dari sekali menang, tiga kali imbang, serta dua kali kekalahan.

    Timnas Indonesia akan kembali berlaga di fase Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Planet 2026 zona Asia, pada periode Maret 2025 Mereka akan melawan Australia (20/3/2025) juga Bahrain (25/3/2025).

  • Shin Tae-yong Dipecat? Belajarlah Kesalahan dari Pemecatan Luis Milla

    Shin Tae-yong Dipecat? Belajarlah Kesalahan dari Pemecatan Luis Milla

    Ligapedianews.com Unggahan kontroversial Khairul Anwar dalam media sosial telah dilakukan mengguncang jagat sepak bola Indonesia. Pesan perpisahan yang dimaksud ditujukan untuk Shin Tae-yong memicu ramalan mengenai masa depan pembimbing selama Korea Selatan tersebut.

    Situasi ini mengingatkan penggemar sepak bola di tempat Tanah Air pada persoalan hukum pemecatan Luis Milla beberapa waktu lalu. Apakah sejarah akan terulang kembali?

    Luis Milla merupakan salah satu ahli yang menyebabkan pembaharuan untuk sepak bola Indonesia dengan permainannya yang dimaksud khas. Pelatih jika Spanyol itu mengadopsi gaya permainan tiki-taka yang digunakan mengandalkan penguasaan bola, passing pendek, juga pergerakan tanpa bola yang tersebut cepat.

    Selain itu, Milla juga fokus pada pengembangan taktik individu pemain serta permainan pasukan yang mana solid. Salah satu sumbangan terbesar Luis Milla adalah pada pengembangan pemain muda Indonesia. Pelatih yang mana pernah menukangi Barcelona B ini memiliki visi jangka panjang untuk merancang timnas yang tersebut kuat dengan peserta muda berkualitas.

    Milla memberikan kesempatan untuk berbagai pemain muda untuk tampil pada timnas senior. Ia juga menerapkan metode latihan yang intensif dan juga modern untuk meningkatkan kemampuan teknis lalu taktikal para pemain.

    Namun pada 2018, masa bakti Milla bersatu Timnas Indonesia berakhir pasca PSSI memutuskan untuk tak membarui kontraknya. Pemutusan kontrak Luis Milla tentu semata mengakibatkan goncangan pada Timnas Indonesia. Para pemain yang digunakan telah terbiasa dengan gaya kepelatihan Milla harus beradaptasi dengan instruktur baru.

    Meski begitu, ada beberapa pemain andalan Milla yang tersebut hingga ketika ini masih mendapat kepercayaan dari Shin Tae-yong. Salah satunya adalah Asnawi Mangkualam.

    Pemain yang tersebut berposisi sebagai bek ini sempat memberi kejutan ketika dibawa oleh Luis Milla untuk menguatkan Timnas Indonesia U-23 dalam SEA Games 2017. Karena pada ketika itu beliau masih menjadi anggota Timnas Indonesia U-19 yang diasuh oleh Indra Sjafri pada waktu itu.

    Berkat polesan Milla, Asnawi miliki sejumlah kesempatan untuk bermain. Saat ini, ia menjadi salah satu pemain yang tersebut diandalkan Shin Tae-yong di tempat Timnas Indonesia.

    Pemutusan kontrak Luis Milla oleh PSSI merupakan tindakan yang digunakan kompleks dengan berbagai faktor yang memengaruhinya. Fenomena ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak yang tersebut terlibat pada sepak bola Indonesia, teristimewa terkait pentingnya komunikasi, stabilitas, juga visi jangka panjang di mendirikan sebuah pasukan nasional yang dimaksud sukses.

  • La Grande Indonesia: Kami di area Belakangmu Coach STY!

    La Grande Indonesia: Kami di area Belakangmu Coach STY!

    Ligapedianews.com La Grande Indonesia (LGI), salah satu kelompok suporter sepak bola terorganisir terbesar lalu paling fanatik dalam Indonesia, menghasilkan pernyataan sikap terkait isu pemecatan Shin Tae-yong dari kursi kepelatihan Timnas Indonesia . Dalam unggahan terbarunya, mereka menulis tetap memperlihatkan memperkuat ahli Shin Tae-yong.

    “KAMI DI BELAKANGMU COACH STY! FOKUS @PSSI,” tulisnya pada akun X (@LaGrandeIndo), Mingguan (5/1/2025).

    Postingan itu hingga ketika ini telah dilihat sebanyak 161.5 ribu. La Grande Indonesia dikenal sangat loyal pada menyokong Timnas Indonesia.

    LGI dikenal dikarenakan koreografi yang tersebut spektakuler, nyanyian yang dimaksud meriah, lalu semangat juang yang tersebut tinggi di menyokong Skuad Garuda. Sekadar informasi, isu pemecatan Shin Tae-yong pertama kali mengguncang jagat maya di tempat Indonesia usai akun Instagram Khairul Anwar mengunggah arahan yang digunakan seolah-olah menjadi tanda perpisahan untuk Shin Tae-yong.

    Unggahan yang dimaksud sontak memicu berbagai ramalan dalam kalangan penggemar sepak bola Tanah Air. “Terima kasih Shin Tae-yong berhadapan dengan kebersamaannya selama ini. Kamu tetap saja menjadi bagian sejarah metamorfosis sepak bola Indonesia,” tulis Khairul di tempat akun Instagram pribadinya.

    La Grande Indonesia: Kami di tempat Belakangmu Coach STY!

    Sontak saja, postingan itu mengundang reaksi dari netizen Indonesia. Salah satu akun milik BungKikal99 (@bungkikal99) menulis bahwa ada beberapa oknum yang tersebut lebih lanjut suka dengan uang ketimbang prestasi Timnas Indonesia.

    “JIKA STY DIPECAT, KAMI SUDAH TAHU SIAPA HARUS DICARI UNTUK DIIKAT!!! Mereka sampah-sampah yg tambahan suka duitnya ketimbang prestasinya!!! mereka itu yg lebih banyak dekat dengan mafia ketimbang memproduksi fans Bahagia,” tulisnya.

  • PSSI Komunikasi dengan Pemain Keturunan Indonesia Mitchel Bakker?

    PSSI Komunikasi dengan Pemain Keturunan Indonesia Mitchel Bakker?

    Ligapedianews.com PSSI dikabarkan sedang gencar memburu pemain keturunan untuk menguatkan Timnas Indonesia . Salah satu nama yang dimaksud mencuat adalah Mitchel Bakker, bek kiri yang tersebut pada waktu ini bermain pada klub Prancis, LOSC Lille.

    Dikutip dari media Belanda, AD, PSSI sedang mencoba merayu Bakker untuk dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Pemain berusia 24 tahun ini mempunyai darah Indonesia dari sang kakek yang mana berasal dari Maluku.

    Bakker, yang digunakan pernah membela Ajax Amsterdam dan juga ketika ini dipinjamkan oleh Atalanta ke Lille, miliki pengalaman bermain pada kompetisi Eropa. Kemampuannya bermain di dalam berbagai posisi, mulai dari bek kiri hingga sayap kiri, membuatnya menjadi incaran menarik bagi Timnas Indonesia.

    “Indonesia, berjuang mengejar tiket Piala Dunia, juga mencoba merekrut Mitchel Bakker. Timnas Indonesia dapat semakin kuat dengan sentuhan Belanda,” tulis AD.

    PSSI mengamati prospek besar pada Bakker untuk menguatkan lini belakang Timnas Indonesia. Kehadiran Bakker diharapkan dapat meningkatkan kualitas permainan juga membantu Timnas Indonesia meraih target lolos ke Piala Planet 2026.

    Namun, Bakker masih mempunyai prospek untuk dipanggil ke Timnas Belanda. Ia sudah mencatatkan 21 caps bersatu Timnas Belanda U-21, namun belum pernah mendapat kesempatan tampil di area pasukan senior.

    “Bakker sanggup bergabung dengan daftar panjang peserta Belanda yang dimaksud memutuskan berkarier internasional di tempat Indonesia,” lanjut AD.

    Pertanyaan besar pada saat ini adalah, akankah Mitchel Bakker memilih untuk membela Timnas Indonesia? Keputusan ini tentu akan sangat dinantikan oleh para penggemar sepak bola Tanah Air.

  • Link Live Streaming Thailand vs Vietnam: Siapa yang Juara Piala AFF 2024?

    Link Live Streaming Thailand vs Vietnam: Siapa yang Juara Piala AFF 2024?

    Ligapedianews.com Link Live Streaming leg kedua final Piala AFF 2024 antara Thailand vs Vietnam akan segera dibagikan pada akhir artikel ini. Kompetisi penentuan juara yang dimaksud berlangsung pada Stadion Rajamangala, Mingguan (5/1/2025) di malam hari WIB.

    Pada rapat leg pertama final Piala AFF 2024, Vietnam mengundurkan diri dari sebagai pemenang. Dua gol Nguyen Xuan Son mengakibatkan The Golden Star Warriors menang 2-1 berhadapan dengan Thailand.

    Xuan Son menambah perbendaharaan golnya menjadi tujuh dari empat laga yang mana telah lama dimainkannya pada Piala AFF 2024. Bagi Vietnam, ini merupakan kemenangan kandang pertama menghadapi Thailand pada 27 tahun.

    Ribuan orang bersuka cita di area jalan-jalan di tempat Phu Tho kemudian di dalam kota-kota lain di tempat seluruh negeri untuk merayakan kemenangan bersejarah ini. Maklum saja, Vietnam terakhir kali menang 3-0 dalam semifinal yang dimaksud berlangsung pada Hanoi pada 1998.

    Namun, lantaran tidaklah ada aturan gol tandang yang mana berlaku, pertandingan masih masih seimbang dengan Thailand yang sekarang akan bermain di area depan penonton yang dimaksud memadati stadion pada Akhir Pekan di malam hari dalam Bangkok. Tapi Vietnam tak sendirian. Penggemar merekan sudah ada memesan tiket untuk meninjau regu besutan Kim Sang-sik mengangkat trofi di dalam Negeri Gajah Perang.

    Ini menjadi final Piala AFF pertama yang tersebut diadakan pada Stadion Rajamangala sejak 2016 ketika 48.000 penggemar menyaksikan Siroch Chatthong mencetak dua gol ketika Thailand mengalahkan Indonesia untuk penghargaan kelima mereka. Akankah Thailand membalikkan keadaan dengan tiga gol juga menjadikannya penghargaan kedelapan yang mana memecahkan rekor? Atau akankah Vietnam muncul sebagai juara untuk ketiga kalinya di tempat Piala AFF?

    Hari ini dua pertanyaan yang dimaksud berisik di dalam pikiran penggemar Thailand lalu Vietnam akan terjawab, waktu malam nanti. Tentunya laga ini menjadi tontonan yang dimaksud menarik.

    Bagi yang ingin menyaksikan laga leg kedua final Piala AFF 2024 dapat menyaksikan secara live streaming di dalam RCTI+ kemudian Vision+.

    Berikut Link Live Streaming Thailand vs Vietnam

    RCTI+

    Tonton pada SINI

    Vision+

    Tonton pada SINI

  • Final Piala AFF 2024: Mampukah Thailand Stop Tradisi Vietnam juga Nguyen Xuan Son Cetak Gol dalam Babak Kedua?

    Final Piala AFF 2024: Mampukah Thailand Stop Tradisi Vietnam juga Nguyen Xuan Son Cetak Gol dalam Babak Kedua?

    Ligapedianews.com Mencetak gol di sebuah pertandingan sepak bola miliki makna yang digunakan sangat penting. Tapi apa jadinya apabila setiap gol penentu itu terjadi di dalam putaran kedua? Inilah yang mulai dibicarakan penggemar sepak bola di area Asia Tenggara tentang permainan Vietnam di dalam Piala AFF 2024.

    Siapa yang dimaksud menyangka, Vietnam begitu perkasa mendominasi papan skor di dalam putaran kedua hampir pada setiap pertandingan Piala AFF 2024. Fenomena mencetak gol di area putaran kedua ini bukanlah sekadar kebetulan, melainkan menjadi ciri khas permainan Vietnam yang tersebut begitu memukau.

    Dari 18 gol yang tersebut berhasil dicetak Vietnam sepanjang turnamen, 17 pada antaranya terjadi pada sesi kedua. Hanya satu gol yang tersebut lahir di tempat putaran pertama, itupun melalui titik putih melalui tendangan penalti Nguyen Xuan Son (45+1′) vs Singapura.

    Bcaa Juga: Link Live Streaming Thailand vs Vietnam: Siapa yang Juara Piala AFF 2024?

    Statistik ini tentu semata sangat mencengangkan dan juga menciptakan lawan-lawannya, termasuk Thailand, dibuat frustrasi. Tim berjuluk Gajah Perang itu tampak kesulitan mengantisipasi gawangnya dari kebobolan.

    Pada leg pertama final Piala AFF 2024, pemain naturalisasi Vietnam, Nguyen Xuan Son menjadi bintang dengan menjebol gawang Thailand sebanyak dua kali di dalam menit 59 lalu 73. Sementara Gajah Perang baru bisa jadi memperkecil kedudukan menjadi 1-2 melalui gol yang dicetak Chalermsak pada menit 83.

    Nguyen Xuan Son ketika ini menduduki kedudukan teratas sebagai pencetak gol terbanyak di tempat Piala AFF 2024. Pemain naturalisasi Vietnam itu sudah ada membukukan tujuh gol pada empat laga yang mana telah dimainkannya.

    Enam gol dicetak Nguyen Xuan Son pada fase kedua. Sementara satu gol terjadi di area fase pertama. Ini adalah membuktikan betapa kejamnya pemain naturalisasi Vietnam pada waktu berada dalam depan gawang lawan.

    Akankah Thailand mampu menghentikan tradisi Vietnam serta Nguyen Xuan Son mencetak gol di dalam putaran kedua Piala AFF 2024? Saksikan pertandingan seru dari Stadion Rajamangala, Mingguan (5/1/2025) waktu malam WIB, Live dalam GTV.

  • Oxford United Resmi Umumkan Kedatangan Ole Romeny

    Oxford United Resmi Umumkan Kedatangan Ole Romeny

    Ligapedianews.com Bursa transaksi musim dingin 2025 semakin memanas. Kali ini, klub kasta kedua Kejuaraan Inggris, Oxford United , resmi mengumumkan perekrutan penyerang muda berbakat, Ole Romeny .

    Dengan demikian, pemain keturunan Indonesia ini akan segera bergabung dengan skuad yang dimaksud diperkuat oleh Marselino Ferdinan. Pengumuman resmi ini disampaikan dengan segera oleh Oxford United melalui media sosial mereka.

    Klub yang dimiliki oleh pelaku bisnis Indonesia, Erick Thohir, ini menyambut hangat kedatangan Ole Romeny dengan kontrak jangka panjang. “Oxford United dengan bangga mengumumkan perekrutan penyerang berperingkat tinggi, OIe Romeny, dengan kontrak jangka panjang,” tulis Oxford United dikutipkan dari situs resminya, Akhir Pekan (5/1/2025).


    Kepindahan Ole Romeny ke Oxford United tak lepas dari ketertarikan klub terhadap kemungkinan besarnya. Pemain berusia 24 tahun ini dikenal mempunyai kecepatan, teknik individu yang tersebut baik, dan juga kemampuan mencetak gol yang dimaksud tinggi.

    Dengan bergabungnya Ole Romeny, lini depan Oxford United semakin kuat. Ia berpotensi untuk berduet dengan Marselino Ferdinan yang dimaksud lebih lanjut dulu bergabung dengan klub tersebut. Keduanya merupakan pemain muda berbakat yang tersebut diharapkan dapat mengakibatkan angin segar bagi Oxford United.

  • PSSI Bantah Pemecatan Shin Tae-yong, Ahmad Riyadh: Pada Saatnya Wartawan Diberi Tahu!

    PSSI Bantah Pemecatan Shin Tae-yong, Ahmad Riyadh: Pada Saatnya Wartawan Diberi Tahu!

    Ligapedianews.com Isu pemecatan Shin Tae-yong sebagai instruktur Timnas Indonesia kembali mencuat menyusul postingan pada akun Instagram Khariul Anwar. Namun, Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Ahmad Riyadh, dengan tegas membantah kabar tersebut.

    Dalam keterangannya untuk wartawan, Hari Minggu (5/1/2025), Ahmad Riyadh menyatakan bahwa bukan ada pembahasan mengenai pergantian instruktur pada rapat Exco PSSI.

    Ia menegaskan bahwa Shin Tae-yong masih menjadi instruktur Timnas Indonesia. Namun, Ahmad mengungkapkan, para Exco PSSI nantinya diberikan wewenang untuk menghasilkan tindakan terkait dengan masa depan Timnas Indonesia.


    “Enggak, enggak ada perpisahan,” tegas Ahmad Riyadh.

    “Kemarin enggak ada rapat Exco, kecuali satu hal aja PSSI nanti pada rapat minta diberi wewenang penuh untuk menentukan arah Timnas, mengevaluasi inisiatif Timnas. Kita semua Exco kan ga mungkin saja ada 15 orang sendiri sendiri, itu aja ngomongnya,” jelas Ahmad.

    Mengenai postingan Khairul Anwar, Ahmad menegaskan belum ada pembahasan dalam kalangan Exco PSSI mengenai pemecatan pembimbing selama Korea Selatan itu. “Pak Khairul ngomong apa? (terima kasih ke STY) ya tiap pertandingan kita mesti berterima kasih ke STY, kan?,” tutur Ahmad.

    “Saya kira enggak ada, belum ada. Pada saatnya pasti kan wartawan diberi tahu pasti,” pungkasnya.

    Senin Update Kabar Shin Tae-yong?

    Isu mengenai pemecatan Shin Tae-yong terus menjadi bola panas. Sejumlah pengamat sepak bola turut menyoroti perihal kabar tersebut.

    Salah satunya adalah Firzie Idris. Dalam postingan terbarunya di area akun X pribadinya, beliau menulis akan ada kabar terbaru pada Mulai Pekan (6/1/2025).

    “Senin ini infonya akan ada update resmi. Sejauh ini Pak Ketum segera yang tersebut akan menyampaikan,” tulis Firzie.

  • Vietnam Juara Piala AFF 2024

    Vietnam Juara Piala AFF 2024

    Ligapedianews.com Timnas Vietnam berhasil pergi dari sebagai juara Piala AFF 2024 pasca mengalahkan Thailand dengan agregat 5-3. Ini adalah merupakan penghargaan ketiga untuk The Golden Star Warriors di tempat pertandingan sepak bola bergengsi dalam kawasan Asia Tenggara.

    Pada laga leg kedua final Piala AFF 2024 di dalam Stadion Rajamangala, Hari Minggu (5/1/2025) di malam hari WIB. Vietnam tampil cukup tenang. Tim besutan Kim Sang-sik melakukan strategi serangan balik untuk meredam serangan tuan rumah Thailand.

    Skema permainan ini terbilang efektif. Meskipun kalah pada penguasaan bola (23 persen berbanding 77 persen), namun Vietnam mampu membuka keran gol tambahan dulu di area fase pertama.

    Adalah Pham Tuan Hai, yang digunakan sukses mencatatkan namanya di dalam papan skor pada menit delapan usai memanfaatkan kesalahan pemain belakang Thailand. Pemain bernomor punggung 10 itu dengan mudah menceploskan bola ke gawang tuan rumah.

    Ini merupakan kedua kalinya Vietnam mencetak gol di dalam fase pertama pada kompetisi Piala AFF 2024. Sejauh ini The Golden Star Warriors telah membukukan 18 gol sepanjang pertandingan berlangsung (2 gol di area sesi pertama, 16 gol di dalam sesi kedua).

    Thailand, yang tersebut tak mau dipermalukan pada depan pendukungnya terus mengurung pertahanan Vietnam. Petaka akhirnya datang di tempat menit 28 ketika Doan Ngoc Tan melakukan blunder.


    Bola liar yang disebutkan lantas disambar melalui tendangan keras Ben Davis dari luar kotak penalti. Tak berselang lama, bomber haus gol Vietnam, yakni Nguyen Xuan Son terpaksa ditandu meninggalkan lapangan usai mengalami cedera.

    Skor 1-1 bertahan hingga interval pertama usai. Di fase kedua, Thailand berhasil membalikkan keadaan menjadi 2-1 sekaligus menyamakan agregat 3-3 pasca tendangan keras Supachok Sarachat dari luar kotak penalti tak mampu diantisipasi kiper Vietnam.

    Selang 10 menit kemudian, Thailand terpaksa bermain dengan 10 pemain setelahnya Weerathep Pomphan diusir wasit usai menerima kartu ikterus kedua. Keunggulan jumlah agregat pemain ini dimanfaatkan Vietnam untuk menambah gol.

    Tim tamu belaka membutuhkan waktu delapan menit untuk menjebol gawang Thailand untuk kedua kalinya. Gol kedua Vietnam terjadi usai Pansa Hembviboon salah pada mengantisipasi umpan crossing sehingga bola meluncur deras ke gawang sendiri.

    Di menit krusial, Nguyen Hai Long mencetak gol ketiga Vietnam sekaligus menjadi penutup pertandingan leg kedua final Piala AFF 2024. Vietnam akhirnya mengundurkan diri dari sebagai juara usai menang 3-2 atau unggul agregat 5-3 berhadapan dengan Thailand.